Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar Dan Mudah
Assalamualaikum.wr.wb. Bagi kalian yang sedang mempunyai anak sapi atau yang biasanya di sebut dengan pedet, cocok sekali jika kalian membaca artikel ini yang mengulas tentang cara merawat anak sapi agar cepat besar.
Pedet adalah anak sapi yang baru lahir hingga mencapai umur 8 bulan. Pedet yang baru lahir ini membutuhkan perawatan yang khusus, ketelitian, kecermatan dan juga ketekunan dibandingkan dengan pemeliharaan sapi yang sudah dewasa.
A. Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar
Pemeliharaan pedet mulai dari lahir hingga disapih merupakan bagian yang cukup penting dalam kelangsungan suatu usaha peternakan sapi.
Kesalahan dalam penanganan dan pemeliharaan pada pedet muda dengan umur sekitar 0-3 minggu bisa menyebabkan pedet mati.
Pada cara merawat anak sapi agar cepat besar yang optimal sejak lahir sangat diperlukan guna memperoleh sapi yang memiliki produksi dan produktifitas yang cukup tinggi.
Dan juga siap menggantikan sapi yang sudah tidak akan lagi berproduksi , baik sebagai induk maupun pemacek.
Pemberian hijauan kepada pedet yang masih menyusu, hanya untuk diperkenalkan saja untuk merangsang pertumbuhannya. Hijauan tersebut sebenarnya belum dapat dicerna secara sempurna dan juga belum memberi andil dalam memasok zat makanan. Perkenalkan pemberian rumput sejak pedet berumur sekitar 2 – 3 minggu.
Dengan penanganan dan perawatan yang tepat akan dapat mengoptimalakan performan pedet yang nantinya benar – benar siap menjadi replacement stock menggantikan sapi yang sudah tidak dapat berproduksi lagi.
Menurut Muljana (1996), pedet yang harus dipelihara terus setiap tahunnya untuk peremajaan adalah sekitar 30% dari jumlah populasi induk.
Untuk menghasilkan anakan sapi yang cukup kuat salah satu caranya induk sapi yang bunting sekurang – kurangnya sekitar 6 minggu sebelum beranak sudah dikeringkan dan induk sapi tersebut diberi pakan yang kualitasnya baik untuuk kesehatan.
Setelah pedet dilahirkan, itu adalah periode yang sangat kritis. Oleh karena itu perlu mendapat perawatan yang baik
Manajemen pemelihtaraan pedet adalah salah satu bagian dari proses pendapatan bibit sapi yang bermutu. Untuk itu maka sangat diperlukan penanganan yang benar mulai dari sapi itu dilahirkan sampai mencapai pada usia sapi dara.
Berikut ini hal yang sangat perlu diperhatikan dalam pproses cara merawat anak sapi agar cepat besar diantaranya adalah :
1. Penanganan Pedet Pada Saat Lahir
Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar penanganan anak sapi atau yang sering di sebut juga dengan Pedet pada saat lahir dilakukan apabila induk tidak bisa berperan sendiri secara optimal.
Hal ini menjaga agar sifat alami atau tingkahlaku dari ternak tidak rusak. Bantuan dapat diberikan dengan langkah – langkah sesuai dengan tingkah laku hewan ternak tersebut :
- Pertama bersihkan semua lendir yang terdapat pada mulut dan hidung demikian pula yang ada dalam tubuhnya, menggunakan handuk atau kain lain yang bersih.
- Buat pernapasan buatan bila pedet tidak bisa bernapas sendiri.
- Kemudian potong tali pusarnya sepanjang 10 cm dan olesi dengan iodin untuk mencegah infeksi lalu diikat tapi jangan terlalu kencang.
- Berikan jerami kering untuk alas. Dan jangan lupa juga beri colostrum secepatnya paling lambat 30 menit setelah lahir.
2. Pemberian Pakan
Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar pemberian Pakan Anak Sapi / Pedet diharapkan semaksimal mungkin agar mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.
Nutrisi yang baik pada saat masih pedet akan memberikan nilai positif saat sudah di sapih, dara dan siap jadi bibit yang prima. Sehingga produktivitas yang optimal itu dapat dicapai dengan baik.
Hal ini cukup penting dalam proses penggemukan anak sapi. Untuk mempercepat pertumbuhan anak sapi, anda tidak boleh hanya berpatok menggunakan bahan pakan serat hijauan. Karena itu kurang optimal dan juga prosesnya cukup lama.
Untuk saran saja, sebaiknya untuk cara agar anak sapi atau pedet anda cepat tumbuh besar gunakan bahan pakan berupa hijauan daan konsetrat seperti ampas tahu, bekatul, kuliat kacang kedelai dan makanan buatan pabri lain dari seperti Natural Probiotik.
Sebelum menggunakan pakan hijauan, Sebaiknya berikan pakan konsetrat terlebih dahulu agar pencernaan anak sapi dalam mencerna rumput hijauan seperti rumput gajah, jerami padi, daun jagung, daun tebu, alang – alang dan rumput liar lainnya.
Takaran untuk pemberian pakan di sesuaikan dengan berat badan anak sapi atau pedet anda. Pada umunya sebanyak 25% dari berat badan anak sapi atau pedet. Anda harus memilih pakan hijauan untuk pakan anak sapi atau pedet anda yang baik dan berkualiatas tinggi.
Yang jelas pada pembuatan pakan konsetrat anda harus memperhatikan bahan yang di gunakan untuk membuatnya. Anda bisa memberikan dalam bentuk basah atau pun kering. Berikan 2 atau 3 jam sebelum kalian ingin memberikan pakan hijauan untuk anak sapi atau pedet anda.
Anda juga harus memperhatikan hal ini :
a. Proses Pencernaan Pada Sapi Pedet.
Untuk dapat melaksanakan program pemberian pakan pada anak sapi atau pedet, ada baiknya jika kita memahami terlebih dahulu susunan dan perkembangan pada alat pencernaan anak sapi. Perkembangan pada alat pencernaan ini yang akan menuntun ke bagaimana langkah – langkah pemberian pakan yang benar.
Sejak lahir anak sapi telah mempunyai 4 bagian perut, yaitu seperti: Rumen (perut handuk), Retikulum (perut jala), Omasum (perut buku) dan Abomasum (perut sejati).
Pada awalnya saat sapi itu lahir hanya abomasum yang telah berfungsi, kapasitas abomasum sekitar 60 % dan menjadi 8 % telah dewasa.
Sebaliknya untuk rumen semula 25 % berubah menjadi 80 % saat sudah dewasa.
Ketika kecil pedet hanya akan mengkonsumsi air susu sedikit demi sedikit dengapn cara bertaha anak sapi akan mengkonsumsi konsentrat untuk awal pertumbuhan yang padat akan gizi, rendah serat kasar dan bertekstur lembut dan belajar menkonsumsi rumput. Dan anda bisa membuat abon sapi menggunakan mesin abon yang berkualitas.
b. Jenis-jenis Bahan Pakan Anak Sapi / Pedet
Kita harus mengetahui apa saja jenis tumbuhan yang mengandung protein. Jenis bahan pakan untuk anak sapi dapat digolongkan menjadi 2 yaitu:
1. Pakan Cair/Likuid
- Kolostrum Kolostrum adalah air susu yang dikeluarkan dari ambing sapi yang baru melahirkan, berwarna kekunig-kuningan dan lebih kental dari air susu normal.
- Milk Replacer atau Pengganti Air Susu (PAS) Pada fase pemberian susu untuk anak sapi atau pedet, air susu sapi asli bisa diganti menggunakan Milk Replacer/PAS. Milk Replacer yang baik kualitasnya dapat memberikan pertambahan bobot badan yang sama kalau diberi air susu sampai umur 4 minggu. Milk replacer yang baik dibuat menggunakan bahan baku yang berasal dari produk air susu yang baik seperti ; susu skim, whey, lemak susu dan serealia dalam jumlah terbatas.
- Milk replacer sebaiknya diberikan pada saat pedet sudah berusia antara 3 – 5 minggu dan jangan diberikan kepada pedet yang masih berusia kurang dari 2 minggu. Pedet yang masih berusia kurang dari 2 minggu belum bisa mencerna pati – patian dan protein selain casein (protein susu).
2. Pakan padat/kering
Manajemen Pemberian Pakan untuk awal atau pemula (Calf Starter) Pemberian calf starter dapat dimulai sejak pedet sudah berumur 2 – 3 minggu (fase pengenalan).
Pemberian calf starter bertujuan untuk membiasakan pedet agar bisa mengkonsumsi pakan yang padat dan dapat mempercepat proses penyapihan hingga usia sekitar 4 minggu.
Tetapi untuk sapi calon bibit dan donor penyapihan dini sangat kurang diharapkan. Penyapihan atau penghentian pemberian air susu dapat dilakukan apabila pedet telah mampu mengkonsumsi konsetrat calf starter 0.5 – 0.7 kg kg/ekor/hari atau pada bobot pedet sekitar 60 kg atau sekitar umur 1 – 2 bulan.
Tolak ukur kualitas pada calf starter yang baik yaitu bisa memberikan pertambahan bobot badan 0.5 kg/hari dalam kurun waktu hingga 8 minggu. Kualitas calf starter yang dipersyaratkan adalah: Protein Kasar 18 – 20%, TDN 75 – 80%, Ca dan P, 2 banding 1, kondisi segar, palatable, craked
Pemberian hijauan kepada pedet yang masih menyusu induknya, hanya untuk diperkenalkan saja guna merangsang pertumbuhan rumen.
Hijauan tersebut sebenarnya belum dapat dicerna secara sempurna dan belum memberi andil dalam memasok zat makanan. Perkenalan pemberian rumput sejak pedet berumur 2 – 3 minggu :
- Berikan rumput yang berkualitas baik dan juga mempunyai tekstur yang halus.
- Jangan memberikan silase kepada pedet atau anak sapi (sering berjamur), selain itu pedet belum bisa memanfaatkan asam dan NPN yang banyak yang tergantung dalam silase.
- Konsumsi hijauan harus mulai banyak setelah memasuki fase penyapihan dengan induknya
3. Pemberian Tambahann Vitamin Untuk Penggemukan Anak Sapi
Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar hal ini juga tidak kalah penting dari yang lain. Dalam pembuatan pakan konsetrat tambahkan juga formula tau vitamin untuk meningkatkan nafsu makan. Sudah banyak suplemen untuk anak sapi atau pedet yang di jual online maupun offline.
Misalnya Viterna, Hormonik atau Tangguh. Tangguh biasanya untuk fermentasi pakan, ssedangkan viterna, poc nasa bisa di campurkan dengan komboran atau air minum sapi . Tapi anda harus memperhatikan dosis pada obat – obatan ini. Sebaiknya baca juga aturan pemakainnya. Anda juga bisa membat pakan ternak sapi yang berkualitas.
