Select Page
Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan,tentang pakan kelinci pedaging supaya kelinci Anda selalu sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Kuy slide!
Jenis makanan yang diberikan pada seekor kelinci,bahan dan kualitas makanan,begitu mempengaruhi pertumbuhan, kesehatan dan perkembangan kelinci ternakan ataupun kelinci hias seperti kelinci anggora.
Pakan kelinci pedaging yang sehat adalah biji-bijian,umbi-umbian,hay,atau pelet sebagai makanan tambahan. Berikut adalah pakan kelinci pedaging yang sehat untuk kelinci ternakan ataupun kelinci peliharaan.

Pakan kelinci pedaging yang baik

kumpulan-kelinci

Pakan kelinci pedaging yang baik adalah yang bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan kelinci yang dibudidayakan. Sebagian peternak kelinci mungkin akan mengatakan bahwa ternak kelinci itu mudah karena pakannya dapat diperoleh dari bahan-bahan disekitar rumah.

Namun, peternak pemula yang masih awam mungkin masih belum jelas dengan apa yang dimaksudkan tersebut. Oleh karena itu, perlu diperjelas lagi apa pakan yang baik untuk ternak kelinci pedaging yang dipelihara.

Kelinci memang dapat dapat diberi pakan dengan mudah, tetapi syaratnya adalah bahwa si pemelihara benar-benar tahu apa yang dibutuhkan kelinci miliknya tersebut.

Terlebih kelinci membutuhkan asupan gizi yang seimbang agar dapat tumbuh optimal dan siap dipanen ketika dibutuhkan. Oleh karena itu, berikut ini adalah pakan yang baik untuk kelinci pedaging yang anda pelihara.

1. Rerumputan

Kelinci rupanya mudah diberi pakan. Pakan pertama yang baik untuk diberikan kepada kelinci bisa berupa rerumputan. Pakan yang berupa rerumputan ini dapat diperoleh dengan mudah di sekitar sawah yang ditanami palawija.

Selain mudah ditemukan, gizi yang terkandung didalam rerumputan tersebut juga baik untuk mendukung pertumbuhan kelinci. Kelinci yang diberi pakan berupa rerumputan tidak akan mengalami semacam alergi yang disebut “gudiken” sebab kandungan gizi pada rerumputan aman bagi kulit kelinci.

2. Daun Lagetang

Daun lagetang atau yang juga dikenal sebagai daun lagetan yaitu merupakan jenis pakan kelinci pedaging yang kedua. Dan juga daun lagetan ini sudah dikenal banyak kalangan peternak kelinci untuk dijadikan pakan kelinci pedaging yang mereka ternakkan. Salah satu keistimewaan daun lagetan ini adalah memiliki aroma yang wangi, tetapi tetap disukai oleh kelinci.

3. Daun Kangkung

kelinci-pedaging

Ada prosedur khusus yang harus dipatuhi jika anda ingin menggunakan daun kangkung sebagai pakan kelinci pedaging milik anda. Yaitu, sebelum diberikan kepada kelinci, daun kangkung harus dikeringkan atau dilayukan terlebih dahulu.

Sebab, kadar air yang banyak pada daun kangkung dapat mengakibatkan kelinci sakit mencret dan air kencingnya berbau pesing. Itulah alasan harus dilakukan proses pelayuan daun terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada kelinci yang dipelihara.

4. Daun Ubi Jalar

Daun ubi jalar memiliki kesamaan prosedur dengan penggunaan daun kangkung jika ingin diberian terhadap kelinci.Serta daun ubi jalar juga memiliki kandungan air yang cukup banyak, sehingga juga perlu dilayukan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada kelinci.

5. Daun Pisang

Daun pisang terkadang diberikan terhadap kelinci pedaging apabila terjadi tanda-tanda kekurangan serat pada kelinci yang dipelihara.

Hal ini dikarenakan daun pisang memiliki kandungan serat yang banyak sehingga dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan pada kelinci yang dipelihara.

6. Daun Singkong

pakan-kelinci-pedaging

Kalau daun pisang digunakan ketika kelinci kekurangan serat, maka daun singkong diberikan kepada kelinci ketika kelinci mulai bosan dengan pakan yang biasanya.

Daun singkong ini bisa digunakan sebagai pakan selingan saja, bukannya pakan utama. Salah satu alasannya adalah kelinci tidak terlalu suka dengan pakan berupa daun singkong ini.

7. Sayuran Hijau

pakan-kelinci-pedaging

Makanan sayuran yang baik serta sehat untuk kelinci yaitu: Wortel,kol,kangkung,lobak,sawi,daun singkong,daun kembang sepatu,daun turi,daun lamtoro,daun ubi jalar,daun kacang panjang,daun kacang tanah,talas,batang jagung,daun pepaya,rerumputan dan yang lainnya.

Tetapi perlu diperhatikan makanan hijau tersebut tidak mengandung pestisida. Rumput yang bisa diberikan untuk kelinci yaitu rumput dari jenis rumput lunak seperti rumput kalamenta,jampang,grinting dan cakar ayam.

8.Hay atau  Rumput Awetan

hay-sehat

Makanan yang sehat untuk kelinci yaitu hay. Hay adalah rumput yang diawetkan dan dipotong sebelum berbunga. Agar gizi dalam rumput tersebut tidak hilang,maka rumput dikeringkan dan untuk mempertinggi serat kasarnya.

Kelinci membutuhkan makanan yang memiliki serat tinggi. Diantaranya yaitu hay. Hay mempunyai serat tinggi dan bisa membantu mengatasi masalah pencernaan pada kelinci dan mencegah terjadinya masalah hairball di usus. Serta hay juga dapat mengurangi kemungkinan masalah gigi tonggos pada kelinci.

9. Umbi-Umbian

Umbian-umbian yang sehat adalah singkong,wortel,uwi,ganyong,talas dan ubi jalar untuk makanan tambahan kelinci. Pastikan juga umbi-umbian tidak mengandung pestisida.

Jenis makanan kelinci yang satu ini sangat identik dengan kelinci atau populer karena banyak ditampilkan di film atau kartun tentang kelinci yang suka makan wortel.

10. Biji-Bijian

Biji-bijian yang baik yaitu biji bunga matahari,kedelai,padi,jagung,gandum,kacang tanah dan kacang hijau yang berfungsi sebagai makanan penguat untuk kelinci,khusunya untuk kelinci yang sedang hamil dan menyusui. Jenis makanan kelinci ini mudah untuk didapat.

Sebelum dikasihkan,sebaiknya biji-bijian tersebut ditumbuk ataupun digiling terlebih dahulu. Satu ekor kelinci dapat diberi dengan takar sekitar 200-300 gram biji-bijian per hari.

11. Konsentrat atau Pelet

Jenis makanan kelinci ini memiliki fungsi pelet bagi kelinci yaitu untuk meningkatkan nilai gizi dan juga dapat mempermudah bagi kita dalam penyediaan pakan kelinci.

Pelet diberikan cuma sebagai makanan tambahan saja dan penguat setelah sayuran dan hay yaitu sebagai makanan utama. Perlu diperhatikan bahwa jika pemberian pelet terlalu banyak bisa mengganggu kesehatan kelinci.

Cara Membuat Konsentrat Pakan Kelinci Pedaging

Pelet kelinci adalah merupakan salah satu konsetrat yang diperlukan kelinci . Apakah konsentrat itu? konsentrat adalah bahan pakan dengan nutrisi tinggi yang didalamnya mencakup tanaman bijian dan residu dari proses industri bijian serta bahan lain untuk konsumsi manusia.

Pelet biasanya terbuat dari bagian dari bekatul padi halus,tepung jagung/tepung terigu,tetes tebu, garam dan lain-lain. Untuk kebutuhan serat bisa ditambah hay yang diremukan.

Kebutuhan pelet bagi kelinci harus diperhatikan jumlah kebutuhannya :

  • Kelinci dewasa antara 100-140 gram
  • Untuk kelinci hamil 160-200 gram
  • Sedangkan kelinci umur 2,5 – 4 bulan < 70 gram

Pemberian pelet tidak boleh berlebihan sebab dapat berakibat kegemukan pada kelinci, hal ini akan menganggu kesehatan kelinci iu sendiri. Apabila terjadi kegemukan atau diabetes maka kelinci perlu melakukan diet atau kelinci di umbar diluar kandang biar beraktifitas sehingga kelinci mengeluarkan tinja sesering mungkin.

Dibawah Ini Contoh Komposisi Pelet:

A.Pelet Tanpa Rumput

  • Ampas tahu 50%
  • Bekatul 40%
  • Tepung jagung giling 9%
  • Mineral ( garam yodium ) 0,5%
  • Arang aktif (arang batok kelapa/karbon norit ) 0,5%

B.Pelet dengan Rumput

  • Bungkil kelapa 9%
  • Bekatul 50%
  • Tepung jagung giling 10%
  • Bungkil keledai 20%
  • Rumput kering 10%
  • Premix 0,5%
  • Arang aktif (arang batok kelapa/karbon norit ) 0,5%

Berikut Komposisi Pelet Sederhana Dari Sebuah Literatur :

  1. Kelinci yg sedang dalam masa pertumbuhan,
  • Jagung Giling 62.5%
  • Bungkil Kedele 15%
  • Dedak Halus 20%
  • Tepung Tulang 1%
  • Garam 1.5%
  1. Penggemukan (Kelinci pedaging)
  • Jagung Giling 42%
  • Bungkil Kedele 25%
  • Dedak Halus 30%
  • Tepung Tulang 1.5%
  • Garam 1.5%
  1. Induk Produktif
  • Jagung Giling 52%
  • Bungkil Kedele 12.5%
  • Dedak Halus 22.5%
  • Tepung Tulang 1.5%
  • Garam 1.5%

Pada saat ini, pelet kelinci merupakan makanan alternatif bagi pemelihara yang mungkin malas atau enggan untuk mencari rumput dan hijauan yang terkadang sulit di dapatkan. Apalagi untuk pemelihara kelinci hias yang mungkin punya kesibukan lain selain mengurusi kelinci.

Mulanya Pelet kelinci merupakan konsentrat kandungan gizi yang di butuhkan oleh kelinci dalam bentuk yang lebih sederhana. Sehingga pelet ini mudah disimpan dan tahan lama. Namun, banyak orang yang mengeluhkan tingkat harga pelet kelinci yang relatif mahal.

Sesuai dengan rencana yang diusung oleh Komunitas hobby kelinci ( Rabbit Hobbies Community Palembang), akan mencoba mensolusikan dengan cara membuat sendiri pelet kelinci berbiaya murah. Minimal anggota komunitas ini mempunyai pengetahuan tentang cara membuat pelet, yang mungkin bisa menjadi bekal jika dikemudian hari ingin terjun ke bisnis pelet.

Membuat Sendiri Pelet Pakan Kelinci Pedaging Berkualitas

Bahan-bahan:

  1. Ampas Tahu (Bisa di ganti dengan tepung kedelai)
  2. Bekatul (dedak Halus)
  3. Tepung Jagung
  4. Mineral dan garam yodium
  5. Arang aktif
  6. Rumput kering (Jika ada)
  7.     Air bersih

Peralatan yang dibutuhkan:

Bak plastik (untuk mencampur adonan pelet)

  1. Sendok / centong
  2. Panci kukus
  3. Kompor
  4. Penggiling ikan/daging
  5. Plastik bening
  6. Panggangan/Oven (jika ada, kalau cuaca panas gunakan sinar matahari untuk menjemur)

Cara Pembuatan:

1.Campur adonan pelet berupa ampas tahu yang masih hangat sebesar 15% dengan tepung jagung 50% Bekatul atau dedak halus 20% Tepung mineral + garam  yodium 5% Arang  aktif  1% rumput kering 9%. Jika rumput tidak ada maka komposisi di tambahkan pada tepung jagung.

2.Adonan di campur rata menggunakan pelarut air hingga menyatu sepenuhnya menjadi adonan pada bak pelastik.

3.Setelah yakin merata, kukus adonan pada panci dengan suhu yang tinggi selama 30 menit. Warna adonan akan berubah menjadi lebih tua.

4.Selagi panas, cetak adonan pada alat penggilingan daging sehingga akan membentuk adonan memanjang.

5.Keringkan adonan dengan oven, jika tidak ada bisa di jemur hingga benar-benar kering dengan alas pelastik.

Bahan Makanan Kelinci yang Sehat dan Seimbang

Seekor kelinci membutuhkan asupan yang pas untuk menunjang pertumbuhan dan mencegah kemungkinan munculnya penyakit pada kelinci. Kelinci yang baik serta sehat diberikan bahan makanan seimbang dapat hidup rata-rata 5-12 tahun

Pola makan yang salah,dapat membuat kelinci menderita penyakit cardiovaskar. Jangan diberikan terus-menerus sayuran,sebab pada dasarnya makanan utama kelinci yaitu rumput dan hay.

Jadwal Pemberian Pakan Kelinci

Pemberian makanan kelinci harus teratur setiap harinya,terutama untuk kelinci ternak atau pedaging. Keteraturan dalam pemberian makan kelinci harus lebih diperhatikan daripada jumlah pemberiannya.

Pakan kelinci dapat diberikan 2-3 kali sehari. Kelinci yang dikenal sebagai binatang malam,sehingga volume dalam pemberian makanan kelinci terbanyak dapat anda berikan pada sore atau malam hari.

Sekitar jam 8 pagi,kandang kelinci harus sudah dibersihkan,pastikan juga tidak ada kotoran yang menempel di lantai-lantai kandang kelinci.

Jam 10 pagi,pemberian makan pertama yaitu berupa biji-bijian yang sudah dilembutkan,umbi-umbian dan pelet.

Jam 1 siang,pemberian makanan berupa rumput atau hijauan lainnya. Volumenya sekitar 0,5 kg per satu ekor bagi kelinci dewasa.

Jam 6 sore,pemberian makanan  berupa rumput atau hijauan lainnya yang juga banyak mengandung serat kasar dengan kapasitas 1 kg atau kurang lebih per satu ekor kelinci dewasa.

Pemberian makanan pada malam hari harus lebih banyak karena untuk memenuhi kebutuhan makan kelinci sepanjang malam.

Penyakit Kelinci dan Cara Mencegah Serta Mengobatinya

Kelinci jiga bisa terserang penyakit,ada sekitar 10 penyakit kelinci yang sering menyerang kelinci kita. Apa saja? Yuk cari tahu dibawah ini!

1. Penyakit Scabies pada Kelinci

Penyakit kelinci yang pertama ialah scabies atau scabiosis, penyakit ini berasal dari kutu sarcoptis scabi, tungau psoroptes cuniculi dan kutu haemodipsus ventricosus. Jenis parasit ini cukup berbahaya serta banyak mengakibatkan kegagalan peternak kelinci. Selain itu scabies juga memilik sifat menular. Bukan tidak hanya sesama kelinci namun juga dapat menular ke manusia.

Jadi bila kelinci kamu diserang oleh ketiga parasit  di atas sebaiknya langsung diobati. Sebab jika tidak secepatnya ditangani mereka akan terus menghisap cairan kulit kelinci dan mengakibatkan si kelinci merasakan gatal-gatal lalu digaruk sampai membentuk kudis atau kurap.

Berikut gejala kelinci yang terserang scabies:.

  • Bulu kelinci rontok akibat sering digaruk-garuk.
  • Akan membentuk koreng, gudik, kudis kurab bahkan cairan seperti nanah.
  • Kelinci sering kegatalan.

Lalu bagaimana cara mengobatinya? Cara mengatasi scabies: Pertama pisahkan dari kandang (isolasi) supaya tidak menular ke teman-temannya lalu cukur bulunya di daerah yang terserang scabies kemudian dicuci dan dilap sampai kering. Jika sudah bersih oleskan dengan obat kudis seperti scabicidcream.

Salep tersebut dapat kalian beli di toko hewan, kira-kira harganya 40.000-50.000. Lakukan cara tersebut sampai betul-betul sembuh baru boleh disatukan lagi dengan yang lainnya. Untuk mencegahnya jaga kebersihan kandang selalu jangan sampai lembap, buang kotoran secara rutin.

2. Penyakit Pilek

Penyakit ini memang terlihat sangat diremehkan, tapi efeknya sangat fatal. Karena pilek bisa menular kepada kelinci lainnya, apalagi jika kandang kelinci tidak terkena sinar matahari sama sekali. Penyebab pilek biasanya sebab bakteri atau virus, sama seperti manusia kalau pilek juga karena bakteri atau virus.

Ciri-ciri kelinci yang sedang pilek yaitu hidungnya sering mengeluarkan lendir. Cara mengatasinya sangat mudah kok, kalian cuma perlu menyemprotkan larutan antiseptik pada hidungnya, kemudian diobati dengan antibiotik seperti Anticold dan Panicilin.

3. Penyakit Cacingan

Ternyata cacingan tidak hanya menyerang manusia tapi kelinci juga dapat cacingan loh. Cacingan (Pinworm) pada kelinci disebabkan karena memberikan makanan atau minuman yang kotor dan terdapat telur cacingnya sehingga saat dimakan telur cacing tersebut akan terbawa masuk dan hidup di usus belakangnya.

Ukurannya berbeda-beda namun yang sering terjadi biasanya dia mempunyai panjang kira-kira 2.5 cm. Gejala dari cacingan adalah:

  • Tubuh kelinci kurus walaupun sudah banyak makan.
  • Kurang agresif, lemas dan mukanya pucat.
  • Nafsu makan menurun
  • Dan suka menggaruk lubang duburnya (pantat)

Untuk mengobatinya, cukup berikan obat cacing secara teratur hingga kelinci sembuh serta jangan lupa rajin-rajinlah membersihkan kandang serta menjaga kebersihan makanan dan minumannya.

4. Penyakit Kelinci “Sembelit/Impaction”

Sembelit berarti susah buang air besar atau tersumbatnya saluran lambung dan caecum, setelah itu akan mempengaruhi sistem pencernaannya. Alasan utama terserang Impaction adalah karena stres tingkat tinggi, makanan yang terlalu banyak tanpa diseimbangi dengan asupan minuman yang cukup dan kurang memakan makanan hijau seperti sayuran dan rumput.

Nah maka dari itu supaya dia tidak terserang sembelit sebaiknya banyak diberi air minum dan makanan yang berserat serta sering-sering dikeluarkan dari kandangnya biar tidak penat di dalam kandang terus.

5. Kanker Telinga

Penyakit kelinci yang kelima yaitu kanker telinga, bisa terjadi karena adanya kutu yang menyerang permukaan kulit telinga bagian dalam.

Kelinci Kamu yang terserang penyakit ini ditandai dengan gatal-gatal di bagian telinga, lalu si kelinci akan sering mengggosok-gosokkan daun telinganya dan menggeleng-gelengkan kepalanya sampai telinganya menjadi kemerah-merahan.

Penyakit ini juga sangat berbahaya jadi secepatnya untuk mengobatinya. Kamu cukup membeli obat salep pembasmi kutu di pet shop lalu oleskan pada telinga kelinci yang terserang penyakit kanker.

Demikian artikel tentang pakan kelinci pedaging yang dapat saya bagikan kepada Anda,mudah-mudahan dapat membantu Anda. TERIMA KASIH