Select Page

Halo, bertemu lagi dengan saya, kali ini saya akan membuat artikel yang akan mengulas 15 ternak hewan yang paling menguntungkan dan cepat menghasilkan. Bersyukurlah kalian hidup di Indonesia, karena negara kita kaya akan sumber daya alam hayati, mulai dari berbagai jenis hewan sampai banyak tumbuhan yang hidup di Nusantara ini.

Pada artikel kali ini kita akan berfokus pada sumber daya alam yang berasal dari hewani, yang lebih tepatnya adalah beternak. Saat ini kebanyakan masyarakat Indonesia yang lebih memilih bekerja di perkantoran maupun menjadi buruh dari berbagai pabrik. Bahkan orang dari kampung juga banyak yang merantau ke kota daripada untuk beternak hewan.

Hal ini di karenakan, masyarakat Indonesia masih memandang sebelah mata terhadap bisnis ternak hewan. Karena bagi mereka yang belum paham menganggap bahwa bisnis ini bekerja di tampat yang kotor dan tidak higienis. Kebanyakan orang orang lebih suka bekerja di kantor duduk seharian dengan ruangan ber-AC yang nyaman.

Padahal usaha ternak bisa menjadi ladang pengjasil uang dengan peluang yang bagus, lho. Hal ini di sebabkan, masih minimnya peminat untuk menjadi pebisnis di bidang hewan ternak ini dan minat pasar yang besar. Dengan begitu besar kemungkinan anda akan mendapat keuntungan yang banyak. Jadi sangat di sayangkan jika anda melewatkannya.

Saat ini jumlah pengusaha yang di seluruh Indonesia masih sebesar 3,1% dari jumlah seluruh rakyat Indonesia, sedangkan negara lain sudah menembus angka 14%. Jadi bisa di bilang kita masih tertinggal jauh dalam hal berwirausaha. Sekarang negara kita membutuhkan lebih dari 10.000 baru guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia.

Dan salah satu dari sekian banyaknya pengusaha yang di butuhkan tadi adalah pengusaha di bidang peternakan. Kenapa peternakan ? Karena pasar indonesia saat ini masih banyak mengimpor daging ternak dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan daging bagi masyarakat Indonesia.

Eits, tapi sebelum itu kita pahami dulu apa itu usaha di bidang peternakan.

Usaha di Bidang Peternakan

ternak hewan yang paling menguntungkan

Peternakan adalah kegiatan budidaya dan mengembangbiakan hewan ternak yang bertujuan untuk mengambil manfaat dari kegiatan tersebut. Pengertian peternakan tidak hanya pada pemeliharaan saja,peternakan dan pemeliharaan juga memliki tujuan yang berbeda sesuai dengan yang ditetapkan.

Tujuan peternakan adalah mencari keuntungan dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi yang telah dikombinasikan secara optimal (Rasyaf, 1994). Dalam kenyataan di masyarakat umum, banyak yang memelihara ternak tetapi bukan merupakan usaha peternakan.

Yang diharapkan dari pemeliharaan ternak yang mereka lakukan adalah sekedar hobi, atau mengharapkan telur itik tetapi sesungguhnya biaya pemeliharaannya lebih tinggi karena produksi telurnya di bawah standar.

Akan tetapi mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut karena sesungguhnya mereka tidak mencari keuntungan materi dalam memelihara hewan ternak. Pemeliharaan ternak tersebut tidak tergolong dalam kegiatan peternakan.

Kegiatan pada bidang peternakan terbagi atas dua golongan, kedua golongan itu adalah peternakan hewan besar seperti sapi, kerbau, dan kuda. Sedangkan golongan satunya yaitu peternakan hewan kecil seperti ayam, kelinci, itik, burung puyuh, kambing, dan lain lain.

Sejarah Peternakan

Peternakan di dunia sudah dimulai sejarahnya dalam waktu yang sudah sangat lama hamper sama dengan sejarah peradaban manusia. Sistem ini sudah ada sejak tahun 9000 SM yang di awali dengan domestikasi kambing, domba, dan anjing.

Semakin berkembang ketika peternakan pada masa Neolitikum, yaitu ketika manusia purba mulai tinggal menetap dalam sebuah perkampungan. Di masa ini juga, domba dan kambing yang awalnya hanya di ambil dagingnya, mulai memanfaatkan juga hasil susu dan bulunya atau yang kita kenal dengan wol.

Setelah memelihara kambing dan domba, manusia mulai memelihara sapi dan kerbau untuk di manfaatkan kulit dan susunnya, serta memanfaatkan tenaga untuk membajak sawah. Selain itu manusia juga mengembangkan peternakan kuda, babi, unta, dan lainnya.

Sekarang Ilmu pengetahuan tentang peternakan saat ini sudah di ajarkan di berbagai unsiversitas dan perguruan tinggi di seluruh dunia. Para mahasiswa harus belajar disiplin ilmu seperti ilmu gizi, genetika, da budidaya, atau ilmu reproduksi. Lulusan dari perguruan tinggi aktif sebagai dokter hewan, farmasi ternak, peternak, dan pendiri industri makanan.

Dengan berbagai keterbasan yang ada pada peternak, perlu di kembangkan sebuah sistem peternakan yang ekonomis, ekologis, dan berkelanjutan. Sehingga industri peternakan dan peternakan rakyat bisa mewujudkan ketahanan pangan dan dapat mengatasi kemiskinan.

Ternak Hewan Yang Paling Menguntungkan

ternak hewan yang paling menguntungkan

Potensi untuk mendapatkan keuntungan besar dari usaha peternakan juga besar dan menjanjikan. Selain itu, hal ini juga di pegaruhi oleh masi sedikitnya jumlah pengusaha peternakan di Indonesia yang berefek pada harga jual dagng menjadi lebih tinggi.

Jika kamu memiliki lahan tak terpakai di rumah, tidak ada salahnya untuk memulai bisnis ini. Jika kamu masih amatir, banyak sekali jenis hewan yang tergolong mudah untuk dibudidayakan. Inilah beberapa jenis hewan ternak yang cocok untuk pemula.

1. Ternak Lebah Madu

Bagi anda yang ingin menjalankan usaha ternak ini, anda akan mendapat keuntungan double yaitu selain harga jual madunya yang mahal, lebahnya juga dapat di jual dengan harga yang mahal pula, selain itu sarangnya juga dapat di jadikan olahan masakan bothok.

Untuk melakukan ternak lebah madu harus memperhatikan suhu dilingkungan sekitar. Karena suhu yang ada di lingkungan sangat mempengaruhi madu yang dihasilkan oleh lebah. Selain itu anda juga harus memperhatikan cuaca, karena cucaca yang ekstrim bunga juga jarang di temukan dan produksi lebah akan berkurang dan bahkan lebah juga dapat mati kelapran.

2. Ternak Burung

Untuk ternak burung, anda hanya perlu memiliki sedikit keahlian saja, yaitu kepekaan terhadap perasaan burung dan rajin untuk memberi pakan. Sampai sekarang ternak burung masih menjadi trend di Indonesia dan harga jual burung juga masih relatif stabil.

Burung yang memiliki harga jual yang cukup mahal yaitu burung murai batu, love bird (burung cinta) dan lainnya. Anda juga bisa beternak burung seperti Beo dan Jalak Bali tetapi anda harus memiliki surat izin pemerintah sebelum mulai ternak burung tersebut.

3. Ternak Jangkrik

Jika pengusaha ternak bertambah banyak, maka semakin banyak pula konsumsi jangkrik yang dibutuhkan. Sekarang bukan  hanya peternak burung saja yang membutuhkan jangkrik, tetapi orang yang  punya hobi  memelihara burung juga membutuhkan jangkrik untuk burung peliharaannya.

Kenapa lebih memilih jangkrik bukan pakan lainnya? Karena protein yang terdapat dalam tubuh jangkrik bagus untuk pertumbuhan burung peliharaan, terlebih bagi burung yang sering di ikutkan lomba.

4. Ternak Lele

Ternak lele juga menjadi andalan pengusaha pemula. Karena bisnis ini tergolong gampang dan membutuhkan modal yang tidak banyak. Dan hanya dalam waktu tidak kurang dari 3 bulan lele sudah siap untuk dipanen. Jika proses budidayanya dilakukan dengan cara yang modern waktu yang dibutuhkan untuk panen akan lebih cepat.

Dan yang masih membingungkan adalah masih saja ada daerah yang masih kekurangan pasokan ikan lele padahal cara beternaknya saja mudah, contohnya kota Yogyakarta. Peternak lele lokal jogja belum mampu memenuhi permintaan konsumsi lele di kota sendiri, akhirnya harus membutuhkan pemasok dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lele.

5. Ternak Kelinci

Para peminat kelinci tidak hanya untuk menggkonsumsinya saja, tetapi juga untuk di jadikan hewan peliharaan kembali bagi orang yang hobi dengan binatang ini, peminatnya pun juga banyak mulai dari anak anak sampai orang dewasa. Mungkin harga kelinci konsumsi tidak semahal kelinci untuk di pelihara, namun harganya masih lebih mahal dari hewan kecil lainnya.

Harga kelinci lokal di pasaran di patok kurang lebih Rp.120.000 sampai Rp.150.000 sepasang dan Rp.25.000 sampai Rp.35.000 per ekornya untuk kelinci usia 2-3 bulan. Usia dari kelinci lokal juga terbilang lumayan lama yaitu mencapai 5 hingga 10 tahun.

6. Ternak Hewan Yang Paling Menguntungkan : Ternak Marmut

Berbeda dengan ternak kelinci, cara bertenak marmut tergolong lebih gampang dan cepat, akan tetapi harga jualnya juga lebih murah. biasanya marmut di jual untuk peliharaaan dan juga di konsumsi. Salahsatu contoh olahan masakan dari marmut  adalah sate.

7. Ternak kroto

Pada jaman dahulu kalu hanya untuk mendapatkan kroto masih tergolong mudah karena alam sudah menyediakan. Namun seiring perkembangan jaman kroto yang ada di alam sudah kian menipis.

Potensi ternak kroto untuk mendapatkan keuntungan yang besar sangat tinggi. Di tandai banyaknya pabrik pakan burung yang membutuhkan kandungan kroto alami untuk pencampuran produk yang ingin dihasilkan.

8. Ternak Ayam petelur

Beternak ayam petelur sama seperti beternak hewan lain. Konsumsi telur di indonesia semakin hari semakin meningkat, bukan hanya untuk dimakan oleh masyarakat tetapi juga di jadikan produk yang lebih bernilai harganya contohnya mayones .

Usaha ternak ayam petelur tergolong mudah, karena anda hanya memberikan makan dan perawatan sederhana. Anda juga tidak perlu repot repot untuk mengeluarkan dan memasukan ayam dari kandang.

9. Ternak Ayam Kampung

Beebeda dengan ternak ayam negri atau potong, jika ternak ayam kampung memerlukan waktu yang lebih lama. Banyak orang yang menyukai daging ayam ini. Tetapi orang yang menjualnya hanyalah peternak tertentu saja. Untuk tambahan saja,  sebaiknya anda juga beternak ayam bangkok.

Kenapa ? Karena jika kita memelihara ayam bangkok ruang lingkup pasar kita akan semakin luas. Orang yang hobi ayam bangkok atau petarung biasanya memiliki relasi teman yang sangat banyak dan mudah untuk diajak menjadi partner berbisnis.

10. Ternak Bebek

Daging bebek sangat di sukai banyak orang, Selain itu anda juga mendapat pendapatan double selain anda beternak bebek anda juga akan dapat memfaatkan telur bebek untuk anda olah kembali menjadi telur asin. Hal ini dapat di ibaratkan Menyelam sambil minum air. Harga daging bebek pun relatif masih mahal yaitu sekitar Rp.42.000.

Jika dilihat kembali, Saat ini sangat jarang orang yang membutuhkan bebek. Namun jika anda sudah terjun di dunia bisnis peternakan bebek, anda tidak akan mengira bahwa ternak bebek juga sangat menguntungkan.

11. Ternak Hewan Yang Paling Menguntungkan : Ternak Sapi

Sapi adalah jenis hewan yang memakan rumput, jenis ternak ini  sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.Saat ini harga jual daging sapi per kilonya mencapai Rp.120.000, untuk mewujudkan harga yang lebih ekonomis jumlah peternak sapi harus di perbanya. Hal ini juga berfungsi untuk mengurangi dampak impor daging dari luar negri.

12. Ternak kambing

Kambing adalah hewan yang juga termasuk dalam hewan herbivora atau pemakan tumbuhan, usaha ternak kambing ini juga menjadi salah satu alternatif usaha setelah ternak sapi, usaha ternak kambing tidaklah sulit hampir sama dengan memelihara sapi. Tetapi keuntungan yang didapatkan juga lebih sedikit dari ternak sapi.

13. Ternak Kucing Ras Persia

Tidak dapat di pungkiri bahwa kucing sudah menjadi primadona bagi para pecinta hewan peliharaan. Karena bentuknya yang imut dan tingkahya yang menggemaskan, terlebih lagi jika ya g di pelihara adalah kucing ras seperti Persia. Selain imut dan lucu harga jualnya juga tinggi, untuk anakan umur 2 bulan saja harganya mulai Rp700.000 hingga jutaan rupiah.

14. Ternak Cacing

Walaupun terlihat menjijikan teteapi beternak cacing sangatlah menguntungkan, sudah banyak peternak cacing yang sudah sukses dan mendapat banyak keuntungan hingga jutan rupiah. Terlebih cacinng biasa digunakan untuk makanan ikan dan umpan untuk memancing, dan tentunya banyak peminatnya.

Ternak cacing sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, ada cacing sutra dan ada pula cacing tanah. Yang perlu di persiapkan adalah media dan bibit cacing. Setelah itu kalian tinggal menunggu panen dan menerima hasilnya.

15. Ternak Burung Puyuh

Untuk mebudidayakan burung puyuh sebaiknya anda lakukan di daerah yang jauh dari pemukiman warga, karena polusi yang di hasilkan dari hewan ternak ini sangat menyengat. Selain telur burung puyuh yang di jual, anda juga dapat membudidayakan burung puyuh untuk dijual kembali. Karena permintaan bibit burung puyuh sampai saat ini masih sangat banyak.

Ternak Hewan yang Paling Menguntungkan : Hal yang Harus di Perhatikan Saat Akan Beternak

ternak hewan yang paling menguntungkan

Bibit Harus Unggul

Saat anda sudah memutuskan untuk beternak, bibit yang akan di gunakan harus unggulwalaupun harganya mahal. Bibit yang unggul adalah jaminan dari kualitas yang akan di hasilakn nanti. Apapun jenis ternaknya dari ayam sampai sapi, pemilihan bibit unggul marupakan hal yang wajib.

Jika anda tidak tahu menahu ternak yang akan anda jalankan, anda dapat salah memilih bibit. Contohnya, anda ingin beternak kambing tetntunya anda juga harus tahu jenis kambing yang termasuk bibit unggul bukan. Saya sarankan untuk membeli bibit dari pihak yang terpercaya agar lebih mudah kedepannya dan anda tidak mengalami kerugian.

Bibit unggul hanya di kembangkan dengan yang unggul juga, walaupun berbeda karena dapat di kawin silang.

Lokasi dan kebersihan kandang

Ini adalah hal penting yang harus di perhatikan, lokasi kandang di haruskan jauh dari pemukiman padat penduduk. Yakni guna menghindari polusi yang di hasikan dari ternak ternak anda, yaitu bau, tersebarnya penyakit terntentu karena limbah ternak anda.

Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan kandang guna menjaga kesehatan ternak dan menghindari polusi tak sedap. Jangan sembarangan membuang limbah kotoran sperti di sungai, atau tempat yang sering di kujungi oleh masyarakat. Karena kandang yang bersih adlah cerminan ternak yang sehat.

Makanan dan Vitamin Ternak

Dalam beternak sudah menjadi kewajiban intuk memberikan pakan yang unggul dan vtamin yang cukup. Kualitas pakan akan menentikan kualitas ternak juga. Pilih pakan yang berkualitas unggul, sehingga ternak tidak hanya sehat dan berbobot, tetapi juga kebal penyakit.

Saya sarankan untuk memebeli pakan ke produsen yang sudah terdaftar dan terpercaya. Sedangkan Vitamin ternak pilihlah yang tepat dan bermanfaat untuk kesehatan dan kualitas ternak anda. Ternak juga akan terhindar dari penyakit, tapi anda juga perlu memperhatiakan dosis vitamin yang di berikan ke ternak, untuk itu sebaiknya di lakukan oleh ahlinya.

Strategi Pemasaran

Jika anda sudah melakuakn hal hal di atas, maka jangan lupa untuk mempersiapkan strategi pemasaran. Ketika ternak sudah siap jual (siap kesehatan, umur, dan kualitas). maka dapat segera di pasarkan ke tempat yang tepat seperti di supermarket, hotel, restaurant, atau lainnya.

Penanganan ternak yang profesional tentunya akan memberikan rasa aman kepada para konsumen baik dalam segi kesehatan maupun kehalalannya. Jika anda mengikuti semua hal di atas maka anda tidak perlu khawatir tentang pemasukan anda.

Perlu di ingat agar bisnis anda dapat berjalan seperti yang di harapkan hal pertama yang harus anda lakukan adalah membangun relasi kepada para calon pembeli agar usaha anda dapat bekesinambungan.


Itulah daftar ternak hewan yang paling menguntungkan yang dapat di jadikan sebagai mesukan kepada teman teman sekalian yang masih bingung mau tenak apa. Mungkin dengan di tulisnya artikel ini dapat membantu teman teman sekalian. Sampai jumpa di artkiel lainnya.

Semoga Berhasil