Jenis Rumput Pakan Kambing yang Bagus dan Bernutrisi
Salah satu bahan pakan utama untuk kambing yang paling mudah ditemukan adalah rumput. Berbagai jenis rumput pakan kambing yang bagus memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya bahkan terkenal sangat tinggi gizinya, sehingga cocok untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan produktivitas ternak.
Selain itu, sebagai bagian dari Hijauan Makanan Ternak (HMT), pemilihan rumput yang tepat juga perlu disesuaikan dengan umur kambing. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi tetap seimbang dan pertumbuhan ternak menjadi maksimal. Lalu, jenis rumput apa saja yang direkomendasikan oleh para peternak? Simak penjelasan lengkap berikut.
Jenis Rumput Pakan Kambing yang Bagus
Tiap jenis rumput memiliki keunggulan tersendiri, mulai dari pertumbuhan, kadar protein, hingga ketahanan terhadap cuaca. Berikut beberapa yang populer di kalangan peternak
1. Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) – Rumput Pakan Kambing yang Bagus dan Produktif

Rumput gajah merupakan salah satu jenis rumput yang paling populer digunakan oleh peternak di Indonesia. Tanaman ini tumbuh cepat, mudah diperbanyak, dan menghasilkan biomassa tinggi. Tingginya dapat mencapai 4–5 meter, dengan batang besar dan daun panjang berwarna hijau tua.
Kandungan gizi rumput gajah
-
Protein kasar: 10–12%
-
Serat kasar: 25–30%
-
Kalsium dan fosfor yang cukup tinggi
Keunggulan lain dari rumput gajah adalah daya tahannya terhadap pemangkasan berulang. Dalam kondisi ideal, produktivitasnya dapat mencapai 200 ton per hektare per tahun. Rumput ini cocok diberikan kepada kambing penggemukan maupun kambing perah.
Untuk hasil maksimal, berikan pupuk kandang setelah panen dan lakukan pemotongan pertama setelah umur 90 hari, kemudian setiap 40–50 hari berikutnya.
2. Rumput Raja (King Grass) – Rumput Pakan Kambing yang Bagus untuk Penggemukan

Selanjutnya ada rumput raja, hasil persilangan antara rumput gajah dan rumput lokal. Jenis ini dikenal kuat, produktif, serta sangat baik untuk program penggemukan kambing.
Ciri-ciri dan keunggulan rumput raja
-
Tumbuh tegak dengan rumpun rapat dan daun lebar.
-
Memiliki batang kokoh dengan tinggi 3–4 meter.
-
Cocok untuk daerah bercurah hujan tinggi di atas 1.000 mm per tahun.
-
Mengandung protein kasar sekitar 15–17%.
-
Produktivitasnya dapat mencapai 200–250 ton per hektare per tahun.
Selain mudah tumbuh kembali setelah dipotong, rumput raja juga memiliki tekstur lembut dan disukai kambing. Oleh karena itu, jenis ini sering digunakan dalam sistem pakan berkelanjutan di peternakan modern.
3. Rumput Setaria (Setaria sphacelata) – Rumput Pakan Kambing yang Bagus dan Tahan Cuaca

Jika kamu mencari rumput yang tahan terhadap perubahan cuaca, setaria bisa jadi pilihan tepat. Rumput ini sangat cocok dikombinasikan dengan hijauan lain agar kandungan nutrisinya lebih seimbang.
Ciri-ciri dan keunggulan
- Tumbuh tegak dan berumpun rapat dengan daun hijau gelap.
- Batangnya agak lunak dan memiliki warna kemerahan di bagian pangkal.
- Tingginya bisa mencapai 2 meter.
- Cocok ditanam di daerah dataran tinggi hingga 1.200 mdpl.
- Kandungan protein sekitar 8–12% dan serat kasar 25–30%.
- Produksi rumput segar dapat mencapai 100 ton per hektare per tahun.
Setaria dikenal memiliki rasa manis alami dan tekstur lembut, sehingga sangat disukai kambing. Dalam kondisi ideal, produksi rumput segarnya bisa mencapai 100 ton per hektare per tahun. Menariknya, tanaman ini juga tahan terhadap kelembapan tinggi dan genangan air ringan.
4. Rumput Odot – Rumput Pakan Kambing yang Bagus di Lahan Sempit

Rumput odot merupakan varian pendek dari rumput gajah, tetapi dengan daun yang lebih lembut dan pertumbuhan lebih cepat. Jenis ini sangat cocok untuk peternak rumahan dengan lahan terbatas.
Keunggulan rumput odot
- Tumbuh cepat dan bisa dipanen pertama kali dalam waktu 35–45 hari setelah tanam.
- Dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, baik di dataran rendah maupun tinggi.
- Daunnya lembut, berwarna hijau muda, dan sangat disukai kambing.
- Kandungan protein cukup tinggi, sekitar 12–14%.
- Produksi bisa mencapai 120 ton per hektare per tahun.
Selain itu, rumput odot tahan terhadap pemangkasan berulang dan mudah diperbanyak dengan stek batang. Oleh karena itu, banyak peternak memilihnya untuk sistem tanam intensif di pekarangan.
5. Tanaman Turi (Sesbania grandiflora) – Sumber Protein Tambahan dalam Rumput Pakan Kambing yang Bagus

Tidak hanya rumput, tanaman leguminosa seperti turi juga bisa menjadi pakan tambahan bergizi tinggi. Turi dikenal sebagai sumber protein, kalsium, dan fosfor yang sangat baik bagi kambing.
Ciri dan keunggulan tanaman turi
- Dapat tumbuh cepat hingga mencapai tinggi 10 meter.
- Tahan terhadap kondisi tanah kering maupun asam.
- Daunnya mengandung protein, kalsium, dan fosfor yang tinggi.
- Tekstur daun lembut dan sangat disukai kambing.
- Selain untuk pakan, akar turi juga membantu memperbaiki kesuburan tanah karena mampu mengikat nitrogen dari udara.
Daun turi bisa diberikan langsung atau dicampur dengan rumput lain agar asupan gizi lebih lengkap. Selain itu, penggunaannya juga membantu menjaga produktivitas kambing betina penghasil susu.
6. Kaliandra (Calliandra calothyrsus) – Rumput Pakan Kambing yang Bagus di Musim Kemarau

Kaliandra dikenal sebagai “bank protein alami” bagi ternak kambing karena kadar proteinnya sangat tinggi. Tanaman ini sering dijadikan campuran pakan, terutama pada musim kemarau ketika ketersediaan rumput mulai berkurang.
Keunggulan kaliandra
- Mengandung protein tinggi, sekitar 23–25%.
- Mampu tumbuh di lahan tandus hingga ketinggian 1.500 mdpl.
- Cepat tumbuh dan memiliki akar kuat yang mencegah erosi tanah.
- Daunnya bisa dikeringkan dan dibuat tepung untuk campuran pakan kambing.
- Sangat cocok sebagai sumber pakan tambahan di musim kering.
Selain menjadi sumber pakan, kaliandra juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan karena kemampuannya memperbaiki struktur tanah.
7. Indigofera (Indigofera zollingeriana)

Jenis pakan hijauan modern yang semakin populer adalah Indigofera. Tanaman ini berasal dari kelompok leguminosa yang memiliki kadar protein tinggi serta sangat mudah dicerna kambing.
Keunggulan Indigofera:
-
Protein kasar: 25–28%
-
Produksi tinggi: hingga 300 ton per hektare per tahun
-
Dapat tumbuh di lahan kering dan tandus
-
Daun lembut, tidak berduri, disukai kambing
Indigofera sangat cocok untuk program penggemukan kambing karena kandungan nutrisinya tinggi dan tidak menyebabkan kembung seperti beberapa jenis rumput lainnya.
Manfaat Rumput Pakan Kambing yang Bagus
1. Membantu Pertumbuhan Kambing Lebih Cepat
Rumput yang baik mengandung protein, serat, dan mineral penting untuk mempercepat pertumbuhan kambing. Misalnya, rumput gajah dan raja sangat cocok untuk meningkatkan berat badan kambing tanpa perlu pakan tambahan mahal. Dengan pakan bernutrisi ini, kambing tumbuh lebih cepat, tubuhnya padat, dan bulunya terlihat mengilap.
2. Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh
Kambing yang rutin makan rumput segar jarang sakit karena sistem imunnya kuat. Serat dalam rumput membantu pencernaan, sedangkan vitamin dan mineral menjaga tubuh kambing tetap bugar. Selain itu, pakan alami membuat kambing lebih aktif dan tidak mudah stres.
3. Meningkatkan Kualitas Susu dan Daging
Rumput seperti turi dan kaliandra punya kandungan protein tinggi yang bagus untuk kambing betina penghasil susu. Kambing yang makan rumput segar juga menghasilkan daging lebih empuk dan tidak berbau tajam. Hal ini tentu menguntungkan peternak karena nilai jualnya meningkat.
4. Menghemat Biaya Pakan
Rumput pakan seperti gajah dan raja tumbuh cepat dan bisa dipanen berulang kali. Peternak tidak perlu sering beli pakan tambahan, cukup tanam sekali dan rawat dengan pemupukan alami. Cara ini bisa menekan biaya pakan tapi tetap menjaga kualitas makanan kambing.
5. Ramah Lingkungan dan Bermanfaat Ganda
Selain untuk pakan, menanam rumput juga membantu menjaga kesuburan tanah dan mencegah erosi. Sisa rumput yang tidak habis bisa dijadikan pupuk organik atau bahan fermentasi pakan cadangan. Jadi, selain menyehatkan kambing, juga ikut menjaga kelestarian lingkungan.
Tips Memberikan Rumput Pakan Kambing yang Bagus
Agar hasil pemeliharaan kambing lebih maksimal, sebaiknya berikan pakan secara bervariasi dan seimbang. Campuran beberapa jenis rumput akan membantu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi ternak.
-
Berikan campuran beberapa jenis rumput agar nutrisi lengkap.
-
Tambahkan daun turi atau kaliandra untuk meningkatkan protein.
-
Potong rumput dengan ukuran sedang agar mudah dikunyah.
-
Hindari memberi rumput yang terlalu tua atau layu.
-
Pastikan pakan diberikan dalam kondisi segar dan tidak berjamur.
Sebagai tambahan, kambing sebaiknya diberi pakan hijauan sekitar 10% dari bobot tubuhnya per hari. Misalnya, kambing dengan berat 30 kg memerlukan sekitar 3 kg rumput segar setiap hari. Selain itu, jangan lupa menyediakan air bersih yang cukup agar sistem pencernaan ternak berjalan baik. Kombinasi antara rumput gajah, odot, dan setaria sangat direkomendasikan karena memiliki keseimbangan protein dan serat yang ideal.
Cara Menyimpan Rumput Pakan Kambing agar Tetap Awet
Salah satu tantangan dalam beternak kambing adalah menjaga ketersediaan rumput saat musim kemarau. Karena itu, penting bagi peternak untuk tahu cara menyimpan rumput pakan kambing dengan benar agar tidak cepat busuk dan nutrisinya tetap terjaga.
1. Keringkan Rumput Sebelum Disimpan
Setelah dipanen, jemur rumput di tempat teduh selama 1–2 hari agar kadar air berkurang. Rumput yang setengah kering lebih tahan lama dan tidak mudah busuk.
2. Simpan di Tempat yang Kering dan Tidak Lembap
Gunakan gudang atau ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan rumput langsung di lantai tanah — lebih baik taruh di atas alas kayu atau rak bambu supaya tidak menyerap kelembapan dari bawah.
3. Buat Pakan Cadangan dalam Bentuk Silase
Jika ingin menyimpan lebih lama, rumput bisa difermentasi menjadi silase. Dalam waktu sekitar 2–3 minggu, silase sudah siap digunakan dan bisa tahan hingga berbulan-bulan.
4. Gunakan Kantong Anyaman atau Karung Goni
Untuk penyimpanan harian, rumput kering sebaiknya dimasukkan ke dalam karung goni atau jaring plastik. Bahan ini bisa membantu sirkulasi udara agar rumput tidak lembap, sekaligus mencegah rumput cepat rusak.
5. Pisahkan Rumput Lama dan Baru
Saat menambah stok rumput, pastikan pisahkan antara rumput lama dan yang baru dipanen. Gunakan rumput lama terlebih dahulu agar tidak basi atau menurunkan kualitas pakan.
Kesimpulan
Rumput pakan kambing yang bagus tidak hanya mudah ditemukan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan dan kesehatan ternak. Jenis seperti rumput gajah, raja, setaria, odot, turi, kaliandra, dan indegofera merupakan pilihan terbaik karena kandungan nutrisinya lengkap dan mudah dibudidayakan.
Dengan pemilihan jenis yang tepat serta cara penyimpanan yang baik, peternak bisa menghemat biaya pakan dan menjaga produktivitas ternak sepanjang tahun. Penggunaan mesin pencacah rumput juga sangat membantu, karena membuat proses pemberian pakan lebih cepat dan efisien.
Pada akhirnya, pengelolaan rumput pakan kambing yang baik adalah kunci sukses dalam beternak. Dengan perencanaan yang tepat, usaha ternak kambing rumahan dapat berjalan lebih efisien, produktif, dan tentunya menguntungkan dalam jangka panjang.
