Select Page

Ada sangat banyak pebisnis Indonesia yang terlibat dalam bidang macam macam hewan ternak. Jadi saya, sebagai pembuat blog ini, ingin memberikan sedikit informasi tentang ternak.

Di sini saya akan melengkapi semua yang saya tahu tentang ternak, yang saya dapatkan dari berbagai sumber. Semoga semua yang saya katakan dalam artikel ini bermanfaat bagi pengusaha ternak atau pemula.

Sebelum kita melihat berbagai jenis ternak, kita perlu tahu bahwa kegiatan pembibitan dan membudidayakan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan ini dikenal sebagai ternak.

Nah … dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa binatang
apa pun yang dibesarkan atau dibudidayakan untuk tujuan tertentu termasuk dalam kategori Ternak.

Tetapi tidak semua hewan bisa masuk dalam kategori Ternak, karena salah satu syarat untuk beternak hewan harus dalam keadaan jinak.Sistem peternakan diperkirakan sudah terdapat sejak 9.000 SM yang dimulai dengan domestikasi anjing, kambing dan domba.

Ternak semakin berkembang selama periode Neolitik, yaitu periode ketika manusia mulai hidup di pemukiman. Pada saat ini juga, domba dan kambing yang semula hanya diambil oleh daging, juga mulai menggunakan susu dan hasil dari wol mereka (wol).

Setelah itu, manusia juga memelihara sapi dan kerbau untuk mengekstraksi kulit dan hasil susunya dan menggunakan energi mereka untuk membajak tanah. Manusia juga mengembangkan peternakan kuda, babi, unta, dan macam macam hewan terak lainnya.

Berikut Macam Macam Hewan ternak :

Macam macam hewan ternak dari berbagai jenis ternak yang ditemukan di dunia ini. Ada beberapa hewan yang sering ada dalam ternak, diantaranya adalah ternak

1. Sapi

ternak

Sapi merupakan macam macam hewan terak dan anggota ternak suku Bovidae dan anak-anak Bovinae saya. Ternak yang telah dikebiri dan biasanya digunakan untuk membajak sawah disebut Lembu. Sapi dipelihara terutama untuk penggunaan susu dan daging sebagai makanan manusia.

Produk sampingan, seperti kulit, jeroan, tanduk, dan feses juga digunakan untuk berbagai kebutuhan manusia. Di sejumlah tempat, sapi juga digunakan sebagai penggerak transportasi, pengolahan lahan tanam (bajak). Serta juga alat industri lainnya (seperti pemeras tebu).

Karena banyak kegunaan ini, sapi telah menjadi bagian dari berbagai budaya manusia sejak lama.Sebagian besar sapi diturunkan dari spesies liar yang dikenal sebagai Auerochse atau Urochse (baca auerokse, bahasa Jerman berarti “sapi purba”.

nama ilmiahnya ialah: Bos primigenius [1]), yang telah punah di Eropa sejak 1627. Namun, ada beberapa spesies sapi satwa liar lain yang keturunannya dijinakkan. Termasuk sapi Bali yang juga dikembangbiakkan di Indonesia.

2. Kambing

Kambing adalah hewan ruminansia ukuran sedang. Hewan ini merupakan macam macam hewan ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami menyebar di Asia Barat Daya (“sabit subur” dan Turki) dan Eropa.

Kambing liar jantan dan betina memiliki sepasang tanduk, tetapi tanduk pada kambing jantan lebih besar. Secara umum, kambing memiliki janggut, dahi cembung, ekor sedikit ke atas, dan sebagian besar rambut lurus dan kasar.

Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekornya, adalah 1,3 meter – 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter – 15 sentimeter. Berat perempuan adalah 50 kilogram – 55 kilogram, sedangkan laki-laki bisa mencapai 120 kilogram.

Kambing liar menyebar dari Spanyol ke timur ke India, dan dari India ke utara ke Mongolia dan Siberia. Habitat favoritnya adalah daerah pegunungan berbatu.Kambing telah dibudidayakan oleh manusia sekitar 8000 hingga 9000 tahun yang lalu.

Di dunia, kambing hidup dalam kelompok yang terdiri dari 5 hingga 20. Dalam pencariannya untuk makanan.

Kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina tertua, sementara kambing jantan berperan dalam menjaga keamanan kawanan.Saat aktif mencari makan siang dan malam. Makanan utama adalah rumput dan daun.

3.Domba

Domba atau domba (Ovis) adalah ruminansia dengan rambut tebal dan dikenal banyak orang karena mereka digunakan untuk rambut (disebut wol), daging, dan susu.Hewa ini juga masuk dalam macam macam hewan ternak.

Orang yang paling dikenal adalah domba peliharaan (Ovis aries), yang dianggap berasal dari moufflon liar dari selatan dan barat daya Asia Tengah. Untuk jenis domba lain dan kerabat dekat, lihat kambing antilop. Domba berbeda dengan kambing.

4. Ayam

Mcam macam hewan ternak lanjutnya yaitu Ayam .Peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasanya dipelihara oleh orang-orang untuk digunakan untuk kebutuhan mata pencaharian mereka.

Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam”) adalah keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai unggas rimba merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (unggas bankiva).

Perkawinan silang antar ayam telah menghasilkan ratusan galur unggul atau galur murni dengan berbagai fungsi; yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya).

Ayam biasa juga dapat dikawinkan dengan saudara dekat, unggas hutan hijau, yang menghasilkan hibrida steril jantan yang dikenal sebagai ayam bekisar.

Dengan populasi lebih dari 24 miliar pada tahun 2003, Firefly’s Bird Encyclopaedia menyatakan bahwa ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya.

Ayam memasok dua sumber protein dalam makanan: daging ayam dan telur.Pandangan tradisional dari peternakan ayam dalam domestikasi spesies ini terdapat dalam Encyclopædia Britannica (2007).

Yang berisi tetang: “Manusia pertama kali memelihara ayam dari India untuk tujuan adu ayam di Asia, Afrika, dan Eropa. Tidak ada perhatian khusus diberikan pada produksi telur atau daging.

Selain dari macam macam hewan ternak. Tadi saya akan mejelaskan beberapa makaa untuk hariannya.Berikut makanan harian dari macam macam hewan ternak tadi :

Beberapa Macam Pakan Untuk Ternak :

Jenis-Jenis Rumput Pakan Ternak yaitu jenis rumput yang dapat digunakan dalam usaha ternak. Memang, makanan yang paling cocok untuk hewan ternak adalah rumput.

Jika Anda mencari pakan ternak alternatif, maka sebaiknya pilihlah rumput untuk pakan ternak Anda. Sebab, rumput itu mempunyai berbagai jenis.

Secara luas jika kita mendengar kata rumput, yang terpikirkan oleh kita yaitu gulma atau tanaman liar bisa mengganggu tanaman pokok tanam ataupun budidayakan.

Akan tetapi dalam dunia peternakan, adalah salah satu hijauan makanan ternak yang paling penting terutama untuk hewan ternak ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing atau domba.

Diperkirakan di dunia terdapat sekitar 10.000 spesies rumput. Dari sekian banyaknya kisaran biomassa yang dihasilkan sangatlah beragam, demikian juga kandungan nnutrisi didalamnya. Rumput merupakan makanan pokok dari ternak ruminansia seperti sapi, kambing dan domba.

Rumput dengan kandungan serat kasarnya sangatlah berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi rumen.Keberadaan serat didalam hijauan pakan (selulosa dan hemiselulosa) menjadikan sumber energi bagi mikroba rumen, sama halnya dengan mineral dan protein (terutama dari legumnya) merupakan sumber N bagi bakteri serta protein dalam produk.

Maka dari itu keberhasilan usaha ternak sapi, kambing, dan domba sangatlah bergantung dari ketersediaan pakan hijauan. Untuk mendapat produktivitas ternak yang mantap, diperlukan hijauan pakan dengan jumlah yang cukup serta nutrisi yang banyak.

Tanaman pakan juga bisa digolongkan sebagai sumber serat kasar, sumber energi, dan sumber protein. Yang tergolong sumber serat dan energi yaitu rumput (family Graminae) sebagai contoh rumput alam, rumput gajah, king grass, daun jagung, dan yang lain.

Dan yang tergolong dari sumber protein adalah kacang-kacangan (family leguminosa) seperti tanaman gamal (glirisidae), indigofera, turi, lamtoro, stylo, daun kacang tanah, dan banyak lagi.

Dalam komponen pakan ternak ruminansia, hijauan sering mendapat porsi terbanyak yang diberikan adalah 50-100%. Diantara semua jenis hijauan tadi terdapat hijauan yang mengandung nutrisi tinggi, mudah dibudidayakan, dan memiliki biomassa tinggi.

Ciri Dari PakanTernak Untuk Macam Macam Hewan Ternak :

Akar utama rumput terbentuk sesudah perkecambahan atau selama masa pertumbuhan tanaman muda atau seedling.

Akar sekunder memiliki bentuk padat di bawah permukaan tanah yang berdekatan dengan batang dasar. Dalam dunia peternakan, Jenis-Jenis Rumput Pakan Ternak mempunyai ciri – ciri sebagai berikut:

  1. memiliki palatabilitas yang sangat baik
  2. Dipanen disaat umur yang relatif tidak terlalu tua atau saat sebelum berbunga untuk mendapatkan nilai gizi yang tinggi
  3. Berwarna hijau segar, daun yang halus, merunduk, melengkung dan mudah rebah
  4. Batang lebih gemuk, mengkilap dan jika ditekan bisa mengeluarkan cairan
  5. Ditanam pada tanah yang tidak gersang.
Pakan Untuk Macam Macam Hewan Ternak
Terdapat berbagai pakan untuk macam macam hewan ternak yang sering digunakan untuk hijauan makanan ternak, diantaranya adalah sebagai berikut:
1.Rumput Gajah

rmptgjh

Rumput gajah atau sering di sebut(Pennisetum purpureum)adalah salah satu jenis rumput untuk macam macam hewa ternak yang bisa tumbuh tinggi dan tegak.

Rumput ini mempunyai perakaran yang dalam serta menyebar sehingga bisa menahan erosi dan berkembang dengan rhizoma untuk membentuk rumpun.Rumput ini bisa memliki hasil yang baik jika dengan cara menanam rumput gajah yang benar

Tanaman ini memiliki sifat perennial serta dapat tumbuh setinggi 3 sampai 4,5. Kalau dibiarkan tumbuh bebas, dapat setinggi 6 m, akar dapat sedalam 4,7 m. Panjang daun 17 sampai 91 cm dan lebar 7 sampai 36 mm.

Adaptasi rumput gajah bisa toleran terhadap berbagai jenis tanah, tidak tahan dengan genangan, namun responsif dengan irigasi.

Suka dengan tanah lempung yang subur, tumbuh dari dataran rendah hingga pegunungan, tahan dengan lingkungan sedang dan berada dalam curah hujan cukup, sekitar 900 mm/tahun atau lebih.

Kultur teknis rumput gajah ini yaitu bahan tanam berupa pols dan stek, interval pemotongan 41 – 59 hari, responsif dengan pupuk nitrogen, campuran menggunakan legum seperti Centro dan Kudzu, produksinya 99– 200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th (BK), renovasi 4 – 7 tahun.

Rumput Gajah ini toleran dengan berbagai jenis tanah, tidak tahan genangan, tetapi respon terhadap irigasi, suka tanah lempung yang subur.

Ttumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan, tahan terhadap lingkungan sedang dengan curah hujan yang cukup, 990 mm/th ataupun lebih.

2.Rumput Raja atau King Grass (Pennisetum purpupoides)

rumput raja

Rumput raja atau yang sering dalam bahasa latin di sebut Pennisetum purpupoides adalah salah satu jenis rumput untuk macam macam hewan ternak.Persilangan antara P. purpureum dan P. thypoides dan berasalkan dari Afrika selatan.

Rumput ini mempunyai ciri-ciri tumbuh membentuk rumpun dan warna daun hijau tua dengan bagian dalam permukaan daun kasar, tulang daun lebih putih daripada rumput gajah.

Adaptasinya dapat tumbuh pada struktur tanah yang sedang maupun berat, tidak tahan dengan genangan air serta permukaan air tanah yang tinggi, tahan naungan, tidak tahan terhadap penggembalaan berat serta pemotongan dilakukan pada tahun ke 2.

Siklus hidup perenial, tumbuh berbentuk rumpun dengan tinggi mencapai 6 m, daya adaptasi bagus pada daerah tropis dengan irigasi yang cukup (Amara et al., 2000). Rumput raja bisa dikembangbiakkan menggunakan cara stek batang atau sobekan rumpun (pols). Stek dipotong sepanjang 26-30 cm atau 2 (dua) ruas batang.

Batang pols bisa diambil dari tanaman muda. Rumput raja memiliki karakteristik tumbuh tegak berumpun-rumpun, ketinggian bisa mencapai kurang lebih 5 m, batang tebal dan keras, daun lebar agak tegak, serta terdapat bulu agak panjang pada daun helaian dekat liguna.

Permukaan daun luas dan tidak berbunga kecuali kalau di tanam di daerah yang dingin.Rumput raja bisa di tanam di daeah yang subur di dataran rendah sampai dataran tinggi, dengan curah hujan tahunan yang lebih dari 990 mm.

Produksi hijauan rumput raja 2 kali lipat dari produksi rumput gajah, yaitu dapat mencapai 35ton rumput segar atau hektar sekali panen atau setara 200-240 ton rumput segar per hektar dalam setahun.

Rumput raja bisa berfungsi untuk mencegah kerusakan tanah akibat erosi yang melanda permukaan tanah akibat dari sapuan air pada musim penghujan.

3.Rumput Setaria atau Setaria spachelata

setaria

Rumput setaria atau sering dijuluki dalam bahasa latin di sebut Setaria sphacelata adalah jenis rumput yang berasal dari Afrika tropik.

Rumput ini bisa dikembangbiakkan dengan cara pols dan biji. Jenis rumput ini tumbuh tegak, berumpun lebat, kuat, tinggi dapat mencapai 3 m, berdaun halus pada bagian permukaannya

Daunnya lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah agak ungu, pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.

Rumput setaria sesuai untuk daerah tropik lembab, tumbuh berbentuk rumpun lebat dan kuat.Tumbuh pada ketinggian 1000-2900 m di atas permukaan air laut.

Tahan dengan naungan dan genangan, rumput setaria bisa mencapai tinggi 1,4 m. Responsif terhadap pupuk N dan produksinya berkisar antara 70 sampai 100 ton/ha/th.

Rumput setaria sangatlah cocok untuk di tanam di tanah yang mempunyai ketinggian 1300 mdpl. Dengan curah hujan yang tahunan 740 mm ataupun lebih. Bisa tumbuh di berbagai jenis tanah, serta tahan terhadap genangan air.

Pembiakan bisa di lakukan dengan cara memisahkan rumpun dan menanamnya dengan jarak 50 x 50 cm.

Pemupukan di lakukan saat tanaman berumur kurang lebih 2 minggu, dengan pupuk urea 990 kg/hektar lahan, dan 1 bulan sekali di tambah dengan 110 kg urea/hekt (AAK. 2002).Produksi hijauan rumput setaria bisa mencapai 990 ton rumput segar/hektar/tahun.

Komposisi rumput setaria (dasar bahan kering) terdiri atas. Abu 11,6%, ekstrak eter (EE) 2,7%, serat kasar (SK) 33,5%, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 45,8%, protein ksar (PK) 8,3% dan total digestible nutrients (TDN) 52,88%.

4.Rumput Brachiaria (Bhachria Brizantha)

brachiara

Rumput Brachiaria  dalam bahasa latinnya disebutkan Brachiaria brizantha. Yaitu jenis rumput untuk pakan macam macam hewan ternak dari Afrika yang bisa dikembangbiakkan menggunakan pols.

Rumput ini bisa hidup dan tumbuh didataran rendah sampai dataran tinggi, ketinggian 0 -1100 m. Curah hujan lebih dari 1600 mm per tahun dan pada struktur tanah yang ringan, sedang hingga berat.

Tanaman ini termasuk rumput yang berumur panjang, mempunyai sifat pernial. Pertumbuhannya membentuk hamparan vertikal serta horizontal yang biasanya mencapai tinggi 70 sampai 150 cm.

Batang dan daunnya kaku serta kasar, sangat cocok digunakan untuk rumput hay karena batangnya yang kecil sehingga mudah menjadi kering.

Itulah beberapa contoh macam macam hewan ternak dan makanan seharinya. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk kita semua. Sekian terimakasih:)

× Whatsapp Kami!