Cara Ternak Sapi Betina Dengan Baik Yang Mudah Di Lakukan
Assalamualaikum. wr. wb. Hay teman – teman bagi anda yang sedang menjalankan bisnis peternakan atau bagi anda yang memelihara hewan ternak sapi. Cocok sekali nih jika membaca pada artikel ini tentang cara ternak sapi betina
Cara Ternak Sapi Betina Dengan Pemberian Pakan Yang Baik
Indonesia sangat kaya sekali dengan berbagai macam jenis ternak, salah satu hewan ternak yang mempunyai banyak keuntungan yaitu sapi. Sapi merupakan salah satu hewan ternak yang memiliki banyak sekali keuntungan bagi pemiliknya.
Diantara keuntungannya yaitu sapi dapat diambil susunya sebagai minuman olahan, daging dan juga kulitnnya dapat di jadikan bahan makanan untuk manusia. Selain itu juga kulit sapi bisa di jadikan kerajinan tangan salah satu contohnya adalah tas kulit sapi.
Selain di jadikan untuk bahan olahan makanan sapi juga bisa dijadikan alat transpotasi untuk menarik gerobak dan juga membajak sawah.
Di Indonesia budidaya sapi terlalu minim dan usaha berternak sapi masih dengan menggunakan sistem tradisional dan dijadikan usaha sampingan.
Pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin meningkat sehingga membuat jumlah permintaan dan kebutuhan daging juga cukup tinggi, terutama daging sapi.
Namun, jumlah produksi daging sapi saat ini masih belum bisa memenuhi jumlah kebutuhan masyarakat terhadap daging.
Pilih pakan sapi yang mengandung gizi yang cukup untuk kebutuhan sapi tersebut, pakan haruslah mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin. Serta pakan tersebut dalam keadaan yang baik dan agartidak ada bibit penyakit yang bisa merusak pakan tersebut.
Dalam cara ternak sapi betina, pakan sapi merupakan hal nomor satu yang harus di perhatikan karena pakan yang baik akan sangat mempengaruhi penggemukan sapi tersebut.
Namun, kadang pakan juga menjadi masalah karena ada sebagian sapi yang cocok dengan beberapa jenis pakan.
Kalangan masyarakat sehingga pelaku usaha atau pembudidaya sapi betina berpikir bagaimana cara ternak sapi betina yang mudah tersebut.
Tidak semua orang bisa melakukan cara ternak sapi betina, hal ini disebabkan karena ketidak tahuan mereka dalam melakukancara ternak sapi betina.
Cara ternak sapi betina dengan cara penggemukan tidak dilakukan dengan cara memberikan pakan saja, namun pemberian vitamin juga sangat perlu.
Pada proses cara ternak sapi betina terdapat beberapa hal yang harus di perhatikan dalam hal memilih jenis pakan sapi. Jika anda ingin membuat bakso dari daging sapi anda bisa menggunakan mesin pembuat bakso.
Jenis Pakan Sapi betina
1.Pakan Hijau
Pakan hijau sangat baik sekali untuk sapi terutama pada saat masa penggemukan. Pakan hijau yang dapat diberikan yaitu jenis rumput contohnya siratro, lamtoro, gamal, centro.
Daun lamtoro, limbah dari pertanian yaitu jerami. Pakan hijau merupakan salah satu pakan utama sapi, jadi pakan harus masih segar agar sapi mendapatkan gizi yang cukup.Anda juga bisa mempelajari jenis pakan ternak yang lain.
2.Pakan Konsentrat
Pakan konsentrat atau sering juga disebut pakan penguat yaitu berupa pakan olahan seperti dedak padi yang telah dicampurkan oleh bungkil kelapa, tepung tulang dan garam dapur.
Pakan konsentrat ini terdiri 70% dedak, 30% bungkil kelapa, 0,5% tepung tulang dan 1% garam dapur, komposisi olahan tersebut harus sesuai agar gizi seimbang untuk kebutuhan sapi tersebut.
Cara Pemberian Pakan untuk Sapi betina
Pakan untuk penggemukan sapi harus diatur agar penggemukan sapi betina tersebut mencapai target yang kita harapkan. Nah, bagi pebisnis sebaiknya memberikan pakan hijau lebih banyak porsinya dari pada olahan konsentrat, karena pakan hijau adalah makanan utama untuk sapi.
Waktu yang cocok dalam pemberian pakan yaitu pada pukul 8 pagi, 12 siang, dan 5 sore, tiga kali dalam sehari merupakan standar waktu pemberiaan pakan untuk ternak.
Cara Ternak Sapi Betina Dalam Pemilihan Sapi Betina Yang Baik
Banyak cara ternak sapi betina yang perlu dilakukan dengan benar termasuk ketika akan melakukan proses perjodohan dan perkembang biakan sapi.
Salah satu poin yang harus di perhatikan dan juga dilakukan dengan benar dan tepat agar proses pengembangbiakan sapi dapat segera memperoleh hasil yang baik adalah proses memilih sapi betina secara selektif.
Sapi betina yang memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang baik tentu akan lebih cepat hamil dibandingkan sapi betina yang tidak dipilih secara benar.
Berikut ini beberapa cara memilih sapi betina yang baik dan benar untuk mengembangbiakkan baik secara alami maupun melalui proses inseminasi buatan. Anda bisa memakai mesin pencacah rumput untuk menghaluskan rumput tersebut.
1.Perhatikan penampilan luar sapi betina
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih sapi betina yang baik untuk digunakan sebagai indukan adalah dengan memperhatikan penampilan fisik luar dari sapi tersebut.
Penampilan luar atau fisik dari betina yang umum bisa ditentukan seperti kondisinya yang harus terlihat sehat, mata maupun kulit yang mengkilap, memiliki kulit dan bulu yang sesuai dengan jenis sapinya, dan beberapa penampilan fisik yang lainnya.
2.Perhatikan ukuran sapi betina
Selain dari penampilan fisik, ukuran sapi betina pada setiap bagian tubuhnya juga harus bisa memenuhi syarat dan terlihat sesuai dengan usia dan proporsional.
Leher panjang dan besar serta bentuk tubuh yang seperti balok bagi sapi potong atau seperti taji bagi sapi perah. Bentuk kakinya juga harus terlihat kokoh agar mampu menopang tubuh dari sapi secara sempurna.
3.Gunakan kartu skor
Kartu skor merupakan sebuah sistem pencatatan yang biasanya digunakan untuk memberikan nilai terhadap setiap jenis sapi seseuai dengan tipe ternaknya.
Skoring digunakan untuk menentukan dan menilai bentuk tubuh mulai dari bagian depan, tengah, dan juga belakang. Penilaian skoring dan faktor yang dinilai tentu akan berbeda untuk tipe jenis sapi perah ataupun sapi potong.
4.Umur yang cukup
Cara memilih sapi betina yang baik untuk dijadikan indukan dalam proses perkembangbiakan secara alami maupun melalui inseminasi buatan adalah harus memiliki umur yang sudah cukup terlebih dahlu.
Sama halnya dengan manusia, alat reproduksi pada sapi betina ini dapat berkerja secara optimal dan mampu menghasilkan anakan ketika sudah memiliki usia yang sudah cukup dewasa.
5.Mengukur organ reproduksi
Untuk memilih sapi betina yang akan digunakan sebagai indukan maka organ reproduksinya harus diukur dan diperhatikan dengan baik juga. Organ reproduksi sapi betina yang akan digunakan sebagai indukan haruslah dalam kondisi yang baik, baik secara bentuk maupun ukuran dan faktor penentu yang lainnya.
6.Memperhatikan perilaku seksualnya
Selain memiliki kondisi fisik yang baik maka mental seksual dari sapi betina yang akan dipilih untuk dijadikan indukan dalam proses perkembangbiakan merupakan salah satu langkah dalam proses atau cara pememilihab sapi betina yang baik. Sensualitas sapi betina harus sudah terlihat cukup kuat dan mempunyai birahi yang terjaga.
7.Nafsu makan yang terjaga
Langkah terakhir yang perlu diperhatikan dalam memilih sapi betina yang akan digunakan sebagai indukan dalam proses perkembangbiakan sapi adalah dengan memperhatikan nafsu makannya juga.
Nafsu makan calon indukan sapi betina harus terjaga terus agar asupan nutrisi di dalam tubuhnya tetap terpenuhi dan terjaga.
Itulah beberapa cara memilihi sapi betina yang baik untuk dijadikan calon indukan dalam proses perkembangbiakan sapi, baik secara alami atau pun melalui proses batuan inseminasi buatan. Pilihan yang tepat dari calon indukan ini sangat menentukan hasil yang akan diperoleh nantinya.
Tips Cara Ternak Sapi Betina bagi Pemula
ini akan cukup membantu anda yang baru mempunyai rencana untuk mengembangkan ternak sapi anda maupun baru memulainya. Diantara Tips Ternak sapi bagi pemula yaitu baca di bawah ini :
- Persiapkan modal : modal untuk beternak sapi ini lumayan cukup banyak mulai dari 15 juta sampai ratusan juta, tergantung keadaan saku anda.
- Pilihlah bibit yang unggul dan jenis bibit yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi, bibit yang unggul akan menghantar kita pada kesuksesan. Dan akan mempercepat bisnis anda menjadi berkembang pesat. Contohnya seperti sapi ongole, sapi PO (peranakan ongole), sapi bali,dan sapi madura.
- Sediakanlah tempat yang nyaman untuk sapi dan buat masyarakat. Untuk tempat sapi ini lumayan membutuhkan lahan yang cukup luas. Karena ukuran tempat sapi minimum itu sekitar 1,5x 2,5 meter per ekor. Dan sebaiknya tempat ternak anda itu jauh dari pemukiman warga ,karena sapi itu mempunyai kotoran yang berbau. Ukuran kandang yang nyaman untuk satu betina dewasa yaitu sekitar 1,8 x 2 meter.
- Pakan untuk sapi itu sangat banyak tidak seperti pada kambing. Kalau bisa menyediakan pakan yang hijau – hijauan maka lebih baik,tapi jikalau didesa anda tidak terdapat penghijauan maka lakukanlah system pembuatan pakan fermentasi.
- Mandikan dan bersihkanlah tempat sapi itu sendiri secara berkala, kuman akan terhambat perkembangannya jika kita membersihkan dan memandikan sapi maksimal 2 kali sehari.sehingga sapi tersebut akan sehat dan gemuk.
Cara Memelihara Sapi Yang Paling Sederhana
1.Menyediakan Kandang
Kandang yang nyaman bagi ternak adalah kandang yang bersih,kering dan hangat.
Kandang harus dibuat agar memenuhi kriteria di bawah ini :
-> Cukup mendapatkan cahaya sinar matahari, aliran udara yang lancar dan beratap, supaya sapi tidak kepanasan atau pun kehujanan.
-> Mempunyai saluran pembuangan yang lancar dan juga tempat pembuangan kotoran yang memadai yang terbuat dari bahan yang kuat agar tidak melukai Sapi dan tahan lama.
-> Lantai kandang datar yang cukup keras, lalu dilengkapi dengan garis-garis yang tebal mengarah dari depan ( kepala ) kebelakang ( pantat sapi ) dan makin kebelakang semakin dalam.
-> Kandang dilengkapi dengan tempat pakan dan juga tempat air minum.
-> Ukuran kandang Sapi dewasa panjang sekitar 2 m,lebar 1,5 m dan tinggi 2 m untuk 1 ekor.
2.Memilih Indukan Sapi
Sapi Betina yang di pilih harus Sehat.Asal usul harus diketahui( Dari keturunan produktif, tidak inbreeding ) Mempunyai sifat keindukan yang baik, yaitu
-> Kepala sampai leher halus dan cukup ramping.
-> Pada bagian pinggul lebih besardibandingkan dengan bagian dada.
-> Ambing(tetek) besar serta puttingnya sejumlah 4 buah yang sejajar dan simetris.
-> Kakinya besar,kuat, berdiri tegak dan simetris.
-> Maksimal 2 kali beranak dan cukup produktif.
-> Tinggi kumba minimal sekitar 110 cm.
-> Panjang badan minimal sekitar 115 cm.
3.Merawat Kesehatan Hewan
Merawat kesehatan hewan dengan meliputi mencegah dan mengobati penyakit. Mencegah penyakit dapat dilakukan dengan cara menerapkan biosekuriti yaitu :
-> Mengupayakan kandang dan lingkungannya agar selalu bersih.
-> Melakukan penyemprotan kandang secara teratur atau rutin.
-> Memvaksinasi sapi sesuai rekomendasi dari Dinas peternakan setempat.
-> Memisahkan atau mengandangkan tersendiri sapi yang sakit dan sapi yang baru saja datang dari daerah lain.
Beberapa penyakit yang umumnya menyerang sapi adalah kembung perut ( bloat/timpani) dan cacingan. Kedua penyakit ini dapat dicegah dengan cara pelayuan hijauan yang diberikan pada sapi.
Penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah penyakit jenis jembrana,ngorok dan diare ganas yang dapat menular.Jika sapi anda terserang penyakit seperti itu, Segera laporkan kejadian yang tidak biasa pada sapi ke Dokter Hewan atau Petugas Kesehatan Hewan terdekat.
4.Mengatur Reproduksi
Sapi siap kawin pada umur 15 sampai 20 bulan untuk betina pada umur 15 sampai 24 bulan untuk jantan,yang ditandai dengan munculnya berahi. Sapi dapat dikawinkan 12-18 jam sejak munculnya tanda-tanda berahi tersebut.
Jika perkawinan itu berhasil,sapi akan bunting selama 283 hari. Setelah Anak sapi sudah berumur 3 bulan anak sapi sudah dapat disapihn dari induknya. Lalu induknya dapat dikawikan lagi.
5.Cara Merawat Sapi Melahirkan Dan Tanda Tanda Sebelum Melahirkan
1. Ambingnya sudah turun dan putingnya mulai mengeras .
2. Tulang pelvis dan dua tulang yang menonjol di punggung bagian belakang atau legoknya (tingkat kecekungannya) mulai cukup dalam.
3. Mulai keluar lendir sedikit demi sedikit
4. Dua minggu menjelang kelahiran, biasanya sapi makan sangat rakus. Bila menjelang kelahiran, nafsu makan terjun dengan bebas, sapi kadang tidak doyan makan, harus diwaspadai karena dapat menyebabkan Milk Fever .
5. Sapi lebih suka menyendiri dari sekumpulan teman-temannya.Karena naluri induk sapi selalu ingin melindungi anaknya itu.
6. Menjelang kelahiran, biasanya hanya tidur – bangun- tidur – bangun sambil mengendus-endus pada tempat yang cocok untuk bersalin. Lalu siapkan jerami kering secukupnya saja, yodium tinctur/ obat merah/ betadine dan kain kering.
7. Menjelang beranak,vaginanya harus selalu dipantau terus. bila air ketubannya sudah mulai pecah, segera cermati kalau” pedet atau bayinya perlu dibantu keluarnya dengan cara ditarik.
8. Saat kelahiran berlangsung, angkat kaki depan pedet sehingga kepala pedet ada dibawah dalam beberapa saat.
9. Dekatkanlah pedet dengan induknya agar dipijat dan dikeringkan badannya.
Sebab dapat berperan dalam memperlancar pembuluh darah pada pedet.
Bila induknya tidak mau menjilati, segera kita lap pedet tadi sampai kering demgan menggunakan kain atau apa.
Setelah 15 menit kemudian, pedet akan berdiri dan berjalan mencari puting induknya itu.
10. Bila induk tidak mau menyusui, peras air susunya minimal 1liter untuk pedet.
Gunakan minimal 0,5 liter di dua jam pertama harus diberikan,
11. Bila sudah lepas kolostrum, dapat dilakukan pembelian pedet > 7 hari yang bisa dipelihara bersama dengan 1 – 2 pedet lain yang dibeli dari tempat yang lain.
Demikian artikel yang dapat saya tulis tentang Cara Ternak Sapi Betina Dengan Baik Yang Mudah Di Lakukan.
Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang menjalankan bisnis ternak agar wawasan dan pengetahuannya lebih luas. Terimakasih untuk anda yang sudah membaca dan terimakasih telah menyempatkan waktu anda. Wassalamualaikum. wr. wb.
