Select Page

Halo, bertemu lagi dengan saya. Pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel yang mengulas tentang cara beternak kambing. Memulai bisnis pada bidang peternakan adalah salah satu cara yang tepat untuk mendapatkan banyak keuntungan.

Bidang peternakan sangat banyak digemari sebagai ladang bisnis karena permintaan dari pasar dan industri kuliner saat ini sedang meningkat.

Peternakan kambing merupakan salah satu lahan produksi yang dibutuhkan pasar kuliner dan industri makanan untuk menyuplai bahan makanan olahannya.

Kambing merupakan salah satu dari banyak jenis hewan ternak yang menguntungkan untuk berbisnis. Dagingnya banyak digemari oleh berbagai kalangan, bahkan dari tingkat masyarakat lokal hingga internasional.

Dalam ajaran Islam kambing sangat disarankan untuk dikonsumsi sehingga pada tiap peringatan hari besar Islam harga kambing akan meningkat, yaitu sekitar Rp2.500.000 per ekor kambing dewasa (tergantung jenis kambing).

Sedangkan pada hari biasa kambing hanya di jual dengan harga sekitar Rp1.500.000 per ekor kambing dewasa.Dalam agama islam beternak kambing juga sangat di anjurkan, khususnya untuk melatih kesabaran.

Karena untuk memproleh hasil yang maksimal pada usaha yang anda miliki harus dijalani dengan serius, ulet, dan sabar.Banyak anak muda yang tidak mau beternak kambing karena mereka jarang mengetahui banyaknya keuntungan yang di dapatkan dari beternak kambing.

Bagi Pebisnis atau peternak kambing yang sudah berpengalaman dan sukses tentu tidak akan pernah berhenti untuk memproduksi kambing kambing unggul dan berkualitas di peternakannya. Karena mereka sudah menikmati hasil usaha yang mereka lakukan.

Jadi, Jika anda sudah mantap dan serius untuk memulai usaha ternak kambing dengan berbagai pertimbangan, maka ini waktunya anda untuk memulai usaha beternak kambing.

 Cara Beternak Kambing

cara beternak kambing

Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) merupakan salah satu subspesies kambing yang dipelihara atau dijinakkan dari kambing liar Asia Barat Daya dan Eropa Timur. Hewan ini merupakan anggota dari keluarga Bovidae.

Terdapat lebih 300 jenis kambing yang berbeda-beda. Sejak dahulu kambing sudah di ternakkan untuk daimbil daiging, susu, bulu, dan kulitnya. Pada tahun 2011, populasi kambing di seluruh dunia mencapai 924 juta menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Hewan ini merupakan binatang herbbivora. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (Turki) dan Eropa.  Kambing jantan dan betina mempunyai tanduk, tetapi kambing jantan lebih besar.

Umumnya, kambing mempunyai janggut, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berrambut lurus dan kasar. Kambing memiliki panjang tubuh sekitar 1,3 – ,1,4 meter, dan ekornya 12 – 15 cm.

Bobot kambing betina 50 kilogram – 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disuka adalah daerah pegunungan yang berbatu.

Kambing dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Biasanya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Saat mencari makan kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua. Sementara kambing yang jantan menjadi pengawal.Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.

Jenis Kambing yang Populer di Indonesia

Saat ini kambing sangat banyak di budidayakan oleh para peternak baik dalam jumlah banyak maupun sedikit, hal ini di karenakan kambing memiliki peluang besar di pasar lokal bahkan sampai ekspor ke luar negeri. Contohnya Malaysia mengimpot sebanyak 2921 ekor atau setara 3.78 miliar

Hal ini dapat terjadi karena produksi kambing meningkat. Pada tahun 2017 lalu mencapai 124.842 ton, sedangkan konsumen lokal atau nasional hanya membutuhkan daging kambing sekitar 13.572 ton. Sangat dahsyat bukan ?

Jika anda memang benar benar ingin beternak kambing, anda bisa memilih salah satu jenis kambing yan ingin anda ternakkan sebelum anda mulai beternak kambing untuk berbisnis. Berikut adalah beberapa jenis kambing yang populer dan menguntungkan di Indonesia :

1. Kambing Etawa

Kambing etawa (Capra aegagrus hircus) adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Etawa terkenal dengan produk susunya, karena bisa memproduksi susu tiap ekor sebanyak 3 liter per hari, selain itu juga di manfaatkan dagingnya.

Kambing etawa memiliki ciri ciri badannya yang besar, dahi dan hidung terlihat cembung, telinga panjang ke bawah, dan tanduknya pendek.

Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram.

2. Domba

Domba (Ovis Aries) atau kambing gibas adalah hewan pemamah biak. Di Jawa kambing gibas biasa di sebut “Wedhus Gembel” nama panggilan ini muncul karena bulu dari kambing ini tebal dan gimbal seperti gembel. Kambing gibas banyak di pelihara karena untuk di manfaatkan daging, susu, dan bulunya di jadikan wol.

Ciri ciri domba adalah memiliki bulu tebal di seluruh tubuh, memiliki wara bulu putih, karena setiap daerah jenisnya berbeds jsdi ada yang memiliki tanduk dan ada yang tidak, bobot pejantan sekitar 50 – 100 kg, sedangkan betina hanya sekitar 20 – 50 kg.

Domba lebih banyak di budidaya oleh para peternak karena daya jual tinggi peluang ekspor yang besar terutama domba garut, pada tahun 2018 tercatat 2921 ekor domba di ekspor ke Malaysia dan 300 ekor ke Uni Emirat Arab yang senilai 3,04 miliar

3. Kambing PE (Peranakan Etawa)

Kambing Peranakan Etawa (PE) telah menjadi salah satu ikon Kabupaten Kulonprogo, Daerah Iistimewa Yogyakarta (DIY). peranakan etawa ini banyak dikembangkan peternak yang ada di perbukitan Menoreh. Satu ekornya untuk kualitas unggul bisa mencapai ratusan juta

Peranakan etawa mudah di ternak karena lebih kemampuannya yang mudah beradaptasi dengan baik. Kelebihan yang di dapatkan dari peranakan etawa adalah lincah serta dapat bertahan hidup dengan baik di Indonesia sehingga disebut juga sebagai kambing lokal.

Kambing jenis peranakan Etawa merupakan hasil persilangan kambing Kacang lokal dengan kambing Etawa. Peranakan etawa memiliki ciri ciri yaitu bulu badannya belang karena hasil percampuran warna bulu kambing Etawa dan Kacang.

Sedangkan badannya besar seperti kambing Etawa dengan bobot yang mencapai 91 kg untuk kambing jantan, untuk betina bisa mencaoai 63 kg. Bentuk dahi, hidung dan tanduk sama persis dengan kambing Etawa

Cara Beternak Kambing yang Menguntungkan

Setelah anda memilih jenis kambing yang akan di budidayakan, sekarang anda harus mempersiapkan tempat budidaya atau kandang serta mempelajari cara perawatan yang harus di lakukan agar bisa menghasilkan kambing yang berkualitas dan memiliki daya jual yang tinggi. Berikut adalah langkah atau cara beternak kambing yang baik dan benar :

Modal

Yak, modal merupakan bagian penting dalam beternak kambing, karena untuk membeli peranakan kambing dan segala bahan bahan yang di butuhkan untuk beternak juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jadi anda harus memiliki modal yang cukup sesuai yang anda perkirakan.

Membangun Kandang

Kandang merupakan kebutuhan paling utama dalam usaha peternakan kambing. Fungsi dari kandang kambing adalah sebagai tempat istirahat, melindungi ternak dari pemangsa, hujan, panas, tempat makan dan minum, tempat penampungan kotoran, tempat untuk kawin dan beranak, dan untuk memudahkan pengelolaan kambing.

Dalam pembangunan kandang kambing, ada 3 hal yang harus di lakukan atau di penuhi saat sebelum dan sesudah membangun kandang kambing yaitu :

Syarat Pembuatan Kandang Kambing

Ada beberapa hal penting yang harus di perhatikan dalam membangun dan lokasi kandang, di antaranya :

  • Jarak kandang dengan rumah minimal 10m
  • Kandang di bangun dengan desain pangggung (sekitar 1m) agar terhindar dari genangan air dan memudahkan dalam mengambil kotoran.
  • Beri terpal di bawah kandang untuk mempermudah pengambilan kotoran
  • Tempat wadah pakan kira kira setinggi bahu kambing.
  • Pisahkan kambing jantan dan betina
  • Mendapatkan cukup sinar matahari pagi.
  • Terlindung dari tiupan angin langsung (terutama pada malam hari).
Ukuran Kandang Kambing

Ukuran kandang kambing modern yang dibutuhkan dalam ternak kambig tidak terlalu besar, yaitu untuk sepuluh ekor kambing hanya memerlukan kandang ukuran 3 X 1,5 m. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.

cara beternak kambing

material yang di gunakan bisa berupa kayu maupun bambu. bambu di gunakan sebagai lantai dan tiang utama sedangkan kayu sebagai penghubung antar tiang dan tumpuan atap, untuk atap anda bisa memakai yang terbuat dari plastik, serta semen untuk membuat lantai bagian dasar.

Kandang kambing modern tidak memerlukan ruang yang besar, hal ini dikarenakan untuk menghemat ruang. Selain ukurannya yang minimalis, pemeliharan kebersihan kandang kambing juga lebih mudah. Kebersihan kandang kambing mudah karena bentuk kandang yang kecil dengan lantai panggung.

Perawatan Kandang Kambing

Perawatan kandang harus dilakukan pada ternak kambing modern. Kandang kambing harus dibersihkan secara teratur. Seperti membersihkan lantai kandang, kokopan tempat pakan kambing serta memperbaiki sesegera mungkin jika terdapat bagian kerusakan pada kandang kambing.

Pemilihan Bibit Kambing

Dalam pemilihan bibit kambing (cempe) memiliki peranan penting dalam keberhasilan usaha ternak kambing. Bibit kambing yang baik juga akan menghasilkan kambing yang baik juga, jadi ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam memilih bibit kambing.

Hal yang harus di perhatikan dalam memilih bibit kambing :

  • Kambing berumur 6-8 bulan.
  • Berekor gemuk.
  • Garis pinggang dengan garis punggung harus lurus.
  • Bulu bersih.
  • Badan panjang, utamakan jantan
  • Sehat, tidak cacat, tidak buta, hidung dan anus bersih.

Pemberian Pakan Ternak

Pakan merupakan hal penting dalam usaha ternak hewan, karena pakan memliki peran yang sangat penting dalam kehidupan, tumbuh, dan kembang ternak.

Karena kambing merupakan hewan ruminansia jadi memiliki sistem pencernaan yang komplek (poligastrik). Sistem pencernaan ini dapat mengubah pakan berserat tinggi (rumput, jerami, dll.) menjadi sumber utama energi dan mengubah senyawa nitrogen yang bukan protein. Contohnya pengubahan urea menjadi protein bilogis tinggi untuk kebutuhan produksinya.

Pakan yang di berikan ke ternak kambing dapat berupa pakan hijauan, fermentasi atau silase, dan konsentrat. Kombinasi pakan kambing yang baik adalah kombinasi antara pakan fermentasi kambing dengan konsentrat. Sedangkan pakan hijauan adalah pakan yang berupa daun atau rumput merupakan makanan pokok.

Fermentasi atau silase dan konsentrat di berikan untuk memenuhi kebutuhan protein dan serat kasar dalam proses penggemukan kambing. Fermentasi  berguna untuk mengurangi pengeluaran yang tinggi dari pakan konsentrat. Hal ini dikarenakan pakan fermentasi adalah pakan yang bisa didapatkan dengan harga murah maupun membuat sendiri.

Dalam sehari untuk satu ekor kambing membutuhkan 4-6 kg pakan hijauan. Pemberian pakan di lakukan 2 kali dalam satu hari, yaitu pada pagi hari pukul 08.00 dan sore hari pukul 15.00. Pakan hijau harus terus di berikan karena makanan pokok, sedangkan konsentrat dan silase sebagai pakan tambahan.

Jangan lupa untuk memberikan komboran pada kambing yaitu berupa bekatul di campur air, pemberiannya pada sore hari. Serta vitamin untuk menambah daya tahan tubuh dan mengurangi bau kotorannya

Cara untuk mengelola penggunaan pakan kambing bisa dicapai dengan pengelolaan pakan yang tepat. Antara lain pengelolaan jumlah pakan yang optimal, formulasi konsentrat yang pas, pemilihan bahan baku yang seimbang secara nutrisi dan ekonomis serta penentuan waktu dan frekuensi pemberian pakan yang efisien.

Cara Beternak Kambing : Perawatan Kambing

Agar memperoleh hasil kambing yang baik dan berkualitas dengan nilai jual yang tinggi anda juga harus memperhatikan kambing-kambing anda dengan cara merawat yang baik dan menjaga kesehatan ternak.

Pemberian Pakan

Jumlah pemberian pakan tergantung pada jenis pakan yang diberikan. Untuk pemberian pakan hijauan di berikan 2X sehari yaitu pagi dan sore, pakan konsentrat dan silase di berikan sebagai selingan, komboran di berikan tiap sore hari. Hal ini penting karena agar kebutuhan pakan terpenuhi.

Perawatan Ternak Kambing

Untuk menjamin keberhasilan usaha ternak, kambing juga memerlukan perawatan. Perawatan ternak bisa berupa memberi makan dan minum, pencukuran bulu, pemotongan kuku, membersihkan kandang, dan perawatan lainnya.

Memandikan Ternak Kambing

Kambing di mandikan minimal sebanyak dua kali dalam setahun. ternak yang tidak pernah di mandikan akan lebih mudah terserang penyakit yang di sebabkan oleh bakteri dan jamur.

Tujuan perawatan kambing adalah agar penyakit yang bersarang pada kuku atau bulunya dapat dicegah/diberantas. Selain itu, ternak yang bersih akan terlihat lebih sehat dan menarik, sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi.

Penambahan Suplemen Ternak Kambing

Cara beternak kambing yang paling penting adalah penambahan suplemen organik cair. Suplemen yang di berikan harus aman dan tidak menimbulkan efek samping dalam jangka panjang. Fungsi dari suplemen ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan agar tidak mudah terserang penyakit akibat bakteri, virus, atau jamur yang merugikan.

Selain itu, suplemen juga berfungsi sebagai perangsang dalam mempercepat pertumbuhan ternak, sehingga usaha penggemukan ternak bisa lebih menguntungkan.

Suplemen cair yang memenuhi kriteria tersebut adalah Suplemen Organik Cair GDM. GDM mengandung :

  • Benefical Mocroorganism (bakteri menguntungkan), sehingga mencegah penyakit akibat bakteri, jamur, atau virus masuk kedalam tubuh ternak.
  • Bakteri yang terkandung dalam SOC GDM berfungsi sebagai pendukung untuk memfermentasi pakan.
  • Mengandung unsur nabati dan hewani yang sangat dibutuhkan oleh ternak
  • Dapat menciptakan antibodi/kekebalan tubuh, supaya ternak tidak mudah terserang penyakit
  • Memperbaiki metabolisme, sehingga pertumbuhan ternak menjadi optimal dan besar.
  • Kotoran ternak menjadi tidak bau, karena proses pencernaan ternak dibantu oleh Benefical Mocroorganism.
  • Ramah lingkungan, karena 100% organik.
  • Aman digunakan dalam jumlah besar dan dalam jangka panjang.
  • Meningkatkan kemampuan ternak dalam mencerna pakan
  • Menambah nafsu makan ternak dan menjaga keseimbangan mikroflora dalam pencernaan ternak.

Pemanenan Kambing

 

Kambing yang siap panen adalah ketika kambing yang sudah menginjak usia dewasa (poel / gigi ompong), yakni usia sekitar 8-12 bulan. Panen kambing dilakukan setiap tahun. Usahakan masa panen kambing per tahun berpapasan dengan Hari Raya Idul Adha agar harga jual kambing menjadi lebih tinggi dan keuntungan yang didapatkan lebih banyak.

Cara Beternak Kambing : Perhitungan Hasil Keuntungan

A. Membuat Perkiraan Dana Awal

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membuat perkiraan awal jumlah dana yang di gunakan untuk memulai usaha ternak kambing. Berikut contoh perhitungannya  :

Barang

Dana (Rp)

Membangun Kandang 1.000.000
Membeli bibit (10) 7.500.000
Pakan hijauan  (bisa beli/cari sendiri) untuk 10 bulan 3.000.000
Konsentrat untuk 10 bulan 5.000.000
Lain lain untuk 10 bulan 1.500.000

Jumlah

18.000.000

B. Menghitung Keuntungan

Langkah kedua adalah menghitung keuntungan untuk mengetahui jumlah laba yang anda dapatkan. Berikut contohnya :

Barang

Dana (Rp)

Jumlah harga kambing di hari raya (per ekor 4 juta-4,5 juta) 42.500.000
Jumlah kebutuhan 18.000.000

Jumlah (Pengurangan)

24.500.000

 


Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai artikel cara beternak kambing, semoga dengan membaca artikel ini akan menambah ilmu dan wawasan anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.