Macam – Macam Jenis Rumput Pakan Ternak Untuk Kelinci,Sapi dan Ayam
jenis Rumput pakan ternak sudah sejak lama digunakan sebagai pakan hewan ternak, bahkan peternak lebih sering menggunakan pakan hijauan ini dibanding pakan – pakan hijauan lainnya. Ada beberapa jenis rumput yang bisa dijadikan pakan hijauan unggulan untuk hewan ternak.berikut jenis – Jenis rumput untuk hewan ternak yang sangat cocok ditanam di lapangan gembala.
Macam – Macam Jenis Rumput Ternak
1. Rumput Gajah
Rumput gajah berasal dari Afrika dan tingginya kira-kira 2—4,5 meter, bahkan juga ada rumput gajah yang tumbuh hingga 8 m. Produktivitas rumput gajah kira-kira mencapai 100—250ton/tahun. Di dalam rumput gajah mengandung protein sebesar 8,5—11,6 persen dan lemak sekitar 1,5—1,9 persen dan serat kasar 29,4—32 persen, dan daya cernanya sekitar 52 persen.
2.Rumput Raja
Rumput raja adalah jenis rumput yang paling sering digunakan sebagai sumber pakan hijauan selain rumput gajah.juga ada Rumput raja berasal dari Nigeria dan paling besar dan luas di Afrika tropis. Produksi rumput raja bisa mencapai 50 ton/hektare dalam sekali panen. Nutrisi yang terkandung di rumput raja adalah protein kasar sekitar 14,6 persen, lemak 3,6 persen dan abu sekitar 17,6 persen dan kalsium 0,36 persen, dan fosfor 0,34 persen.
3.Rumput Benggala
Rumput benggala berasal dari tropis Afrika. Rumput benggala selalu digunakan sebagai penutup tanah di padang sebagai penggembalaan. Peternak juga sering menggunakan rumput ini untuk diolah menjadi jerami dan silase. Rumput benggala juga terkenal kuat, batangnya tegak lurus, bersifat perenial, dan berbentuk rumpun. Di dalam rumput benggala terkandung protein kasar sekitar 8,5 persen dan bahan kering kira-kira 57,6—65,3 persen.
4.Rumput Meksiko
Di dalam rumput meksiko mengandung protein kasar sekitar 8,16 persen, lemak kasar sekitar 3,45 persen, dan BETN (komponen karbohidrat yang mudah dicerna dan sumber energi yang baik bagi ternak)sekitar 48,32 persen. Morfologi rumput meksiko agak mirip dengan tanaman jagung, ukuran daunnya pun lebih lebar dari jenis rumput panjang lainnya.
5.Rumput Setaria
Rumput setaria biasanya pun dikembangbiakkan dengan sobekan rumpun. Di dalam rumput setaria juga terkandung protein kasar sekitar 7,3 persen, serat kasar 33,5 persen, abu 12,5 persen, dan total digestible nutrients sekitar 54,66 persen. Rumput setaria juga memiliki daun lebar dan agak berbulu di bagian permukaannya.
Budidaya Penggemukan Kelinci Pedaging

Kelinci pedaging selalu digemukkan terlebih dahulu hingga bobot tubuhnya masuk kriteria kelinci siap potong. Penggemukan kelinci membutuhkan waktu kira-kira selama lima bulan jika dilakukan secara intensif. Proses penggemukan sudah bisa dilakukan sejak kelinci lepas sapih atau saat berumur 41 hari hingga lima bulan. Berikut beberapa kiat sukses yang harus diterapkan untuk usaha penggemukan kelinci pedaging.
1. PILIH BAKALAN BAGUS
semua yang diberikan harus berkualitas agar Anda dapat mendapatkan kelinci ternak yg bagus dengan tingkat pertumbuhan yang baik. jangan dilakukan karena ada banyak ras dan jenis kelinci yang tersedia. Anda harus memilihnya berdasarkan keinginan hewani dan kemampuan.Secara umum, yang bagus untuk digemukkan memiliki ciri-ciri jantan, jenis kelamin jantan, umur sudah seperti sekitar tujuh bulan, ukuran tubuh dan keseimbangan, kelinci juga sehat, kelinci bersih (bagian hidung, moncong dan) , kaki kelinci normal, kuku kaki bentuk harus sesuai, mendekati ekor lebar dan padat, kulit licin dan tidak ada benjolan, serta kelinci relatif kecil.
2. CARA MEMELIHARA
Kelinci yang akan digemukkan seharusnya ditempatkan di kandang komunal untuk memudahkan pengawasan serta perawatan. semakin bertambah umur dan ukuran kandang yang digunakan harus semakin besar. Selama masa penggemukan, kerawatan kandang harus dijaga. Bagian lantai atau alas kandang, tempat minum dan pakan kalau habis harus cepat-cepat di isi, serta sisa-sisa pakan ternak dan kotoran sering dibersihkan setiap hari untuk melindungi kelinci dari penyakit-penyakit berbahaya. selalu di Usahakan sinar matahari masuk ke kandang agar bibit penyakit di dalam kandang hilang. lalu, cat dinding kandang dengan kapur atau ter. Kandang bekas kelinci sakit harus dibersihkan terlebih dahulu dengan kreolin atau Lysol agar kelinci yg akan masuk tidak kena penyakit.
3. PAKAN BERKUALITAS
Pakan kelinci yang harus diberikan mengandung nutrisi lengkap dan rumput pakan ternak, antara lain protein, air, serat kasar, kalsium, dan fosfor. Pakan yang sesuai untuk kelinci adalah pakan pelet dan hijauan. Kelinci yang dipelihara secara intensif sebaiknya mendapatkan pakan hijauan sekitar 50 hingga 70 persen, selebihnya dilengkapi dengan konsentrat. Ada juga peternak yang menggunakan sekitar 80 persen konsentrat dan 50 persen hijauan.
4. PANEN DAN PASCAPANEN
Kelinci sudah bisa dipanen setelah dipelihara sekitar 3-4 bulan. Bobot kelinci panen rata-rata sekitar 2,4kg per ekor. Pada bobot tersebut, rasa daging kelinci sudah sangat lezat dan teksturnya empuk. Kelinci yang terlalu muda atau terlalu tua akan menghasilkan daging yang tidak lezat.
Apakah Kelinci potong bakalan bagus untuk Penggemukan ?

Tidak semua kelinci potong bakalan bagus untuk penggemukan. karena ada banyak jenis kelinci potong yang tersedia dan Anda harus memilih jenis kelinci yang sesuai. Untuk menentukan apakah itu bagus atau tidaknya bakalan kelinci potong, Anda bisa melihat dari ciri-ciri fisik tubuh kelinci. Berikut ciri-ciri kelinci yang bagus untuk digemukkan.
1. KELAMIN JANTAN
pilihan kelinci jantan yang sudah berumur sekitar lima bulan dengan bobot rata-rata sekitar 1,2 kg. Kelinci jantan selalu memiliki potensi daging yang lebih banyak skitar 20—30 persen dibandingkan kelinci betina.
2.BENTUK TUBUH
Bakalan kelinci yang bagus biasanya memiliki tubuh dan kepala yang panjang. Namun, jika Anda memilih kelinci yang berbadan besar, pilih kelinci yang ukuran kepalanya besar juga. Begitu pun dengan kelinci berbadan kecil. Ukuran badan dan kepala kelinci harus seimbang. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya bentuk telinga yang baik.Telinga kelinci potong yang baik selalu berbentuk tegak dengan panjang minimal 11 cm, tebal, lebar, panjang, dan tampak seimbang antara kiri dan kanan.
3.KELINCI SEHAT
Kelinci yang sehat selalu dengan mata bulat bercahaya, bersih, cerah dan jernih. Jangan memilih kelinci yang jelek dan pandangannya kurang jernih karena kondisi fisik tersebut merupakan pertanda kondisi kelinci sedang kurang baik serta selalu makan-makanan rumput ternak
4.KELINCI BERSIH
selalu Perhatikan bagian hidung, moncong, dan mulutnya. Jika di bagian tersebut basah dan lembap, terlihat besar kemungkinan kelinci sedang terserang penyakit pilek. Jika ketiga bagian tersebut bersih, kelinci tersebut dalam keadaan sehat.
5.BENTUK KAKI
Pemilihan bakalan juga harus dilakukan dari bentuk kaki, karena kaki dapat memengaruhi kekuatan kaki kelinci. pilihlah kaki dengan bentuk kaki normal, lurus, dan sempurna dengan ukuran kuku yang pendek. Jangan pilih kelinci dengan bentuk kaki bengkok atau cacat dan panjang, seperti bentuk huruf O atau X.
6.KULIT KELINCI TERAS LICIN
Jika kulit kelinci diraba,mungkin akan terasa licin dan tidak ada benjolan. Bulunya bersih, licin, halus, mengilap, dan selalu rata. Pada bagian duburnya terlihat bersih, kering, dan tidak terlihat ada tanda-tanda kotoran yang tertinggal di duburnya
Jenis Pakan Sapi Potong untuk Mempercepat Proses Penggemukan

1.Pakan Hijauan
Pakan hijauan adalah pakan yang berasal dari tanaman. Hijauan sangat penting untuk pertumbuhan sapi potong untuk sumber selulosa dan hemiselulosa yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan pada rumen.
Hijauan sangat tidak boleh diberikan berlebihan atau kurang. Kekurangan selulosa dan hemiselulosa akan menyebabkan pH rumen menjadi asam dan akan menyebabkan kematian pada sapi. Sementara itu, sapi yang kelebihan hijauan juga akan sulit gemuk.
pakan Hijauan yang bagus untuk sapi potong adalah batang rumput dan kacang-kacangan. Pada umumnya peternak sapi potong juga memberikan pakan rumput gajah, rumput benggala, rumput setaria, jerami padi, jerami kacang tanah, dan rumput ilalang.
2.Pakan Konsentrat
Pakan konsentrat terbuat dari bahan dengan kadar serat kasar yang rendah sehingga dapat dicerna oleh ternak. Konsentrat berperan penting mempercepat proses penggemukan sapi potong, tetapi peternak juga tidak boleh memberikan pakan konsentrat terlalu tinggi,juga harus diimbangi dengan hijauan.
Pada umumnya konsentrat pun terbuat dari bekatul, dedak, ampas singkong, ampas tahu, bungkil kelapa, tepung ikan, dan polard. Bahan yang selalu digunakan untuk membuat konsentrat adalah limbah pertanian karena harganya pun jauh lebih ekonomis.
Kandang yang bagus untuk Penggemukan Sapi Potong

Kandang yang bagus dapat memberikan pertumbuhan sapi potong lebih baik. Salah satu indikator kandang sapi potong yang bagus adalah mampu memberikan jaminan hidup yang sehat agar nyaman bagi sapi. Jadi, bangunan kandangnya harus berfungsi melindungi sapi dari gangguan apapun yang merugikan. Berikut ini beberapa kriteria kandang sapi potong yang bagus untuk digunakan.
1.Arah kandang
Bangunan kandang tunggal dibangun menghadap ke utara dan kandang ganda dibangun membujur ke arah timur-barat. Letak kandang yang disesuaikan dengan arah mata angin dapat sesuai dengan sinar matahari pagi masuk ke ruang kandang.
2.Ventilasi
Ventilasi berguna untuk mengatur sirkulasi udara di dalam kandang sehingga kotor yang di dalam kandang bisa diganti oleh udara bersih dari luar. Pengaturan ventilasi yang sangat tidak sesuai dapat menyebabkan suhu udara serta tingkat kelembapan di dalam kandang menjadi tinggi, peredaran udara dapat melambat, dan udara menjadi sangat lebih cepat kotor. Kondisi akan semakin parah apabila jumlah sapi yang diternakkan cukup banyak.
3.Atap
Sudut kemiringan atap dibuat sekitar 40° dengan bagian yang miring meluncur ke bagian belakang. Bahan yang sangat bagus digunakan sebagai atap adalah genteng, seng, asbes, daun kelapa, dan daun nipah.
4.Dinding kandang
Dinding berhubungan langsung dengan adanya sistem ventilasi dan masuknya sinar matahari pagi. Pengaturan ketinggian kandang harus dibuat setinggi tingginya dari ternak sapi. Bahan yang digunakan untuk membuat dinding kandang harus nyaman untuk ternak dan ekonomis agar sapi ternak nyaman, seperti anyaman bambu, papan, tembok, dan sebagainya.
5.Lantai kandang
Lantai kandang tidak boleh licin, tidak mudah lembap dan tahan terhadap injakan karena bobot sapi sangat besar, dan mudah kering. Lantai kandang juga dibuat agak miring karena biyar mudah membersihkan air kencing sapi.
6.Letak kandang
Lokasi kandang harus gampang dijangkau karena sarana transportasi bisa memudahkan mobilitas aktivitas peternakan. Lokasi kandang sebaiknya harus dekat dari sumber pakan dan pasar untuk menghemat biaya pengiriman. dan kandang juga harus dekat dari sumber air dan pakan sehingga peternak dan pekerja lebih mudah mengontrol.
7.Dilengkapi dengan alat perlengkapan dan pembersih
Kandang sapi potong yang bagus harus dilengkapi oleh alat perlengkapan yang harus memudahkan pekerja. Alat perlengkapan yang harus tersedia, di kandang antaranya tempat makan dan minum, sekop, sapu lidi, selang air, sikat, ember, dan kereta dorong.
Perut Sapi yang Kembung ,Bagian Kiri Terasa Membesar

Sama seperti manusia, sapi juga dapat mengalami kembung yang disebabkan dari kesalahan saat pemberian pakan. Sapi kembung disebabkan oleh adanya fermentasi mikrobia rumen karena pakan yang masuk dan membentuk gas. Gas tersebut tidak akan bisa dikeluarkan karena tertahan di dalam perut sapi.
1.Penyebab Sapi Kembung
Penyebab sapi kembung adalah pemberian pakan jenis leguminose dengan kadar protein yang sangat tinggi dalam jumlah banyak,supaya sapi tidak kembung selalu di kasih makan rumput ternak. Kembung juga terjadi jika sapi sering diberikan pakan rumput yang dipanen pada saat pagi hari dan masih banyak mengandung embun pagi di bagian permukaan rumput ternak.
Tanda awal dari kondisi kembung adalah perut bagian kiri sapi terasa seperti sangat membesar. Terasa seperti ada udara-udara yang mengisi dan empuk. Sapi juga akan mengalami penurunan nafsu makan dan mengalami gangguan saat bernapas, mengeluarkan kotoran dari hidungnya, tubuh terlihat gemetar, dan sapi sulit berdiri.
Jika didengar secara sepintas, kembung juga bukan merupakan penyakit berbahaya. Akan tetapi, tidak untuk sapi. karena Gas yang menumpuk di dalam perut akan mengakibatkan desakan yang sangat kuat dan mendorong sekat dada yang berfungsi sebagai pemisahnya isi perut dan dada.
Di dalam dada tersebut terdapat paru-paru dan hati sehingga desakan tersebut juga akan menyebabkan gangguan pada pernapasan dan sirkulasi darah. Desakan tersebut akan menyebabkan munculnya busa yang sulit dikeluarkan oleh sapi. Dampak buruk dari penyakit kembung bagi sapi adalah kematian.
2.Sapi Yang Sudah Terindikasi Kembung
Jika sapi sudah terindikasi kembung, segera beri minum dari minyak yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Biasanya, minyak yang sering digunakan adalah minyak kacang tanah sebanyak 0,7 liter dan minyak terpentin sebanyak 29 cc. Minyak tersebut bisa menghancurkan buih-buih yang berbentuk gas di dalam perut sapi.
Bila kembung sudah semakin parah, perut sapi bagian sebelah kiri harus cepat ditusuk dengan menggunakan trocar dan cannula agar mengeluarkan gas. Penusukan dilakukan di bagian tulang rusuk yang terakhir atau pada bagian ujung pinggang. Luka bekas penusukan harus cepat diobati dengan yodium.
Namun, cara ini sebaiknya jangan dilakukan sendiri karena sangat berisiko. Segera panggil dokter hewan terdekat agar tindakan penusukan dilakukan oleh orang yang lebih ahli.
Untuk mencegah penyakit kembung, sebaiknya kalian jangan berikan pakan dari jenis leguminose terlalu banyak. Pakan leguminose cukup diberikan paling banyak sekitar 40 persen saja.
Ciri-ciri Ayam Mengalami Defisiensi Makanan

Defisiensi makanan atau kekurangan makanan yang menjadi salah satu penyakit yang jarang disadari oleh peternak. Ayam yang sedang mengalami defisiensi makanan pada umumnya dapat mengalami penurunan berat badan secara drastis, bulu selalu terlihat kasar dan tidak berkilau, ayam sangat susah bergerak sehingga ketika berjalan terlihat sempoyongan, pertumbuhanya lambat, lumpuh, dan tingkah lakunya tidak tenang.
Defisiensi makanan pada ayam bisa disebabkan karena kekurangan beberapa zat nutrisi tertentu, misalnya vitamin, mineral, dan zat-zat lain yang penting agar dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan organ tubuh ayam. Setiap zat nutrisi akan menampilkan gejala yang selalu berbeda-beda seperti di bawah ini.
1.Kekurangan Vitamin A
Ayam akan mengalami penurunan berat badan,akan terjadi pendarahan pada mukosa mata dan diikuti dengan penebalan pelupuk mata. Pendarahan juga selalu terjadi di bagian hidung dan sinusnya, serta terjadinya penurunan produksi telur dan daya tetas.
2.Kekurangan Vitamin B1
Ayam akan mengalami penurunan nafsu makan, pertumbuhannya akan menjadi lambat, terjadi kelainan pada urat saraf, timbul spasmus di bagian leher, dan paralis alat-alat tubuh sehingga membuat ayam lumpuh.
3.Kekurangan Vitamin B2
Ayam akan mengalami pembengkakan pada jari-jari. Selain itu juga, daya tetas telur yang dihasilkan menjadi berkurang.
4.Kekurangan Vitamin D
Pertumbuhan ayam juga mengalami gangguan sehingga terlihat lebih kecil dibanding ayam lain, kaki ayam juga terlihat pincang, akan terjadi pembengkakan sendi pada siku dan iga, serta tulang dada ayam akan terlihat membengkok.
5.Kekurangan Mineral Mn
Sendi-sendi ayam akan terlihat membengkak, bagian tendon Achilles melesat dari normal dan daya tetas telur yang dihasilkan menurun.
6.Kekurangan Vitamin E
Ayam akan terlihat tidak terkontrol sehingga gerakannya pun seperti linglung dan sering berputar-putar tidak jelas.
7.Kekurangan Vitamin K
Ketika terjadi luka di tubuh ayam, tubuhnya pun tidak mampu membekukan darah yang keluar sehingga darah pun terus mengalir.
Seluruh kondisi yang ada di atas bisa diobati dengan obat-obatan bervitamin seperti Avitress dengan dosis sekitar 1,5 gram yang dilarutkan ke dalam 2 liter air minum. Obat pun perlu diberikan sekitar 4—5 hari berturut-turut. Selain Avitress, Anda juga bisa menggunakan Rhodivit dengan dosis 1,2 gram dan dilarutkan ke dalam 11 liter air minum. Rhodivit juga perlu diberikan selama 6 hari berturut-turut.
