Select Page

Assalamualaikum.wr.wb. Mau tau Jenis Makanan Sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan ? Simak di bawah ini 🙂 .

Untuk kalian yang ingin mengetahu tentang jenis makanan sappi yang bagus, bisa menyimak artiikel di bawah ini.

Karena bagi peternak pengetahuan dan wawasan tentang jenis makanan sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan. Itulah hal yang sangat penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan hewan sapi peternakan.

Langsung saja mari kita bahas tentang jenis makanan sapi yang bagus untuk pertumbuhan. Agar kita semua tau bahwa pakan apa saja yang baik untuk di berikan kepada sapi peliharaan ternak anda.

Kualitas pakan lokal sangat berhubungan erat dengan kualitas hasil ternak anda. Maka dari itu pengoptimalan sumber pakan lokal sangat berpengaruh dalam penentuan tercapainya produktivitas secara maksimal.

Nilai gizi bahan pakan, selain di tentukan dari gizi yang di milikinya di tentukan oleh kemampuan degradasi dan kecernakan pakan.

Jenis pakan sapi

Hijauan/ pakan penguat / konsentrat dan pakan tambahan /Feed Suplement

1. Hijauan

hijauan

Pengertian hijauan : Hijauan merupakan salah satu jenis makanan sapi utama ternak sapi. Untuk penggemukkan berupa rumput baik itu rumput unggul, rumput lapangan dan lain sebagian jenis leguminosa.

Jika pemberian hijauan makanan ternak diberikan dengan memberi rumput unggul. Contohnya : rumput raja, rumput gajah atau mencampurkan rumput lapangan dengan tanaman leguminosa gamal, kaliandra, turi dan lain-lain yang memiliki gizi tinggi.

Ketersediaan hal ini karena dipengaruhi oleh musim dan semakin terbatasnya padang pengembalaan nilai gizi yang dikandung rendah.

2. Konsentrat (Makanan Penguat)

konsetrat

Pengertian konsentrat : konsentrat merupakan salah satu jenis makanan sapi yang berasal dari campuran dari beberapa bahan pakan. Untuk melengkapi kekurangan gizi dari hijauan makanan ternak.

Bahan-bahan pakan terdiri dari kandungan serat kasar rendah dan mudah dicerna yang berasal dari biji-bijian. Hasil limbah pertanian dari pabrik pengolahan hasil pertanian bahan berasal dari hewan contohnya tepung ikan, tepung darah dan lain sebagainya.

Pakan penguat atau bisa disebut juga dengan konsentrat adalah pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar yang cukup rendah. Nutrisi utama itu dari pakan konsentrat ini berupa energi dan juga protein.

Ada dua perbedaan dari konsentrat, yakni konsentrat sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein.

Konsentrat sumber energi merupakan konsentrat yang memiliki kadar protein kurang dari 20%. Sebaliknya, konsentrat sumber protein merupakan konsentrat yang memiliki kadar protein di atas 20%.

Konsentrat merupakan suatu bahan baku pakan ternak yang diberikan bersamaan dengan bahan pakan ternak lainnya. Untuk menambah kandungan gizi pakan ternak yang dicampurkan sebaagai pelengkap pakan.

Untuk perternak sapi perah, agar dapat menjaga produksi susu sapinya, maka pakan ternak yang diberikan sebagian dari pakan ternak konsentrat.

Karena sapi yang hanya diberikan pakan hijauan akan memproduksi susu sebanyak 30% lebih rendah dari sapi yang diberikan pakan hijauan. Yang juga ditambahkan dengan pemberian pakan ternak konsentrat.

Sapi tidak dapat menampung pakan kasar sesuai dengan energi yang dibutuhkannya. Karenanya, untuk mencukupi energi, maka diperlukannya tambahan pakan konsentrat. Pakan konsentrat bisa berasal dari:

Hewan
  • Tepung daging
  • Tulang dan daging
  • Darah
  • Bulu
  • Cacing
  • Hasil pengolahan ikan yaitu sering di sebut tepung ikan
  • Hasil pengolahan susu seperti lemak susu dan bubuk susu.

Untuk pakan ternak konsentrat yang berasal dari hewan ditandai dengan protein kualitas tinggi yang jumlahnya relatif lebih banyak dari pada yang lainnya. Serta kandungan mineral yang cukup tinggi juga.

Konsetrat mengandung protein lebih dari 45%, mineral Ca lebih dari 1%, P lebih dari 1,5%, dan serat kasar kurang dari 2,5%.

Tumbuhan
  • Hasil panen dari pertanian seperti kedelai, kacang hijau, jagung, dan yang lainnya.
  • Sisa dari industri pertanian seperti bungkil kelapa/ kelapa sawit, bungkil wijen, bungkil kedelai, biji palm, ampas tahu, dedak sekam padi.

Pakan ternak konsentrat biasanya memiliki kandungan energi dan protein yang lumayan tinggi. Kelompok yang memiliki kandungan terbanyak seperti jagung, biji – bijian, sorghum, SE dan TDN yang tinggi.

Pakan ternak konsentrat biasanya berasal dari tumbuhan. Memiliki kandungan protein sekitar 45%, mineral Ca kurang 1%, P kurang dari 1,5 %, dan serat kasar yang lebih 2,5%.

Agar dapat sesuai dengan sasaran yang diinginkan, maka penggunaan pakan ternak konsentrat harus selalu memperhatikan 2 hal berikut ini, yaitu:

  • Pemberian pakan ternak konsentrat harus memperhatikan kebutuhan nutrisi untuk hewan ternak. Jangan sampai pemberian pakan ternak konsentrat terlalu berlebihan juga. Karena konsentrat hanyalah sebagai penguat atau pakan tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saja.
  • Pemberian pakan ternak konsentrat harus selalu sesuai dengan keseimbangan jumlah produksinya, susu ataupun daging.

3. Pakan Tambahan (Feed Suplement)

Pakan Tambahan

Pengertian dari feed suplement: Merupakan salah satu jenis makanan sapi yang berupa pakan tambahan. Biasanya berguna untuk merangsang pertumbuhan, mencegah penyakit dan melengkapi ransum pakan ternak.

Yang biasanya terdiri dari beberapa campuran vitamin dan mineral contohnya yaitu : Premix A, Premix B, Mineral B12 dan lain sebagainya.

Adalah pakan yang digunakan hanya untuk tambahan dan bukanlah untuk konsumsi pokok bagi hewan ternak.

Pakan tambahan yang dimaksudkan adalah produk yang tidak bernutrisi tinggi, namun berguna juga untuk menjaga kesehatan, mencegah adanya penyakit. Diantaranya yaitu, antibiotik, anti toksin, obat cacing, hormon, dan yang lainnya.

Pada pemberian antibiotik sendiri, dimaksudkan sebagai memodifikasi keseimbangan bakteri yang berada dalam saluran pencernaan hewan ternak. Keseimbangan antara bakteri yang menguntungkan dan bakteri yang merugikan akan mencegah terjadinya penurunan produksi dari ternak.

Untuk anda yang mempunyai hewan peliharaan ternak, anda harus memperhatikan pakan yang akan di berikan agar pertumbuhan dan hasilnya bagus.

Dan usahakan cari pakan yang mudah di dapat di daerah kalian agar hemat segalanya, contohnya hemat tenaga, waktu, dan biaya.

pemberian pakan untuk sapi yang anda pelihara sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan hasilnya. Maka dari itu anda harus selektif dalam memilih bahan pakan untuk sapi anda agar sapi Anda mendapatkan gizi yang seimbang.

Biasanya penggemukkan sapi melalui sistem kreman (dikandangkan terus menerus) dan dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 4 bulan pemeliharaan. Untuk penggemukkan sapi relatif singkat pakan yang harus diberikan.

Harusnya yang memenuhi kebutuhan akan zat-zat gizi untuk mencapai pertambahan berat badan yang sebesar-besarnya, disamping faktor genetik dari ternak. Contoh zat-zat yang berrgizi yaitu protein, energi, mineral, vitamin dan air yang terdapat pada berbagai jenis bahan pakan.

Penggemukkan sapi kurang lebih 60-70% dari seluruh biaya produksi tersedot untuk penyediaan pakan. Oleh karena itu dirasakan perlu untuk mencari bahan pakan pengganti yang mempunyai nilai gizi yang sama dengan yang biasa digunakan.

Dalam Pemilihan Pakan Ternak Sapi Harus Memperhatikan Hal Tersebut

(1) Bahan pakan tidak bersaing dengan kebutuhan manusia,

(2) Ketersediaan bahan pakan yang terjamin dan selalu ada, terutama disekitar lingkungan peternakan

(3) Kualitas gizi dari bahan – bahan pakan seperti dengan kebutuhan ternak, tidak mudah menghasilkan racun dan mudah tercemar

(4) Harga bahan pakan relatif murah atau tidak mahal.

4.Pakan Fermentasi

Pakan fementasi merupakan jenis makanan sapi yang berupa hasil proses amoniasi, atau bisa juga disebut sebagai proses peragian atau pemerana.

Tujuan dari pembuatan pakan fermentasi sendiri adalah untuk memaksimalkan pengawetan kandungan dari gizi pada pakan hijauan. Ataupun bahan pakan lainnya agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama dan tanpa mengurangi jumlah nutrisi yang dikandungnya.

Kebutuhan dari gizi dan nutrisi yang tercukupi, maka banyak efek positif yang bisa didapatkan. Kualitas dari hasil hewan ternak yang semakin meningkat yang sudah pasti akan berdampak pada nilai jual hewan ternak.

Dengan menggunakan metode fermentasi ini, maka penyediaan pakan ternak akan lebih efisien lagi. Adapun ciri – ciri yang dimiliki pakan fermentasi yang sudah jadi tersebut. Seperti adanya peningkatan suhu, adanya perubahan dari warnanya, dan menjadi lebih lapuk atau empuk.

5.Mineral

Mineral atau zat – zat garam itu sangat dibutuhkan untuk hewat ternak perah. Zat anorganik yaitu: Kalsium, Kalium, Zat besi, Fosfat, Natrium, Magnesium, dll. Itu adalah macam – macam zat yang dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak itu sendiri.

Tambahan mineral memang cukup dibutuhkan untuk tambahan pada beberapa pakan ternak, tetapi tidak semua  juga. Karena sebagian besar mineral tersebut dapat diperoleh dari bahan – bahan makanan ternak yang diberikan.

Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui kandungan dalam pakan ternak yang diberikan,sudah mencukupi kebutuhan mineral hewan ternak atau tidak.

6.Vitamin

Vitamin sangat penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan, dan menjaga fungsi alami dari sistem tubuh hewan peliharaan ternak.

Ada dua 2 jenis kelompok vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak. Yaitu vitamin yang larut dalam air diantaranya adalah vitamin B kompleks, B6, B12, C, biotin, kholin, inondol, niacin. Dan jenis vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin, A, D, E, dan K.

Memang vitamin hanya sedikit yang dibutuhkan, tetapi hal ini sama sekali tidak boleh diabaikan. Karena tidak semua bahan pakan ternak mengandung vitamin yang lengkap atau cukup.

Mengingat resiko dari hewan ternak yang jika kekurangan vitamin maka akan mengakibatkan tubuh hewan ternak lemah, sakit – sakitan, dan bahkan kematian.

BERBAGAI JENIS MAKANAN SAPI :

Jenis makanan sapi berupa bahan pakan ternak digolongkan dalam bahan-bahan pakan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, limbah pertanian dan limbah industri .

Ternak ruminansia termasuk sapi dengan kemampuan pencernaannya yang dapat mengkonsumsi lebih banyak jenis bahan pakan dibandingkan dengan ternak lainnya seperti ternak unggas.

A. Bahan Pakan sapi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan

contoh :

1.Rumput – Rumputan

Rumput – rumputan yang biasanya berupa rumput liar yang berasal dari tanah lapang atau rumput unggul adalah salah satu jenis makanan sapi yang sengaja ditanam. Contohnya seperti : Ilalang, teki rumput gajah, rumput benggala dan lain – lain.

2.Daun – daunan

Jenis daun yang di gnakan biasanya seperti contoh : Daun Pisang, Daun Ubi kayu dan Daun Ubi Jalar. Daun pisang bisa diberikan ke dalam bentuk segar ataupun bisa dari  sisa pembungkusan sesuatu.

Daun pisang sisa pembungkusan bisa diberikan untuk pakan ternak ruminansia untuk menggantikan daun lamtoro. Sebelum diberikan daun pisang ini sebaiknya dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu.

Sebaiknya daun-daun tersebut diberikan langsung agar zat gizi tidak berkurang sedikitpun. Daun Ubi kayu dan Ubi Jalar diberikan dalam bentuk segar sebagai tambahan protein dan vitamin B1, B2, C, Provitamin A.

3. Daun-daun dari jenis kacang-kacangan

Jenis dari daun ini biasanya mengandung protein dan zat kapur yang tinggi dapat digunakan untuk pakan ternak ruminansia.

Beberapa jenis daun yang sudah cukup dikenal. Antara lain : daun turi, daun lamtoro, daun kacang tanah, daun kedelai, daun kacang panjang, daun gamal dan daun kaliandra.

JENIS RUMPUT UNGGULAN UNTUK PAKAN TERNAK HIJAUAN

1) Rumput Gajah

rumput gajah

Rumput gajah cocok terhadap berbagai macam jenis tanah. Jenis rumput ini dapat tumbuh dari dataran rendah ataupun dataran tinggi, yang tahan terhadap lingkungan sedang. Serta curah hujan yang cukup, suka dengan tanah lempung yang subur, tetapi tidak tahan terhadap tempat yang tergennang air. Mungkin anda juga perlu mengetahui cara menanam rumput gajah.

2) Rumput Benggala

rumput benggala

Rumput Benggala memiliki ciri-ciri yang bersifat perennial, batangnya kuat tegak, serta membentuk rumpun dengan akar membentuk serabut ke dalam.

Memiliki bunga yang berwarna hijau atau keunguan. Rumput benggala biasanya tumbuh di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi 0 – 1200 meter di atas permukaan laut.

3) Rumput Raja

Rumput Raja

 

Pengembangbiakan rumput raja dilakukan dengan stek batang atau pols dan mampu tumbuh dengan baik pada daerah tanah yang ringan/berat.

Rumput raja biasanya dapat hidup dan tumbuh berkembang di dataran dengan ketinggian 0 – 3000 meter di atas permukaan air laut. Dengan curah hujan tahunan sekitar1000 meter atau lebih.

Ciri–ciri rumput raja yaitu, Memiliki daun tunggal, batang berbentuk persegi dan ada juga yang silindris, akar yang dimilikinya akar serabut. Biasanya tumbuh di daerah yang kering.

Cirinya memiliki struktur daun yang kasar, batangnya keras dan tebal. Bentuk daunnya panjang, dengan permukaan daun yang cukup luas.

4) Rumput Meksiko

Rumput Meksiko

Rumput ini berasal dari mexico dan Amerika Tengah. Yang biasanya dapat hidup di daerah tropis yang lahanya basah dan juga dii daerah subtropis dengan tanah berair.

Ciri daunnya lebih lebar dari jenis rumput yang lain. Dengan panjang daun sekitar 1,5 meter dan lebarnya mencapai sekitar 10 cm.

Rumput meksiko biasanya dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki tanah dengan struktur sedang ataupun berat. Ketinggiannyaa mencapai 1200 meter di atas permukaan laut. Serta curah hujan sekitar 2000 meter per taunnya.

5) Rumput Setaria

Rumput Setaria

Rumput ini sering juga di kenal dengan Rumput Golden Timothy yang bersal dari afrika dan memeiliki siklus hidup yang parenial. Ciri yang di milikanya tumbuh membentuk rumpun yang kuat dan lebat, dengan daun yang  lebar dan sedikit berbulu pada atasnya.

Rumput setaria jika sudah berumur cukup banyak, maka dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 180 cm. Karakter dari rumput ini tahan terhadap lingkungan yang kering maupun yang bergenang.

Dapat hidup pada dataran dengan ketinggian mencapai 100 kaki, dengan curah hujan 25 inchi per tahunnya.

Demikian yang dapat saya bahas dan bagikan kepada anda yang ingin menambah pengetahuan tentang seputar peternakan. Dan terimakasih juga sudah menyempatkan diri untuk mampir mebaca artikel saya 😉

Wassalamualaikum. wr. wb