Select Page

Kemajuan dalam dunia peternakan saat ini diikuti juga dengan perkembangan rumput odot untuk kambing yang pesat.

Termasuk juga dengan penyediaan pakan, seiring dengan majunya zaman, alternatif penyediaan pakan yang kontinyu, berkualitas serta murah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

Apalagi Indonesia adalah negara agraris yang terkenal dengan kontur alam yang sangat mudah untuk bercocok tanam maka dari ada salah satu ungkapan yang terkanal yaitu“tongkat batu dan kayu jadi tanaman” yang menjadi keunggulan bangsa Indonesia.

Pakan adalah salah satu faktor penting atau penunjang keberhasilan dari dunia peternakan. Selain dari bibit dan manajemen pemeliharaanya.

Dalam literatur, Hartanto (2008), menyebutkan bahwa kebutuhan pakan menjadi aspek yang penting untuk mengembangakan usaha peternakan bahkan 80 persen total biaya produksi dikeluarkan untuk biaya pakan.

Kualitas dan kuantitas menjadi faktor utama untuk pemberian pakan guna menunjang pertumbuhan bobot badan yang maksimal dan produksi susu yang tinggi untuk usaha ternak perah.

Pengertian Rumput Odot

rumput odot

Rumput odot adalah jenis rumput yang memenuhi kriteria sebagai hijauan yang kalau dikembangkan dengan maksimal bisa untuk sumber hijauan yang ketersediannya bisa kontinyu, berkualitas dan murah.

Rumput odot untuk kambing atau rumput gajah mini yaitu jenis rumput yang sangat disukai oleh ternak kambing.

Menurut cerita, rumput odot dibawa masuk ke Indonesia oleh orang TKI yang berasal dari Tulung Agung yang bernama Pak Odot. Nama latin rumput odot yaitu Pennisetum pupureum cv. Mott.

Rumput odot berasal dari negara Amerika dan rumput odot masih satu sekerabat dengan rumput gajah. Rumput odot memiiliki kandungan air yang cukup tinggi yaitu sekitar lebih dari 80% dan dengan kandungan protein sebanyak 15%.

Jika kalian memelihara hewan ternak kambing atau hewan ternak lainnya tentunya kalian akan mengenal dengan yang namanya rumput odot. Rumput odot untuk kambing ini sangatlah berbeda tampilannya dengan rumput gajah.

Ketinggian rumput ini hanya 1 m dan mempunyai batang dengan ukurannya yang pendek hinggga masanya berbunga.

Sama dengan Jenis-Jenis Rumput Pakan yang lain rumput odot memiliki produksi tinggi sehingga mudah berkembang.Diwaktu musim hujan. Batang dari rumput odot lebih lunak sehingga disukai oleh hewan ternak.

Tak hanya itu saja kualitas nutrisi rumput odot lebih tinggi dibanding rumput gajah. Sehingga tak heran banyak peternak yang mencari-cari rumput odot. Permintaan rumput odot memang sangatlah tinggi seiring peningkatan dari kebutuhan di kalangan peternak.

Kandungan Nutrisi Rumput Odot Untuk Kambing

Rumput odot mempunyai kandungan nutrisi sebagai berikut:

  1. 14% Protein kasar
  2. 14,35% Protein kasar didalam daun
  3. 8,1% Protein kasar pada batang
  4. 2,72% Kadar lemak kasar pada daun

Keunggulan Rumput Odot Untuk Kambing

Rumput odot mempunyai keunggulan dibandingkan dengan rumput yang lain. Keunggulan rumput odot adalah bisa tumbuh lebih cepat dibandingkan rumput jenis yang lainnya.

Rumput ini mempunyai batang yang pendek dan mepuk, berdaun lembut dan tidak berbulu, mampu beradaptasi pada lahan kritis sekalipun, tidak perlu dilakukan perwatan khusus. Terdapat 50-80 batang dalam satu rumpun.

Cara Penanaman Rumput Odot Untuk Kambing

Cara penanaman rumput odot bisa dilakukan dengan cara stek. Penanaman stek dilakukan dengan cara memotong dahulu batang odot lalu dibenamkan di dalam tanah.

Batang yang ditanam dipotong sepanjang 16-20cm kemudian ditanamkan sedalam 5-11 cm. Penanaman rumput odot bisa dilakukan dengan cara monokultur.

Penanaman monokultur tujuannya untuk memacu pertumbuhan rumput odot dengan baik. Hal ini dilakukan karena rumput odot mempunyai batang yang pendek sehingga sangat sulit tumbuh kalau ditanam bersama rumput gajah atau tanaman lain yang memiliki ukuran lebih tinggi dari rumput odot.

Untuk menanam rumput odot, penanaman dilakukan dengan membuat gundukan tanah lebih dahulu dengan lebar sekitar 70-80 cm dan ketinggian sebesar 19cm. Jarak tanam antar ruas batang yaitu sekitar 60-70 cm. Pada tahap pertumbuhan rumput perlu menambahkan pupuk untuk merangsang pertumbuhan rumput.

Pemupukan bisa diaplikasikan pada umur 16 hari setelah tanam dengan menggunakan pupuk kimia majemuk yaitu NPK sebanyak 60 kg per hektar. Pemupukan juga bisa dilakukan dengan cara menggunakan pupuk cair dari urin sapi maupun pupuk cair buatan.

Pemanenan rumput odot bisa dilakukan mulai usia tanam sekitar 75-80 hari setelah tanam. Rumput yang sudah layak dipanen memiliki ciri berupa ruas batang berukuran sekitar 15cm. Untuk pemanenan rumput odot sebaiknya mulai dilakukan kalau rumput berusia lebih dari 61 hari.

Peluang Usaha Budidaya Rumput Odot Untuk Kambing Serta Analisa Usahanya

Tidak heran jika peluang usaha budidaya rumput odot sekarang kiat digencarkan. Budidaya rumput odot memang menjadi icaran bisnis yang menjanjikan. Cara penananam dan perawatan dalam budidaya rumput odot ini bisa dibilang mudah.

Sehingga potensi bisnis budidaya rumput odot wajib untuk kalian gali lebih dalam. Mungkin kalian tertarik untuk menjalankan bisnis budidaya rumput odot yang sangat menguntungkan ini.

Jika iya tentunya bisnis budidaya rumput odot menarik ditekuni dengan keuntungan yang menjanjikan.

Apabila kalian tertarik dengan bisnis budidaya rumput odot. Berikut saya ulas mengenai bisnis budidaya rumput odot untuk kambing yang selengkapnya ada di bawah ini :

Memulai bisnis budidaya rumput odot

Bisnis pertanian rumput pakan ternak memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Begitjuga dengan adanya bisnis budidaya rumput odot yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan.

Untuk memulai bisnis budidaya rumput odot ini sangat mudah. Bisa di mulai dengan mudah dari modal yang kecil. Anda bisa memulai bisnis budidaya rumput odot dilahan kecil maupun dipekarangan rumah.

Pelaku bisnis budidaya dalam rumput odot

Bisnis budidaya rumput odot ini bisa atau cocok dijalankan untuk semua orang. Anda kini bingung sedang mencari pilihan bisnis yang tepat. Dengan kemauan serta minat yang tinggi maka bisnis budidaya rumput odot ini bisa Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen bisnis dalam budidaya rumput odot

Konsumen budidaya rumput odot memang sangat mudah, konsumen budidaya rumput odot cukup besar mulai dari peternak kambing, sapi, gajah dan yang lainnnya.

Peralatan bisnis untuk budidaya rumput odot

Dalam bisnis budidaya rumput odot membutuhkan beberapa peralatan yang penting diantaranya timbangan, timba, pompa air dan hand sprayer.

Gerobak dorong, pengadaan bibit rumput odot, cangkul, keranjang panen rumput odot, sewa lahan, golok dan sabit serta selang air dan gunting. Dengan adanya peralatan tadi maka bisnis budidaya rumput odot semakin maksimal.

Pemasaran untuk budidaya rumput odot

Dalam berjualan budidaya rumput odot, Anda bisa memasarkannya melalui cara menjualnya ke pengepul. Ataupun Anda juga bisa memasarkan rumput odot ke pelaku bisnis peternakan yang menggunakan pakan ternak ini.

Karyawan dalam bisnis budidaya rumput odot

Karyawan dalam menjalankan bisnis budidaya rumput odot bisa menggunakan satu orang terlebih dahulu dalam permulaan.

Harga jual dari budidaya rumput odot

Patokan harga untuk budidaya rumput odot bisaAnda buat dalam hitungan per ikat dimana harga mulai Rp 16.000 sampai Rp 30.000. Itu tergantung dari harga rumput odot yang ada di pasaran.

Keuntungan Dari menjalankan bisnis budidaya rumput odot

Keuntungan jika Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya rumput odot ini yaitu merupakan bisnis pertanian rumput pakan ternak yang sangat menguntungkan. Karena rumput odot menjadi bahan yang penting dan paling banyak di cari.

Kekurangan dari bisnis budidaya rumput odot

Segi kekurangan dari bisnis budidaya rumput odot adalah budidaya rumput odot memiliki tingkat persaingan yang tinggi atau ketat.

Analisa dalam bisnis budidaya rumput odot

Investasi

Peralatan dan Harga
pembukaan dari kebun rumput odot =Rp. 1.655.650
pengadaan bibit dari rumput odot =Rp. 482.760
sewa lahan untuk rumput odot =Rp. 1.562.860
peralatan semprot cairan =Rp. 256.350
timba serta pisau =Rp. 72.650
timbangan tentunya= Rp. 133.350
selang air serta pisau =Rp. 78.750
cangkul atau skop =Rp. 126.850
pompa air dan yang lain =Rp. 221.050
golok atau sabit =Rp. 68.500
sarana dorong =Rp. 242.150
terpal besar =Rp. 127.850
keranjang wadah =Rp. 87.420
Peralatan tambahan yang lain =Rp. 52.260
Jumlah semua Investasi =Rp. 5.168.450

Biaya Operasional per Bulannya

Biaya Tetap Nilai
pembukaan kebun rumput odot =1/12 x Rp. 1.655.650 Rp. 137.971
pengadaan bibit rumput odot =1/62 x Rp. 482.760 Rp. 7.786
sewa lahan rumput odot =1/62 x Rp. 1.562.860 Rp. 25.207
alat semprot cairan =1/62 x Rp 256.350 Rp. 4.135
timba dan pisau =1/44 x Rp. 72.650 Rp. 1.651
timbangan =1/62 x Rp 133.350 Rp. 3.031
selang air dan pisau =1/62 x Rp 78.750 Rp. 1.270
cangkul =1/44 x Rp. 126.850 Rp. 2.883
pompa air =1/62 x Rp 221.050 Rp. 3.565
golok dan sabit =1/62 x Rp. 68.500 Rp. 1.105
gerobak dorong =1/62 x Rp 242.150 Rp. 3.906
terpal =1/62 x Rp 127.850 Rp. 2.062
keranjang =1/44 x Rp 87.420 Rp. 1.987
peralatan tambahan =1/44 x Rp. 52.260 Rp. 1.188
upah untuk pekerja =Rp. 1.450.000
Total Biaya Tetapnya =Rp. 1.647.747

Biaya Variabelnya

pupuk alami :Rp. 21.250 x 30 = Rp. 637.500
serta pupuk kimia: Rp. 27.250 x 30 = Rp. 817.500
pestisida atau obat: Rp. 27.800 x 30 = Rp. 834.000
biaya yang lain-lain: Rp. 15.270 x 30 = Rp. 458.100
Biaya sarana pengantaran: Rp. 20.500 x 30 = Rp. 615.000
pengemas serta tali: Rp. 15.000 x 30 = Rp. 450.000
bahan bakar mesin: Rp. 23.000 x 30 = Rp. 690.000
Total Biaya Variabelnya: Rp. 4.502.100

Total Biaya Operasionalnya

Biaya tetap + biaya variabelnya = Rp. 6.149.847

Pendapatan per panennya

19 ikat x Rp. 15.000 = Rp. 285.000
Rp. 285.000 x 30 hr = Rp. 8.550.000

Keuntungan per Bulannya

Untung = Total Pendapatan – Total Biaya Operasionalnya
Rp. 8.550.000 – 6.149.847 = Rp. 2.400.153

Lama Balik Modalnya

Total semua Investasi / Keuntungan = Rp. 5.168.450 : 2.400.153 = 2 bulan

Dari analisa di atas bisa disimpulkan kalau bisnis budidaya rumput odot sangat menguntungkan dimana modalnya Rp 5.168.450 dengan kentungan per bulannya Rp 2.400.153 dan balik modal dalam waktu 2 bulan.

Bisnis budidaya rumput odot tidak akan lancar kalau tidak menggunakan mesin pencacah kompos dalam pengolahannya. Aplikasi dari mesin pencacah kompos dibutuhkan supaya proses pembuatan pupuk dalam budidaya rumput odot berjalan dengan efektif dan lancar.

Penggunaan mesin pencacah kompos yaitu mencacah bahan pupuk kompos dengan langkah yang mudah. Performan mesin pencacah kompos sangatlah modern dimana kinerjanya sangat handal dan berjalan dengan efektif.

Proses pembuatan pupuk untuk budidaya rumput odot semakin mudah serta praktis dengan adanya mesin pencacah kompos tadi.

Dibandingkan cara mencacah bahan pupuk kompos dengan cara manual memang mengaplikasikan mesin pencacah kompos tampil unggul juga sangat efektif.

Apalagi jika anda memiiliki usaha ternak kambing etawa, tentu dari segi pakan akan bisa terbantu oleh rumput odot ini. kambing etawa yang menghasilkan susu pun akan bisa dibuat menjadi kue susu kambing etawa yang proses pembuatannya dengan mixer roti.

Berikut tadi adalah penjelasan dari Rumput Odot Untuk Kambing dan peluang usaha nya selain dari rumput odot untuk kambing. Masih ada jenis rumput yang  cocok untuk hewan ternak Anda.Berikut adalah jenis jenis rumput untuk pakan ternak:

Jenis Rumput Untuk Pakan Ternak :

1.Rumput Gajah

rmptgjh

Rumput gajah atau sering di sebut(Pennisetum purpureum)adalah salah satu jenis rumput tahunan beraasal dari afrika yang bisa tumbuh tinggi dan tegak.

Rumput ini mempunyai perakaran yang dalam serta menyebar sehingga bisa menahan erosi dan berkembang dengan rhizoma untuk membentuk rumpun.Rumput ini bisa memliki hasil yang baik jika dengan cara menanam rumput gajah yang benar

Tanaman ini memiliki sifat perennial serta dapat tumbuh setinggi 3 sampai 4,5. Kalau dibiarkan tumbuh bebas, dapat setinggi 6 m, akar dapat sedalam 4,7 m. Panjang daun 17 sampai 91 cm dan lebar 7 sampai 36 mm.

Adaptasi rumput gajah bisa toleran terhadap berbagai jenis tanah, tidak tahan dengan genangan, namun responsif dengan irigasi

Suka dengan tanah lempung yang subur, tumbuh dari dataran rendah hingga pegunungan, tahan dengan lingkungan sedang dan berada dalam curah hujan cukup, sekitar 900 mm/tahun atau lebih.

Kultur teknis rumput gajah ini yaitu bahan tanam berupa pols dan stek, interval pemotongan 41 – 59 hari, responsif dengan pupuk nitrogen, campuran menggunakan legum seperti Centro dan Kudzu, produksinya 99– 200 ton/ha/th (segar), 15 ton/ha/th (BK), renovasi 4 – 7 tahun.

Rumput Gajah ini toleran dengan berbagai jenis tanah, tidak tahan genangan, tetapi respon terhadap irigasi, suka tanah lempung yang subur.

Ttumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan, tahan terhadap lingkungan sedang dengan curah hujan yang cukup, 990 mm/th ataupun lebih.

2.Rumput Raja atau King Grass (Pennisetum purpupoides)

rumput raja

Rumput raja atau yang sering dalam bahasa latin di sebut Pennisetum purpupoides adalah salah satu jenis rumput hasil persilangan antara P. purpureum dan P. thypoides dan berasalkan dari Afrika selatan.

Rumput ini mempunyai ciri-ciri tumbuh membentuk rumpun dan warna daun hijau tua dengan bagian dalam permukaan daun kasar, tulang daun lebih putih daripada rumput gajah.

Adaptasinya dapat tumbuh pada struktur tanah yang sedang maupun berat, tidak tahan dengan genangan air serta permukaan air tanah yang tinggi, tahan naungan, tidak tahan terhadap penggembalaan berat serta pemotongan dilakukan pada tahun ke 2.

Siklus hidup perenial, tumbuh berbentuk rumpun dengan tinggi mencapai 6 m, daya adaptasi bagus pada daerah tropis dengan irigasi yang cukup (Amara et al., 2000). Rumput raja bisa dikembangbiakkan menggunakan cara stek batang atau sobekan rumpun (pols). Stek dipotong sepanjang 26-30 cm atau 2 (dua) ruas batang.

Batang pols bisa diambil dari tanaman muda. Rumput raja memiliki karakteristik tumbuh tegak berumpun-rumpun, ketinggian bisa mencapai kurang lebih 5 m, batang tebal dan keras, daun lebar agak tegak, serta terdapat bulu agak panjang pada daun helaian dekat liguna.

Permukaan daun luas dan tidak berbunga kecuali kalau di tanam di daerah yang dingin.Rumput raja bisa di tanam di daeah yang subur di dataran rendah sampai dataran tinggi, dengan curah hujan tahunan yang lebih dari 990 mm.

Produksi hijauan rumput raja 2 kali lipat dari produksi rumput gajah, yaitu dapat mencapai 35ton rumput segar atau hektar sekali panen atau setara 200-240 ton rumput segar per hektar dalam setahun.

Rumput raja bisa berfungsi untuk mencegah kerusakan tanah akibat erosi yang melanda permukaan tanah akibat dari sapuan air pada musim penghujan.

3.Rumput Setaria atau Setaria spachelata

setaria

Rumput setaria atau sering dijuluki dalam bahasa latin di sebut Setaria sphacelata adalah jenis rumput yang berasal dari Afrika tropik.

Rumput ini bisa dikembangbiakkan dengan cara pols dan biji. Jenis rumput ini tumbuh tegak, berumpun lebat, kuat, tinggi dapat mencapai 3 m, berdaun halus pada bagian permukaannya

Daunnya lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah agak ungu, pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.

Rumput setaria sesuai untuk daerah tropik lembab, tumbuh berbentuk rumpun lebat dan kuat, tumbuh pada ketinggian 1000-2900 m di atas permukaan air laut.

Tahan dengan naungan dan genangan, rumput setaria bisa mencapai tinggi 1,4 m, responsif terhadap pupuk N dan produksinya berkisar antara 70 sampai 100 ton/ha/th.

Rumput setaria sangatlah cocok untuk di tanam di tanah yang mempunyai ketinggian 1300 mdpl, dengan curah hujan yang tahunan 740 mm ataupun lebih, bisa tumbuh di berbagai jenis tanah, serta tahan terhadap genangan air.

Pembiakan bisa di lakukan dengan cara memisahkan rumpun dan menanamnya dengan jarak 50 x 50 cm.

Pemupukan di lakukan saat tanaman berumur kurang lebih 2 minggu, dengan pupuk urea 990 kg/hektar lahan, dan 1 bulan sekali di tambah dengan 110 kg urea/hekt (AAK. 2002).Produksi hijauan rumput setaria bisa mencapai 990 ton rumput segar/hektar/tahun.

Komposisi rumput setaria (dasar bahan kering) terdiri atas. Abu 11,6%, ekstrak eter (EE) 2,7%, serat kasar (SK) 33,5%, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 45,8%, protein ksar (PK) 8,3% dan total digestible nutrients (TDN) 52,88%.

Sekian penjelasan tentang Rumput Odot Untuk Kambing dan rumput rumput yang lainnya untuk hewak ternak.Sekian dan selamat mencoba:)