Select Page

Pada Artikel kali ini saya akan membahas dan memberi tahu tentang cara penggemukan kambing. Bagi yang peternak kambing, kuy baca artikel ini agar usaha Anda sukses dan maju.

Cara penggemukan kambing bisa Anda lakukan pada saat kambing berumur 4 sampai 8 bulan. Dimana pada usia tersebut sangat efektif untuk meningkatkan berat badan atau bobot ternak kambing. Proses pembesaran daging kambing dan pertumbuhannya bisa dimaksimalkan selama 3 bulan.

Ternak kambing dengan pola penggemukan ini adalah peluang bisnis yang bagus dan mempunyai prospek yang cerah.Cara penggemukan kambing bisa Anda lakukan tanpa harus mengarit tanama hijau untuk pakan, mengembalakan kambing, dan pada masa penggemukan ini kotoran kambing Anda tidak bau sama sekali.

Sebelum Anda melakukan program penggemukan kambing, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan, yaitu :

Tempat dan Lokasi

Ada beberapa faktor yang harus Anda perhatikan dalam menentukan tempat cara penggemukan kambing.

  • Pastikan tempat dalam kondisi teduh/tidak terkena matahari langsung,tetapi masih ada sinar matahari sedikit yang masuk ke kandang.
  • Sirkulasi udara yang lancar,sehingga hewan ternak Anda selalu mendapatkan pasokan udara yang segar.
  • Jaga suasana tetap tenang,usahakan lokasi jauh dari suara bising,keramaian dan hal-hal yang dapat membuat hewan ternak menjadi stres.
  • Menjaga kondisi lingkungan tetap bersih,dengan bersihnya lingkungan akan memberikan dampak positif pada hewan ternak Anda.

Kandang Kambing

cara-penggemukan-kambing

Kandang adalah faktor penting dalam melakukan usaha cara penggemukan kambing. Karena kandang menjadi tempat tinggal kambing setiap harinya.

Ada syarat membuat kandang kambing , mempunyai beberapa standar kelayakan yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan fatal dalam pemeliharaan ternak kambing.

Sebaiknya kandang kambing berbentuk panggung,memiliki penampungan feses,mempunyai penampungan urin,ada tempat untuk meletakkan pakan dan air minum. Jika semua sistem kandang tersebut diterapkan dengan benar maka akan memiliki manfaat.

Adanya penampungan feses dan urin nantinya bisa dijadikan pupuk organik yang murah namun dengan kualitas yang tidak kalah dengan pupuk kimia. Menaruh tempat makan dan air minum yang baik akan memudahkan pemberian pakan pada kambing.

Ukuran kandang dalam penggemukan kambing hendaknya menyesuaikan dengan jumlah kambing yang akan Kamu ternakkan.

Misalnya jika Anda memelihara 10 ekor kambing maka diburuhkan kandang dengan ukuran 3 m x 1,5 m dengan lebar dibagi dua,bagian luar dan dalam atau untuk tempat makan dan tempat minum.

Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit yaitu salah satu faktor yang tidak kalah pentingnya dalam penggemukan kambing. Sebab pemilihan bibit hendaknya Anda lakukan dengan benar. Karena akan berpengaruh terhadap proses penggemukan kambing.

Semakin unggul bibit yang Kamu pilih semakin besar keuntungan dalam berhasilnya proses penggemukan kambing. Berikut akan kita berikan beberapa ciri bibit kambing terbaik.

  • Anda bisa melihat melalui postur tubuh kambing,yaitu kambing mempunyai leher yang panjang,kaki terlihat panjang,perut tidak tampak buncit,bagian punggung rata/tidak cekung dan badan tampak panjang.
  • Melalui gerakannya. Bibit kambing yang baik memiliki pergerakan yang cukup lincah. Kamu bisa lakukan tes simpel untuk melakukan uji gerakan kambing. Pada saat kambing dalam posisi duduk Anda bisa mendekati kambing tersebut dan kambing akan berdiri. Apabila pada saat berdiri kambing bergerak lambat maka kambing tersebut kurang sehat. Akan tetapi bila kambing bergerak sigap maka kambing tersebut sehat.
  • Kamu dapat melihat fisik kambing,bibit kambing yang baik mempunyai fisik yang sehat. Mata tampak cerah dan tidak sayu,hidung tidak mengeluarkan lendir,bulu bersih,halus dan tidak kusam,tidak ada luka atau penyakit kulit,dan anus tidak menunjukkan tanda mencret.

Pemeliharaan Kambing

Proses pemeliharaan cara penggemukan kambing adalah proses yang paling lama. Namun lebih lama jika Anda memelihara ternak kambing biasa. Proses pemeliharaan yang betul akan meningkatkan penggemukan kambing secara cepat. Proses pemeliharaan ini meliputi antara lain :

  • Pemberiaan makan dan minum. Pada umumnya makanan kambing yaitu rumput,sedangkan untuk proses penggemukan,pakan yang bisa Anda pakai adalah fermentasi padi,jerami ataupun gedebog pisang. Bahan-bahan tersebut mudah Anda dapatkan. Pemberian pakan hendaknya dilakukan secara teratur dan sediakan air minum secukupnya.
  • Pemeliharaan kesehatan kambing,dengan pola makan menggunakan makanan proses amoniasi maka daya tahan kambing akan lebih kuat. Tidak mudah sakit dan terserang virus maupun bakteri. Ini adalah keuntungan lebih yang dihasilkan peternak dengan memberikan pakan fermentasi. Pemberian fermentasi yang teratur diharapkan pertumbuhan serta penggemukan kambing bisa sesuai target yaitu sekitar 4 kg/minggu atau dalam 3 bulan Anda sudah bisa memanen kambing Anda.
  • Menjaga kebersihan kandang. Kebersihan kandang akan memberikan dampak yang positif,maka Anda diwajibkan untuk selalu membersihkan kandang ternak kambing secara rutin. Jika dibutuhkan lakukan 1 kali seminggu,Anda jangan khawatir kotoran kambing tidak akan menimbulkan bau. Karena sudah diberikan pakan fermentasi. Mandikan ternak kambing Anda 1 kali dalam sebulan. Agar kambing terlihat bersih dan jika dijual harganya akan lebih mahal.

Pakan Fermentasi untuk Membantu Penggemukan Kambing

Fermentasi pakan adalah proses amoniasi terhadap pakan ternak supaya kandungan nutrisi yang terdapat pada pakan ternak hijauan (pakan serat) bisa disimpan dan bertahan dalam kurun waktu lama.

Sedangkan amoniasi merupakan cara pengolahan kimia untuk meningkatkan kadar cerna bahan pakan hijauan (berserat) serta kadar protein dengan menggunakan amoniak (NH3) sebagai bahan kimia. Pakan ternak fermentasi ini biasa diberikan pada binatang ternak ruminansia seperti kambing, sapi dan kerbau.

Tujuan utama cara membuat pakan kambing fermentasi pada hewan ternak supaya saat menyimpan pakan ternak yang tersedia dalam jumlah banyak bisa bertahan lama tanpa mengurangi kandungan nutrisi yang ada pada pakan tersebut. Sehingga hal ini sangat membantu peternak kambing dalam memberi pakan hijaun (serat) di saat musim kemarau.

Kelebihan Fermentasi Pakan Kambing Untuk Beternak

cara-penggemukan-kambing

Dibandingkan dengan pakan alami yang kita berikan langsung pada kambing ternak,cara membuat pakan kambing fermentasi mempuyai beberapa kelebihan. Diantaranya adalah:

  • Dapat memperbaiki sistem pencernaan pada kambing
  • Bisa meningkatkan produksi susu pada kambing, terutama pada kambing etawa
  • Membuat kambing ternak cepat gemuk atau bertambah berat badannya secara alami dan sehat
  • Pakan fermentasi dapat disimpan sesuai dengan kebutuhan (pakan ternak dapat bertahan lama mengurangi jumlah kandungan nutrisi)
  • Dapat mempercepat petumbuhan sebab pakan ternak fermentasi terdapat nutrisi penambah nafsu makan
  • Daging ternak kambing menjadi lebih rendah kolesterol serta tidak prengus
  • Membantu menjaga dan meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh pada kambing ternak
  • Dapat mengurangi amoniak atau bau kotoran hewan yang tidak enak sehingga dapat mengurangi pencemaran udara lingkungan
  • Kotoran ternak kambing yang diolah menjadi pupuk memiliki kualitas yanng lebih unggul
  • Urine pada kambing lebih sedikit dan dapat digunakan sebagai biogas alami, sehingga pemeliharaan ternak kambing lebih mudah

Pemberian pakan fermentasi terhadap hewan ternak khususnya pada kambing memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Hal ini terlihat pada kualitas daging kambing serta harga jual yang mengalami peningkatan secara drastis. Kualitas kambing yang semakin baik akan berbanding lurus dengan harga jual. Sehingga mampu untuk mendongkrak omset penjualan kambing ternak.

Kelemahan Pakan Fermentasi Kambing

Tahukah Anda, apa saja dampak negatif cara membuat pakan kambing fermentasi pada ternak kambing? Pakan fermentasi merupakan pakan hijauan dan bahan lainnya yang difermentasi menggunakan mikroorganisme untuk menghasilkan energi dan nutrisi yang lebih berkualitas.

Bahan-bahan yang biasa difermentasi adalah hijauan, limbah pertanian seperti daun singkong, jerami padi, dan sebagainya. Fermentasi pakan jerami menjadi salah satu solusi bagi peternak untuk menyediakan pakan yang dapat diawetkan untuk mengantisipasi kekurangan pakan di saat jumlah yang tersedia di lahan sedikit.

Cara membuat pakan kambing fermentasi menghasil fermentasi yang memiliki komposisi nutrisi yang berbeda daripada bahan pakan sebelum difermentasi. Pada proses fermentasi pakan kambing terjadi penambahan sejumlah energi dan juga nutrisi lainnya yang sebelumnya tidak tersedia dalam hijauan.

Dalam dunia peternakan sendiri, fermentasi bahan pakan kambing bertujuan menyediakan pakan kambing di saat hijauan sulit didapatkan, menambah nilai nutrisi kambing sehingga lebih komplit, serta mengawetkan bahan pakan hijauan yang berlimpah di saat hujan.

Akan tetapi, dampak negatif pakan fermentasi ini pun tidak bisa Anda abaikan. Respirasi anaerobik merupakan pakan alternatif yang merupakan hasil olahan teknologi pakan ternak untuk menghasilkan pakan dengan energi yang lebih tinggi dan bernutrisi. Pakan fermentasi digunakan untuk pengganti hijauan yang sangat minim di saat musim kemarau.

Makanan ternak fermentasi sebenarnya sangat menguntungkan bagi peternak karena menjadi solusi untuk ketersediaan pakan di saat masa-masa sulit untuk mendapatkan pakan. Namun, pemberian pakan fermentasi yang terus-menerus juga sangat merugikan ternak.

Dampaknya

Beberapa hal yang terjadi akibat pemberian pakan fermentasi yang diberikan secara terus-menerus di antaranya kambing mengalami defisiensi nutrisi, kambing menjadi semakin kurus, pertumbuhan kambing terlambat, bahkan kambing bisa terkena penyakit yang disebabkan defisiensi nutrisi pakan.

Nutrisi, vitamin dan mineral yang lengkap sangat dibutuhkan oleh kambing untuk memicu pertumbuhannya dan juga produksi susu pada kambing. Terkadang, peternak hanya asal menerapkan hal baru yang instan dan sangat mudah untuk menjalankan usaha ternak kambing.

Alat dan Bahan Untuk Membuat Fermentasi Pakan Kambing

Dalam pembuatan pakan fermentasi untuk kambing ternak, kita membutuhkan beberapa alat dan bahan. Apa saja alat serta bahan untuk membuat pakan fermentasi kambing ternak itu, berikut ini ulasannya:

  1. Pisau pemotong atau cacah atau bisa juga golok digunakan untuk memotong bahan pakan yang akan difermentasi.
  2. Terpal, tong besar atau plastik besar digunakan sebagai tempat menampung bahan fermentasi yag telah di potong-potong.
  3. Gedebog pisang dan jerami juga bisa merupakan bahan alami yang digunakan sebagai bahan utama membuat fermentasi pakan kambing. Kebutuhan bahan alami ini adalah 80%.
  4. Tetesan air tebu atau gula pasir dan garam.
  5. Suplemen probiotik (suplemen yang umum digunakan yaitu probiotik SOC-HCS.
  6. Dedak atau bekatul bisa juga ditambah dengan ampas tahu kebutuhannya ialah 20%. Diman komposisinya 15% untuk ampas tahu dan 5% untuk dedak atau bekatul.
  7. Air secukupnya.

BAHAN DAN UKURAN:

  1. 1000 kg atau dapat juga dikira-kira sekitar 5-8 ikat jerami padi , dipilih yang sudah kering, kemudian dicacah panjang 5 cm, tujuan pencacahan jerami ini untuk memudahkan terjadinya proses fermentasi dan ketika nanti pakan fermentasi sudah siap diberikan ke kambing, ternak kambing akan mudah memakan dan mengunyahnya. Cara mudah untuk mencacah jerami dalam jumlah banyak, idealnya menggunakan mesin pencacah rumput jerami.
  1. 20-25 Lt, tetes atau molase jika tidak ada dapat diganti gula yang dilarutkan. Penggunaan larutan gula memang lebih mahal dibandingkan dengan tetes tebu, namun untuk jangka panjangnya akan lebih aman menggunakan larutan gula jawa atau gula aren.
  1. 1 botol probiotik ( jenis dan merknya sangat beragam, silahkan gunakan sesuai pilihan anda masing-masing )
  1. 250-300 Lt. Air untuk melarutkan probiotik dan tetes
  1. Bekatul atau dedak padi sebanyak 30 kg

PERALATAN:

  1. Tempat untuk fermentasi jerami bisa berupa tembok semen, bis semen, drum plastik, plastik bening, silahkan disesuai dengan kemampuan dana dan jumlah ternak
  2. Alat pemotong berupa mesin pencacah rumput jerami atau sabit atau sejenisnya
  3. Ember atau timba, gembor, terpal plastik atau karung plastik

Cara Pembuatan Fermentasi Pakan Kambing Ternak

cara-penggemukan-kambing

Gedebog pisang merupakan limbah yang pemanfaatannya kurang maksimal. Sebagian besar batang pisang hanya dipotong-potong dan dibiarkan membusuk.

Pemanfaatannya masih sangat minimal, paling hanya digunakan sebagai penancap pada pertunjukan wayang kulit, sebagai kembang mayang pada upacara pernikahan, bendungan pinggiran sungai supaya air tidak meluap, untuk dibuat kapal-kapalan oleh anak-anak, pembungkus karbit pada pengimbuan buah-buahan, dan lain-lain.

Bagaimana kalau gedebog pisang digunakan sebagai pakan ternak?
fermentasi-dari-gedebog-pisang

Masalahnya kalau sudah di kandang mungkin berbeda dengan di laborat. Kambing atau dombanya mau nggak makan batang pisang, kalaupun mau baik ndak untuk kesehatan dan pertumbuhan kambing dan dombanya.

Penelitian Gedebog Pisang

cara-membuat-pakan-fermentasi-kambing

Batang pisang untuk kambing, domba atau sapi, ada  juga penelitian yang membahas soal penggunaan gedebog pisang untuk dijadikan pakan kambing atau domba. Dalam pemanfaatannya sebagai ransum pakan kambing dan domba, gedebog pisang ini harus ditambahkan bahan-bahan lain. Bahan tambahan dapat berupa jagung, dedak padi, dan molases.

Untuk bahan tambahan dalam penelitian ini nanti saya ada diparagraf selanjutnya. Penambahan ini supaya kualitas ransum menjadi lebih baik. Mengingat gedebog pisang mempunyai banyak kekurangan dalam kualitas ransumnya.

Kandungan airnya yang tinggi, serat kasarnya yang sulit dicerna, karbohidrat yang sulit terlarut, protein kasar yang rendah dan mudah busuk tentunya.

Batang pisang memiliki kandungan nutrisi bahan kering (BK) 7,5%, protein kasar(PK) 5,9%, serat kasar(SK) 26,6% dan lemak kasar(LK) 2,2%.

Tepung bonggol pisang mengandung pati (karbohidrat) sebesar 66,2%, serat kasar 10,23%, protein 5,88%, dan lignin 33,51%. Kandungan lignin pada batang pisang ini tinggi, jadi hal ini bisa berpengaruh terhadap kinerja mikroba dalam mencerna makanan.

Ciri-Ciri Fermentasi Pakan Kambing yang Anda Buat Sudah Jadi

Setelah Anda membuat pakan fermentasi, sebaiknya kita mengecek dulu sebelum pakan tersebut diberikan pada kambing ternak. Apakah pakan kambing fermentasi yang Anda bikin sudah jadi atau belum. Nah untuk mengetahui pakan fermentasi yang kita buat sudah jadi dapat dilihat dari:

  • Suhu bahan yang kita buat pakan fermentasi meningkat atau istilah menjadi hangat saat kita pegang. Yang semula gedeboknya dingin menjadi sedikit hangat.
  • Yang kedua terlihat ada perubahan warna pada bahan fermentasi yang kita buat.
  • Terakhir, bahan fermentasi yang semua kaku menjadi lapuk/empuk atau lunak.

Cara Memberikan Fermentasi Pakan Kambing pada  Ternak

pakan-hijauan

Setelah pakan fermentasi yang kita buat jadi (mempunyai ciri-ciri sesuai dengan fermentasi pakan ternak yang sudah jadi), sekarang kita sudah bisa memberikan pakan tersebut pada kambing ternak. Berikut ini merupakan cara supaya hewan ternak mau memakan pakan fermentasi yang telah kita buat. Diantara caranya yaitu:

  • Sebelum kita memberikan pakan fermentasi pada kambing ternak, pakan fermentasi di angin-anginkan terlebih dulu sekitar 15 menit. Hal ini bertujuan supaya pakan fermentasi tidak lembab saat dimakan kambing ternak. Ketika pakan lembab bisa memungkinkan kambing ternak tidak menyukainya bahkan tidak mau memakannya.
  • Pakan fermentasi sangat baik diberikan kambing ternak pada waktu pagi dan sore hari setelah kambing memakan makanan alami (hijaun daun-daun atau rumput). Hal ini bertujuan agar kambing tidak kaget dengan pakan fermentasi yang kita berikan.
  • Selama pakan fermentasi  yang kita buat tidak terkena cahaya matahari ataupun hujan secara langsung, pakan kambing fermentasi menggunakan SOC dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Demikian artikel kali ini yang membahas tentang cara penggemukan kambing yang dapat saya berikan atau sharing kepada Anda. Terima kasih telah membaca artikel ini dari awal sampai akhir.