Select Page

Assalamualaikum .wr. wb. Di sini saya akan menuliskan artikel yang mengulas tentang Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari. Mungkin bagi anda yang ingin mengetahui Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari.

Manajemen dalam pemberian pakan yang baik sangat perlu dipelajari karena merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas pakan yang sudah diberikan. Pemberian pakan yang tidak memenuhi kebutuhan ternak juga dapat merugikan.

Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari

Pakan merupakan salah satu kebutuhan pakan kambing per hari bahan yang dikonsumsi ternak yang didalamnya mengandung energi dan zat-zat gizi. Bisa di artikan juga bahan yang dimakan dan dicerna oleh seekor hewan yang mampu menyajikan unsur hara atau nutrien.

Secara umum pakan ternak kambing sebenarnya hanya terdiri dari tiga jenis, yaitu pakan kasar, pakan penguat dan juga pakan tambahan. Ini juga merupakan salah satu bahan pakan berkadar serat kasar yang tinggi.

Bahan ini berupa pakan berbahan hijauan yang terdiri dari rumput dan juga dedaunan. Bahan pakan berkadar serat rendah dan mudah dicerna seperti konsentrat, ampas tahu dan bubur singkong.

Sementara pakan pengganti adalah pakan hijauan yang sudah difermentasi. Kambing sangat efisien dalam mengubah pakan berkualitas rendah menjadi protein yang berkualitas tinggi yang baik bagi tubuh dan perkembangannya.

Dalam pemberian pakan harus memperhatikan penyusunan ransum pada kebutuhan zat-zat untuk ternak biasanya yang meliputi jenis ternak, berat badan, tingkat pertumbuhan, tingkat produksi, dan jenis produksi.

1.Pemberian Pakan Hijauan Pada Kambing

pakan hijauan

Sebagian besar pakan kambing terdiri dari pakan hijauan, yaitu seperti rumput dan daun daunan tertentu. Atau anda bisa juga dengan memberi pakan kambing dengan fermentasi rumput segar.

Seekor kambing yang dewasa membutuhkan kira-kira sekitar 6 kg hijauan segar dua kali sehari, yaitu pagi dan sore. Pemberian pakan hijauan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan ternak yaitu 3 – 4% bahan kering dari bobot badan.

Hijauan merupakan salah satu bahan pakan berserat kasar yang biasanya berasal dari rumput dan dedaunan. Yang baik untuk pakan hijauan yang belum tua dan belum menghasilkan bunga karena hijauan yang masih muda mengandung PK .

Ini di iperoleh pada musim hujan sebaiknya dilayukan atau dikeringkan terlebih dahulu sebelum di berikan untuk kambing.

Salah satu pakan utama bagi ternak ruminansia dan berfungsi untuk sumber gizi, yaitu protein, sumber tenaga, vitamin dan juga mineral adalah hijauan. Kambing akan dapat mendapatkan gizi yang dibutuhkan dari hijauan bila pakan berupa campuran daun-daunan dan rumput-rumputan.

Jumlah kebutuhan pakan kambing per hari yaitu salah satunya adalah pakan hijauan sebanyak sekitar 10-20% dari bobot tubuh adalah sebagai berikut :

  1. Anak kambing yang sudah di sapih diberikan sebanyak 2-3 kg/ekor/hari
  2. Kambing pejantan muda diberikan 4-5 kg/ekor/hari
  3. Kambing pejantan diberikan 5-6 kg/ekor/hari

Pakan hijauan umumnya lebih murah jika dibandingkan dengan bahan pakan lain, sehingga peternak dapat memaksimalkan pemberian pakan hijauan untuk ternak kambingnya.

Cara memilih hijauan pakan

  1. Pilih tanaman yang berumur relatif muda sekitar 35-42 hari
  2. Imbangan daun dan batang  setinggi mungkin
  3. Utamakan pada bagian daun dibandingkan batang
  4. Gunakan lebih dari satu jenis; 2-3 jenis hijauan yang disukai oleh hewan ternak
  5. Tanaman legum sangat baik sebagai sumber protein yang murah harganya dan mudah di dapatkan.

Cara Pengolahan Hijauan Potongan

  1. Jenis tanaman pakan yang berbatang besar (rumput gajah, rumput raja, Panicum  sp,) sebaiknya dicacah terlebih dahulu menjadi potongan 10-20 cm
  2. Untuk tanaman pakan yang berbatang kecil (Brachiaria ruziziensis, Paspalum guenoarum, Paspalum ateratum dan Brachiaria humidicola)tidak perlu dicacah dapat langsung diberikan
  3. Waktu pemotongan yang ideal adalah ketika sore hari

Frekuensi Pemberian Pakan Hijauan

Keuntungan dari pemberian pakan kambing dengan bahan kasar bersama makanan penguat adalah adanya kecenderungan proses mikroorganisme .

Ini terjadi dalam rumen yang dapat memanfaatkan makanan penguat terlebih dahulu sebagai sumber energi dan selanjutnya memanfaatkan makanan kasar yang ada.

Dengan demikian pada proses mikroorganisme rumen akan lebih mudah lagi dan lebih cepat berkembang populasinya, sehingga akan semakin banyak makanan yang harus dikonsumsi oleh hewan  ternak kambing.

Pembuatan pakan konsentrat diformulasi sebagai berikut: bekatul 35 %, pollard 20%, bungkil kedelai 13%, empok jagung 8%, onggok 20%, mineral dan garam dapur 4% (Ali, dkk, 2012). Menurut Siregar (1990) standar nutrien yang terdapat dalam konsentrat untuk penggemukan kambing protein minimal 16% dan serat kasar kurang 18%.

Strategi dalam pemberian konsentrat dengan dicomborkan .sebelumnya pakan konsentrat dimasukkan ke sejumlah air yang sudah dipanaskan hingga membentuk comboran cair, diaduk hingga semua merata, menunggu dingin baru diberikan pada hewan  ternak. Dengan demikian dapat meningkatkan efisiensi pakan karena nutrien konsentrat menjadi bypass.

Untuk tumbuhnya kambing sedang, kebutuhan protein kasar ransum sebesar 14–19%, DE =3,0 Mcal dan kebutuhan bahan kering hampir sama yaitu 3,5% dari bobot hidup (NRC, 1981). Jika menurut Haryanto dan Djajanegara (1993) kambing sedang tumbuh khususnya di Indonesia, kebutuhan protein ransum sekitar 12–14% dan DE = 2,8 Mcal.

  1. Efisiensi penggunaan pakan dapat meningkat mengikuti taraf konsumsi (efisiensi meningkat bila konsumsi meningkat)
  2. Maksimalkan konsumsi sendiri
  3. Konsumsi pakan meningkat bila frekuensi pemberian pakan meningkat
  4. Frekuensi pemberian hijauan yang ideal umumnya adalah 3 x dalam sehari,
  5. Berikan pada sore hari dalam jumlah yang cukup banyak, pagi hari dalam jumlah sedang dan siang hari dalam jumlah sedikit
  6. Namun, dapat diberikan 2x dalam sehari bila membebankan biaya untuk tenaga kerja.
  7. Hindari pemberian 1 x dalam sehari

2.Pemberian Pakan Konsetrat Kambing

pakan konsetrat

Konsentrat adalah bahan pakan yang berasal dari beberapa bahan pakan yang mengandung zat gizi(protein, vitamin, mineral)dan energi dalam konsentrasi tinggi. Pemberian pakan konsentrat pada kambing ini adalah salah satu kebutuhan pakan kambing per hari yang dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas.

Hal ini biasanya di sebabkan oleh penggunaan pakan dasar yang terlalu sering tidak mampu mencapai tingkat produktifitas yang tinggi akibat tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kemampaun genetik hewan ternak.

Oleh karena itu konsentrasi nutrisinya cukup tinggi maka harga per satuan berat juga relatif tinggi,sehingga jumlah pemberiannya juga perlu dibatasi.

Pada kambing pemberian konsentrat biasanya berkisar sekitar 200 sampai 300 g/ekor/hari atau sebanyak 0,5 – 1,5% dari bobot tubuh kambing. Jumlah ini sebenarnya hanya tergantung kepada:

1) kualitas dan juga ketersediaan pakan dasar (hijauan),

2) tingkat produktivitas ternak yang diinginkan

3) harga pakan konsentrat. Jika kualitas nutrisi pakan dasar(hijauan)baik, dan tersedia dalam jumlah cukup,maka penggunaan pakan konsentrat dapat disesuaikan menurut kebutuhan saja.

Pemberian Pakan Konsentrat Pada Kambing

Bahan pakan dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu konsentrat dan bahan berserat. Konsentrat serta bahan yang berserat merupakan komponen penyusun dari ransum.

Konsentrat adalah bahan pakan yang biasanya digunakan bersama bahan pakan lain untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan pakan.Dimaksudkan untuk disatukan atau dicampur sebagai suplemen atau bahan pelengkap lainnya.

Umumnya disebut sebagai pakan penguat atau bahan baku pakan adalah Konsentrat untuk ternak kambing yang memiliki banyak kandungan serat kasar kurang dari 18%. Pakan penguat atau konsetrat ini dapat berupa dedak jagung, ampas tahu, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah.

Untuk kambing jantan yang sedang dalam periode memacek sebaiknya ditambah konsentrat± 1 kg.Konsentrat yang terdiri dari campuran 1 bagian dedak dengan 1 bagian bungkil kelapa saja dan ditambah garam secukupnya adalah cukup baik sebagai konsetrat.

Pakan penguat tersebut diberikan sehari sekali dalam bentuk bubur yang kental .

Pemanfaatan hijauan pakan yaitu sebagai pakan ternak kambing harus disuplementasikan dengan makanan penguat atau sering di sebut juga konsentrat .Agar kebutuhan nutrisi terhadap pakan dapat terpenuhi semua.

Tujuan dari suplementasi pada makanan penguat ini dalam makanan ternak kambing adalah untuk meningkatkan daya guna makanan atau menambah nilai gizi yang terkandung di dalam makanan.

Menambah unsur makanan yang defisien serta meningkatkan konsumsi dan kecernaan makanan pada tubuh.

3.Pemberian Air Minum Pada Kambing

air minum kambing

Adapun ketersediaan air minum untuk hewan ternak kambing yang harus ada setiap saat .ini  adalah salah satu kebutuhan pakan kambi ng per hari. Meskipun sebagian besar air biasanya diperoleh dari hijauan rumput atau daun-daunan, kambing tetap harus diberi minum.

Air dibutuhkan untuk membantu proses pencernaan, mengeluarkan bahan-bahan yang tidak terlalu berguna dari dalam tubuh misalnya keringat, air kencing dan kotoran.

Volume dalam kebutuhan air pada kambing cukup sangat bervariasi, dipengaruhi oleh jenis kambing, suhu lingkungan, jenis pakan yang diberikan, dan juga kegiatan kambing.

Bila bobot kambing hidup mencapai 40 kg/ekor dan ransum kering yang dibutuhkan ternak rata-rata sebanyak sekitar 0,8 kg dan air minum minimal sebanyak 3 x 1 liter (3 liter). Kebutuhan air minum untuk kambing berkisar sekitar 3-5 liter sehari .

4.Manajemen Pemberian Pakan dan Kebutuhan Nutrisi Pada Kambing

nutrisi untuk pakan kambing

Pakan yang diberikan untuk ternak potong sebaiknya pakan yang masih segar. Bila pakan sudah berada di dalam palungan lebih dari 12 jam maka pakan tersebut akan menjadi basi, apek dan sudah berjamur.

Pakan yang sudah basi dapat menyebabkan pengambilan (intake) pakan oleh ternak berkurang dan hal ini akan berdampak pada menurunnya performa ternak.

Setiap penurunan 1,0 % akan menyebabkan menurunnya pertambahan bobot badan sebesar 1,5-2,0 %. Untuk menjamin pakan di dalam palungan selalu segar, lakukan pemberian pakan minimal 2 kali sehari, bila terdapat sisa pakan dari pemberian sebelumnya harus dibuang.

Kebutuhan pakan untuk kambing per hari bisa dipengaruhi oleh fase hidup (kambing muda, dewasa, bunting, menyusui dan pejantan).

Umur, kondisi tubuh (sakit ataupun sehat), lingkungan tempat hidup (temperature dan kelembapan udara), dan juga bobot pada tubuhnya.

Dari seekor kambing dengan kambing lainnya berbeda kondisi juga memumbutuhkan pakan yang berbeda juga. Pakan juga merupakan salah satu komponen input yang sangat menentukan kebeerhasilan usaha ternak kambing.

Pemberian pakan ternak juga membutuhkan strategi dan analisa lebih untuk mencapai tujuan dari usaha ternak kambing. Hal yang harus diketahui untuk memberikan pakan ternak kambing per harinya diantaranya adalah :

1.Pakan Saat Masa kawin

Kebanyakan kambing yang mempunyai umur 12-15 bulan dengan bobot tubuh mencapai 30 kg sudah siap untuk dikawinkan. Sebelum di kawinkan dari tiga minggu beri pakan yang berkualitas, pakan hijau-hijaun yang dipotong- potong atau dicacah dan dicampur.

Induk kambing juga harus diberi pakan konsentrat dengan kandungan protein kasar 18%- 20% sebnayak 0,5 – 1 kg per ekor per hari. Agar menghasilkan bibit yang berkualitas bagus.

2.Pakan kambing bunting

Kambing bunting sangat membutuhkan pakan yang lebih banyak dan berkualitas per harinya. Tidak hanya dari induknya nutrisi dari pakan yang diberikan juga dibutuhkan untuk pertumbuhan janin yang di kandungnya.

Pertumbuhan pada janin akan berlangsung dengan cepat apabila pola pakan ternak per harinya juga teratur dan dilakukan dengan baik.

3.Pakan induk setelah melahirkan

Kambing yang sudah melahirkan juga banyak membutuhkan nutrisi dan zat gizi tinggi untuk memulihkan kondisinya serta untuk memproduksi susu. Pakan per harinya harus mempunyai komposisi hijauan segar 50% rumput-rumputan dan 50% laguminoceae.

Idealnya ternak sudah diberikan pakan kembali kira -kira setengah jam setelah pakan pada pemberian sebelumnya habis. Inilah pentingnya menyusun ransum yang sesuai dengan kebutuhan hewan ternak (Santosa, 2006).

Bahan pakan penggemukan beragam, tetapi komposisi gizi harus sesuai untuk tujuan produksi (penggemukan). Jumlah pemberian tergantung dengan berat badan. Perbandingan pakan hijauan dan pakan tambahan (konsentrat) minimal sekitar80 : 20.

Adapun jenis dari pakan tambahan lainnya yang dapat berupa campuran beberapa limbah hasil pertanian.

Contohnya seperti ampas kacang kedelai, dedak padi, dedak gandum, bungkil inti sawi, bungkil kelapa, serta molases dan mineral atau vitamin.

Pakan tambahan tersebut biasanya diberikan sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari dengan PK 14 – 16 %. Upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan laju pertumbuhan kambing peranakan boer dengan menyediakan asupan nutrisi yang cukup,salah satunya memberikan pakan lengkap

Pakan lengkap yang dimaksud adalah campuran antara hijauan atau sumber serat dengan konsentrat. Dalam bentuk homogen (uniform) dengan kandungan nutrisi sesuai dengan kebutuhan.

Dengan demikian begitu ternak mengkonsumsi pakan ini sekaligus hijauan dan konsentrat masuk bersama-sama dalam rumen.

Pemberian pakan dengan pakan lengkap ini lebih sederhana karena peternak hanya menentukan jumlahnya serta menyediakan air minum dalam kandang.

4.Pakan pejantan

Kambing penjantan dewasa juga mempunayai tugas untuk mengawini induk sepanjang tahunnya. Maka dari itu pakan yang diberikan juga harus bergizi agar kondisinya selalu prima serta memiliki sperma yang berkualitas.

Dan nantinya akan menghasillkan bibit yang berkualitas baik.

5.Pakan kambing pada masa laktasi

Kualitas pakan kambing pada laktasi pakannya menjadi dua kali dari jumlah biasanya dan banyak mengandung banyak gizi dan nutrisi banyak.

Pakan hijauna atau rerumputan yang segar dan pakan yang mengandung konsentrat kadar protein sebanyak 14-16% yang diberikan sebanyak 1 kg/harinya.

Kambing juga membutuhkan suplemen blok untuk mencegah kekurangan mineral serta nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

Kebutuhan pakan kambing per hari membutuhkan stategis yang lebih lanjut untuk mencapai tujuan dari suatu usaha atau bisnis ternak kambing. Pakan ternak juga membutuhkan pakan ternak hijau dan hasil sisa tananaman maupun limbah pertanian dan industri agro

Untuk mendukung produktifitas yang tinggi menurut kapasitas genetiknya maka, suplai nutrisi yang diberikan juga harus tinggi.

Pakan yang mengandung konsentrat ataupun suplemen yang tinggi merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk mengatasi kekurangan nutrisi. Secara umum untuk pemberian pakan kambing per harinya juga dapat dikelompokkan menjadi dua :

  1. Bahan pakan sumber energi adalah bahan pakan yang berasal dari biji-bijian dan sisa sereal , hijauan , dan umbi-umbian
  2. Bahan pakan sumber protein adalah bahan baku yang berasal dari biji-bijian, tepung bungkil kedelai, tepung-tepungan dan ampas tahu.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang kebutuhan pakan kambing per hari. Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang mempelajari tentang kebutuhan pakan kambing per hari. Terimakasih.Wassalamualaikum.wr.wb.