bisnis-kambing-qurban

Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami agar Disukai Ternak

Jerami padi sering dianggap sebagai limbah karena memiliki nilai nutrisi yang rendah. Namun, dengan pengolahan yang tepat, jerami sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, khususnya kambing. Cara buat pakan kambing dari jerami merupakan langkah yang sangat efektif untuk mengolah limbah pertanian menjadi sumber pakan bergizi dan bermanfaat.

Tips dan Trik Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami

Cara buat pakan kambing dari jerami

Berikut tips dan trik untuk mengolah jerami padi agar menjadi pakan yang berkaulitas tinggi dan kaya akan nutrisi:

1. Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami dengan Fermentasi

Fermentasi adalajh metode yang paling umum digunakan untuk meningkatkan nilai gizi dan nutrisi pada jerami padi. Dalam proses fermentasi melibatkan pemcampuran bahan seperti molase, urea, bakteri probiotik. Hasil dari proses fermentasi akan memiliki kandungan protein, gizi, nutrisi yang tinggi dan mermiliki tektur yang gampang dicerna oleh kambing.

Alat dan Bahan:

  • Jerami
  • Tetesan garam dan air tebu atau gula pasir
  • Air secukupnya
  • Alat pemotong / alat pencacah
  • Tong besar, terpak atau plastik besar

Cara Pembuatan:

  1. Siapkan tempat untuk proses fermentasi
  2. Cacah jerami bisa menggunkan alat pemotong atau bisa juga alat pencacah agar hasilnya lebih bagus.
  3. Setelah selesai mencacah jerami, taburkan garam hingga merata.
  4. Selanjutnya, siramkan larutan tetesan garam dana air tebu yang sudah di larutkan selama 15 menit kemudian campur hingga merata.
  5. Masukan seluruh bahan kedalam tong atau plastik tutup hingga rapat.
  6. Tunggu proses fermentasi kurang lebih 21 hari.

2. Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami dengan Amoniasi

Anomasi merupakan teknik pengayaan protein dengan menggunakan amonia dan urea. Proses ini dapat meningkatkan kadar protein kasar yang ada didalam jerami, sehingga memberikan manfaat lebih untuk kambing.

Alat dan Bahan:

  • Jerami padi
  • Air
  • 4 kg Urea
  • Alat pencacah
  • Plastik lembaran
  • Galian lubang untuk menimbun jerami

Cara Pembuatan:

  1. Ambil jerami lalu potong menjadi bagian – bagian kecil, bisa menggunakan alat pencacah untuk hasil yang lebih maksimal.
  2. Campurkan urea sebanyak 4kg ke dalam air 70L.
  3. Selanjutnya, buat galian lubang dengan panjang kurang lebih 1 m dam lebar 0,75 m jangan lupa sesuaikan dengan jerami.
  4. Kemudian, masukan potongan jerami tadi yang sudah dicacah kedalam galian lubang yang sudah dibuat hingga membentuk lapisan kurang lebih 15-20cm.
  5. Setelah itu, semprotkan larutan yang sudah kita buat tadi secara merata, semprot juga dengan air bersih lalu injak – injak hingga padat.
  6. Tutup jerami dengan rapat menggunakan plastik atau terpal. Tunggu kurang lebih 21 hari atau bisa juga sampai 1 bulan.
  7. Setelah melewati proses tersebut, buka dan angin – anginkan selama beberapa jam, baru bisa diberikan ke kambing.

3. Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami dengan Campuran Bahan Lain

Jerami padi dapat dicampur dengan bahan lain seperti dedak atau bekatul dengan ampas tahu. Campuran ini dapat menyeimbangkan kandungan nutrisi yang ada di dalam pakan jerami sehingga ternak mendapatkan asupan nutrisi yang bergizi dan lebih beragam.

Alat dan Bahan:

  • Jerami
  • Tetesan garam dan air tebu atau gula pasir
  • Dedak atau bekatul dengan ampas tahu
  • Air secukupnya
  • Alat pemotong / alat pencacah
  • Tong besar, terpak atau plastik besar

Cara Pembuatan:

  1. Siapkan tempat untuk proses fermentasi
  2. Cacah jerami bisa menggunkan alat pemotong atau bisa juga alat pencacah agar hasilnya lebih bagus.
  3. Setelah selesai mencacah jerami, lalu campurkan bersama bahan alami lainnya semacam dedak atau bekatul dan ampas tahu.
  4. Taburkan garam hingga merata.
  5. Selanjutnya, siramkan larutan tetesan garam dana air tebu yang sudah di larutkan selama 15 menit kemudian campur hingga merata.
  6. Masukan seluruh bahan kedalam tong atau plastik tutup hingga rapat.
  7. Tunggu proses fermentasi kurang lebih 21 hari.

4. Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami dengan Proses Pengeringan dan Penggilingan

Jerami kering dapat digiling menjadi tepung halus. Tepung ini dapat dicampurkan dengan konsentrat atau pakan  hijauan. Metode ini dapat mempermudah penyimpanan dan penggunaan jerami sebagai pakan ternak.

Alat dan Bahan:

  • Pisa atau sabit
  • Mesin pencacah
  • Wadah atau karung penyimpanan
  • Jerami padi
  • Konsentrat

Cara Pembuatan:

  1. Jemur padi di bawah sinar matahari hingga benar benar kering.
  2. Setelah kering, masukan jerami ke mesin pencacah hingga jerami menjadi halus atau potongan kecil.
  3. Campurkan tepung jerami dengan konsentrat dengan takaran yang seimbang. 65% tepung jerami dan 35% konsentrat.
  4. Simpan hasil campuran tersebut dalam wadah tertutup atau karung yang kering agar tidak lembab dan tahan lama.

5. Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami dengan Proses Silase

Silase merupakan metode penyimpanan pakan jerami dalam kondisi kedap udara atau anaerob yang dapat menjaga keutuhan nilai gizi dalam waktu yang cukup lama.

Alat dan Bahan:

  • Mesin Pencacah
  • Timbangan
  • Gelas Ukur
  • Jerami
  • Molasses
  • Tong / silo
  • EM4

Cara Pembuatan:

  1. Pakan jerami dicacah terlebih dahulu bisa menggunakan mesin pencacah, dan kemudian ditimbang.
  2. Bahan – bahan berupa air, molasses, dan EM4 dihomogenkan hingga menjadi larutan.
  3. Tata jerami yang sudah dicacah tadi
  4. Percikan larutan yang telah dibuat tadi di atas tataan jerami dan di homogenkan.
  5. Masukan jerami kedalan silo dan usahakan tidak ada udara yang masuk.
  6. Tunggu selama 21 hari, silase jerami sudah jadi.

Manfaat Pakan Kambing dari Jerami

cara buat pakan kambing dari jerami

1. Manfaat Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami melalui Proses Fermentasi

  • Mempunyai kandungan protein lebih tinggi dari jerami biasa (sekitar 7-9%)
  • Lebih mudah dicerna oleh hewan/ternak ruminansia
  • Nilai gizi pakan akan meningkat
  • Beraroma harum, tidak berbau busuk
  • Lebih hiegienis
  • Bahan mudah didapat dan murah
  • Sebagai cadangan pakan tahan lama, praktis dan murah

2. Manfaat Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami melalui Proses Amoniasi

  • Menambah persediaan bahan pakan
  • Mencegah kekurangan pakan poada saat musim kemarau
  • Meningkatkan produktivitas kambing
  • Daya cerna kambing meningkat
  • Meningkatkan pertumbuhan yang lebih baik
  • Mengurangi kerusakan lingkungan akibat limbah pertanian

3. Manfaat Cara Buat Pakan Kambing dari Jerami melalui Campuran Bahan Lain

  • Meningkatkan kandungan protein dan energi
  • Menambah variasi rasa dan aroma, sehingga kambing lebih lahap makan.
  • Menyeimbangkan kebutuhan nutrisi seperti karbohidrat, lemak, dan mineral.
  • Membuat pakan lebih bergizi dan bernilai ekonomis.

4. Manfaat Memakai Proses Pengeringan dan Penggilingan

  • Mempermudah penyimpanan karena kadar air jerami rendah.
  • Meningkatkan efisiensi pemberian pakan karena mudah dicampur dengan bahan lain.
  • Jerami kering dan halus lebih mudah dicerna oleh kambing.
  • Mengurangi risiko pembusukan atau jamur selama penyimpanan.
  • Menjadikan jerami pakan siap pakai yang praktis untuk peternak.

5. Manfaat Memakai Proses Silase

  • Menghasilkan pakan berkaulitas tinggi
  • Umtuk preservasi atau mengawetkan pakan ternak
  • Menghasilkan bahan pakan yang masih berkaulitas baik meskipun disimpan dalam waktu yang lama
  • Memempertahankan kandungan nutrisi jerami walaupun sudah disimpan dalam waktu yang lama
  • Proses pembuatannya tidak tergantung oleh cuaca
  • Semua bagian jerami mudah dimakan kareana ukurannya sudah diperkecil sehingga sistem pencernaan kambing meningkat.

Kandungan Nutrisi Jerami Padi

Jerami padi memiliki berbagai kandungan gizi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Meskipun tergolong limbah pertanian, jerami tetap mengandung nutrisi penting untuk kambing. Berikut rincian kandungan nutrisi jerami padi:

1. Air (10–15%)

Kandungan air dalam jerami padi cukup rendah, terutama setelah proses pengeringan. Hal ini membuat jerami mudah disimpan dalam waktu lama tanpa risiko jamur atau pembusukan.

2. Protein Kasar (3–5%)

Protein pada jerami padi tergolong rendah jika dibandingkan dengan hijauan segar. Oleh karena itu, jerami perlu melalui proses fermentasi atau amoniasi agar kadar proteinnya meningkat hingga mencapai 7–9%.

3. Serat Kasar (30–40%)

Serat kasar yang tinggi membuat jerami sulit dicerna oleh kambing jika diberikan secara langsung. Namun, setelah diolah dengan cara fermentasi atau pencacahan halus, daya cerna pakan ini akan jauh lebih baik.

4. Lemak Kasar (1–2%)

Kandungan lemak jerami cukup kecil, tetapi tetap berfungsi sebagai sumber energi tambahan bagi kambing, terutama jika dicampur dengan bahan lain seperti dedak atau ampas tahu.

5. Abu atau Mineral (10–15%)

Jerami padi juga mengandung unsur mineral seperti kalsium, fosfor, dan kalium yang penting untuk pertumbuhan tulang serta kesehatan kambing.

6. Karbohidrat (40–45%)

Sebagian besar kandungan jerami berasal dari karbohidrat, terutama dalam bentuk selulosa dan hemiselulosa, yang menjadi sumber energi utama bagi kambing ruminansia.

Cara Memberikan Pakan Jerami pada Kambing

Pemberian pakan jerami pada kambing sebaiknya dilakukan secara bertahap, agar sistem pencernaan ternak dapat menyesuaikan diri. Mulailah dengan jumlah kecil, kemudian tingkatkan secara perlahan dari hari ke hari. Cara ini membantu kambing beradaptasi dengan pakan baru dan mencegah gangguan pencernaan.

Selain itu, amati perilaku kambing setelah diberi jerami. Perhatikan apakah kambing tampak lahap memakannya atau justru terlihat tidak tertarik. Jika muncul tanda-tanda seperti penurunan nafsu makan, kembung, atau sulit buang kotoran, segera kurangi porsi atau ganti dengan jenis pakan lain yang lebih mudah dicerna.

Jangan lupa untuk selalu menyediakan air bersih dalam jumlah cukup. Air berperan penting dalam proses pencernaan dan membantu penyerapan nutrisi dari pakan. Dengan pemantauan rutin dan pemberian yang tepat, jerami padi dapat menjadi sumber pakan yang aman, bergizi, dan efisien bagi kambing.

Cara Menyimpan Pakan Jerami Agar Tahan Lama

Setelah jerami diolah menjadi pakan kambing melalui proses fermentasi, amoniasi, atau silase, langkah penting berikutnya adalah penyimpanan. Tujuannya agar kualitas pakan tetap terjaga dan tidak menurun sebelum diberikan kepada ternak.

1. Simpan di tempat yang kering dan berventilasi baik

Hindari lokasi yang lembap, karena udara lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dan membuat pakan berbau tidak sedap.

2. Gunakan wadah tertutup seperti karung plastik tebal, drum, atau tong besar

Wadah tertutup akan membantu menjaga pakan dari paparan udara dan serangga yang dapat merusak kualitas jerami.

3. Letakkan di atas alas seperti papan, palet, atau terpal

Tujuannya untuk menghindari kontak langsung dengan tanah yang bisa membuat pakan menjadi lembap dan cepat busuk.

4. Jauhkan dari sinar matahari langsung

Paparan sinar matahari yang terlalu lama bisa merusak kandungan nutrisi dalam jerami, terutama vitamin dan protein.

5. Untuk pakan silase, pastikan wadah benar-benar kedap udara

Udara yang masuk sedikit saja bisa mengganggu proses fermentasi dan menyebabkan pembusukan.

Kesimpulan

Jerami padi yang selama ini dianggap limbah ternyata memiliki potensi besar sebagai bahan pakan kambing. Dengan pengolahan yang tepat – baik melalui fermentasi, amoniasi, silase, pengeringan, maupun pencampuran bahan lain – jerami dapat berubah menjadi pakan bergizi tinggi yang disukai ternak. Setiap metode memiliki keunggulan tersendiri dalam meningkatkan kandungan protein, daya cerna, serta daya simpan pakan.

Selain memperkaya nutrisi kambing, pemanfaatan jerami juga membantu mengurangi limbah pertanian dan menekan biaya pakan. Agar hasilnya optimal, peternak perlu memperhatikan tahapan pemberian pakan secara bertahap serta memastikan ketersediaan air bersih setiap hari.

Dengan penerapan yang benar, jerami padi bukan lagi sekadar limbah – tetapi sumber pakan bernilai ekonomi tinggi yang mampu mendukung produktivitas dan kesehatan kambing secara berkelanjutan.

Similar Posts