Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering, Jerami sendiri adalah limbah pertanian berupa batang dan tangkai tanaman serealia yang telah mengering setelah proses pemisahan biji. Bahan ini sering dimanfaatkan oleh peternak sebagai sumber pakan alternatif untuk hewan ternak seperti sapi, kambing, maupun kerbau.

Pakan jerami umumnya digunakan saat musim kemarau, ketika persediaan pakan hijauan mulai menipis atau bahkan habis. Namun, karena pada dasarnya sapi membutuhkan pakan hijauan segar, tidak jarang mereka enggan mengonsumsi jerami kering. Akibatnya, beberapa sapi bisa mengalami penurunan nafsu makan hingga berujung pada kelaparan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan beberapa tips dan cara agar sapi tetap mau mengonsumsi jerami dengan lahap. Khususnya saat musim kemarau.

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering Dengan Metode Straw mix

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering Dengan Metode Straw mix

Jerami merupakan bagian dari tanamn yang telah tua dan mengandung lignin serta silikat, yang membuatnya sulit dicerna oleh ternak ruminansia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan bahan tambahan untuk meningkatkan kecernaan serta nilai gizinya agar lebih disukai oleh ternak. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah dengan menambahkan bekatul dan molasaes.

Bekatul dan molases tidak hanya berperan sebagai penambah cita rasa untuk merangsang nafsu makan ternak, tetapi juga berfungsi sebagai bahan perekat yang menyatukan jerami dengan komponen lain seperti dedak dan limbah padi.

Cara Membuat Straw Mix

Berikut langkah-langkah pembutan straw mix yang bisa ditiru peternak di rumah :

Bahan-bahan:

  • 3 kg jerami kering
  • 1 kg bekatul
  • 1 liter molases
  • Air secukupnya

Alat yang dibutuhkan:

  • Timbangan untuk menakar bahan secara tepat.
  • Alat pencacah yang digunakan untuk mencacah jerami agar hasil lebih maksimal.
  • Alas pelastik, sebagai alas untuk mencampur bahan.
  • Ember: tempat menampung jerami dan straw mix yang sudah selesai dibuat.

Langkah-Langkah Pembuatan:

  1. Timbang seluruh bahan sesuai takaran yang dibuthkan.
  2. Cacah jerami terlebih dahulu agak ukurannya lebih kecil dan mudah tercampur.
  3. Campurkan jerami dengan bekatul secara merata di atas alas pelastik.
  4. Larutkan molases dengan air secukupnya, lalu percikkan larutan tersebut ke campuran jerami dan bekatul sambil tereus diaduk hingga tercampur merata.
  5. Setelah semua bahan tercampur sempurna, straw mix siap digunakan sebagai pakan tambahan untuk ternak.

Kelebihan dari straw mix yaitu mampu meningkatkan kandungan gizi pada jerami, memperbaiki daya cerna, serta memingkatkan palatabilitas atau tingkat kesukaan ternak terhadap pakan tersebut. Namun, straw mix juga memiliki kekurangan, yaitu tidak dapat disimpan dalam waktu panjang. Oleh karena itu, jika straw mix dibuat pada pagi hari, sebaiknya segera diberikan kepada ternak dan dihabiskan sebelum sore hari untuk menjaga kualitasnya.

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering Bisa Dengan Cara Fermentasi

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering Bisa Dengan Cara Fermentasi

Jerami padi memiliki sejumlah kekurangan, diantaranya rendah akan tingkat kecernaan akibat tingginya kandungan serat seperti lignin, serta rendahnya nilai gizi, terutama protein dan bahan organik lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kuliatas jerami padi agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pakan ternak.

Salah satu teknologi yang banyak dikembangkan untuk tujuan ini adalah proses fermentasi jerami padi, yang terbukti mampu meningkatkan nilai nutrisi serta kecernaan pakan.

Cara Membuat Pakan Jerami Fermentasi

Berikut langkah-langkah pembutan pakan jerami fermentaasi yang bisa ditiru peternak di rumah :

Bahan-Bahan:

  • Jerami padi 1.000 kg.
  • Starter (strabio) 2,5 kg.
  • Pupuk urea 5kg.
  • Air 200 liter.

Cara Pembutan:

  1. Keringkan jerami dengan cara diangin-anginkan hingga kadar air mencapai sekitar 40%.
  2. Tumpuk jermai dengan ukuran panjang 2,5 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 25 cm.
  3. Siram permukaan jerami menggunakan air yang telah dicampur dengan pupuk urea hingga merata.
  4. Taburkan starter secara merata di lapisan jerami.
  5. Tambahkan lapisan jerami lagi setebal 25 cm, kemudian injak-injak hingga padat.
  6. Ulangi proses penyiraman air + urea secara merata di setiap lapisan.
  7. Ulangi juga proses penaburan starter di setiap lapisan.
  8. Proses ini dilakukan berulang-ulang hingga tumpukan mencapai tinggi sekitar 3 meter.
  9. Setelah semua selesai, tutup bagian atas tumpukan menggunakan daun kering seprti daun pisang untuk menjaga kelembapan dan suhu.
  10. Diamkan selama minimal 3-4 minggu agar proses fermentasi berlangsung dengan baik.
  11. Setelah masa fermentaasi selesai, jeramai siap diberikan kepada ternak sebagai pakan. ( Dikenal juga sebagai tape dami).

Jerami yang telah difermentasi memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jerami biasa. Salah satunya adalah kandungan proteinnya yang lebih tinggi, yaitu sekitar 7-9% sehingga memberikan nilai gizi yang lebih baik bagi ternak. Selain itu, jerami fermentasi lebaih mudah dicerna oleh hewan riminansia, menjadikannya pakan yang lebih efektif. Prose fermentasi juga menghasilkan  aroma yang harum dan tidak berbau busuk, serta membuat pakan menjadi lebih higienis.

Setelah melalui proses fermentasi selama 3 hingga 4 minggu, jerami padi sudah dapat diberikan kepada ternak. Namun, sebelum diberikan, jerami sebaiknya dikeringkan dan diangin-anginkan terlebih dahulu. Apabila ternak belum terbiasa, pemberian pakan bisa dilakukan secara bertahap agar ternak dapat menyesuaikan diri.

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering dengan Amoniasi Jerami Padi

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering dengan Amoniasi Jerami Padi

Amosiasi merupakan proses penambahan urea atau larutan amonia pada jerami dengan tujuan untuk meningkatkan kadar proteinnya, sehingga jerami menjadi lebih bergizi dan mudah dicerna oleh ternak.

Bahan Yang Digunakan:

  1. 100 Kg jerami padi kering.
  2. 4 kg urea
  3. 50 liter air

Cara Amoniasi:

  1. Larutkan Molase ke dalam air, lalu aduk hingga tercampur sempurna.
  2. Campurkan jerami dengan dedak padi atau jagung giling untuk menambah kandungan nutrisi.
  3. Siramkan larutan molase ke campuran jerami smabil diaduk agar tercampur merata.
  4. Masukkan campuran tersebut de dalam silo atau drum plastik, lalu padatkan untuk menegluarkan udara.
  5. Tutup rapat wadahnya dan fermentaasikan selama 21 hingga 30 hari sebelum diberikan kepada ternak.

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering  Dengan Metode Fermentasi Garam

Cara Agar Sapi Doyan Jerami Kering  Dengan Metode Fermentasi Garam

Selain menggunakan metode fermentasi biasa dalam upaya agara sapi doyan mengonsumsi Jerami kering, ada juga metode fermentasi jerami kering dengan garam. Berikut cara pembauatannya:

Bahan Bahan:

  • Batang padi atau Jerami padi.
  • Air bersih.
  • Garam.
  • Wadah fermentaasi, seperti plastik besar atau ember.
  • Mesin Pencacah jerami .
  • Drum atau wadah besar yang ada penutupnya.
  • Ruangan Penyimpanan selama proses fermentasi .

Langkah Langkah Pembuatan:

Berikut langkah-langkah pembuatannya yang bisa ditiru para peternak sapi di rumah :

1. Campuran Air Garam Fermentasi Jerami Kering

Siapkan satu piring garam kasar, lalau larutkan ke dalam ember berisi air sambil diaduk hingga garam benar-benar tercampur. Langkah ini penting untuk memastikan rasa asin menyebar merata dan memberikan cita rasa yang lebih menarik pada jermai. Setalh garam larut sempurn, tambahkan sekitar tiga tutup botol tepung ke dalam larutan tersebut.

Aduk kembali hingga semua bahan tercampur rata. Campuran ini berfungsi sebagai penambahan nutrisi dan dapat meningkatkan selera makan ternak ruminansia terhadap jerami yang diberikan.

2. Tebarkan Campuran Pada Jerami Kering

Sebarkan jerami kering yang etlah dicacah menggunakan mesin pencacah di atas permukaan terpal atau plastik lebar, lalu ratakan secara merata. Setelah itu, semprotkan atau tuangkan larutan garam dan tepung ke seluruh permukaan jerami hingga semua bagian terlapisi secara merata. Langkah ini penting untuk memastikan proses pengawetan berjalan optimal.

Diamkan jerami selama 30 hingga 60 detik agar larutan meresap. Stelah itu, tumpuk kemabali lapisan jerami kering di atasnya, ratakan, lalu semprot lagi dengan campuran larutan yang sama. Ulangi proses ini hingga semua jerami tercampur dan terlapisi dengan sempurna.

3.  Penyimpanan Fermentasi Jerami Kering

Setelah semua jerami kering selesai ditumpuk dan disemprot larutan, langkah selanjutnya adalah menutup seluruh permukaan jerami menggunakan terpal berukuran besar. Pastikan penutup terpal rapat dan tidak ada celah agar proses fermentasi berjalan optimal.

Biarkan jerami melalui proses fermentasi selama kurang lebih 7 hari. Selama masa ini, Anda bisa melakukan pengecekan sesekali untuk memastikan kondisi jerami tetap baik, Tidak terkena air, serta bebas dari gangguan hama atau serangga.

Cara Lain Agar Sapi Lahap Memakan Jerami Kering:

  1. Mencampurkan Jerami kering dengan Pakan Kesukannya.
  2. Mencacah Jerami kering menjadi potonga kecil kecil agar sapi lebih mudah memakan jerami tersebut.
  3. Berikan Pakan Jerami tersebut secara bertahap.

Keuntunggan Yang Diperoleh Menggunakan Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak

Pemanfaatan jerami padi yang telah diolah memberikan sejumlah manfaat bagi para peternak. Salah satu keuntungan utamanya adalah dapat mengehmat biaya pakan, karena jerami cenderung lebih murah dibandingkan pakan komersial. Selain itu, penggunaan jerami jugaa turut membantu dalam memanfaatkan limbah pertanian, sehingga lebih ramah lingkungan dan mengurangi pemborosan sumber daya.

Ketersediaan pakan pun lebih terjamin sepanjang tahun, terutama di musim kemarau saat hijauan sulit didapatkan. Dengan proses pengolahan yang tepat, jerami bahakan dapat menajdi sumber energi yang baik dan mampu meningkatkan produktivitas ternak.

Cara Menanggulangi Sapi Yang Sulit Makan

Sapi yang tidak mau makan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Untuk mengatasinya, solusi yang diberikan harus sesuai dengan penyebab. Berikut beberapa cara menagatasi sapi yaang sulit makan berdasarkan penyebab yang mendasarinya:

  • Beri vitamin penambah Nafsu makan, untuk merangsang selera makan sapi yang menurun.
  • Utamakan pemberian pakan hijauan segar tanpa campuran lain sebagai pemulihan alamai nafsu makan.
  • Gunakan lemofit sebagai penyedap alami yang dikembangkan oleh LIPI untuk meningkatkan selera makan sapi.
  • Kembalikan ransum lama terkebih dahulu, lalu lakukan pergantian pakan secara bertahap jika sapi kehilangan nafsu makan karena perubahan pakan.
  • Buat pakan Komboran( campuran pakan basah) yang terbukti efektif dan sering digunakan oleh peternak berpengalaman.

Baca Juga : Campuran Pakan Sapi Agar Cepat Gemuk

Kesimpulan

Jerami padi yang diolah secara tepat dapat menjadi pilihan pakan ternak yang lebih hemat dan tetap bernutrisi. Melalui berbagai metode seperti pengeringan, fermentaasi, amoniasi, hingga pembuatan silase, kualitas jerami dapat ditingkatkan agar lebih mudah dicerna oleh hewan ternak. Dengan memanfaatkan jerami secara optimal, peternak bisa menekan biaya pakan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha ternaknya.

Untuk mempermudah dalam proses pencacahan jerami, Anda bisa menggunakan mesin pencacah jerami dari RUMAH MESIN. Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk ini , silahkan klik tautan di bawah.Mesin Pencacah Rumput – Rumah Mesin

 

 

Similar Posts