Select Page

Hai teman teman, berjumpa lagi dengan saya. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas artikel tentang cara membuat konsentrat sapi. Pasti menyenangkan bukan, bila kita memiliki sapi sapi yang gemuk, sehat, dan berkualitas. Karena sapi yang berkualitas memiliki harga jual yang tinggi, akan tetapi di balik itu anda juga harus memberi pakan yang berkualitas juga.

Lalu, apa pakan yang berkualitas yang harus di gunakan ?. Pakan berkualitas yang di gunakan adalah pakan ternak sapi konsentrat. Hal ini di karenakan konsentrat memiliki peran penting dalam mendapatkan sapi yang memiliki kualitas tinggi dan harga jual tinggi di pasaran.

Di namakan pakan berkualitas karena konsentrat mengandung protein dan karbohidrat yang tinggi sehingga sapi sapi anda dapat tumbuh dengan sehat, badannya gemuk, dan memiliki daging yang berkualitas. Konsentrat merupakan pakan penunjang yang diberikan sebagai pendamping makanan utama dengan komposisi bahan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan ternak.

Disamping pemberian pakan yang cukup dan bernutrisi dibutuhkan juga pemberian konsetrat agar kekurangan kebutuhan gizi pada pakan yang diberikan dapat terpenuhi.

Cara Membuat Konsentrat

 

Cara membuat konsentrat sapi

 

Konsentrat merupakan salah satu pakan sapi yang berkualitas tinggi, dapat didapatkan dengan mudah dan harga yang terjangkau. Konsentrat memiliki mengandung karbohidrat, protein dan mineral yang tinggi sehingga, sapi ternak akan tumbuh menjadi lebih gemuk dalam waktu yang singkat. Tetapi sebelum artikel ini berlanjut kita akan mengenal sapi dahulu.

Mengenal Tentang Sapi

Sapi adalah hewan ternak anggota suku Bovidae dan anak suku Bovinae. Hewan ini biasanya digunakan untuk membajak sawah dan dinamakan “Lembu”. Di pelihara untuk dimanfaatkan susu dan dagingnya sebagai pangan manusia. Hasil sampingannya seperti kulit, jeroan, tanduk, dan kotorannya juga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia.

Di sejumlah tempat, hewan juga dipakai sebagai penggerak alat transportasi, pengolahan lahan tanam (bajak), dan alat industri lain (seperti peremas tebu). Karena banyak kegunaan ini, sapi telah menjadi bagian dari berbagai kebudayaan manusia sejak lama.

Sapi ternak merupakan keturunan dari jenis liar yang dikenal sebagai Auerochse atau Urochse, yang dalam bahasa Jerman berarti “sapi kuno”, nama ilmiah : Bos primigenius. Sapi liar sudah punah di Eropa sejak tahun 1627. Namun, terdapat beberapa spesies sapi liar lain yang keturunannya di domestikasi, termasuk sapi bali yang juga di ternakkan di Indonesia.

Jenis Pakan Konsentrat Sapi

Terdapat dua jenis konsentrat. Yaitu dari tumbuhan dan hewan, pengertiannya ada di bawah ini :

Konsentrat yang Berasal Dari Bumbuhan.

Sebagai sumber energi dan protein bagi hewan ternak. tumbuhan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Untuk mencukupi kebutuhan energi diperlukan tumbuhan seperti jagung, singkong, kedelai, bekatul, dedak, jagung, putih, jagung kuning, bungkil dan sejenisnya. Namun untuk mencukupi kebutuhan proteinnya diperlukan tumbuh tumbuhan seperti, kacang giling, wijen, biji kapas, dan karet.

Konsentrat yang Berasal Dari Hewan

Konsentrat yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hewan ternak tidak hanya berasal dari tumbuh tumbuhan, tetapi juga dapat berasal dari hewan. Seperti tepung ikan, tepung daging, tepung tulang, kerang, bekicot dan hal hal lainnya untuk menunjang protein dan karbohidrat dalam pakan konsentrat.

Aspek Yang Harus di Perhatikan Dalam Membuat Konsentrat Sapi

1. Hal pertama yang harus di perhatikan adalah bobot sapi. Untuk itu penting menimbang bobot sapi terlebih dahulu di lakukan. Fungsinya untuk mengetahui target berat badan yang ingin dicapai oleh para peternak beserta jangka waktu yang di butuhkan.

2. Pilihlah bahan pakan yang selalu tersedia, mudah didapat dan murah dikantong. Dengan memanfaatkan bahan pakan yang ada, akan membantu peternak untuk mempermudah pekerjaannya, karena semakin mudah bahan pakan didapat maka semakin murah juga harganya yang artinya akan lebih menghemat biaya produksi pakan.

3. fokuskan penggemukan sebagai fokus budidaya. Dengan membuat satu fokus pada proses pembudidayaan ternak, maka akan membuat perencanaan dan pelaksanaan budidaya menjadi lebih efektif

 

Cara membuat konsentrat sapi

 

1. Cara Membuat Konsentrat Sapi Potong

Pertama tama adalah menentukan kandungan gizi yang ada pada konsentrat. Kandungan gizi yang ideal untuk konsentrat yaitu :

  • Kadar air maksimal 12%
  • Protein kasar maksimal 12%
  • Lemak kasar maksimal 6%
  • SK maksimal 12 – 17
  • Abu maksimal 64%

Kedua penentuan formula konsentrat. Bahan penyusun konsentrat memiliki banyak sekali variasi, namun yang terpenting adalah keseimbangan nutrisi, kandungan nutrisi, ketersediaan bahan, dan harga.

Selain harus memenuhi kebutuhan nutrisi, kita juga harus mempertimbangkan biaya yang di keluarkan. Maka harganya harus murah, oleh sebab itu sebaiknya kita menggunakan bahan pakan lokal yang tersedia di sekitar kita.

1.Bahan dan Alat Yang di Butuhkan :

  • Terpal, sekop, timbangan (bila perlu)
  • Dedak
  • Ampas Tahu
  • Jagung
  • Kapur
  • Singkong
  • Urea
  • Mineral
  • Garam
  • Kulit Kopi

Berikut contoh perbandingannya

Nama Bahan

Kebutuhan

Dedak

50

Ampas Tahu

14

Jagung

10

Kapur

0,5

Singkong

18

Urea

1

Mineral

1

Garam

0,5

Kulit Kopi

5

Total %

100

Total PK

12,2

Total TDN

68,6

2. Proses Pencampuran  :

  • Timbang bahan pakan yang di perlukan sesuai dengan formula perbandingan.
  • Setelah selesai penimbangan lakukan, giling semua bahan menjadi halus kecuali garam, urea, dan mineral , setelah itu lakukan pencampuran awal bahan bahan dalam jumlah sedikit.
  • Susun bahan dengan ditumpuk mementuk pyramid dengan bahan yang jumlahnya paling banyak ditumpuk terlebih dahulu, lalu di ikuti bahan bahan yang jumlahnya sedikit.
  • Lakukan hal tersebut secara berurutan mulai dari yang paling banyak sampai yang paling sedikit
  • Jika semuanya sudah tertumpuk, mulailah mengaduk bahan tadi dengan menggunakan sekop secara merata.
  • Pengadukan di lakukan secara merata sampai di rasa sudah tercampur semua
  • Langkah terakhir adalah pengemasan

3. Pengemasan

hal ini di perlukan untuk mempermudah penyimpanana konsentrat, penanganannya, dan supaya terhindar dari kerusakan. Jadi setelah pembuatan konsentrat selesai segeralah masukan konsentrat tadi ke dalam karung dan simpan dalam gudang (gudang jangan lembab dan sirkulasi udara baik).

2. Cara Membuat Konsentrat Sapi Perah

Pada ternak sapi perah, sapi yang hamil atau bunting memerlukan pakan tambahan atau konsentrat lebih penting daripada pakan hujau hijauan. Hal ini di karenakan selama masih bunting sapi harus memberi pakan kepada anaknya dan untuk memproduksi susu yang di perah setiap hari. Oleh karena itu sapi harus di beri pakan konsentrat.

1. Langkah Yang di Persiapkan

  • Siapkan tempat atau bagunan untuk menyimpan hasil pembuatan dan proses pembuatan konsentrat, contohnya gudang.
  • Serta alat perlengkapan untuk proses pembuatan konsentrat :
      • Tempat pembuatan
      • Sarung tangan
      • sekop
      • terpal, sebagai alas
      • karung, sebagai wadah hasil pembuatan konsentrat
      • Mesin giling, untuk menggiling bahan.
  • Melakukan survei bahan baku yang tersedia lokasi yang dapat di jadikan konsentrat.
  • Lakukan identifikasi bayaknya kadungan nutrisi dari bahan bahan yang di dapatkan.
  • Setelah itu lakukan pengumpulan bahan bahan yang di butuhkaan dengan cukup.
  • Kemudian sekarang tinggal melakukan proses pembuatan konsentrat untuk sapi perah.

Berikut ini adalah contoh perbandingan bahan yang di gunakan untuk konsentrat sapi perah :

Bahan  Yang di Butuhkan (kg) Jumlah Yang Ada (kg)
Garam

0,5

10

Dedak Padi

30

283

Roti Afkir

19

178

Bungkil Kopra

10

106

Kulit Singkong

5

106

    =   Kacang Hijau

5

54

    =   Kopi

20

231

    =   Kedelai

10

98

Kalsit

0,5

20

Jumlah

100

1000

Kandungan Konsentrat

12,98 %

Kandungan Nutrisi

66,30 %

 

 

2. Proses Pembuatan

  • Siapkan semua bahan yang di butuhkan seperti contoh diatas atau bahan yang sudah anda servei sendiri
  • Campurkan bahan dengan yang banyak terlebih dahulu kemudian di ikuti bahan yang jumlahnya sedikit secara berkala di atas terpal
  • Bahan pakan konsentrat tadi di gelar secara berlapis lalu di campur atau di aduk searah sebanyak 2 sampai 3 kali.
  • Pencampuran dengan cara manual ini dapat selesai dalam waktu 1 jam.
  • Setelah semua bahan terdauk atau tercampur merata sakarang tinggal pengemasan
  • Pengemasan konsentrat menggunakan karung yang tujuannya agar lebih mudah menatanya dan menghindari kerusakan.
  • Kemudian jika semuanya sudah di masukkan ke dalam karung, lalu di jahit ,dan di tumpuk di gudang penyimpanan pakan.

3. Cara Membuat Konsentrat Sapi Agar Cepat Gemuk

Tentu sangat menyenangkan bukan jika anda meimiliki sapi sapi yang gemuk. Nah agar ternak anda bisa cepat gemuk dalam hitungan hari, anda harus patut mencoba racikan konsentrat ini. Karena racikan konsentrat ini di percaya dan sudah terbukti dapat menambah berat badan ternak sebanyak 1,2 kg per hari, Menakjubkan bukan ?. Untuk bahan yang di butuhkan dan cara atau prosesnya ada di bawah ini :

1. Langkah Yang di Persiapkan

  • Siapkan tempat atau bagunan untuk menyimpan hasil pembuatan dan proses pembuatan konsentrat, seperti gudang
  • Dan juga alat perlengkapan untuk proses pembuatan konsentrat :
      • Tempat pembuatan
      • Sarung tangan
      • sekop
      • Timbangan
      • terpal, sebagai alas
      • karung, sebagai wadah hasil pembuatan konsentrat
      • Mesin giling, untuk menggiling bahan.
  • Mulai mencari atau membeli bahan baku yang di butuhkan untuk membuat konsentrat.
  • Lakukan identifikasi bayaknya kadungan nutrisi dari bahan bahan yang di dapatkan.
  • Setelah itu lakukan pengumpulan bahan bahan yang di butuhkaan dengan cukup.
Bahan Kebutuhan
Bungkil Keledai 20%
Dedak Halus 20%
Kopra 20%
Limbah Kue 20%
Tepung Coklat 5%
Kalsium Sedikit saja, hanya sebgai tambahan.
Onggok Singkong 15%
Jumlah 100%

 

2. Proses Pembuatan

  • Siapkan semua bahan yang di butuhkan seperti pada tabel di atas.
  • Sebelum mulai melakukan pencampuran, timbang terlebih dahulu bahan baku sesuai denga komposisi yang di butuhkan.
  • Campurkan bahan baku di mulai dari yang jumlahnya paling sedikit terlebih dahulu, kemudian di ikuti yang jumlahnya lebih banyak sampai semuanya tercampur.
  • Mulailah aduk dengan sekop sampai semuanya sudah tercampur.
  • Untuk hasil terbaik atau hasil campuran benar benar merata, masukkan bahan yang sudah tercampur tadi ke dalam mesin giling atau mixer.
  • Setelah bahan baku sudah tercampur semua maka konsentrat sudah siap di gunakan.
  • Keluarkan Konsentrat dari mixer dan mulai mengemas ke dalam karung, lalu simpan ke tempat penyimpanan pakan.

4. Cara Membuat Konsentrat Sapi Lainnya

Pada dasarnya cara untuk membuat konsentrat sapi semuanya hampir sama, hanya saja yang membedakan adalah komposisi yang ada dalam konsentrat tersebut. Untuk lebih jelasnya anda bisa mengikuti langkah langkah di bawah ini, tetapi sebelumnya anda harus menyiapkan alat alat dan bahannya dahulu.

1. Alat dan Bahan Yang di Butuhkan :

  • Penimbang
  • Sekop
  • Ember
  • Mesin Giling atau mixer
  • Hammer Mill atau Mesin Penghancur
  • Dedak 11 kg
  • Onggok 15 kg
  • Jagung 9 kg
  • Bungkil Kelapa 5 kg
  • Tetes 2,5 kg
  • Bungkil keledai 4,5 kg
  • Bungkil Kelapa Sawit 2,5 kg
  • CaCO3 0,4 kg
  • Premix 0,1 kg

2. Langkah Langkah Pembuatan

  • Setelah semua alat dan bahan baku yang di butuhkan sudah terkumpul, sekarang saatnya memulai proses pemuatan konsentrat.
  • Langkah pertama adalah menimbang semua bahan baku agar sesuai dengan komposisi yang sudah di tetapkan di atas tadi.
  • Jika semua sudah di timbang, kemudian mulailah mencampur bahan baku yang jumlahnya oaling sedikit dahulu, yaitu CaCO3 dan Premix
  • Untuk bahan baku yang berupa bongkahan dan butiran di hancuran terlebih dahulu dengan mesin penghancur atau hammer mill yang sudah di lengkapi dengan saringan.
  • Bahan baku dedak dan tetes di campurkan ke dalam ember, lalu aduk hingga rata dengan cara manual.
  • Kemudian jika semua bahan baku sudah tercampur merata berdasarkan jenisnya. Sekarang semua bahan baku di campur menjadi satu tempat.
  • Tempat yang di maksud adalah mesin giling atau mixer,
  • Biarkan bahan baku di dalam mixer selama 15 – 20 menit, agar bahan dapat tercampur dengan merata.
  • Setelah itu konsentrat di kemas ke karung dan simpan ke gudang penyimpanan pakan.

 

Tips Dalam Pemberian Pakan Konsentrat

Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam proses penggemukan sapi maka, pemberian pakan konsentrat pada sapi ternak  kalian tidak bisa diberikan dengan cara sembarangan. Ada beberapa tips yang mampu membuat pemberian pakan konsentrat pada sapi ternak agar semakin efektif.

Waktu Pemberian Pakan Konsentrat

Alangkah lebih baik apabila pemberian pakan konsentrat diberikan pada waktu dua sampai tiga jam sebelum pakan hijau diberikan. Dengan pemberian jangka waktu tersebut, selain membuat konsumsi pakan ternak menjadi maksimal, juga memberikan waktu agar pakan konsentrat dapat dicerna dengan baik.

Hal tersebut akan membuat mikroba rumen yang ada di dalam oragan pencernaan sapi ternak menjadi lebih siap untuk menerima pakan hijau sehingga penyerapan nutrisi akan lebih baik.

Pemberian Pakan Konsentrat di Campur Dengan Pakan Hijau

Alternatif lain pemberian pakan konsentrat selain dengan memberi jeda waktu adalah dengan mencampurnya  dengan pakan hijau. Hal ini juga dianjurkan kerena nafsu makan sapi ternak akan lebih meningkat dengan cara ini, sehingga sapi ternak akan mendapat nutrisi yang cukup untuk proses penggemukan.

Perhatikan Bobot Sapi

Memperhatikan bobot sapi adalah hal penting karena dengan begitu kita dapat mengukur kebutuhan konsumsi konsentrat dengan pas dan tepat. Di sarankankan untuk penggemukan sapi ternak pakan konsentrat di berikan sebanyak 2 – 2,5% dari bobot sapi per harinya. Maka, di sarankan untuk melakukan pengecekan berat badan sapi setiap hari.

Jenis Jenis Sapi Pedaging dan Perah yang Terkenal di Indonesia

Sapi Limousin

Sapi yang nama aslinya Diamond Limousine adalah sapi unggulan dari jenis sapi pedaging. Dan sudah lama menjadi daging andalan kualitas terbaik di kalangan masayarakat Indonesia. Juga termasuk dalam gen jenis sapi terbesar. Sapi yang pertama kali dibudidayakan di negara Prancis, sekarang telah banyak didapati di berbagai negara.

Sapi Metal

Berasal dari daerah Simme, salah satu wilayah di negara Swiss. Dengan berkembangnya budidaya sapi metal, kini dapat di jumpai di berbagai negara lain, seperti Amerika Serikat dan Australia, termasuk Indonesia. Juga termasuk dalam jenis sapi perah pedaging. Karena sifatnya yang cenderung jinak, maka banyak para peternak lokal yang ternak dalam porsi besar.

Sapi Brahman

Memiliki nama lain sapi india, sapi ini termasuk dalam sapi zebu. Menurut kepercayaan orang India sapi brahman adalah sapi suci da di sucikan. Sapi ini berkembang pesat di Amerika Serikat pada tahun 1949. Di indonesia sapi ini di sebut sapi super oleh peternak Indonesia karena prawakannya yang gagah, besar, dan tinggi.

Frisian Holstein

Sapi FH, sangat terkenal karena dengan adanya merk susu kaleng yang bermerk nama sapi ini (Frisian Flag). lebih 81% populasi sapi ini mendominasi di Amerika Serikat. Begitu juga di Indonesia sapi perah disini juga hampir didominasi oleh Frisian Holstein.

Meski disebutkan sapi iklim subtropis, karena asal mulanya dari Belanda. Tetapi seiring berkembangnya zaman sapi ini bisa hidup di mana saja dengan kawin silang. Hasil produksi susu sapi Holstein adalah 7200 kg/masa laktasi. Sedangkan di Indonesia bisa mencapai 10 liter susu per ekor dalam sehari.

Sapi Perah Ayrshire

Berasal dari Skotlandia Selatan. Mempunyai sifat khusus yaitu pendiam dan penurut, sehingga gampang diatur peternak. Warna kulitnya coklat belang putih. Ayrshire jantan biasanya bertanduk sedang yang tumbuh tegak ke atas. Bobot  pejantan bisa sampai 730 kg dan betina 550 kg. Dalam keadaan sehat dapat memproduksi kurang lebih 3500 liter per masa laktasi.


Sekian dari saya, semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah ilmu dan wawasan anda mengenai ternak sapi terutama dalam cara membuat konsentrat sapi secara mandiri. Sampai jumpa di artikel lainnya.