Mesin Pencacah Rumput https://mesinpencacahrumput.com Jual Mesin Pencacah Rumput - Alat Cacah Rumput Terlengkap dan Terbaru 2019 Tue, 26 Mar 2019 03:53:31 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.1 Macam – Macam Konsentrat Serta Manfaatnya Untuk Hewan Ternak https://mesinpencacahrumput.com/macam-macam-konsentrat/ Fri, 15 Mar 2019 06:09:35 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=440 Assalamualaikum. wr .wb. halo teman teman kali ini saya akan mengulas tentang macam – macam konsentrat. Bagi kalian yang ingin memperluas pengetahuan tentang macam – macam konsentrat, kalian dapat menyimaknya di sini. Pakan penguat atau konsentrat adalah pakan ternak yang mempunyai kandungan serat kasar yang rendah, yaitu di bawah 18%. Dinamakan konsentrat karena bahan pakan […]

The post Macam – Macam Konsentrat Serta Manfaatnya Untuk Hewan Ternak appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum. wr .wb. halo teman teman kali ini saya akan mengulas tentang macam – macam konsentrat. Bagi kalian yang ingin memperluas pengetahuan tentang macam – macam konsentrat, kalian dapat menyimaknya di sini.

Pakan penguat atau konsentrat adalah pakan ternak yang mempunyai kandungan serat kasar yang rendah, yaitu di bawah 18%.

Dinamakan konsentrat karena bahan pakan ini mengandung nutrisi tertentu yang sangat tinggi. Terdapat macam – macam konsetrat.

Fungsi utamanya adalah peningkat mutu gizi dari berbagai macam bahan makanan yang dijadikan pakan menjadi satu atau yang telah dicampur. Konsumsi pakan tersebut akan lebih baik lagi, serta dapat mempercepat pertumbuhan pada ternak hewan sapi yang berusia muda.

Macam – Macam Konsetrat

Memelihara hewan ternak seperti sapi yang gemuk dan sehat merupakan idaman bagi para peternak sapi karena dapat meningkatkan harga jual. Memiliki ternak sapi yang gemuk dan sehat tidak terlepas dari pemberian pakan pada ternak yang memiliki kualitas yang bagus.

Salah satu pakan yang terbaik untuk sapi adalah pakan ternak sapi konsentrat. Hal ini karena pakan pada ternak memiliki peran yang penting dan paling utama demi mendapatkan hewan ternak sapi yang berkualitas.

Namun seiring dengan perkembangan, daging sapi yang di jual di pasaran mengalami peningkatan harga sehingga membuat pakan ternak sapi ikut meningkat.

Untuk itu, para peternak sapi tersebut memiliki ide membuat pakan ternak yang ekonomis contohnya seperti membuat pakan ternak sapi dengan konsentrat.

Pakan ternak sapi konsentrat merupakan bahan makanan yang memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi dan rendah kadar serat kasarnya.

Untuk para peternak sapi yang menginginkan memiliki hewan ternak sapi yang gemuk dan sehat. Serta memiliki kualitas yang bagus haruslah dapat memilih pakan ternak hewan yang berkualitas pula.

Sehingga para peternak hewan ternak sapi tersebut dapat mencapai keinginannya untuk memiliki hewan ternak yang gemuk dan sehat.

Salah satu pakan ternak hewan sapi yang cukup berkualitas adalah pakan ternak hewan sapi yang berkonsentrat. Kenapa harus pakan konsetrat? Karena pakan ternak hewan sapi yang berkonsentrat mengandung protein dan moneral yang sangat tinggi.

Sehingga pakan ternak hewan sapi yang berkonsentrat tersebut sangat baik jika dikonsumsikan untuk peliharaan  hewan ternak anda.

Penggunaan macam – macam konsentrat agar dapat mencapai sasaran harus memperhatikan 2 (dua) hal berikut :

  • Pemberian konsentrat tidak boleh terlalu berlebihan, namun harus memperhatikan kebutuhan nutrisi ternak
  • Pemberian konsentrat harus selalu sesuai dengan imbangan jumlah produksi (susu atau daging).

Berdasarkan kandungan gizinya, konsentrat digolongkan menjadi 2 macam yaitu konsentrat sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein.

Terdapat dua jenis bahan pakan macam – macam konsentrat untuk ternak sapi konsentrat, yaitu sebagai berikut:

1.Bahan Pakan Konsentrat Yang Berasal Dari Tanaman

Macam – macam konsentrat dapat berasal dari bahan pangan atau dari tanaman seperti :

  • Serealia (misalnya jagung, padi atau gandum),
  • Kacang-kacangan (misalnya kacang hijau atau kedelai),
  • Umbi-umbian (misalnya ubi kayu atau ubi jalar), dan
  • Buah-buahan (misalnya kelapa atau kelapa sawit).

Tanaman mengandung kadar atau kandungan protein yang cukup tinggi, sehingga tanaman sangat umum sekali jika digunakan sebagai pakan ternak sapi konsentrat.

Sumber energi dapat diperoleh juga dari biji – bijian, sorghum, jagung. Sedangkan sumber protein dapat diperoleh dari kacang giling, kedelai, wijen, biji kapas, biji kare.

Konsentrat dengan energi tinggi yang berasal dari tanaman. Macam – macam konsentrat ini meliputi makanan yang mengandung tenaga yang tinggi dan protein tinggi.

Yang terbanyak adalah dari biji – bijian beras, jagung, sorghum dan “millet”. SE dan TDN nya tinggi, kandungan potein kasar menengah dan serat kasar yang rendah, kandungan mineral bervariasi.

Konsentrat yang berasal dari tumbuhan, kandungan proteinnya dibawah 47%. Mineral Ca dibawah 1% dan P dibawah 1,5% dan serat kasarnya lebih dari 2,5.

Contohnya : bungkil wijen, tepung kedelai, tepung biji kapuk, tepung bunga matahari, bungkil kedelai, bungkil kelapa,dll.

Konsentrat yang mengandung protein tinggi yang berasal dari tanaman. Konsentrat ini meliputi kacang giling, kedelai, wijen, biji kapas, dan juga biji karet. Dan kelapa mempunyai kandungan SE dan TDN yang cukup tinggi .

2.Bahan Pakan Konsentrat Yang Berasal Dari Hewan

Konsentrat ada juga yang berasal dari hewan seperti tepung daging dan tepung ikan. Disamping itu juga dapat berasal dari industri kimia misalnya protein sel tunggal. Limbah atau hasil ikutan dari produksi pada bahan pangan seperti dedak padi dan pollard.

Hasil proses ekstraksi misalnya bungkil kelapa dan bungkil kedelai. Limbah dari pemotongan hewan seperti tepung darah dan tepung bulu, dan limbah proses fermentasi seperti ampas bir.

Bahan pakan ternak konsentrat tersebut bisa diperoleh dari tepung tulang, tepung daging, tepung darah. Hasil samping dari pengolahan ikan yaitu contohnya seperti tepung ikan.

Kandungan protein yang berasal dari hewani memiliki kandungan yang mempunyai kualitas tinggi serta memiliki kualitas mineral yang tinggi juga.

Konsentrat ini biasanya terdiri dari tepung daging, tepung tulang dan daging, tepung darah, tepung ikan dan ikan kecil. Hasil sampingan dari pengolahan susu seperti bubuk susu skim, “whey” dan lemak susu.

Bahan-bahan ini dapat ditandai dengan protein kualitas tinggi yang relatif banyak jumlah yang dikandungnya dan kandungan mineral yang tinggi.

Konsentrat yang berasal dari hewan mengandung protein lebih dari 47%. Mineral Ca lebih dari 1% serta P lebih dari 1,5%. Serta kandungan serat kasar dibawah 2,5%. Contohnya: tepung ikan, tepung susu, tepung daging, tepung darah, tepung bulu dan juga tepung cacing.

Dari bahan – bahan tersebut , maka dapat dipertimbangkan bahan – bahan yang mudah tersedia, mudah untuk didapatkan dan memiliki harga yang cukup terjangkau.

Dalam pembuatan pakan ternak sapi konsentrat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya cukup sempurna. Yaitu sebagai berikut:

  • Ukurlah berat badan pada hewan ternak sapi terlebih dahulu.
  • Gunakan bahan yang mudah untuk didapatkan dan memiliki harga yang cukup  terjangkau.
  • Perhatikan tujuan dari pembudidayaan (pembibitan atau penggemukan) terhadap hewan peliharaan ternak.

Cara Memberikan Konsetrat

  • Pemberian konsentrat dapat diberikan dalam bentuk yang kering ataupun yang basah.
  • Jika ingin menggemukkan hewan ternak sapi, pemberian konsentrat tersebut diberikan sebanyak 2 – 2,5 % dari berat badan sapi perharinya.
  • Berikan pakan konsentrat 2 – 3 jam sebelum pakan hijau diberikan kepada hewan ternak sapi.

Dengan mengetahui berbagai macam informasi seputar pakan ternak hewan sapi yang berkonsentrat. Diharapkan para peternak hewan sapi dapat menggunakan pakan yang memiliki kualitas bagus. Seperti halnya pakan berkonsentrat tersebut.

Jika anda kesulitan dalam membuat pakan ternak sendiri, kami bisa memberikan solusinya dengan memberikan pakan ternak instan sebagai kapan komplit. Keunggulan pakan ternak instan adalah sudah diteliti secara klinis di Laboratoriaum Institut Pertanian Bogor.

Mampu meningkatkan bobot sebanyak kurang lebih 120/gr, umur simpan sampai 1 tahun sehingga sangat aman untuk stok pakan. Sangat praktis karena pakan sudah tersusun seluruh komposisi nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak.

Sudah tidak memerlukan tambahan pakan lagi, efisien biaya  pakan dan biaya operasional dan masih banyak lagi keunggulan dari pakan kami.

Pakan ternak sapi konsentrat yang akan kita berikan pada ternak akan sangat berpengaruh terhadap biaya pakan yang harus dikeluarkan.

Makin besar jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi biaya konsentrat, maka pendapatan para peternak juga akan semakin berkurang. Apabila biaya pakan konsentrat dapat ditekan maka pendapatam peternak juga dapat ditingkatkan.

Salah satu pakan yang sudah mengandung konsentrat, serat, vitamin dengan lengkap adalah pakan ternak instan. Pakan ini sudah mengandung nutris lengkap tanpa repot untuk mengolahnya lagi.

Keunggulan pakan ini adalah dapat meningkatkan bobot ternak dan meningkatkan produktifitas ternak dengan cepat dan baik.

Pemberian pakan konsentrat yang memiliki kualias tinggi dapat meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ternak. Hal ini akan semakin membuat bobot / berat badan  dapat menigkat dalam waktu yang singkat.

Tetapi pemberian pakan konsentat dnegan jumlah besar akan kurang baik karena bisa menyebabkan pH didalam rumen menjadi menurun.

Manfaat Pakan Ternak Sapi Konsentrat Untuk Penggemukan

Pakan ternak sapi konsentrat adalah jenis bahan yang digunakan bersama bahan pakan lain. Sehingga bisa meningkatkan keserasian antara gizi yang dicampur dengan pakan pelengkap.

Konsentrat atau pakan penguat ini nantinya dapat disusun dari jenis biji – bijian. Dan juga limbah dari hasil proses industri bahan pangan. Seperti : tepung kedelai, jangung giling, menir, dedak, bungkil kelapa, bekatul, tetes danb juga umbi.

Peran tersendiri yang bisa didapatkan dari jenis bahan pakan konsentrat karena mempunyai fungsi dapat meningkatkan nilai nutrien yang rendah. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan normal dari hewan untuk tumbuh dan bisa berkembang secara sehat.

Penambahan jenis konsentrat yang akan kita berikan sebagai ransum ternak menjadi sebuah usaha yang bisa memenuhi kebutuhan zat–zat makanan. Untuk mendapatkan jumlah produksi yang tinggi.

Manfaat yang bisa kita berikan untuk pakan dengan bahan konsentrat sebagai ransum untuk ternak akan bisa meningkatkan :

  1. Daya cerna bahan kering untuk ransum
  2. Pertambahan bobot badan ternak
  3. Dalam penggunaan ransum bisa lebih efisien

Pakan ternak sapi konsentrat yang akan kita berikan kepada hewan ternak dapat diketahui hanya dengan melihat kondisi fisik dan kimiawi. Bisa diketahui melalui cara sebagai berikut :

  1. Bau yang wangi
  2. Perubahan bentuk yang terlihat lebih segar
  3. Adanya perubahan pada rasa
  4. Tekstur pakan yang menunjukkan daya tarik sehingga semua perubahan yang ada akan merangsang dan memiliki daya tarik sehingga ternak akan benambah nafsu makan dalam mengkonsumsinya.

Untuk penambahan pakan dari jenis konsentrat pada ransum untuk ternak apabila dilihat dari segi ekonomi akan sangat tidak efisien.

Hal ini dikarenakan besarnya biaya sekitar 70 – 90 % dari total keseluruhan biaya pakan.

Jenis – Jenis

  • Konsentrat sumber energi

Merupakan konsentrat dengan kandungan energi tinggi, sementara proteinnya rendah dengan kisaran protein < 20 %, serat kasar < 18 %, dan dinding sel < 35 %.

Kegunaan konsentrat sumber energi bisa menaikkan jumlah konsumsi energi, atau bisa untuk menaikkan densitas energi didalam ransum. Bahan konsentart energi bisa didapatkan dari :

  1. Bahan pakan berupa butiran seperti : padi sebagai hasil sampingnya
  2. Macam umbi – umbian
  3. Jenis tetes maupun sejenisnya
  4. Macam minyak dan lemak yang terdapat didalamnya
  • Konsentrat sumber protein

Merupakan konsentrat yang mengandung jumlah protein tinggi dengan protein kasar > 20 %. Penggunaan protein akan lebih baik digunakan untuk ternak muda, sehingga ternak akan cepat tumbuh dan menjadikan ternak produksi tinggi. Adapun macam – macam konsentrat protein bisa didapat dari :

  1. Hewan darat
  2. Tanaman
  3. Limbah dari ikan laut
  4. Asam amino sintetik.

Perbedaan Konsentrat dan Pakan Komplit

Perbedaan konsentrat dan pakan komplit yang akan digunakan untuk pakan sebagai asupan / makanan yang akan kita berikan pada hewan ternak yang kita pelihara. Kedua macam jenis pakan konsentrat dan juga pakan komplit yang diberikan pada ternak sapi didalam campurannya paling kompleks apabila dibandingkan dengan jenis pakan ternak sapi yang lainnya.

Harga daging sapi yang semakin terus bergerak meningkat telah membuat peluang untuk orang mulai terjun dalam bisnis usaha ternak sapi. Memulai usaha ternak sapi dapat dilakukan secara mudah mulai dari skala rumahan menggunakan modal yang tidak besar. Pelaku usaha ternak sapi bisa untuk semua orang.

Pakan yang berbentuk konsentrat memiliki nutrisi yang sangat tinggi, sehingga ternak akan sehat secara alami. Terlebih dahulu akan kami jelaskan apa yang dimaksud dengan pakan konsentrat.

Perbedaan konsentrat dan pakan komplit yang akan diberikan sebagai ransum pakan ternak. Pakan yang baik untuk ransum yang kita berikan pada sapi tentu tidak menggangu kesehatan pada saat memakannya, yang diberikan sesuai kebutuhan. Unsur kebutuhan untuk ternak sapi harus memenuhi asupan : karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan juga mineral.

Energy dan BETN tinggi, serta mudah untuk dicerna oleh ternak. Kandungan yang terdapat pada pakan konsentrat mengandung < 18% serat kasar (SK), > 60% kandungan zat pembentuk energy (TDN), > 60% protein kering tinggi. Konsentrat dibedakan berdasarkan kandungan gizinya yaitu :

  1. Konsentrat sebagai sumber energy / Carbonaseous dengan kandungan < 18% protein, 60% total digestible nutrision (TDN), > 10% serat kasar. Terdapat pada polar, dedak, empok, ampas tahu, bungkil sawit, dan juga jagung.
  2. Konsentrat sebagai sumber protein / Proteinaseous dengan kandungan > 18% protein, 60% total digestible nutrision (TDN)

Macam – Macam Konsentrat

  1. Dari hewan contohnya : tepung susu, tepung ikan, tepung daging, tepung darah, tepung cacing, dan tepung bulu.
  2. Dari tumbuhan contohnya : tepung kedelai, tepung bunga matahari, bungkil kedelai, bungkil wijen, bungkil kelapa, dan juga bungkil kelapa sawit.

Complete Feed adalah sebuah teknologi formulasi dalam proses pembuatan pakan ternak yang didalamnya telah mencampur semua bahan pakan yang terdiri dari limbah pertanian ( hijauan ) dan konsentrat yang akan diolah dan dicampur menjadi satu yang bisa atau tidak  ditambahkan dengan rumput segar.

Pakan komplit ini merupakan ransum sebagai pakan berimbang yang sudah lengkap sehingga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi untuk ternak, baik untuk perawatan jaringan, untuk pertumbuhan, dan untuk produksi.

Manfaat pemakaian complete feed pada sapi diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Dengan complete feed pra peternak tidak perlu tergantung pada hijauan.
  2. Pakan siap pakai sudah memiliki kandungan zat dengan nutrisi yang sudah lengkap.
  3. Pakan komplit dapat memberikan peningkatan pada bobot badan secara optimal.
  4. Dengan pakan komplit peternak tidak membutuhkan lahan yang luas untuk tanamana HMT
  5. Dapat menekan biaya yang dikeluarkan untuk membeli pakan dalam usaha peternakan, sehingga pendapatan peternak bisa lebih maksimal.

Perbedaan konsentrat dan pakan komplit bisa dilakukan cara mengetahui seberapa banyak kandungan nutrisi dan gizi yang harus dibutuhkan oleh hewan ternak selama 24 jam.

Pakan ternak komplit atau biasa disebut dengan Complete feed yaitu pakan ternak yang lengkap yang bisa melengkapi nutrisi dan gizi pada hewan ternak tersebut.

Sebelum anda memberikan pakan konsetrat untuk ternak anda sebaiknya anda harus mengetahui tentang kebutuhan pakan kambing perharinya.

The post Macam – Macam Konsentrat Serta Manfaatnya Untuk Hewan Ternak appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Virus Yang Menyerang Tumbuhan https://mesinpencacahrumput.com/virus-yang-menyerang-tumbuhan/ Thu, 21 Feb 2019 08:55:39 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=493 Assalamualaikum.wr.wb. Di sini saya akan menulis artikel yang mengulas tentang virus yang menyerang tumbuhan. Bagi anda yang belum mengetahui apa saja Virus Yang Menyerang Tumbuhan, cocok sekali jika anda membaca artikel ini. Virus Yang Menyerang Tumbuhan Virus tumbuhan adalah virus yang menginfeksi tumbuhan. Sama dengan jenis virus yang lainnya susunan struktur fisik virus kimia tumbuhan […]

The post Virus Yang Menyerang Tumbuhan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum.wr.wb. Di sini saya akan menulis artikel yang mengulas tentang virus yang menyerang tumbuhan. Bagi anda yang belum mengetahui apa saja Virus Yang Menyerang Tumbuhan, cocok sekali jika anda membaca artikel ini.

Virus Yang Menyerang Tumbuhan

Virus tumbuhan adalah virus yang menginfeksi tumbuhan. Sama dengan jenis virus yang lainnya susunan struktur fisik virus kimia tumbuhan sederhana sekali, hanya terdiri asam protein.

Virus tumbuhan berbeda dengan patogen tumbuhan lainnya, perbedaan tersebut terdapat pada metode yang ter infeksi. Serta translokasi di dalam inang, perbanyakan diri, penyebaran, dan gejala yang dihasilkan pada inang.

Virus yang menyerang tumbuhan pertama kali ditemukan pada akhir abad ke-19 ilmuan berkebangasaan Belanda, Martinus Beijerinck dan ilmuan berkebangsaan Rusia. Dmitrii Iwanowski ketika meneliti penyebab penyakit pada tanaman tembakau.

Karena belum banyak yang diketahui tentang penyebab penyakit ini, ilmuan mencoba mengidentifikasi patogen. Dengan postulat Koch untuk mengisolasi bakteri dan jamur, namun usaha ini gagal.

Beijerinck dan Iwanowski bekerja secara terpisah dan menyatakan bahwa terdapat agen yang tidak biasa, menyebabkan penyakit mosaik pada tembakau. Agen penyebab penyakit tersebut saat ini dikenal dengan virus mosaik tembakau.

Apabila penyakit tumbuhan dikarenakan oleh virus, partikel virus secara individu hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron saja.

Gejala tumbuhan yang terkena penyakit yang disebabkan oleh virus : pola daun yang terdapat pada , klorosis, nekrosis bercak cincin.

Gejala yang muncul sebagian besar menyerupai gejala disebabkan oleh mutasi, diferensiasi, keracuanan hara, sekresi serangga, dan penyebab oleh patogen lain.

Untuk menentukan bahwa gejala tertentu pada tumbuhan itu disebabkan oleh virus dilakukan penyingkiran setiap kemungkinan lain yang membuat penyakit tersebut.

Lalu apa nama dari jenis virus yang menyebabkan penyakit mozaik pada tanaman tembakau tersebut? Bagaimana gejala yang biasanya ditimbulkan, cara penularan serta cara untuk pencegahannya?
Mari langsung saja kita bahas tentang virus yang menyerang tumbuhan di bawah ini :

1. Virus Penyebab Penyakit Mosaik

Penyakit mosaik biasanya disebabkan oleh Tobacco Mozaic Virus atau virus TMV. Virus ini mempunyai hospes (inang) utama yaitu jeniss tanaman tembakau.

Dan penularan virus dari tumbuhan yang sakit ke tumbuhan sehat dengan cara membasmi agensia penyebab penyakit yang lain.

Penyakit mozaik yang biasanya menyerang daun tanaman tembakau disebabkan oleh virus. Keberadaan virus mozaik ini mulai diteliti pertama kali pada tahun 1883 oleh seorang ilmuwan terkenal dari jerman bernama Adolf Meyer.
Akan tetapi peneltian Meyer itu belum mampu membuktikan keberadaan virus tersebut. 
Tahun 1935, ilmuwan Amerika Serikat bernama Wendell M. Stanley bisa berhasil membuktikan keberadaan virus yang menyebabkan penyakit pada tanaman tembakau.
Akan tetapi karena virus TMV mampu bermutasi, ia juga dapat menginfeksi tumbuhan yang lainnya. Contohnya seperti labu, buncis, tebu, mentimun, gandum, kentang, tomat, kacang kedelai dan sebagainya.
 
Gejala yang timbul jika tumbuhan terkena virus TMV adalah:
  • Warna daun akan berubah menjadi belang kuning-hijau,
  • Timbul bintik-bintik atau bercak-bercak pada daun,
  • Nekrosis atau kematian sel jaringan pada lokasi-lokasi tertentu,
  • Ukuran daun menjadi terlihat lebih kecil dan tubuh kerdil karena pertumbuhan yang terhambat.
Virus mosaik dapat saja menular melalui benih ataupun secara mekanis melalui vektor serangga penular atau dari tangan manusia.
Terutama dari tangan para pekerja di kebun tembakau yang telah terkontaminasi oleh cairan tembakau yang telah terinfeksi penyakit mosaik tersebut.
 
Cara untuk pencegahan penyakit mozaik dapat dilakukan dengan cara :
  • Melakukan sanitasi,
  • Memotong bagian tanaman yang telah terinfeksi agar virus tidak segera menyebar,
  • Mensterilkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk memotong dan juga jangan merokok sambil menangani tanaman karena cerutu,
  • Rokok dan pipa tembakau dapat terinfeksi virus mozaik.
 

2. Virus Penyebab Penyakit Tungro

Penyakit tungro adalah sejenis penyakit kerdil yang biasanya menyerang tanaman padi. ini adalah salah satu Virus Yang Menyerang Tumbuhan.
Penyakit tungro biasanya dapat disebabkan oleh dua jenis virus yang berbeda, yaitu virus tungro batang atau Rice Tungro Bacilliform Virus (RTBV) dan virus tungro bulat atau Rice Tungro Spherical Virus (RTSV). Kedua jenis virus ini tidak memiliki hubungan yang erat secara serologi dan dapat menginfeksi tanaman padi secara bersamaan.
 
Gejala yang timbul jika tanaman padi telah terinfeksi oleh virus tungro adalah :
  • Tanaman padi menjadi kerdil,
  • Daun bewarna kuning sampai kuning jingga disertai bercak-bercak yang bewarna coklat,
  • Perubahan warna dapat meluas mulai dari ujung ke bagian pangkal serta terjadi penurunan produktivitas gabah setiap kali saat panen.
Penularan penyakit tungro terjadi dari perantara angin, kontak langsung dari tanaman sehat ke tanaman yang sedanng sakit atau melalui serangga.
Serangga yang dapat menyebarkan virus tungro adalah contohnya wereng hijau (Nephotettix virescens). Wereng hijau merupakan Agent of Disease yang paling efisien sehingga perlu mewaspadai keberadaan hewan ini.
 
Berikut cara pencegahan terhadap penyakit tungro :
  • menanam padi varietas tahan (unggul) yang mampu mempertahankan diri dari infeksi virus,
  • memusnahkan tanaman yang sudah terinfeksi agar tidak menyebar luas,
  • memanfaatkan insektisida sistemik butiran (carbofuran) dan juga tidak membuat persemaian di sekitar lampu untuk menghindari berkumpulnya wereng di persemaian.
 

3. Virus Penyebab Penyakit  Degenerasi Jeruk

Degenerasi pada jeruk biasanya di sebabkan oleh adanya virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) yang menyerang pembuluh tapis (floem) dari tanaman jeruk sehingga mengalami malfungsi. Pembuluh floem adalah pembuluh terdapat pada kulit batang yang berfungsi mengangkut zat makanan dari daun menuju seluruh tubuh pada tumbuhan.
 
Jika pembuluh floem mengalami kerusakan akibat virus CVPD, maka zat makanan fotosintesis tertumpuk pada daun sehingga bagian lainnya kekurangan makanan. Akibatnya,  pertumbuhan tanaman jeruk dapat terhambat dan dapat mati secara perlahan-lahan.
 
Gejala yang biasanya muncul jika tanaman jeruk sudah terinfeksi virus CVPD adalah warna daun berubah menjadi belang – belang kuning dengan pola yang sangat tidak teratur, daun kaku, mengecil, meruncing dan tegak ke atas (terutama pada daun di ujung ranting), bagian dalam buah tidak simetris, biji tidak bernas, ujung biji bewarna coklat serta pertumbuhan tanaman jeruk akan lambat dan merana.
Penularan penyakit CVPD dapat saja terjadi melalui dua cara. Pertama , CVPD bisa menular dari perantara serangga yang namanya kutu loncat jeruk Asia atau Diaphorina citri sebagai vektor(makhluk hidup yang tubuhnya mengandung bibit penyakit tanpa harus menjadi sakit, ex. Nyamuk Anopeles yang tubuhnya mengandung plasmodium yang dapat menyebabkan sakit malaria). Dan kedua, dapat melalui okulasi menggunakan mata tempel yang diambil dari pohon induk yang telah terinfeksi penyakit CVPD.
 
Cara penyegahan untuk  penyakit CVPD adalah dengan menanam bibit jeruk bersertifikat dan pengendalian serangga vektor (kutu loncat). Untuk mengendalikan hama kutu loncat dapat dilakukan dengan berbagai macam cara diantaranya melalui insektisida dan pemanfaatan musuh alami kutu loncat yaitu kepik merah.

4. Virus Penyebab Penyakit Yellow

Munculnya Tomato yellow leaf curl virus (TYLCV) yang dapat menyebabkan daun mengalami klorosis (yellowing) dan mengkerut/ keriting (curly) biasanya terjadi pada tumbuhan tomat Jenis penyakit ini. Penyakit yellow atau virus kuning ini sering disebut juga dengan sebutan penyakit keriting bule.
Gejala ini yang bisa ditimbulkan akibat serangan virus ini adalah daun tanaman tomat dapat menggulung, mengeras, bertekstur kasar dan lebih tebal dibanding tanaman normal serta mengalami penyusutan sedikit demi sedikit. Gejala – gejala tersebut hanya terjadi pada daun yang masih muda, sedangkan pada daun yang sudah tua tidak akan mengalami gejala penyusutan.
Penularan virus kuning dapat terjadi melalui bantuan hewan kutu kebul. Kutu kebul merupakan vektor utama dari penyebaran jenis virus TYLCV. Kutu kebul mendapatkan virus saat serangga tersebut baru menghisap cairan dari tanaman sakit kemudian menular apabila kutu kebul menghisap cairan dari tanaman yang masih sehat.
 
Untuk mencegahnya bisa dengann cara memusnahkan tanaman yang terinfeksi dan membasmi hama kutu kebul sebagai vektornya. Sementara itu menanam bibit dengan varietas unggul yang agak tahan terhadap serangan virus TYLCV juga dapat mencegah infeksi dari virus tersebut.

5. Virus Penyebab Penyakit Daun Menggulung

Penyakit daun menggulung umumnya mengenai tanaman seperti tembakau, kapas dan lobak. ini adalah salah satu Virus Yang Menyerang Tumbuhan .Jika biasanya kita menjumpai daun menggulung pada tumbuhan itu disebabkan karena terdapat ulat di dalamnya yang sedang bermetamorfosis, maka penyakit daun menggulung ini biasanya disebabkan oleh virus, yaitu Turnip Mozaic Virus (TuMV).
 
Seperti nama penyakitnya, gejala yang di munculkan tumbuhan yang terinfeksi virus TuMV dapat dengan mudah dikenali yaitu bentuk daunnya yang menggulung ke atas di sepanjang urat daun utama yang dimulai dari ujung anak daun selain itu warna daun kekuningan atau mengalami klorosis.
Penularan penyakit ini biasanya  dapat melalui kutu daun (Aphis), sehingga upaya pencegahan terhadap infeksi virus TuMV dapat dilakukan dengan cara pengendalian terhadap kutu daun tersebut yaitu dengan menggunakan insektisida sistemik. Tujuan dari penggunaan insektisida adalah untuk menekan populasi vektor kutu daun sehingga penyebaran virus antar tanaman dapat dicegah.

6. Virus Penyebab Penyakit Bercak Layu Tomat

Jenis penyakit bercak layu atau Spotted wilt adalah penyakit yang biasanya disebabkan oleh virus Tomato spotted wilt virus (TSWV) yang dapat menyerang tanaman tomat dan berbagai jenis tanaman lain. Penyakit ini pertama kali diidentifikasi di daerah Australia pada tahun 1915 dan mampu menyebabkan kegagalam panen hingga sekitar 75 100%.
 
Virus ini bisa bertahan hidup pada banyak inang termasuk sekitarr 900 spesies tanaman yang tergolong ke dalam tanaman sayuran maupun rumput. Virus ini tidak bisa ditularkan melalui benih, tetapi oleh beberapa jenis hama thrips (hama yang menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan pada daun, batang atau buah. Ex. Kutu). Tanaman yang dapat terinfeksi oleh virus ini antara lain kacang – kacangan, selada, kacang tanah, cabai, kentang dam tembakau.
 
Pada tanaman tomat, gejala yang biasanya muncul yaitu munculnya luka kecil pada daun dengan lingkaran berwarna hijau gelap berbeda dengan warna daun secara keseluruhan. Luka ini kemudian akan menyebar menjadi berwarna seperti perunggu. Penyebarannya kemudian berlanjut kepada pangkal daun dan dapat menyebabkan kelayuan daun maupun sebagian cabang.
Tanaman tomat akan sangat kerdil dan mengalami stagnasi tumbuh apabila terserang virus bercak layu tomat pada umur yang relatif muda. Pada buah tomat akan muncul tanda bercak seperti gradasi warna yang lebih terang jika di bandingkan warna buah yang tersebar di seluruh permukaan buah.
 
Upaya pencegahan terhadap penyakit ini adalah dengan menanam tomat varietas yang tahan serangan virus TSWV, memusnahkan tanaman yang telah terinfeksi virus dan menggunakan insektisida untuk menekan peningkatan jumlah populasi hama thrips.
 

7. Virus Penyebab Penyakit Mozaik Mentimun

Pada penyakit ini disebabkan oleh Cucumber mosaic virus (CMV) yang menyerang tanaman mentimun dan jenis tumbuhan lainnya. Lebih dari 49 famili tanaman terdiri dari tanaman budidaya, tanaman hias, gulma, tanaman tahunan dan semak dapat terinfeksi virus ini.
 
Oleh karena itu virus CMV memiliki reputasi sebagai virus yang memiliki ragam inang terluas dari semua virus tanaman yang dikenal. CMV dapat ditularkan dari tanaman satu ke tanaman lain baik secara mekanis melalui getah oleh kutu daun, virus ini juga dapat ditularkan melalui biji oleh gulma parasit seperti tali putri.
Gejala yang timbul pada tumbuhan yang terinfeksi CMV adalah timbulnya bintik yang terdapat pada daun, warna daun menguning, timbul bercak cincin serta distorsi daun, bunga dan juga buah. Infeksi CMV yang terjadi pada daun dapat menyebabkan gejala yang dikenal dengan efek shoestring yaitu efek yang menyebabkan daun muda terlihat kurus dan seluruh tanaman akan mengerdil.
Upaya pencegahan terhadap serangan virus CMV adalah dengan menanam bibit sehat (tidak mengandung virus), melakukan rotasi/pergiliran tanaman, melakukan sanitasi lingkungan serta menggunakan insektisida untuk mengendalikan jumlah populasi hama vektor.
 

8. Virus Penyebab Penyakit Mozaik Kembang Kol

Penyakit mozaik kembang kol disebabkan oleh virus Cauliflower mosaic virus (CaMV). Virus ini bisa saja menginfeksi berbagai jenis tanaman sayuran yaitu brokoli, taoge, kubis dan bunga kol.
Virus ini dapat menyebar luas melalui perantara misalnya kutu daun dari berbagai spesies seperti kutu persik hijau dan kutu kol/kubis

9. Virus Penyebab Penyakit Kuning Bit Barat

Penyakit Kuning bit barat biasanya di karenakan oleh munculnya virus Beet western yellow virus (BWYV) yang juga dikenal sebagai Turnip yellows virus (TuYV).
Hal ini menyerang tanaman bit yaitu sejenis tumbuhan dataran tinggi yang umbi akarnya bewarna merah dan dapat dipakai untuk membuat gula karena kadar gulanya tinggi. Cara penularan penyakit ini sama seperti penyebaran penyakit mosaik kembang kol.
 

10. Virus Penyebab Penyakit PTNRD

PTNRD atau Potato Tuber Necrotic Ringspot Disease adalah penyakit bercak cincin nekrotik yang disebabkan oleh Potato virus Y (PVY) yang menyerang tanaman kentang sesuai dengan namanya. Bercak cincin ini dapat menjadikan kentang tidak dapat dijual sehingga menyebabkan kerugian pada petani kentang.
PVY biasanya dapat menular melalui vektor kutu tetapi dapat juga dorman (mati sementara) dalam benih kentang. Bahwa menggunakan jalur keturunan yang sama untuk produksi benih kentang selama beberapa untuk generasi berikutnya akan menyebabkan kegagalan panen berikutnya. PVY selain dapat menginfeksi kentang juga dapat menginfeksi tanaman lain seperti tomat, tembakau dan juga merica.
 
Demikianlah artikel tentang macam-macam Virus Yang Menyerang Tumbuhan beserta gejala yang ditimbulkan, cara penyebaran virus serta pencegahan infeksinya. Anda juga dapat mempelajari tentang maccam tumbuhan monokotil Semoga dapat bermanfaat untuk Anda yang ingin tahu tentang Virus Yang Menyerang Tumbuhan.

 

The post Virus Yang Menyerang Tumbuhan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari https://mesinpencacahrumput.com/kebutuhan-pakan-kambing-per-hari/ Wed, 20 Feb 2019 08:45:46 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=465 Assalamualaikum .wr. wb. Di sini saya akan menuliskan artikel yang mengulas tentang Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari. Mungkin bagi anda yang ingin mengetahui Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari. Manajemen dalam pemberian pakan yang baik sangat perlu dipelajari karena merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas pakan yang sudah diberikan. Pemberian pakan yang tidak memenuhi kebutuhan ternak juga […]

The post Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum .wr. wb. Di sini saya akan menuliskan artikel yang mengulas tentang Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari. Mungkin bagi anda yang ingin mengetahui Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari.

Manajemen dalam pemberian pakan yang baik sangat perlu dipelajari karena merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas pakan yang sudah diberikan. Pemberian pakan yang tidak memenuhi kebutuhan ternak juga dapat merugikan.

Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari

Pakan merupakan salah satu kebutuhan pakan kambing per hari bahan yang dikonsumsi ternak yang didalamnya mengandung energi dan zat-zat gizi. Bisa di artikan juga bahan yang dimakan dan dicerna oleh seekor hewan yang mampu menyajikan unsur hara atau nutrien.

Secara umum pakan ternak kambing sebenarnya hanya terdiri dari tiga jenis, yaitu pakan kasar, pakan penguat dan juga pakan tambahan. Ini juga merupakan salah satu bahan pakan berkadar serat kasar yang tinggi.

Bahan ini berupa pakan berbahan hijauan yang terdiri dari rumput dan juga dedaunan. Bahan pakan berkadar serat rendah dan mudah dicerna seperti konsentrat, ampas tahu dan bubur singkong.

Sementara pakan pengganti adalah pakan hijauan yang sudah difermentasi. Kambing sangat efisien dalam mengubah pakan berkualitas rendah menjadi protein yang berkualitas tinggi yang baik bagi tubuh dan perkembangannya.

Dalam pemberian pakan harus memperhatikan penyusunan ransum pada kebutuhan zat-zat untuk ternak biasanya yang meliputi jenis ternak, berat badan, tingkat pertumbuhan, tingkat produksi, dan jenis produksi.

1.Pemberian Pakan Hijauan Pada Kambing

pakan hijauan

Sebagian besar pakan kambing terdiri dari pakan hijauan, yaitu seperti rumput dan daun daunan tertentu. Atau anda bisa juga dengan memberi pakan kambing dengan fermentasi rumput segar.

Seekor kambing yang dewasa membutuhkan kira-kira sekitar 6 kg hijauan segar dua kali sehari, yaitu pagi dan sore. Pemberian pakan hijauan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan ternak yaitu 3 – 4% bahan kering dari bobot badan.

Hijauan merupakan salah satu bahan pakan berserat kasar yang biasanya berasal dari rumput dan dedaunan. Yang baik untuk pakan hijauan yang belum tua dan belum menghasilkan bunga karena hijauan yang masih muda mengandung PK .

Ini di iperoleh pada musim hujan sebaiknya dilayukan atau dikeringkan terlebih dahulu sebelum di berikan untuk kambing.

Salah satu pakan utama bagi ternak ruminansia dan berfungsi untuk sumber gizi, yaitu protein, sumber tenaga, vitamin dan juga mineral adalah hijauan. Kambing akan dapat mendapatkan gizi yang dibutuhkan dari hijauan bila pakan berupa campuran daun-daunan dan rumput-rumputan.

Jumlah kebutuhan pakan kambing per hari yaitu salah satunya adalah pakan hijauan sebanyak sekitar 10-20% dari bobot tubuh adalah sebagai berikut :

  1. Anak kambing yang sudah di sapih diberikan sebanyak 2-3 kg/ekor/hari
  2. Kambing pejantan muda diberikan 4-5 kg/ekor/hari
  3. Kambing pejantan diberikan 5-6 kg/ekor/hari

Pakan hijauan umumnya lebih murah jika dibandingkan dengan bahan pakan lain, sehingga peternak dapat memaksimalkan pemberian pakan hijauan untuk ternak kambingnya.

Cara memilih hijauan pakan

  1. Pilih tanaman yang berumur relatif muda sekitar 35-42 hari
  2. Imbangan daun dan batang  setinggi mungkin
  3. Utamakan pada bagian daun dibandingkan batang
  4. Gunakan lebih dari satu jenis; 2-3 jenis hijauan yang disukai oleh hewan ternak
  5. Tanaman legum sangat baik sebagai sumber protein yang murah harganya dan mudah di dapatkan.

Cara Pengolahan Hijauan Potongan

  1. Jenis tanaman pakan yang berbatang besar (rumput gajah, rumput raja, Panicum  sp,) sebaiknya dicacah terlebih dahulu menjadi potongan 10-20 cm
  2. Untuk tanaman pakan yang berbatang kecil (Brachiaria ruziziensis, Paspalum guenoarum, Paspalum ateratum dan Brachiaria humidicola)tidak perlu dicacah dapat langsung diberikan
  3. Waktu pemotongan yang ideal adalah ketika sore hari

Frekuensi Pemberian Pakan Hijauan

Keuntungan dari pemberian pakan kambing dengan bahan kasar bersama makanan penguat adalah adanya kecenderungan proses mikroorganisme .

Ini terjadi dalam rumen yang dapat memanfaatkan makanan penguat terlebih dahulu sebagai sumber energi dan selanjutnya memanfaatkan makanan kasar yang ada.

Dengan demikian pada proses mikroorganisme rumen akan lebih mudah lagi dan lebih cepat berkembang populasinya, sehingga akan semakin banyak makanan yang harus dikonsumsi oleh hewan  ternak kambing.

Pembuatan pakan konsentrat diformulasi sebagai berikut: bekatul 35 %, pollard 20%, bungkil kedelai 13%, empok jagung 8%, onggok 20%, mineral dan garam dapur 4% (Ali, dkk, 2012). Menurut Siregar (1990) standar nutrien yang terdapat dalam konsentrat untuk penggemukan kambing protein minimal 16% dan serat kasar kurang 18%.

Strategi dalam pemberian konsentrat dengan dicomborkan .sebelumnya pakan konsentrat dimasukkan ke sejumlah air yang sudah dipanaskan hingga membentuk comboran cair, diaduk hingga semua merata, menunggu dingin baru diberikan pada hewan  ternak. Dengan demikian dapat meningkatkan efisiensi pakan karena nutrien konsentrat menjadi bypass.

Untuk tumbuhnya kambing sedang, kebutuhan protein kasar ransum sebesar 14–19%, DE =3,0 Mcal dan kebutuhan bahan kering hampir sama yaitu 3,5% dari bobot hidup (NRC, 1981). Jika menurut Haryanto dan Djajanegara (1993) kambing sedang tumbuh khususnya di Indonesia, kebutuhan protein ransum sekitar 12–14% dan DE = 2,8 Mcal.

  1. Efisiensi penggunaan pakan dapat meningkat mengikuti taraf konsumsi (efisiensi meningkat bila konsumsi meningkat)
  2. Maksimalkan konsumsi sendiri
  3. Konsumsi pakan meningkat bila frekuensi pemberian pakan meningkat
  4. Frekuensi pemberian hijauan yang ideal umumnya adalah 3 x dalam sehari,
  5. Berikan pada sore hari dalam jumlah yang cukup banyak, pagi hari dalam jumlah sedang dan siang hari dalam jumlah sedikit
  6. Namun, dapat diberikan 2x dalam sehari bila membebankan biaya untuk tenaga kerja.
  7. Hindari pemberian 1 x dalam sehari

2.Pemberian Pakan Konsetrat Kambing

pakan konsetrat

Konsentrat adalah bahan pakan yang berasal dari beberapa bahan pakan yang mengandung zat gizi(protein, vitamin, mineral)dan energi dalam konsentrasi tinggi. Pemberian pakan konsentrat pada kambing ini adalah salah satu kebutuhan pakan kambing per hari yang dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas.

Hal ini biasanya di sebabkan oleh penggunaan pakan dasar yang terlalu sering tidak mampu mencapai tingkat produktifitas yang tinggi akibat tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kemampaun genetik hewan ternak.

Oleh karena itu konsentrasi nutrisinya cukup tinggi maka harga per satuan berat juga relatif tinggi,sehingga jumlah pemberiannya juga perlu dibatasi.

Pada kambing pemberian konsentrat biasanya berkisar sekitar 200 sampai 300 g/ekor/hari atau sebanyak 0,5 – 1,5% dari bobot tubuh kambing. Jumlah ini sebenarnya hanya tergantung kepada:

1) kualitas dan juga ketersediaan pakan dasar (hijauan),

2) tingkat produktivitas ternak yang diinginkan

3) harga pakan konsentrat. Jika kualitas nutrisi pakan dasar(hijauan)baik, dan tersedia dalam jumlah cukup,maka penggunaan pakan konsentrat dapat disesuaikan menurut kebutuhan saja.

Pemberian Pakan Konsentrat Pada Kambing

Bahan pakan dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu konsentrat dan bahan berserat. Konsentrat serta bahan yang berserat merupakan komponen penyusun dari ransum.

Konsentrat adalah bahan pakan yang biasanya digunakan bersama bahan pakan lain untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan pakan.Dimaksudkan untuk disatukan atau dicampur sebagai suplemen atau bahan pelengkap lainnya.

Umumnya disebut sebagai pakan penguat atau bahan baku pakan adalah Konsentrat untuk ternak kambing yang memiliki banyak kandungan serat kasar kurang dari 18%. Pakan penguat atau konsetrat ini dapat berupa dedak jagung, ampas tahu, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah.

Untuk kambing jantan yang sedang dalam periode memacek sebaiknya ditambah konsentrat± 1 kg.Konsentrat yang terdiri dari campuran 1 bagian dedak dengan 1 bagian bungkil kelapa saja dan ditambah garam secukupnya adalah cukup baik sebagai konsetrat.

Pakan penguat tersebut diberikan sehari sekali dalam bentuk bubur yang kental .

Pemanfaatan hijauan pakan yaitu sebagai pakan ternak kambing harus disuplementasikan dengan makanan penguat atau sering di sebut juga konsentrat .Agar kebutuhan nutrisi terhadap pakan dapat terpenuhi semua.

Tujuan dari suplementasi pada makanan penguat ini dalam makanan ternak kambing adalah untuk meningkatkan daya guna makanan atau menambah nilai gizi yang terkandung di dalam makanan.

Menambah unsur makanan yang defisien serta meningkatkan konsumsi dan kecernaan makanan pada tubuh.

3.Pemberian Air Minum Pada Kambing

air minum kambing

Adapun ketersediaan air minum untuk hewan ternak kambing yang harus ada setiap saat .ini  adalah salah satu kebutuhan pakan kambi ng per hari. Meskipun sebagian besar air biasanya diperoleh dari hijauan rumput atau daun-daunan, kambing tetap harus diberi minum.

Air dibutuhkan untuk membantu proses pencernaan, mengeluarkan bahan-bahan yang tidak terlalu berguna dari dalam tubuh misalnya keringat, air kencing dan kotoran.

Volume dalam kebutuhan air pada kambing cukup sangat bervariasi, dipengaruhi oleh jenis kambing, suhu lingkungan, jenis pakan yang diberikan, dan juga kegiatan kambing.

Bila bobot kambing hidup mencapai 40 kg/ekor dan ransum kering yang dibutuhkan ternak rata-rata sebanyak sekitar 0,8 kg dan air minum minimal sebanyak 3 x 1 liter (3 liter). Kebutuhan air minum untuk kambing berkisar sekitar 3-5 liter sehari .

4.Manajemen Pemberian Pakan dan Kebutuhan Nutrisi Pada Kambing

nutrisi untuk pakan kambing

Pakan yang diberikan untuk ternak potong sebaiknya pakan yang masih segar. Bila pakan sudah berada di dalam palungan lebih dari 12 jam maka pakan tersebut akan menjadi basi, apek dan sudah berjamur.

Pakan yang sudah basi dapat menyebabkan pengambilan (intake) pakan oleh ternak berkurang dan hal ini akan berdampak pada menurunnya performa ternak.

Setiap penurunan 1,0 % akan menyebabkan menurunnya pertambahan bobot badan sebesar 1,5-2,0 %. Untuk menjamin pakan di dalam palungan selalu segar, lakukan pemberian pakan minimal 2 kali sehari, bila terdapat sisa pakan dari pemberian sebelumnya harus dibuang.

Kebutuhan pakan untuk kambing per hari bisa dipengaruhi oleh fase hidup (kambing muda, dewasa, bunting, menyusui dan pejantan).

Umur, kondisi tubuh (sakit ataupun sehat), lingkungan tempat hidup (temperature dan kelembapan udara), dan juga bobot pada tubuhnya.

Dari seekor kambing dengan kambing lainnya berbeda kondisi juga memumbutuhkan pakan yang berbeda juga. Pakan juga merupakan salah satu komponen input yang sangat menentukan kebeerhasilan usaha ternak kambing.

Pemberian pakan ternak juga membutuhkan strategi dan analisa lebih untuk mencapai tujuan dari usaha ternak kambing. Hal yang harus diketahui untuk memberikan pakan ternak kambing per harinya diantaranya adalah :

1.Pakan Saat Masa kawin

Kebanyakan kambing yang mempunyai umur 12-15 bulan dengan bobot tubuh mencapai 30 kg sudah siap untuk dikawinkan. Sebelum di kawinkan dari tiga minggu beri pakan yang berkualitas, pakan hijau-hijaun yang dipotong- potong atau dicacah dan dicampur.

Induk kambing juga harus diberi pakan konsentrat dengan kandungan protein kasar 18%- 20% sebnayak 0,5 – 1 kg per ekor per hari. Agar menghasilkan bibit yang berkualitas bagus.

2.Pakan kambing bunting

Kambing bunting sangat membutuhkan pakan yang lebih banyak dan berkualitas per harinya. Tidak hanya dari induknya nutrisi dari pakan yang diberikan juga dibutuhkan untuk pertumbuhan janin yang di kandungnya.

Pertumbuhan pada janin akan berlangsung dengan cepat apabila pola pakan ternak per harinya juga teratur dan dilakukan dengan baik.

3.Pakan induk setelah melahirkan

Kambing yang sudah melahirkan juga banyak membutuhkan nutrisi dan zat gizi tinggi untuk memulihkan kondisinya serta untuk memproduksi susu. Pakan per harinya harus mempunyai komposisi hijauan segar 50% rumput-rumputan dan 50% laguminoceae.

Idealnya ternak sudah diberikan pakan kembali kira -kira setengah jam setelah pakan pada pemberian sebelumnya habis. Inilah pentingnya menyusun ransum yang sesuai dengan kebutuhan hewan ternak (Santosa, 2006).

Bahan pakan penggemukan beragam, tetapi komposisi gizi harus sesuai untuk tujuan produksi (penggemukan). Jumlah pemberian tergantung dengan berat badan. Perbandingan pakan hijauan dan pakan tambahan (konsentrat) minimal sekitar80 : 20.

Adapun jenis dari pakan tambahan lainnya yang dapat berupa campuran beberapa limbah hasil pertanian.

Contohnya seperti ampas kacang kedelai, dedak padi, dedak gandum, bungkil inti sawi, bungkil kelapa, serta molases dan mineral atau vitamin.

Pakan tambahan tersebut biasanya diberikan sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari dengan PK 14 – 16 %. Upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan laju pertumbuhan kambing peranakan boer dengan menyediakan asupan nutrisi yang cukup,salah satunya memberikan pakan lengkap

Pakan lengkap yang dimaksud adalah campuran antara hijauan atau sumber serat dengan konsentrat. Dalam bentuk homogen (uniform) dengan kandungan nutrisi sesuai dengan kebutuhan.

Dengan demikian begitu ternak mengkonsumsi pakan ini sekaligus hijauan dan konsentrat masuk bersama-sama dalam rumen.

Pemberian pakan dengan pakan lengkap ini lebih sederhana karena peternak hanya menentukan jumlahnya serta menyediakan air minum dalam kandang.

4.Pakan pejantan

Kambing penjantan dewasa juga mempunayai tugas untuk mengawini induk sepanjang tahunnya. Maka dari itu pakan yang diberikan juga harus bergizi agar kondisinya selalu prima serta memiliki sperma yang berkualitas.

Dan nantinya akan menghasillkan bibit yang berkualitas baik.

5.Pakan kambing pada masa laktasi

Kualitas pakan kambing pada laktasi pakannya menjadi dua kali dari jumlah biasanya dan banyak mengandung banyak gizi dan nutrisi banyak.

Pakan hijauna atau rerumputan yang segar dan pakan yang mengandung konsentrat kadar protein sebanyak 14-16% yang diberikan sebanyak 1 kg/harinya.

Kambing juga membutuhkan suplemen blok untuk mencegah kekurangan mineral serta nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

Kebutuhan pakan kambing per hari membutuhkan stategis yang lebih lanjut untuk mencapai tujuan dari suatu usaha atau bisnis ternak kambing. Pakan ternak juga membutuhkan pakan ternak hijau dan hasil sisa tananaman maupun limbah pertanian dan industri agro

Untuk mendukung produktifitas yang tinggi menurut kapasitas genetiknya maka, suplai nutrisi yang diberikan juga harus tinggi.

Pakan yang mengandung konsentrat ataupun suplemen yang tinggi merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk mengatasi kekurangan nutrisi. Secara umum untuk pemberian pakan kambing per harinya juga dapat dikelompokkan menjadi dua :

  1. Bahan pakan sumber energi adalah bahan pakan yang berasal dari biji-bijian dan sisa sereal , hijauan , dan umbi-umbian
  2. Bahan pakan sumber protein adalah bahan baku yang berasal dari biji-bijian, tepung bungkil kedelai, tepung-tepungan dan ampas tahu.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang kebutuhan pakan kambing per hari. Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang mempelajari tentang kebutuhan pakan kambing per hari. Terimakasih.Wassalamualaikum.wr.wb.

The post Kebutuhan Pakan Kambing Per Hari appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Jenis Pakan Ternak Yang Bagus Untuk Ternak Anda https://mesinpencacahrumput.com/jenis-pakan-ternak/ Wed, 20 Feb 2019 04:24:46 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=249 Hay teman – teman yang ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang jenis – jenis pakan ternak yang cocok untuk hewan ternak kalian. Kalian bisa menyimaknya di sini ya 😉 Jenis pakan ternak adalah salah satu hal yang penting dalam bidang peternakan. Kualitas pakan yang akan di berikan untuk ternak anda harus  sangat diperhatikan. Karena hal […]

The post Jenis Pakan Ternak Yang Bagus Untuk Ternak Anda appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Hay teman – teman yang ingin menambah pengetahuan dan wawasan tentang jenis – jenis pakan ternak yang cocok untuk hewan ternak kalian. Kalian bisa menyimaknya di sini ya 😉

Jenis pakan ternak adalah salah satu hal yang penting dalam bidang peternakan. Kualitas pakan yang akan di berikan untuk ternak anda harus  sangat diperhatikan. Karena hal itu sangat berpengaruh pada perkembangan dan juga dengan kualitas ternak yang Anda pelihara.

Bagi Anda yang menjalankan usaha ternak, tentunya pakan menjadi salah satu hal terpenting dalam usaha yang anda jalankan. Karena sama saja dengan pelaku bisnis yang lainnya, peternak bisa dibilang sukses dari besarnya peternakan yang dijalankan dan dimilikinya.

Jumlah ternak, kualitas produksi dan juga kuantitas dari ternak merupakan tolak ukur dari besar atau kecilnya peternakan. Untuk menjaga kualitas dari hasil ternak, dibutuhkan berbagai jenis pakan ternak yang mempunyai kualitas yang tinggi.

Berbagai Jenis Pakan Ternak

Ada 6 jenis pakan ternak selain yang dibedakan berdasarkan dari sumbernya, yaitu mari simak di bawah ini :

1. Konsentrat atau Pakan Penguat

Konsentrat atau yang biasa dikenal juga dengan pakan penguat merupakan salah satu jenis pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar di bawah 18%. Untuk itu termasuk rendah. Bahan pakan ini memiliki kandungan nutrisi tertentu yang sangat tinggi, maka dari itu di sebut konsentrat.

Lalu kenapa bisa diberi nama atau disebut dengan pakan penguat?

Disebut pakan penguat karena jika saat diberikan atau dicampurkan dengan bahan yang lainnya. Bisa meningkatkan kandungan gizi yang terkandung dari pakan ternak tersebut.

Pakan konsentrat ini pun dapat di bagi menjadi dua jenis. Yaitu konsentrat yang bersumber energi dan juga konsentrat yang bersumber protein.

Jika kadar yang terkandungan dari protein sebuah konsentrat ada dibawah dari 20%, maka bahan pakan tersebut adalah konsentrat sumber energi.

Sebaliknya, jika kadar protein yang di kandungnya diatas 20%. Maka bahan pakan tersebut bisa disebut sebagai konsentrat sumber protein.

Contoh bahan pakan sumber energi yaitu rumput serat kasar, biji-bijian, dan juga tanaman umbi – umbian beserta limbahnya juga. Sedangkan yang menjadi contoh sumber protein yaitu adalah daun ubi jalar, lamtoro, ganggang dan bungkil, daun pisang, daun nangka, turi.

Peternakan sapi perah biasanya sangat membutuhkan pakan ternak konsentrat. Karena pakan konsentrat ini berfungsi untuk menjaga produksi dari susu sapi perah.

Dibandingkan dengan sapi yang hanya mendapatkan pakan hijauan. Sapi yang diberikan pakan konsentrat dapat meningkatkan produksi susunya hingga lebih dari 30%.

Agar kebutuhan energi hewan peliharaan ternak dapat tercukupi, maka pakan konsentrat energi dibutuhkan sebagai bahan pakan tambahan saja.

Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan konsentrat pada hewan peliharaan ternak, tidak bisa dilakukan  dengan sembarangan. Hal – hal tersebut, yaitu :

  1. Baik sapi perah maupun sapi pedaging, pemberian pakan ternak konsentrat harus seimbang dengan jumlah produksi hewan ternak itu sendiri.
  2. Nutrisi dari hewan ternak harus sangat diperhatikan dalam pemberian pakan ternak konsentratnya, karena harus sesuai dan terjaga.

Konsentrat dari Sumber Tumbuhan dan Hewan

Pakan konsentrat yang di hasilkan dari pertanian contohnya yaitu Kacang hijau, jagung, dan kedelai. Contoh pakan yang berasal dari sisa industri pertanian yaitu bungkil kelapa, biji karet, ampas tahu dan lain – lain.

Dari contoh diatas adalah contoh dari pakan konsentrat yang berasal dari tumbuhan. Pakan ternak konsentrat yang dari tumbuhan ini pada umumnya memiliki kandungan protein dan juga energi yang tinggi. Apalagi yang berasal dari sorghum, jagung, dan juga biji bijian.

Serat kasar lebih dari 2,5%, fosfor kurang dari 1,5%, kalsium kurang dari 1%, dan juga protein sekitar 47%. Itu semua merupakan kandungan nutrisi yang berasal dari tumbuhan.

Berbeda dengan pakan konsentrat yang berasal dari tumbuhan, kalau dari sumber hewan diberikan dalam bentuk tepung. Contohnya seperti tepung tulang, daging, cacing, bulu, ikan.

Contoh lainnya selain tepung ada bubuk susu skim dan juga lemak susu. Pakan konsentrat juga tinggi kandungan proteinnya. Kandungan dari nutrisinya adalah kalsium sekitar 1%, fosfor 1,5%, protein 47%, dan serat kasar kurang dari 2,5%.

2. Pakan Kasar

Jenis pakan ternak yang satu ini merupakan pakan yang memiliki volume besar namun dengan berat jenis yang cukup rendah. Yang dimaksud dengan berat jenis adalah berat pakan per satuan volume.

Pakan ini berasal dari bahan pakan hijauan yang memiliki kandungan serat kasar sekitar 18% dengan kandungan energi yang lumayan rendah.

Pakan kasar merupakan pakan yang bervolume besar tetapi cukup berat dari setiap unit volume-nya rendah. Makanan yang termasuk dalam jenis pakan kasar dapat berasal dari hijauan, antara lain:

  • Rumput. Bisa jenis rumput lapangan, rumput tanaman, rumput grinting, rumput benggala, rumput kolonjono, rumput tuton.
  • Daun leguminos.
  • Sisa hasil panen contohnya seperti jerami, baik jerami padi, jerami kedelai, jerami jagung, maupun jerami kacang tanah.

Pakan ternak yang berasal dari hijauan memiliki kandungan serat kasar sekitar 18% tetapi memiliki kandungan energi yang cukup rendah. Hijauan sumber nutrisi yang baik adalah hijauan yang mengandung protein kasar sebanyak 20 % dari total bahan kering seperti leguminosa/ kacang – kacangan.

Sedangkan pakan dari sisa hasil panen contohnya seperti jerami, hanya memiliki kandungan protein kasar sekitar 3 – 4 % dari bahan kering.

Dari pakan hijauan yang berasal dari daun dan rumput yang berkualitas tinggi, hewan ternak hanya dapat berproduksi sekitar 70% dari kemampuan seharusnya.

Mau bagaimanapun lagi, pakan kasar masihsangat diperlukan untuk hewan ternak ruminansia. Karena memiliki serat kasar tinggi yang dibutuhkan untuk merangsang rumen serta menentukan kadar lemak susu yang di hasilkan.

3. Pakan Fermentasi

Menjadi seorang peternak memang harus mengerti tentang racikan bahan pakan dan juga jenis pakan ternak yang tepat. Segala halnya harus diperhatikan secara rinci. Ada berbagai jenis pakan yang bisa diberikan kepada ternak.

Baik itu peternak yang sudah cukup berpengalaman maupun pemula tidak bisa mengabaikan pakan hewan peliharaan ternak. Karena pakan ternak memegang kunci penting dari pertumbuhan dan juga perkembangan dari hewan ternak anda.

Pakan jenis fermentasi  adalah pakan yang dibuat dengan melalui proses peragian atau proses amoniasi. Jenis pakan fermentasi dibutuhkan untuk mengawetkan kandungan gizi pada pakan hijauan atau bahan pakan lainnya.

Sehingga pakan bisa disimpan dalam waktu lama tanpa merusak kandungan nutrisinya. Jangan sampai usaha ternak yang anda jalani merugi hanya karena lalai dalam mencukupi kebutuhan vitamin hewan peliharaan ternak.

Hal itu bisa menyebabkan hewan ternak menjadi sering sakit-sakitan, melemahkan tubuhnya, bahkan bisa menyebabkan kematian juga.

4. Vitamin

Vitamin ini biasanya hanya dibutuhkan dalam jumlah yang kecil saja, kecukupan untuk kebutuhan vitamin ini tidak bisa diabaikan sedikitpun. Dan lagi tidak semua bahan pakan ternak memiliki kandungan vitamin yang cukup lengkap.

Tubuh dari hewan ternak itu mirip dengan tubuh manusia, karenanya hewan ternak pun butuh berbagai jenis vitamin. Agar hewan ternak bisa memiliki pertumbuhan yang optimal.

Vitamin yang dibutuhkan oleh hewan ternak bisa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu ada vitamin yang bisa larut di dalam air dan juga yang bisa larut dalam lemak.

Untuk kelompok yang larut dalam lemak sama seperti manusia yaitu vitamin A, D, E, dan K. Dan untuk kelompok yang larut dalam air contohnya adalah vitamin B kompleks, B6, B12, C, niacin, inondol, kholin, dan biotin.

Fungsi vitamin untuk sapi :

  • Menjalankan fungsi tubuh pada sapi.
  • Memproduksi energi yang dibutuhkan oleh sapi dalam tubuhnya untuk beraktivitas.
  • Membantu memelihara kesehatan pada syaraf dan otot dalam tubuh sapi.
  • Membantu tubuh sapi itu sendiri untuk membuat dan menggunakan protein.

Pemberian vitamin B1 pada tubuh sapi sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Jika pemberian vitamin ini terlalu berlebihan maka vitamin B1 akan dibuang percuma melalui air seni sapi.

Gejala kekurangan vitamin B1 adalah nafsu makannya yang menurun, berat badan menurun. Namun, jika sapi mengalami kekurangan vitamin ini akan menimbulkan gangguan pada pencernaannya.

Pemakaian vitamin B yang melebihi batas normal yang diperlukan akan mempengaruhi sistem syaraf (denyut nadi menjadi sangat cepat). Karena terjadi reaksi hipersensitif yang akan menyebabkan sapi mudah stress.

Vitamin B1 akan lebih efektif lagi jika penggunaannya dilakukan bersamaan dengan vitamin B yang lain. Sumber makanan yang mengandung vitamin B1 contohnya seperti beras pecah kulit, daging, telur, hati, ikan, dan pakan hijauan.

Tubuh sapi yang menyimpan vitamin B1 pada hati, ginjal, jantung, otak dan otot, dalam jumlah yang cukup terbatas.

5. Mineral

Sebenarnya pemberian pakan mineral ini tidak terlalu dibutuhkan. Hal ini diberikan tergantung dengan jenis pakan yang dikonsumsi oleh ternak. Karena pada umumnya, bahan makanan ternak sudah mengandung sebagian mineral yang dibutuhkan oleh ternak.

Memilih mineral yang tepat untuk hewan ternak merupakan hal yang gampang – gampang sulit. Gampang karena di pasaran terdapat banyak produk mineral yang beredar.
Namun sulit memilih mana yang benar-benar baik dan dibutuhkan oleh hewan peliharaan ternak.  Adapun supplemen mineral yang beredar dipasaran adalah:
  • Garam Mineral. Garam ini merupakan jenis mineral yang paling banyak digunakan untuk supplement peternakan. Mineral jenis ini dapat dikenali dengan sebutan akhiran sulfate, chloride, atau carbonate (misal: iron sulfate, zinc chloride, calcium carbonate). Garam mineral ini sangat sedikit diserap tubuh dan sering menimbulkan masalah pada saluran pencernaan.
  • Garam AlkaliMineral jenis ini dapat dikenali dengan akhiran oxide atau hydroxide (misalnya: magnesium oxide, magnesium hydroxide). Garam alkali ini memiliki tingkat penyerapan lebih rendah daripada garam mineral dan hanya kurang dari 1% yang dapat dimanfaatkan ternak. Bahkan beberapa diantaranya sama sekali tidak dapat dimanfaatkan (contohnya : zinc oxide, copper oxide).
  • Mineral ColloidalMerupakan jenis mineral yang disuspensikan (tidak dilarutkan) dalam medium yang cair. Sehingga berada pada ukuran partikel yang beberapa kali lebih besar daripada mineral jenis lainnya, yang menjadikannya sangat sulit diserap tubuh.
  • Mineral Amino Acid Chelate (paling baik). Merupakan jenis mineral yang terikat pada struktur asam amino dan oligopeptida. Mineral jenis ini secara alami dapat dijumpai pada berbagai tumbuhan yang hidup dan mikro-organisme unisel bervakuola. Mineral ini lebih mudah diserap dan lebih siap untuk digunakan tubuh serta biasa dikenali dengan akhiran amino acid chelate.

Hewan ternak yang sangat membutuhkan mineral ini biasanya dari jenis hewan perah, baik itu sapi ataupun itu kambing. Ada berbagai jenis mineral yang sangat dibutuhkan ternak yaitu kalium, zat besi, kalsium, natrium, magnesium, fosfat, dan yang lainnya.

Tips

Jika ingin memberikan tambahan mineral, ada baiknya untuk memeriksa apa saja dan seberapa besar kandungan nutrisi pada pakan ternak yang diberikan. Agar ternak tidak menerima asupan mineral berlebih, karena yang berlebihan itu tidak baik.

6. Pakan Tambahan

Pakan yang satu ini sama seperti dengan namanya, berfungsi hanya sebagai tambahan bukan menjadi konsumsi utama ternak. Jenis pakan ternak yang satu ini jika ada diberikan, jikapun tidak ada ya tidak apa-apa.

Pakan tambahan memiliki fungsi selain sebagai tambahan tapi juga untuk membantu mencegah penyakit, menyembuhkan hewan ternak, ataupun untuk menjaga kesehatan.

Antitoksin, hormon, antibiotik, obat cacing, merupakan contoh dari jenis pakan ternak tambahan. Jika hewan peliharaan ternak diberikan antibiotik, tujuannya adalah agar memodifikasi keseimbangan bakteri pada saluran cerna hewan peliharaan ternak.

Jika bakteri yang menguntungkan dan merugikan pada tubuh ternak yang seimbang, maka ternak bisa terjaga akan produksinya.

 

Berbagai jenis pakan

Berbagai jenis bahan pakanyang bisa dinamakan serta dicerna oleh hewan peliharaan ternak. Baik itu selurhnya ataupun sebagian saja tanpa mengganggu kesehatan ternak yaitu bisa disebut bahan pakan. Tanaman ataupun bukan tanaman bisa menjadi bahan pakan yang aakan di berikan untuk hewan ternak.

Kandungan dari nutrisi dan juga komposisi kimianya sangat berpengaruh pada kualitas dari bahan pakan ternak. Selain itu kandungan dari zat anti-nutrisi yang di kandung pada bahan pakan juga dapat mempengaruhinya.

Ada empat kunci yang harus diperhatikan dalam meracik ransum untuk hewan peliharaan ternak. Yang pertama yaitu carilah bahan baku yang disukai oleh ternak, lalu bahan bakunya mudah diperoleh. Setelah itu harganya terjangkau, dan bahan pakan tersebut bervariasi macamnya.

Maka dari itu, untuk menjadi seorang peternak juga harus bisa meracik ransum secara tepat, baik itu dari segi nutrisinya maupun harganya. Semuanya harus diperhatikan secara rinci dan juga tepat agar hasilnya pun baik.

Macam Bahan Pakan Ternak

Pada umumnya, macam dari bahan pakan ternak ada dua. Yaitu bahan pakan hijauan dan juga non-hijauan. Sumber bahan pakan hijauan di Indonesia masih banyak didapatkan seperti berbagai jenis dedaunan, berbagai jenis rumput, dan juga legume. 

Bahan pakan non-hijauan bersumber dari sumber mineral dan juga dari biji-bijian. Ada berbagai sumber bahan pakan hijauan yang bisa kita dapatkan. Contohnya seperti tanaman legum yang merambat dan tanaman legum yang memiliki protein cukup tinggi.

Jenis tanaman legum yang merambat contohnya yaitu kembang telang, kacang ruji, dan kacang sentro. Sedangkan yang berprotein tinggi contohnya yaitu gamal, lamtoro, dan kaliandra.

Namun selain tanaman legum yang merambat, ada lagi sumber pakan hijauan lain seperti jerami dan juga rumput gajah. Tetapi jerami ini merupakan bahan pakan yang nutrisinya rendah, jadi kurang disarankan sebagai bahan pakan untuk hewan peliharaan ternak anda.

Berbagai bahan pakan ini juga bisa ditemukan secara alami dan juga bisa didapatkan juga secara buatan. Yang secara alami ini bisa ditemukan di alam bebas, seperti contohnya di dalam hutan, di lahan perkebunan dan juga pertanian.

Sementara yang secara buatan adalah dengan cara budidaya. Dihasilkan dengan cara budidaya merupakan bahan pakan yang didapatkan melalui proses penanaman dan pemeliharaan secara perawatan yang intensif.

Contoh dari bahan pakan non-hijauan ini yaitu ada bungkil kacang tanah, onggok, bungkil kelapa, ubi kayu. Dan hasil ikutannya, kedelai dan ikutannya, dedak jagung, kulit kacang tanah, dan dedak padi. Ada lagi sumber lain yang berasal dari kulit buah, seperti kulit kakao dan juga kulit kopi.

Cukup sekian dari yang saya untuk Anda yang sedang bersiap untuk beternak. Semoga apa yang sudah ditulis di atas dapat bermanfaat bagi anda semua.

Wassalamualaikum.wr.wb

The post Jenis Pakan Ternak Yang Bagus Untuk Ternak Anda appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Jenis Kambing Di Indonesia Yang Perlu Kalian Ketahui https://mesinpencacahrumput.com/jenis-kambing-di-indonesia/ Tue, 19 Feb 2019 02:29:53 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=402 Assalamualaikum .wr .wb. Hai teman – teman di sini saya akan menulis artikel yang mengulas tentang jenis kambing di Indonesia. Buat kalian yang sedang menjalankan bisnis ternak pastinya kalian juga paling tidak sedikit mengetahui jenis kambing di indonesia. Ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan sebelum memulai usaha ternak. Salah satunya adalah jenis-jenis kambing […]

The post Jenis Kambing Di Indonesia Yang Perlu Kalian Ketahui appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum .wr .wb. Hai teman – teman di sini saya akan menulis artikel yang mengulas tentang jenis kambing di Indonesia. Buat kalian yang sedang menjalankan bisnis ternak pastinya kalian juga paling tidak sedikit mengetahui jenis kambing di indonesia.

Ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan sebelum memulai usaha ternak. Salah satunya adalah jenis-jenis kambing yang biasa dibudidaya di Indonesia, baik itu untuk memanfaatkan hasil susunya ataupun dagingnya.

Misalnya jika kita ingin ternak kambing potong, bibit kambing jenis apa yang harus dicari, atau jika ingin ternak kambing untuk memanfaatkan susunya, jenis kambing apa saja yang produksi susunya berlimpah.

Karena ternyata masih banyak sekali jenis-jenis kambing di Dunia. Setelah anda mempelajari tentang jenis kambing di Indonesia anda mungkin juga bisa membelajari tentang apa kegunaan rumput odot untuk kambing. dan berikut ini adalah jenis-jenis kambing yang ada di Indonesia beserta ciri-cirinya:

Jenis – jenis Kambing Di Indonesia

1. Kambing Kacang

Kambing Kacang

Merupakan ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di wilayah Indonesia. Ini adalah salah satu jenis kambing di indonesia. Badannya cukup kecil. Tinggi gumba yang jantan sekitar 60 cm sampai 65 cm, sedangkan yang betina mencapai sekitar 6 cm.

Bobot untuk yang jantan bisa mencapai sekitar 25 kilogram, sedangkan untuk yang betina beratnya mencapai 20 kilogram.

Telinganya tegak, mempunyai bulu lurus dan pendek. Baik kambing betina maupun yang jantan memiliki dua tanduk yang cukup pendek. Kambing kacang jantan dan betina merupakan salah satu tipe kambing pedaging.

Karakteristik:

  1. Tubuh kambing relatif berukuran kecil dengan kepala yang ringan dan kecil.
  2. Telinganya pendek dan tegak lurus mengarah ke atas dan depan.
  3. Pada umumnya memiliki warna bulu tungga yakni: putih, hitam dan coklat, serta adakalnya campuran dari ketiganya.
  4. Kambing jantan maupun betina mempunyai tanduk.
  5. Berat tubuh jantan dewasa bisa mencapai 30 Kg, serta betina dewasa bisa mencapai 25 Kg.
  6. Memiliki bulu yang pendek pada seluruh tubuh, kecuali pada ekor dan dagu, pada kambing jantan juga tumbuh bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat.

2.  Kambing Etawa

Kambing EtawaKambing EtawaKambing EtawaKambing Etawa

Salah satu jenis kambing di indonesia ini adalah Kambing Etawa didatangkan langsung dari India yang biasa disebut kambing Jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan mencapai 90 cm hingga 127 cm dan yang betina hanya mencapai 92 cm. Bobot yang jantan bisa mencapai sekitar 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram.

Memiliki telinga yang panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya agak cembung. Baik jantan maupun betina mempunyai tanduk yang pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu sekitar tiga liter per hari.

Keturunan silangan (hibrida) antara kambing Etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai sebagai kambing “Peranakan Etawa” atau sering di sebut juga “PE”. Kambing PE biasanya berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif lagi terhadap lingkungan lokal di Indonesia.

3.  Kambing Jawarandu

Kambing Jawarandu

Jawarandu merupakan jenis kambing di indonesia hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Mempunyai ciri separuh mirip kambing Etawa dan separuh lagi mirip dengan kambing Kacang. Kambing ini biasanya dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per harinya.

Nama lain dari kambing jawa randu yaitu Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan. Merupakan hasil silangan antara kambing peranakan etawa dengan kambing kacang, sifat dari fisik kacang jauh lebih dominan. Baik jantan atupun betina merupakan tipe kambing pedaging.

Karakteristik:

  1. Memiliki tubuh yang lebih kecil dari kambing etawa, dengan bobot kambing jantan dewasa dapat melebihi40 Kg, sedangkan betina dapat mencapai bobot sekitar40 Kg.
  2. Baik jantan maupun betina memiliki tanduk.
  3. Memiliki telinga yang lebar terbuka, panjang dan terkulai.

4. Kambing Saanen

Kambing Saanen

Kambing Saenen berasal dari daerah Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak mempunyai tanduk tanduk. Warna bulunya dominanputih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang dan hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan juga tegak. Kambing ini merupakan salah satu jenis kambing penghasil susu asli.

Kambing ini berasal dari daerah lembah Saanen Swiss bagian barat. Merupakan salah satu jenis kambing terbesar di Swiss. Sulit berkembang di wilayah yang tropis karena kepekaannya terhadap sinar matahari. Ciri – cirinya memiliki telinga tegak dan mengarah ke depan, bulu dominan putih, kadang2 ditemui bercak hitam pada hidung, telinga atau ambing. Produksi susu bisa mencapai sekitar  740 kg/ms laktasi.

Kebuntingan untuk kambing adalah sekitar 5 bulan. Ia mampu melahirkan anak-anak tiga kali dalam dua tahun kemudian. Kambing Betina umur satu tahunan dapat menghasilkan sekitar 1 – 2 anak. Setelah beranak pertama, ia biasanya akan beranak kembar dua, tiga, bahkan empat. Induk menghasilkan susu dengan kandungan lemak sangat tinggi yang cukup untuk disusu anak-anaknya itu.

Biasanya di Indonesi jenis kambing ini di silangkan lagi denga jenis kambing lain yang lebih resisten terhadap cuaca yang tropis, misalnya dengan jenis etawa.

5.  Kambing Marica

Kambing Marica

Merupakan suatu variasi lokal dari Kambing Kacang. Biasanya kambing ini terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli dari Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endargement).

Daerah populasi kambing Marica dapat dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Dia mempunyai potensi genetik yang mampu beradaptasi baik di daerah agro-ekosistem lahan kering, dimana curah hujan sepanjang tahun sangatlah rendah.

Kambing Marica dapat bertahan hidup pada musim kemarau walau hanya memakan rumput – rumput kering di daerah tanah berbatu – batu saja. Ciri yang paling khas dari kambing ini adalah telinganya tegak dan relatif kecil pendek dibanding telinga kambing kacang. Tanduk pendek dan kecil serta kelihatan lebih lincah dan agresif.

6.  Kambing Samosir

Kambing Samosir

Jika di lihat dari sejarahnya kambing ini dipelihara penduduk setempat dengan cara turun temurun di daerah Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Mula mulanya kambing samosir digunakan sebagai bahan upacara persembahan pada acara keagamaan salah satu aliran kepercayaan aninisme (Parmalim) oleh masyarakat di daerah sekitar.

Kambing yang dipersembahkan harus yang berwarna putih, maka secara alami penduduk setempat sudah selektif dalam memelihara kambing mereka lebih mengutamakan yang berwarna putih. Kambing Samosir ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekosistem lahan kering dan berbatu – batu, walaupun pada musim kemarau biasanya rumput sangat sulit dan kering.

Kondisi pulau Samosir yang topografinya berbukit, ternyata kambing ini dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan cukup baik. Penelitian terhadap kambing spesifik lokal yang ada di Kabupaten Samosir Sumatera Utara dilakukan untuk mengetahui masing – masing karakteristik morfologik tubuh.

Pengamatan ini dilakukan secara langsung dilapangan melalui pengukuran morfologik pada tubuh. Data yang sudah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Jika di lihat dari hasil yang diperoleh dari karakteristik morfologik pada tubuh kambing dewasa yaitu rata – rata bobot badan betina sekitar 26,23 kurang lebih sekitar 5,27 kg; panjang badan 57,61 kurang lebih 5,33 cm; tinggi pada pundak 50,65 kurang lebih 5,28 cm; tinggi pinggul 53,22 kurang lebih 5,43 cm; dalam dada 28,67 kurang lebih 4,21 cm dan lebar dada 17,72 kurang lebih 2,13 cm.

Berdasarkan dari ukuran morfologik tubuh, bahwa kambing spesifik lokal Samosir ini hampir sama dengan kambing Kacang yang ada di Sumatera Utara, yang membedakannya terhadap kambing Kacang yaitu penotipe warna tubuh yang cukup dominan putih dengan hasil observasi 39,18% warna tubuh putih dan 60,82% warna tubuh belang putih hitam.

Pemberian nama kambing Samosir pada saat ini masih secara lokal dan dikenal dengan nama lain Kambing Putih atau Kambing Batak.

7. Kambing Muara

Kambing Muara

Kambing Muara dapat dijumpai di daerah Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara di Propinsi Sumatera Utara. Dari segi penampilannya kambing ini nampak sangat gagah sekali , tubuhnya kompak dan sebaran warna bulunya sangat bervariasi antara warna bulu coklat kemerahan, putih dan ada juga berwarna bulu hitam.

Bobot kambing Muara ini lebih besar dari pada kambing Kacang dan kelihatan lebih prolifik. Kambing Muara ini sering juga beranak hingga dua sampai empat sekelahiran (prolifik). Walaupun anaknya dapat mencapai sebanyak empat ekor ternyata dapat hidup sampai besar akan tetapi penampilan anak cukup lebih sehat walaupun tanpa memakai susu tambahan dan pakan tambahan , tidak terlalu jauh berbeda dengan penampilan anak tunggal saat baru dilahirkan. Hal ini diduga disebabkan oleh produksi susu kambing relatif baik untuk kebutuhan anak kambing yang berjumlah4 ekor.

Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di daerah padang rumput. Secara alamiah mereka adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

8. Kambing Kosta

Kambing KostaKambing KostaKambing Kosta

Lokasi penyebaran kambing Kosta biasanya ada di sekitar Jakarta dan Propinsi Banten. Kambing ini di kabarkan mempunyai bentuk tubuh yang sedang, hidung rata dan kadang kadang ada yang melengkung, tanduk pendek, bulu pendek.

Kambing ini diduga terbentuk berasal dari persilangan antara kambing Kacang dan kambing Khasmir (kambing impor). Hasil pengamatan, ternyata sebaran warna dari kambing Kosta ini adalah coklat tua sampai warna hitam. Dengan presentase terbanyak hitam (61 %), coklat tua (20%), coklat muda (10,2%), coklat merah (5,9%), dan abu – abu (3,4%).

Pola warna tubuh pada umumnya terdiri dari 2 warna, dan bagian yang belang didominasi oleh warna putih. Kambing Kosta biasanya dapat di temukan di daerah Kabupaten Serang, Pandeglang, dan disekitarnya serta ditemukan pula dalam populasi yang kecil di wilayah Tangerang dan DKI Jakarta.

Selama ini masyarakat biasanya hanya mengenal Kambing Kacang sebagai kambing asli Indonesia, namun karena bentuk dan performa Kambing Kosta menyerupai Kambing Kacang, sering sulit membedakan antara Kambing Kosta dengan Kambing Kacang, padahal bila diamati secara seksama bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

Salah satu ciri khas dari Kambing Kosta yaitu mempunyai motif garis yang sejajar pada bagian kiri dan kanan pada muka, selain itu terdapat pula ciri khas yang dimiliki oleh Kambing Kosta yaitu bulu yang rewos di bagian kaki belakang mirip bulu rewos pada Kambing Peranakan Ettawa (PE), namun tidak sepanjang bulu rewos pada Kambing PE dengan tekstur bulu yang agak tebal dan halus.

Tubuh Kambing Kosta biasanya berbentuk besar ke bagian belakang sehingga cocok dan potensial untuk dijadikan tipe jenis pedaging. Saat ini populasi Kambing Kosta sedang menyusut, walaupun data yang ada untuk populasi Kambing Kosta tidak lagi diketemukan, namun perkiraan populasinya di Provinsi Banten hanya tinggal ratusan ekor saja (500 – 700 ekor).

9. Kambing Gembrong

Kambing Gembrong

Asal dari kambing Gembrong terdapat di daerah kawasan Timur Pulau Bali terutama di daerah Kabupaten Karangasem. Ciri khas dari kambing ini adalah mempunyai bulu yang panjang. Panjang bulu sekitar berkisar 15-25 cm, bahkan rambut pada bagian kepala hingga menutupi muka dan telinga.

Rambut panjang yang terdapat pada kambing jantan, sedangkan kambing Gembrong betina berbulu pendek berkisar sekitar 2-3 cm. Warna tubuh yang dominan kambing Gembrong pada umumnya putih (61,5%) sebagian berwarna coklat muda (23,08%) dan coklat (15,38%).

Pola warna pada tubuh umumnya adalah satu warna sekitar 69,23% dan sisanya terdiri dari dua warna 15,38% dan tiga warna 15,38%. Rataan litter size kambing Gembrong adalah 1,25. Rataan bobot lahir tunggal sekitar 2 kg dan kembar dua 1,5 kg. Tingkat kematian prasapih 20%.

Asal usul kambing gembrong sampai sekarang belum bisa dipastikan. Ada yang menduga bahwa kambing tersebut merupakan persilangan dari antara kambing Kashmir dengan kambing Turki. Dugaan ini berdasarkan pada ciri – ciri fisik kambing yang hampir mirip dengan kambing gembrong.

Dua jenis kambing itu masuk ke daerah Bali dari luar negeri sebagai hadiah untuk seorang bangsawan yang berasal dari Bali. Dari persilangan dua kambing itulah kambing gembrong mulai muncul. Kambing itu berkembangbiak. Tetapi, dari cerita ini juga masih simpang siur. Soal asal usul kambing itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut lagi.

10.Kambing Boer

Kambing Boer

Kambing Boer berasal dari daerah Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang ter-registrasi selama lebih dari selami 65 tahun. Kata “Boer” memiliki arti petani. Kambing Boer merupakan satu – satunya kambing pedaging yang sesungguhnya, yang ada di dunia karena pertumbuhannya yang sangat cepat.

Berat kambing ini dapat mencapai sekitar 30 – 45 kg pada umur lima sampai enam bulan, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 – 0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan untuk sehari – harinya. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing Boer jauh lebih tinggi dan mencapai sekitar 40% – 50% dari berat tubuhnya.

Kambing Boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang cukup lebar, panjang, dalam, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkepala warnanya coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua. Beberapa kambing Boer memiliki garis putih ke bawah pada wajahnya. Kulitnya berwarna coklat yang melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari secara langsung. Kambing ini sangat suka berjemur pada siang hari.

Boer jantan biasanya bertubuh kokoh dan sangat kuat sekali. Pundaknya luas dan ke belakang dipenuhi dengan pantat yang sangat berotot. Kambing ini dappat bertahan hidup pada lingkungan yang ber suhu cukup ekstrim, mulai dari suhu yang sangat dingin sekali (-25oC) hingga sangat panas (43oC) dan mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan sekitarnya. Tahan terhadap berbagai penyakit.

Boer betina tumbuh seperti jantan, tetapi tampak sangat feminin dengan kepala dan leher yang ramping. Ia sangat jinak dan pada dasarnya tidak banyak berulah. Ia dapat dikawinkan pada umur 10 – 12 bulan, tergantung besar pada tubuhnya.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang jenis kambing di Indonesia, Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang ingin tau apa saja jenis kambing di Indonesia. Wassalamualaikum .wr. wb.

The post Jenis Kambing Di Indonesia Yang Perlu Kalian Ketahui appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Jenis Makanan Sapi Yang Bagus Untuk Pertumbuhan https://mesinpencacahrumput.com/jenis-makanan-sapi/ Mon, 18 Feb 2019 08:41:49 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=224 Assalamualaikum.wr.wb. Mau tau Jenis Makanan Sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan ? Simak di bawah ini 🙂 . Untuk kalian yang ingin mengetahu tentang jenis makanan sappi yang bagus, bisa menyimak artiikel di bawah ini. Karena bagi peternak pengetahuan dan wawasan tentang jenis makanan sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan. Itulah hal yang […]

The post Jenis Makanan Sapi Yang Bagus Untuk Pertumbuhan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum.wr.wb. Mau tau Jenis Makanan Sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan ? Simak di bawah ini 🙂 .

Untuk kalian yang ingin mengetahu tentang jenis makanan sappi yang bagus, bisa menyimak artiikel di bawah ini.

Karena bagi peternak pengetahuan dan wawasan tentang jenis makanan sapi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan. Itulah hal yang sangat penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan hewan sapi peternakan.

Langsung saja mari kita bahas tentang jenis makanan sapi yang bagus untuk pertumbuhan. Agar kita semua tau bahwa pakan apa saja yang baik untuk di berikan kepada sapi peliharaan ternak anda.

Kualitas pakan lokal sangat berhubungan erat dengan kualitas hasil ternak anda. Maka dari itu pengoptimalan sumber pakan lokal sangat berpengaruh dalam penentuan tercapainya produktivitas secara maksimal.

Nilai gizi bahan pakan, selain di tentukan dari gizi yang di milikinya di tentukan oleh kemampuan degradasi dan kecernakan pakan.

Jenis pakan sapi

Hijauan/ pakan penguat / konsentrat dan pakan tambahan /Feed Suplement

1. Hijauan

hijauan

Pengertian hijauan : Hijauan merupakan salah satu jenis makanan sapi utama ternak sapi. Untuk penggemukkan berupa rumput baik itu rumput unggul, rumput lapangan dan lain sebagian jenis leguminosa.

Jika pemberian hijauan makanan ternak diberikan dengan memberi rumput unggul. Contohnya : rumput raja, rumput gajah atau mencampurkan rumput lapangan dengan tanaman leguminosa gamal, kaliandra, turi dan lain-lain yang memiliki gizi tinggi.

Ketersediaan hal ini karena dipengaruhi oleh musim dan semakin terbatasnya padang pengembalaan nilai gizi yang dikandung rendah.

2. Konsentrat (Makanan Penguat)

konsetrat

Pengertian konsentrat : konsentrat merupakan salah satu jenis makanan sapi yang berasal dari campuran dari beberapa bahan pakan. Untuk melengkapi kekurangan gizi dari hijauan makanan ternak.

Bahan-bahan pakan terdiri dari kandungan serat kasar rendah dan mudah dicerna yang berasal dari biji-bijian. Hasil limbah pertanian dari pabrik pengolahan hasil pertanian bahan berasal dari hewan contohnya tepung ikan, tepung darah dan lain sebagainya.

Pakan penguat atau bisa disebut juga dengan konsentrat adalah pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar yang cukup rendah. Nutrisi utama itu dari pakan konsentrat ini berupa energi dan juga protein.

Ada dua perbedaan dari konsentrat, yakni konsentrat sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein.

Konsentrat sumber energi merupakan konsentrat yang memiliki kadar protein kurang dari 20%. Sebaliknya, konsentrat sumber protein merupakan konsentrat yang memiliki kadar protein di atas 20%.

Konsentrat merupakan suatu bahan baku pakan ternak yang diberikan bersamaan dengan bahan pakan ternak lainnya. Untuk menambah kandungan gizi pakan ternak yang dicampurkan sebaagai pelengkap pakan.

Untuk perternak sapi perah, agar dapat menjaga produksi susu sapinya, maka pakan ternak yang diberikan sebagian dari pakan ternak konsentrat.

Karena sapi yang hanya diberikan pakan hijauan akan memproduksi susu sebanyak 30% lebih rendah dari sapi yang diberikan pakan hijauan. Yang juga ditambahkan dengan pemberian pakan ternak konsentrat.

Sapi tidak dapat menampung pakan kasar sesuai dengan energi yang dibutuhkannya. Karenanya, untuk mencukupi energi, maka diperlukannya tambahan pakan konsentrat. Pakan konsentrat bisa berasal dari:

Hewan
  • Tepung daging
  • Tulang dan daging
  • Darah
  • Bulu
  • Cacing
  • Hasil pengolahan ikan yaitu sering di sebut tepung ikan
  • Hasil pengolahan susu seperti lemak susu dan bubuk susu.

Untuk pakan ternak konsentrat yang berasal dari hewan ditandai dengan protein kualitas tinggi yang jumlahnya relatif lebih banyak dari pada yang lainnya. Serta kandungan mineral yang cukup tinggi juga.

Konsetrat mengandung protein lebih dari 45%, mineral Ca lebih dari 1%, P lebih dari 1,5%, dan serat kasar kurang dari 2,5%.

Tumbuhan
  • Hasil panen dari pertanian seperti kedelai, kacang hijau, jagung, dan yang lainnya.
  • Sisa dari industri pertanian seperti bungkil kelapa/ kelapa sawit, bungkil wijen, bungkil kedelai, biji palm, ampas tahu, dedak sekam padi.

Pakan ternak konsentrat biasanya memiliki kandungan energi dan protein yang lumayan tinggi. Kelompok yang memiliki kandungan terbanyak seperti jagung, biji – bijian, sorghum, SE dan TDN yang tinggi.

Pakan ternak konsentrat biasanya berasal dari tumbuhan. Memiliki kandungan protein sekitar 45%, mineral Ca kurang 1%, P kurang dari 1,5 %, dan serat kasar yang lebih 2,5%.

Agar dapat sesuai dengan sasaran yang diinginkan, maka penggunaan pakan ternak konsentrat harus selalu memperhatikan 2 hal berikut ini, yaitu:

  • Pemberian pakan ternak konsentrat harus memperhatikan kebutuhan nutrisi untuk hewan ternak. Jangan sampai pemberian pakan ternak konsentrat terlalu berlebihan juga. Karena konsentrat hanyalah sebagai penguat atau pakan tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saja.
  • Pemberian pakan ternak konsentrat harus selalu sesuai dengan keseimbangan jumlah produksinya, susu ataupun daging.

3. Pakan Tambahan (Feed Suplement)

Pakan Tambahan

Pengertian dari feed suplement: Merupakan salah satu jenis makanan sapi yang berupa pakan tambahan. Biasanya berguna untuk merangsang pertumbuhan, mencegah penyakit dan melengkapi ransum pakan ternak.

Yang biasanya terdiri dari beberapa campuran vitamin dan mineral contohnya yaitu : Premix A, Premix B, Mineral B12 dan lain sebagainya.

Adalah pakan yang digunakan hanya untuk tambahan dan bukanlah untuk konsumsi pokok bagi hewan ternak.

Pakan tambahan yang dimaksudkan adalah produk yang tidak bernutrisi tinggi, namun berguna juga untuk menjaga kesehatan, mencegah adanya penyakit. Diantaranya yaitu, antibiotik, anti toksin, obat cacing, hormon, dan yang lainnya.

Pada pemberian antibiotik sendiri, dimaksudkan sebagai memodifikasi keseimbangan bakteri yang berada dalam saluran pencernaan hewan ternak. Keseimbangan antara bakteri yang menguntungkan dan bakteri yang merugikan akan mencegah terjadinya penurunan produksi dari ternak.

Untuk anda yang mempunyai hewan peliharaan ternak, anda harus memperhatikan pakan yang akan di berikan agar pertumbuhan dan hasilnya bagus.

Dan usahakan cari pakan yang mudah di dapat di daerah kalian agar hemat segalanya, contohnya hemat tenaga, waktu, dan biaya.

pemberian pakan untuk sapi yang anda pelihara sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan hasilnya. Maka dari itu anda harus selektif dalam memilih bahan pakan untuk sapi anda agar sapi Anda mendapatkan gizi yang seimbang.

Biasanya penggemukkan sapi melalui sistem kreman (dikandangkan terus menerus) dan dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 4 bulan pemeliharaan. Untuk penggemukkan sapi relatif singkat pakan yang harus diberikan.

Harusnya yang memenuhi kebutuhan akan zat-zat gizi untuk mencapai pertambahan berat badan yang sebesar-besarnya, disamping faktor genetik dari ternak. Contoh zat-zat yang berrgizi yaitu protein, energi, mineral, vitamin dan air yang terdapat pada berbagai jenis bahan pakan.

Penggemukkan sapi kurang lebih 60-70% dari seluruh biaya produksi tersedot untuk penyediaan pakan. Oleh karena itu dirasakan perlu untuk mencari bahan pakan pengganti yang mempunyai nilai gizi yang sama dengan yang biasa digunakan.

Dalam Pemilihan Pakan Ternak Sapi Harus Memperhatikan Hal Tersebut

(1) Bahan pakan tidak bersaing dengan kebutuhan manusia,

(2) Ketersediaan bahan pakan yang terjamin dan selalu ada, terutama disekitar lingkungan peternakan

(3) Kualitas gizi dari bahan – bahan pakan seperti dengan kebutuhan ternak, tidak mudah menghasilkan racun dan mudah tercemar

(4) Harga bahan pakan relatif murah atau tidak mahal.

4.Pakan Fermentasi

Pakan fementasi merupakan jenis makanan sapi yang berupa hasil proses amoniasi, atau bisa juga disebut sebagai proses peragian atau pemerana.

Tujuan dari pembuatan pakan fermentasi sendiri adalah untuk memaksimalkan pengawetan kandungan dari gizi pada pakan hijauan. Ataupun bahan pakan lainnya agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama dan tanpa mengurangi jumlah nutrisi yang dikandungnya.

Kebutuhan dari gizi dan nutrisi yang tercukupi, maka banyak efek positif yang bisa didapatkan. Kualitas dari hasil hewan ternak yang semakin meningkat yang sudah pasti akan berdampak pada nilai jual hewan ternak.

Dengan menggunakan metode fermentasi ini, maka penyediaan pakan ternak akan lebih efisien lagi. Adapun ciri – ciri yang dimiliki pakan fermentasi yang sudah jadi tersebut. Seperti adanya peningkatan suhu, adanya perubahan dari warnanya, dan menjadi lebih lapuk atau empuk.

5.Mineral

Mineral atau zat – zat garam itu sangat dibutuhkan untuk hewat ternak perah. Zat anorganik yaitu: Kalsium, Kalium, Zat besi, Fosfat, Natrium, Magnesium, dll. Itu adalah macam – macam zat yang dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak itu sendiri.

Tambahan mineral memang cukup dibutuhkan untuk tambahan pada beberapa pakan ternak, tetapi tidak semua  juga. Karena sebagian besar mineral tersebut dapat diperoleh dari bahan – bahan makanan ternak yang diberikan.

Maka dari itu sangat penting untuk mengetahui kandungan dalam pakan ternak yang diberikan,sudah mencukupi kebutuhan mineral hewan ternak atau tidak.

6.Vitamin

Vitamin sangat penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan, dan menjaga fungsi alami dari sistem tubuh hewan peliharaan ternak.

Ada dua 2 jenis kelompok vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh hewan ternak. Yaitu vitamin yang larut dalam air diantaranya adalah vitamin B kompleks, B6, B12, C, biotin, kholin, inondol, niacin. Dan jenis vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin, A, D, E, dan K.

Memang vitamin hanya sedikit yang dibutuhkan, tetapi hal ini sama sekali tidak boleh diabaikan. Karena tidak semua bahan pakan ternak mengandung vitamin yang lengkap atau cukup.

Mengingat resiko dari hewan ternak yang jika kekurangan vitamin maka akan mengakibatkan tubuh hewan ternak lemah, sakit – sakitan, dan bahkan kematian.

BERBAGAI JENIS MAKANAN SAPI :

Jenis makanan sapi berupa bahan pakan ternak digolongkan dalam bahan-bahan pakan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, limbah pertanian dan limbah industri .

Ternak ruminansia termasuk sapi dengan kemampuan pencernaannya yang dapat mengkonsumsi lebih banyak jenis bahan pakan dibandingkan dengan ternak lainnya seperti ternak unggas.

A. Bahan Pakan sapi yang berasal dari tumbuh-tumbuhan

contoh :

1.Rumput – Rumputan

Rumput – rumputan yang biasanya berupa rumput liar yang berasal dari tanah lapang atau rumput unggul adalah salah satu jenis makanan sapi yang sengaja ditanam. Contohnya seperti : Ilalang, teki rumput gajah, rumput benggala dan lain – lain.

2.Daun – daunan

Jenis daun yang di gnakan biasanya seperti contoh : Daun Pisang, Daun Ubi kayu dan Daun Ubi Jalar. Daun pisang bisa diberikan ke dalam bentuk segar ataupun bisa dari  sisa pembungkusan sesuatu.

Daun pisang sisa pembungkusan bisa diberikan untuk pakan ternak ruminansia untuk menggantikan daun lamtoro. Sebelum diberikan daun pisang ini sebaiknya dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu.

Sebaiknya daun-daun tersebut diberikan langsung agar zat gizi tidak berkurang sedikitpun. Daun Ubi kayu dan Ubi Jalar diberikan dalam bentuk segar sebagai tambahan protein dan vitamin B1, B2, C, Provitamin A.

3. Daun-daun dari jenis kacang-kacangan

Jenis dari daun ini biasanya mengandung protein dan zat kapur yang tinggi dapat digunakan untuk pakan ternak ruminansia.

Beberapa jenis daun yang sudah cukup dikenal. Antara lain : daun turi, daun lamtoro, daun kacang tanah, daun kedelai, daun kacang panjang, daun gamal dan daun kaliandra.

JENIS RUMPUT UNGGULAN UNTUK PAKAN TERNAK HIJAUAN

1) Rumput Gajah

rumput gajah

Rumput gajah cocok terhadap berbagai macam jenis tanah. Jenis rumput ini dapat tumbuh dari dataran rendah ataupun dataran tinggi, yang tahan terhadap lingkungan sedang. Serta curah hujan yang cukup, suka dengan tanah lempung yang subur, tetapi tidak tahan terhadap tempat yang tergennang air. Mungkin anda juga perlu mengetahui cara menanam rumput gajah.

2) Rumput Benggala

rumput benggala

Rumput Benggala memiliki ciri-ciri yang bersifat perennial, batangnya kuat tegak, serta membentuk rumpun dengan akar membentuk serabut ke dalam.

Memiliki bunga yang berwarna hijau atau keunguan. Rumput benggala biasanya tumbuh di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi 0 – 1200 meter di atas permukaan laut.

3) Rumput Raja

Rumput Raja

 

Pengembangbiakan rumput raja dilakukan dengan stek batang atau pols dan mampu tumbuh dengan baik pada daerah tanah yang ringan/berat.

Rumput raja biasanya dapat hidup dan tumbuh berkembang di dataran dengan ketinggian 0 – 3000 meter di atas permukaan air laut. Dengan curah hujan tahunan sekitar1000 meter atau lebih.

Ciri–ciri rumput raja yaitu, Memiliki daun tunggal, batang berbentuk persegi dan ada juga yang silindris, akar yang dimilikinya akar serabut. Biasanya tumbuh di daerah yang kering.

Cirinya memiliki struktur daun yang kasar, batangnya keras dan tebal. Bentuk daunnya panjang, dengan permukaan daun yang cukup luas.

4) Rumput Meksiko

Rumput Meksiko

Rumput ini berasal dari mexico dan Amerika Tengah. Yang biasanya dapat hidup di daerah tropis yang lahanya basah dan juga dii daerah subtropis dengan tanah berair.

Ciri daunnya lebih lebar dari jenis rumput yang lain. Dengan panjang daun sekitar 1,5 meter dan lebarnya mencapai sekitar 10 cm.

Rumput meksiko biasanya dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki tanah dengan struktur sedang ataupun berat. Ketinggiannyaa mencapai 1200 meter di atas permukaan laut. Serta curah hujan sekitar 2000 meter per taunnya.

5) Rumput Setaria

Rumput Setaria

Rumput ini sering juga di kenal dengan Rumput Golden Timothy yang bersal dari afrika dan memeiliki siklus hidup yang parenial. Ciri yang di milikanya tumbuh membentuk rumpun yang kuat dan lebat, dengan daun yang  lebar dan sedikit berbulu pada atasnya.

Rumput setaria jika sudah berumur cukup banyak, maka dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 180 cm. Karakter dari rumput ini tahan terhadap lingkungan yang kering maupun yang bergenang.

Dapat hidup pada dataran dengan ketinggian mencapai 100 kaki, dengan curah hujan 25 inchi per tahunnya.

Demikian yang dapat saya bahas dan bagikan kepada anda yang ingin menambah pengetahuan tentang seputar peternakan. Dan terimakasih juga sudah menyempatkan diri untuk mampir mebaca artikel saya 😉

Wassalamualaikum. wr. wb

 

The post Jenis Makanan Sapi Yang Bagus Untuk Pertumbuhan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Cara Ternak Kambing Jawa Yang Cukup Mudah Di Lakukan https://mesinpencacahrumput.com/cara-ternak-kambing-jawa/ Sat, 16 Feb 2019 04:41:41 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=433 Assalamualikum .wr.wb. Disini saya akan mengulas tentang bagaimana cara ternak kambing jawa. Dengan menerapkan konsep penggemukan yang di harapkan agar mendapatkan keuntungan dalam penjualan daging. Kalian juga bisa mempelajari tentng jenis-jenis kambing di indonesia Cara  Ternak Kambing Jawa Kambing Jawa (kacang) adalah kambing lokal yang berasal dari Indonesia. Namun tidak hanya di bumi pertiwi, kambing […]

The post Cara Ternak Kambing Jawa Yang Cukup Mudah Di Lakukan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualikum .wr.wb. Disini saya akan mengulas tentang bagaimana cara ternak kambing jawa. Dengan menerapkan konsep penggemukan yang di harapkan agar mendapatkan keuntungan dalam penjualan daging. Kalian juga bisa mempelajari tentng jenis-jenis kambing di indonesia

Cara  Ternak Kambing Jawa

Kambing Jawa (kacang) adalah kambing lokal yang berasal dari Indonesia. Namun tidak hanya di bumi pertiwi, kambing seperti ini juga dapat di temukan di Malaysia dan Philipina.

Kelebihan dari jenis kambing ini sangatlah banyak dan yang paling istimewa adalah dengan usia yang dapat menginjak 15 – 18 bulan.

Kambing Jawa juga mampu berkembangbiak dan melahirkan anak diantara 1-4 ekor. Biasa saat pertama kali beranak induk kambing hanya mampu melahirkan 1-2 ekor anak kambing saja.

Kelebihan lainnya adalah dapat mudah beradaptasi di lingkungan manapun, dan tingkat reproduksinya juga yang sangat tinggi.

Hal ini tentunya semakin mendorong para Petani di Indonesia untuk  mencari tahu tentang bagaimana cara ternak kambing jawa. Dan menjalankan cara ternak kambing jawa yang mudah di lakukan dan mempelajari tentang cara ternak kambing jawa.

Kambing Jawa merupakan salah satu Kambing pedaging, Kambing jenis ini memanglah paling menjadi favorit dagingnya untuk di santap. Sangat enak sekali jika dimasak dengan beberapa resep masakan Indonesia, mulai dari sate sampai tengkleng.

Di Saat melahirkan, Kambing Jawa biasanya melahirkan anak kembar (warnanya) bisa jadi 2 sampai 4 ekor kembar semua.

Kambing Jawa sangatlah bagus dalam hal reproduksi dan juga mampu beranak sepanjang tahun. Sehingga kambing ini menjadi primadona untuk di budidayakan kembali dan menjadi Kambing pedaging terfavorit. Kambing ini telah menyebar luas kesemua daerah di Pulau Jawa.

Ternak Kambing Jawa semakin menjamur karena dari jenis Kambing ini memiliki daya adaptasi dengan lingkungan yang sangat bagus.

Hanya dengan kualitas pakan yang cukup rendah. Namun jika dilihat dari segi ukuran tubuh Kambing Jawa lebih kecil. Jika di bandingkan dengan jenis Kambing Etawa yang saat ini menjadi primadona di dunia ternak Kambing.

Karakteristik

Kambing Jawa jantan dewasa biasanya hanya memiliki ukuran tinggi sekitar 60 sampai 65cm dan berat tubuhnya mencapai kisaran sekitar 25 kg saja. Sedangkan untuk kambing betina dewasa akan memiliki tinggi mencapai sekitar 50-56cm dan bobot rata – rata 20 kg saja.

Kambing Jawa betina akan mulai berkembangbiak jika sudah memasuki umur sekitar 12-13 bulan. Namun dalam kondisi usia ini susu yang di hasilkan akan sedikit. Sehingga mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak kambing yang kurang maksimal. Dan pada usia tersebut, sang induk melahirkan anak dengan rata –  rata kisaran bobot 3,82 kg saja.

Tetapi semua ini akan baik – baik saja karena yang pernah disebutkan bahwa Kambing Jawa mampu mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar dengan baik. Dan hanya dengan pakan dengan kualitas yang rendah.

Ciri – ciri

Ciri – ciri dari kambing jawa ini memang sangatlah mudah sekali untuk di identifikasi. Hanya dengan warna bulunya yang dominan berwarna tunggal. (seperti :putih, hitam dan coklat) dan bulunya yang cukup pendek Kambing Jawa sudah bisa di bedakan cirinya.

Namun karena di sebabkannya semakin banyak perkawinan silang yang di lakukan oleh para peternak Kambing Jawa. Maka ketiga warna itu juga banyak yang berkombinasi atau tercampur.

Kambing Jawa akan memiliki sepasang tanduk yang berbentuk pedang, hal ini berlaku baik kambing jantan ataupun betina.

Mempunyai telingan dengan bentuknya yang pendek serta menggantung. Kambing Jawa juga memiliki jenggot pada jenis kelamin kambing jantan sedangkan kambing betina jarang sekalii di temui namun banyak juga memilikinya.

Definisi Kambing Jawa

Memiliki bentuk leher yang lebih pendek serta punggungnya yang cukup  melengkung. Untuk jenis pejantan yang memiliki bulu surai yang panjang serta kasar sekitar garis leher, pundaknya, punggung dan juga ekornya.

Kambing Jawa jantan ataupun dewasa ini memiliki ukuran bulunya yang cukup pendek di seluruh tubuhnya,namun tidak pada ekor dan dagunya.

Untuk penjantan ini ditumbuhi bulu yang panjang pada sekitar garis lehernya sampai ke pundak serta punggung, ekor dan juga pantatnya.

Baiklah jika kita sudah mengetahui sekilas mengenai Kambing Jawa. Selanjutnya adalah mempelajari tentang cara ternak kambing jawa dengan secara efektif agar menghasilkan produksi yang maksimal.

Sebenarnya pada persiapan dan juga penanganan untuk menjalankan ternak Kambing Jawa sangatlah cukup mudah. Hanya saja membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan juga di sertai dengan doa peluang sukses untuk ternak Kambing Jawa akan memiliki potensi.

Dalam memulai ternak Kambing Jawa ini memang harus sangat di persiapkan dengan secara keseluruhan. Di mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, dan juga perawatan hingga panen.

Namun dalam cara ternak Kambing Jawa ini adda salah satu tugas penting kita adalah meningkatkan hasil produksi (tingkat kelahiran anak kambing). Karena kambing ini memang cukup sangat cepat dalam berkembangbiak.

Baiklah dibawah ini adalah hal – hal yang perlu di lakukan pada cara ternak kambing jawa :

1.Persiapan Pembuatan Kandang Untuk Ternak Kambing Jawa

Memang sangatlah penting terkait tempat/kandang dalam melakukan usaha ternak kambing jenis apapun tak terkecuali Kambing Jawa/Kambing Lokal.

Sebagaimana kandang ini harus di buat dengan memenuhi standar, ukuran, tingkat kenyamanan hingga dengan suhu lokasi pada kandang .

Untuk ukuran tersebut dapat kita konsultasikan kepada para peternak Kambing Jawa yang sudah berpengalaman atau mengikuti beberapa seminar ternak yang ada di Kota Anda.

Namun saya ingatkan lagi, kambing ini cukup mudah untuk beradaptasi di lingkungan manapun di Indonesia. Bahkan dengan pakan yang berkualitas rendah kambing ini pun mampu tumbuh dan berkembangbiak dengan sangat baik.

Namun untuk meningkatkan produksi tentunya pakan yang berkualitas akan menjadi penyokong yang  utama agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam reproduksi.

Lokasi pembuatan untuk kandang Kambing jawa tidaklah banyak membutuhkan banyak tempat. Hanya membutuhkan ukuran kandang luas sekitar 3 x 2 m saja sudah mampu menampung sekitar 3 ekor.

Tipe kandang yang baik untuk Kambing Jawa adalah jenis kandang panggung, kambing tidak akan terkena tanah dan kotorannya akan turun kebawah kandang. Kambing Jawa akan jauh lebih sehat  karena tidak adanya kontak langsung dengan kotoran yang sudah membusuk.

Jadi tugas kita adalah membersihkan kandang secara rutin. Bahan yang biasanya digunakan untuk membuat kandang Kambing Jawa sebisa mungkin di buat dari bahan – bahan yang bisa di dapatkan dengan harga yang cukup murah.

Tidak perlu menggunakan bahan dari kayu. Cukup dengan menggunakan bahan dari bambu dengan sedikit kayu kandang Kambing Jawa sudah bisa di dirikan dengan kokoh.

2.Penyediaan Dan Pemilihan Bibit Untuk Ternak Kambing Jawa

Persiapan yang sangat penting untuk di penuhi agar mencapai keberhasilan dalam melakukan cara ternak Kambing Jawa adalah dengan pemilihan bibit unggul. Bibit yang unggul akan maampu meningkatkan hasil reproduksi.

Jadi dalam kasus ini bibit juga cukup penting keberadaannya dan dengan hasil yang selektif maksimal.

Memang kambing jawa memiliki ukuran tubuh yang lumayan kecil. Namun pada saat mencari bibit untuk bahan ternak harus semaksimal mungkin.

Di pilih dengan kondisi bibit dengan ukuran yang cukup besar. Karena keturunan yang didapatkan pastinya akan mengikuti tulangan yang di miliki oleh induk itu sendiri.

Pemilihan bibit ini harus di lakukan dengan cermat dan juga teliti, jangan sampai mendapatkan bibit Kambing Jawa yang cacat atau pun yang terkena penyakitan.

Untuk bibit Kambing Jawa sebagai pejantan harus memiliki nafsu kawin yang sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari sifatnya yang agresif sambil mengeluarkan kelamin dan lebih sering mengeluarkan urine meskipun sedikit.

Kambing Jawa Jantan juga harus sehat, sudah poel (giginya sudah ganti) dan juga berumur lebih dari 13 bulan. Ciri tambahan lainnya adalah tubuhnya yang lumayan tinggi besar, kakinya kokoh, berjanggut, ekor melilit (bentuknya melingkar) keatas dan berkarakter galak.

Yang terakhir tentunya adalah hal yang paling tidak kita sukai karena kambing galak bisa menanduk siapa saja yang mendekat. Namun karakter seperti itu  justru sangat bagus jika untuk di jadikan pejantan.

Sedangkan untuk bakalan induk betina umurnya sudah harus mencapai sekitar 12 bulan, di usia ini kambing Jawa betina sudah sangat siap untuk di kawinkan dengan penjantan. Karena seluruh organnya sudah cukup matang.

Perkawinan yang baik adalah pada masa birahi, birahi kambing Jawa Betina bisa terjadi 1-2 hari.

Ciri yang baik untuk di jadikan indukan adalah berkarakter jinak, bulu panjang pada paha, ekor berbulu lebat, tanduk berdiri keatas, berputing dua. Dan ciri tambahan yang saat ini susah di dapatkan adalah Kambing Jawa betina berjanggut.

3.Pemberian Pakan Ternak Kambing Jawa

Pada pemberian pakan merupakan hal yang sangat – sangat penting dan dalam usaha ternak hewan apa pun. Pakan ini memang berperan vital untuk proses tumbuh dan juga perkembangbiakan.

Sebisa mungkin pakan harus dapat memenuhi gizi untuk setiap harinya yang di butuhkan oleh ternak Kambing Jawa. Namun pakan yang di maksud itu adalah pakan yang bisa mudah di dapatkan dengan biaya yang cukup murah.

Pakan bisa berupa dari bahan rumput hijau/kering dan juga pakan buatan dari hasil fermentasi dari bahan-bahan organik.

Selain dari pakan pokok ada juga pakan tambahan yaitu berupa kacang-kacangan dan juga tambahan suplemen dan vitamin. Pakan yang berasal dari rumput hijau dapat di peroleh dengan membeli di pasar rumput atau dengan mencari sendiri di kebun (ngarit).

Dengan cara ngarit ini dapat dilakukan dengan sendiri jika tidak ada waktu longgar. Namun bagi yang sedang menjalankan usaha ternak Kambing Jawa sebagai sampingan dapat membeli rumput di setiap harinya.

Kelemahan dalam pemembelian rumput ini adalah pastinya saja mengeluarkan biaya banyak, untuk itu solusi itu semua adalah pakan buatan.

Pakan buatan ini merupakan beberapa bahan organik yang sudah melalui proses fermentasi. Pakan ini jauh lebih efektif untuk membantu menunjang pertumbuhan dan pembentukan daging dalam ternak Kambing Jawa.

Untuk peternak kambing, domba, dan sapi sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ngarit. Ngarit yaitu kegiatan mencari rumput untuk pakan ternak.

Peternak umumnya perlu ngarit dan angon agar ternak mereka mendapatkan cukup makanan. Bagi didaerah pedesaan kegiatan mencari rumput untuk ternak kambing bukan masalah besar karena rumput tersedia dimana-mana.

Tips

Tapi bagi beberapa peternak lain khususnya yang berternak didaerah kota mungkin akan mengalami kesusahan menyediakan rumput untuk ternak mereka.

Rumput akan sulit dijumpai dan itu merupakan masalah besar. Buktinya banyak juga peternak yang berada di perkotaan yang sukses membuat kambing – kambing mereka tumbuh segar, buger serta gemuk.

Tentunya dengan melakukan cara atau teknik modern ini dapat mempermudah ternak. Pada saat ini zaman sudah maju ada yang namanya pakan fermentasi.

Pakan fermentasi itu berupa pemanfaatan limbah pertanian atau limbah pasar untuk diolah menjadi pakan ternak yang awet hingga berbulan-bulan. Selain dapt awet hingga berbulan – bulan, pakan fermentasi juga memiliki kelebihan yang sangat luar biasa.

Limbah pertanian dan limbah pasar yang bisa diolah menjadi pakan fermentasi tersebut adalah :

  • Pakan Fermentasi Dari Jerami Padi

Biasanya jerami padi akan dibuang begitu saja atau dibakar karena hanya di anggap limbah pertanian yang tidak digunakan lagi. Tapi jangan meremehkan jerami padi, karena bisa anda jadikan pakan kambing yang memiliki banyak kandungan nutrisi.

Dalam pengolahan pakan jerami bisa juga dilakukan dengan langkah atau cara fermentasi dan dengan bantuan obat fermentasi bernama SOC (Suplemen Organik Cair). Bisa juga obat fermentasi lainnya.

Obat SOC adalah salah satu suplemen organik cair yang dapat membuat pakan ternak tahan sampai berbulan-bulan dan dapat mempercepat pertumbuhan kambing.

  • Pakan Fermentasi Dari Daun Segar

Daun segar juga dapat difermentasi mejadi pakan kambing yang mengandung banyak protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan kambing. Daun yang dapat di fermentasi yaitu daun dari jenis leguminosa (kaliandra, lamtoro, gamal yang mengandung protein yang tinggi).

  • Pakan Fermentasi Kulit Singkong

Selain jerami padi anda bisa memanfaatkan dari bahan kulit singkong untuk pakan kambing. Kambing tidak hanya menyukai rumput saja, biasanya kambing juga suka makan kulit singkong.

Membuat pakan kambing dari bahan kulit singkong sama dengan seperti  pakan jerami. Pakan kulit singkong juga harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu, tentunya dengan bantuan suplemen bahan organik.

  • Pakan Fermentasi Pohon Pisang / Gedebok Pisang

Limbah lain yang bisa di olah untuk menjadi pakan kambing yaitu pohon pisang. Pohon pisang bisa juga di buat fermentasi untuk menjadi pakan kambing.

Cara membuat pakan fermentasi dari pohon pisang yaitu pertama potong pohon pisang kecil kemudian campurkan dengan ampas tahu dan katul lalu aduk hingga rata.

Setelah itu, campurkan larutan SOC sebanyak 3 tutup botol dengan 1 liter air dan 100 gram gula pasir, diamkan selama 15 menit.

Setelah 15 menit campurkan larutan tadi ke 10 liter air dan kemudian siramkan ke pohon pisang yang sudah dipotong tadi lalu beri garam 250 gram. Pada tahap akhir masukan bahan pakan kedalam wadah tong plastik dan tutup rapat selama 1-2 jam.

  • Pakan Fermentasi Dari Batang Jagung

Pakan fermentasi batang jagung sudah sangat terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan dan penggemukan hewan ternak. Batang jagung yang biasanya dipilih yaitu yang berusia antara sekitar 75 sampai 90 hari.

Usia jagung segitu tergolong muda. Bijinya bisa juga dipanen sedangkan batangnya dapat dibuat pakan ternak hasil fermentasi.

4.Perawatan Untuk Ternak Kambing Jawa

Sangat penting adalah menjaga kesehatan Kambing Jawa agar tidak terserang penyakit, penyakit dapat menghambat pertumbuhan dan juga membuat Kambing kehilangan dagingnya (kurus). Penyakit juga dapat menyebabkan kematian, maka dari itu sebelumnya kita harus siapkan obat-obatan ternak Kambing Jawa.

Pada salah satu cara ternak kambing jawa yaitu perawatan ini sangat bagus jika sering main. Dan memperhatikan ke peternak Kambing Jawa yang lebih berpengalaman, sharing-sharing bagaimana cara peralatan yang baik dan benar.

Selain itu bisa juga berkonsultasi dengan dokter hewan yang paling terdekat bagaimana cara merawat yang baik. Dan juga pada pemberian suplemen agar kambing tetap sehat dan mampu menghasilkan produksi yang tinggi.

Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang cara merawat kambing jawa. Dan semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin tahu cara merawat kambing jawa dengan mudah .Wassalamualaiku. wr. wb.

The post Cara Ternak Kambing Jawa Yang Cukup Mudah Di Lakukan appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Cara Merawat Rumput Jepang Dan Menanamnya Dengan Mudah https://mesinpencacahrumput.com/cara-merawat-rumput-jepang/ Sat, 16 Feb 2019 02:23:46 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=296 Hay Teman – teman yang suka merawat atau memelihara berbagai jenis rumput hias untuk halaman. Cocok sekali untuk menyimak artikel ini yang mengulas tentang cara menanam dan cara merawat rumput jepang dengan mudah. Mari langsung saja kita bahas tentang cara menanam dan merawat rumput jepang yang mudah di lakukan. Atau anda juga bisa mempelajari tentang […]

The post Cara Merawat Rumput Jepang Dan Menanamnya Dengan Mudah appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Hay Teman – teman yang suka merawat atau memelihara berbagai jenis rumput hias untuk halaman. Cocok sekali untuk menyimak artikel ini yang mengulas tentang cara menanam dan cara merawat rumput jepang dengan mudah.

Mari langsung saja kita bahas tentang cara menanam dan merawat rumput jepang yang mudah di lakukan. Atau anda juga bisa mempelajari tentang bagaimana cara menanam rumput gajah. Kalian tau nggak sih apa itu Rumput Jepang ?

Rumput jepang adalah jenis rumput hias yang biasanya digunakan untuk mempercantik tanaman di halaman rumah selain jenis rumput gajah mini. Nama lain dari rumput jepang sendiri yaitu rumput jarum karena rumput tersebut memiliki bentuk yang cukup meruncing dan tipis.

Manfaat dari kegunaan rumput jepang ini yaitu untuk penahan tanah. Banyak orang kini menggunakan rumput jepang ini untuk memperindah halaman rumah mereka. Jika kalian ingin mengetahui cara menanam rumput jepang  mari simak cara menanam serta cara merawat rumput jepang ini :

 

Cara Menanam Dan Cara Merawat Rumput Jepang

Cara Menanam Rumput Jepang

Buat kamu yang terobsesi dengan tampilan eksterior untuk rumah. Pastinya tidak ingin membiarkan tamanmu tampil apa adanya ya kan?. Menanam rumput taman bisa membuat tamanmu terlihat cantik dan sempurna.

Tapi, banyak pastinya dari kamu yang tidak menge tahui bagaimana caranya menanam rumput taman. Mungkin kamu sudah pernah mencobanya tapi malah gagal yang kamu dapatkan.

Selain bisa membuat taman tampil menarik dan indah, menanam rumput taman juga dapat membantu proses drainase air di halaman rumahmu.

Untuk itu kamu perlu tahu gimana sih cara menanam rumput taman yang benar dan baik. Agar tampilan tamanmu semakin indah dipandang oleh mata dan tetangga pun pada ingin meniru nya.

Menanam Rumput jepang pada halaman rumah pun dapat bermanfaat. Selain memperindah halaman rumah, dengan menanam rumput jepang dapat di jadikan serapan air untuk tanah agar tidak terjadi genangan banjir.

Eits tapi kalian jangan sampai takut kaarena tidak bisa merawatnya. Kalian jugaa bisa tanya kepada teman, tetangga atau pun kerabat dekat kalian tentang berbagai macam cara merawat rumput jepang ini

Tanaman ini jarang terpengaruh oleh serangga dan penyakit akan tetapi Anda harus terus mengawasi mereka.

Dedaunan yang tinggi kadang-kadang bisa jatuh, terutama di saat dibuahi secara berlebihan atau disimpan di tempat yang teduh atau salju.

Mungkin ada kebutuhan lain untuk mempertaruhkan tanaman jika tidak berhenti jatuh bahkan setelah pemangkasan yang berat. Cara merawat rumput jepang

Di iklim yang lebih hangat, rumput memiliki kecenderungan untuk menjadi lebih invasif. Untuk menghentikan kecenderungan invasifnya, disarankan agar Anda menumbuhkannya dalam wadah atau memasang penghalang akar.

Ini akan membantu tanaman Anda untuk terlihat kompak dan rapi. Merawat tanaman akan memastikan perkembangan dan pertumbuhannya yang baik.

Rumput adalah tanaman perawatan rendah yang membutuhkan hanya perhatian, karena itulah favorit di antara semua tanaman hias. Selain itu, bagus sebagai tanaman spesimen saat ditanam sebagai pagar tanaman, menambah keindahan kebun.

Inilah cara menanam rumput jepang :

1.Persiapan Lahan Tanam.

Lahan yang akan ditanami rumput jepang sebaiknya diolah terlebih dahulu dengan tanah lahan yang berasal dari bebatuan. Hal tersebut dilakukan agar rumput jepang bisa tumbuh secara rata dan halus tanpa tonjolan sedikitpun di permukaan tanahnya.

Selanjutnya gemburkan tanah lahan agar saat sudah ditanami rumput jepang akan lebih mudah tumbuhnya dan beradaptasi. Penggemburan tanah ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat cangkul ataupun garu tanah.

Selain menggemburkan hal ini juga dapat sekaligus menyingkirkan batu yang masih tersisa. Setelah itu, lakukanlah pemupukan dasar pada lahan tanam yaitu berupa jenis pupuk kandang. Pupuk kandang tersebut diberikan secara merata di semua permukaan tanah lahan yang akan ditanami rumput jepang.

Dosis dari takaran pupuk kandang yang diberikan yaitu sekitar 2 : 5 atau sekitar 2,5 kg pupuk per meter persegi. Agar pupuk bisa terserap baik oleh tanah maka diamkan pupuk beberapa saat selama kurang lebih dua hari.

Selama waktu tersebut tanah juga perlu diberikan air yang cukup supaya pupuk pun lebih mudah terserap dan merata dengan tanah.

2.Penanaman Rumput Jepang

Setelah dua hari setelahnya , Maka lakukan penanaman rumput jepang tersebut pada lahan yang telah disiapkan tadi :

1) Buat lah lubang – lubang tanam yang berbentuk kotak – kotak atau blok dengan menggunakan alat cangkul

2) Taburkan pupuk kandang atau bisa juga di gantikan dengan pupuk kompos secara merata

3) Siapkan bibit rumput jepang yang akan di tanam yang diperoleh dari membeli atau pembeerian gratis dari tangga

4) Tanam rumput pada lubang-lubang yang sudah anda siapkan tadi (Penanaman di lakukan sore hari agar teduh tidak terlalu panas)

5) Padatkan dengan cara di injak – injak

6) Tanamlah dengan jarak sekitar 20 cm x 20 cm antar lubang, jangan terlalu renggang ataupun dekat agar dapat bertumbuh

7) Terakhir yaitu penyiraman. ini sangat penting karena bisa mengurangi resiko stres pada rumput dan juga merangsang secara instan rumput jepang.

Cara Merawat Rumput Jepang

1.Penyiraman

Penyiraman dilakukan agar rumput bisa mendapatkan cukup nutrisi untuk pertumbuhannya agar dapat tumbuh dengan baik dan maksimal. Sebaiknya penyiraman rumput jepang dilakukan secara sangat rutin sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

Gunakan air yang segar jangan sampai menggunakan air bekas detergen atau sabun lainnya karena dapat menyebabkan rumput kepanasan lalumati. Rumput Jepang lebih memilih tanah yang cukup lembab, sehingga jadwal penyiraman yang teratur akan membantu rumput untuk tumbuh lebih cerah.

Jika Anda mengizinkan rumput Jepang mengering selama masa kekeringan terlalu lama maka tidak akan sembuh. Membiarkan mengering sebentar saja hanya akan mengakibatkan layu rumput. Rumput Jepang membutuhkan musim tanam yang cukup panjang dan juga panas.

Ini mencapai 12 sampai 18 inci tinggi dan gumpalan menyebar lebar 12 sampai 36 inci. Merawat Rumput Jepang Merawat rumput Jepang bukanlah tugas yang sangat menyita bayak waktu. Setelah ditanam, rumput Jepang sangat mudah dirawat untuk hias.

Rumput harus dijaga agar tetap selalu lembab, tapi tidak basah juga. Sebarkan mulsa organik pada sekitar pangkal tanaman untuk membantu melestarikan kelembaban pada rumput.

Rumput jepang tidak terlalu membutuhkan pemupukan tambahan di tanah yang baik. Tetapi jika Anda membuahi, tunggu sampai setelah embusan pertama tumbuh di musim semi ini.

Saat matahari menyentuh mata pisau, mereka cenderung  berwarna cokelat. Bagi mereka yang ditanam di daerah yang lebih muda, memotong jalan buntu sesuai kebutuhan untuk memperbaiki penampilan tanaman tersebut.

Di saat musim dingin, potong pisau bekas sampai mahkota. Tanaman yang lebih tua bisa juga digali dan dipotong setengahnya untuk propagasi dengan cepat. Setelah rumput matang, mudah untuk membagi dan menyebarkan perkembangan tanaman rumput Jepang yang baru.

Bagi di saat musim semi atau musim gugur untuk memulai tanaman yang terbaik.

2.Pemupukan

Pemupukan rumput jepang ini sebaiknya dilakukan sekitar 2 kali secara rutin. Yaitu pada saat rumput jepang berumur 2 minggu setelah penanaman berlangsung.

Dengan menggunakan pupuk urea dengan yang mempunyai dosis sekitar 0,5 kg/10 meter persegi lahan. Pada saat rumput jepang berumur sekitar 1,5 bulan bisa menggunakan pupuk TSP.

Dengan dosis yang sama dengan pemupukan pertama. Ada beberapa pilihan untuk pemupukan. Pilih salah satu opsi ini untuk hasil yang terbaik:

  • Gunakan pupuk larut dalam air cepat setiap beberapa minggu selama musim tanam berlangsung
  • Gunakan pupuk slow release setiap musim tanam berlangsung. Bekerjalah pupuk slow release ke dalam tanah di sekitar tanaman tersebut.
  • Perbaiki tanah dengan cara mencampur bahan organik seperti emulsi ikan, tepung tulang dan / atau pupuk dari kandang.
  • Jika menggunakan pupuk granul, maka jangan biarkan butiran sampai menyentuh daunnya.

Selain perawatan-perawatan yang ada di atas, jangan lupa lakukan juga  penyiangan secara rutin dan berkala. Pada gulma yang tumbuh diarea atau tempat yang di tanami rumput jepang. Pada saat rumput jepang berumur sekitar 2 sampai 3 bulan, lakukan pula pemangkasan. Jika daun rumput jepang sudah cukup tinggi untuk di lihat.

Jangan terlalu cepat mengira bahwa rumput jepang ini di impor dari Jepang langsung ya. Karena pemberian nama ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan negara Sakura atau negara jepang itu.

Tekstur dan rupanya hampir agak sama dengan jenis rumput Manila, rumput Jepang ini merupakan jenis rumput pilihan. Sering di gunakan untuk di tanam di halaman rumah sebagai perindah halaman atau taman kecil-kecilan yang di buat di rumah.

Bentuknya yang cukup meruncing dan tipis menjadikan jenis rumput Jepang ini tampil lebih rata, rapat, dan juga halus. Bisa di sebut rumput jarum, kalian mungkin akan merasakan kurang nyaman atau merasakan kesakitan saat duduk diatas jenis rumput Jepang.

Jenis Rumut Jepang

Jenis rumput Jepang memang biasanya sangat membutuhkan perawatan rutin seperti pemangkasan minimal sekitar sebulan sekali. Pemupukan yang lebih telaten sekitar dua kali dalam sebulan, dan penyiraman pada saat musim panas saja tidak untuk musim hujan.

Karena disaat musim hujan rumput mendapatkan serapan air dari air hujan tersebut maka tidak perlu di sirami lagi.

Memelihara rumput hias halaman rumah seperti jenis rumput jepang ini memang gampang – gampang sulit. Karena kita juga harus tau tentang cara merawat rumput jepang dengan mudah agar pertumbuhannya terawat sehingga tumbuh secara makssimal .

Dan ternyata rutin jalan dengan tidak memakai alas kaki di atas rumput mempunyai manfaat tersendiri

  • Mampu menyeimbangkan temperatur pada tubuh. Berjalan tanpa alas kaki di atas rerumputan pada pagi hari dapat menimbulkan sensasi yang sejuk pada dalam tubuh. Saat kaki menyentuh embun saat pagi hari, temperatur tubuh akan lebih stabil lagi.
  • Melancarkan sirkulasi pada darah. Telapak kaki merupakan titik – titik akupuntur yang sangat sensitif. Tekanan pada titik – titiknya akan melancarkan sirkulasi darah menuju ke organ pada jantung.
  • Bisa membantu mengatasi pandangan yang sudah rabun. Memandang pemandangan yang warnanya kehijauan di percaya dapat menyembuhkan pandangan yang telah rabun. Warna hijau yang cukup segar mampu memberikan rasa yang nyaman pada saraf mata.
  • Bisa mendapatkan energi lebih pada organ tubuh dalam. Berjalan tanpa alas kaki di atas rerumputan juga  dapat meremajakan otot-otot serta pembuluh darah di tubuh. Dampaknya, energi dan sistem imun tubuh pun dapat meningkat juga sehingga tubuh bisa cukup lebih sehat.
  • Bisa membuat tulang menjadi lebih kuat lagi. Saat kamu berjalan kaki di atas rerumputan pada pagi hari. Kamu akan mendapatkan paparan cahaya dari sinar matahari yang mengandung vitamin D. Vitamin D cukup baik untuk menguatkan tulang serta mencegah arthtritis pada tubuh.
  • Mampu membersihkan racun yang ada dalam tubuh. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa berjalan kaki di atas rerumputan tanpa memakai alas kaki. Tubuh kita akan terhubung langsung dengan magnet pada bumi.
  • Hal ini tentunya sangat baik untuk tubuh karena akan menetralisir efek negatif yang ada dalam tubuh. Yang dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit yang dapat bersarang pada tubuh.
  • Mampu menenangkan pikiran. Menyatukan diri dengan alam akan membuat pikiran anda menjadi lebih tenang lagi. Suasana yang tenang dan indah di saat pagi hari. Sentuhan langsung dengan rumput dan juga embun. Udara yang segar dan sinar matahari yang hangat dapat menyuntikkan energi yang membuat kalian bersemangat lagi di sepanjang hari.

Saran

Anda mempunyai lahan kosong di halaman rumah yang kurrang menarik ? Saatnya untuk dimanfaatkan dengan baik, misalnya dengan membuat taman kecil – kecilan.

Jika kamu tidak mau ribet, menambahkan jenis rumput tertentu juga bisa loh untuk menambah kecantikan dan keindahan penampilan rumah.

Jenis – Jenis Rumput Hias

Ada berbagai jenis rumput alami yang dapat kamu gunakan sebagai rumput taman atau hias, seperti :

Rumput Gajah Mini

rumput gajah mini

Rumput gajah mini menjadi salah satu jenis rumput yang paling banyak dipilih untuk taman anda. Selain harganya yang cukup terjangkau, perawatannya juga relatif mudah. Yang membedakannya dengan rumput gajah biasa adalah teksturnya yang lebih bagus dan lebih kecil.

Rumput Jepang

rumput jepang

Rumput jepang adalah salah satu jenis rumput hias yang cocok sekali ditanam di halaman rumah untuk memperindah taman. Nama lain Rumput Jepang ini di daerah lain sering di kenal Rumput Jarum atau Rumput Babi dan juga Rumput Peking

Rumput Peking

Rumput Peking

Jenis rumput yang satu ini hampir sekali mirip dengan jenis rumput Jepang. Yang berbeda adalah helai daunnya tumbuh lebih jarang dan teksturnya yang jauh lebih lembut. Tampilannya yang cukup rapi dan terkesan cukup mewah membuat harganya relatif cukup mahal.

Setiap rumput taman memiliki ketahanan yang berbeda – beda terhadap sinar matahari dan juga curah hujan. Untuk tumbuh, rumput Jepang sangat memerlukan cahaya matahari lebih banyak dari pada rumput gajah.

Ada juga rumput Swiss yang tidak tahan dengan curah hujan yang cukup tinggi dan pijakkan orang. Jenis rumput hias yang dapat dipilih cukup banyak dan cukup cocok untuk digunakan perumahan yang berada di negara kita.

Selain itu, cara menumbuhkan dan merawat rumput taman juga tidak begitu susah yaitu dengan cara memangkas dan memupuknya secara rutin.

Jika kamu tertarik memiliki taman di halaman rumah anda, kalian juga harus tau bagaimana cara merawat rumput jepang dengan benar.

Ya selamat membaca dan mempelajari tentang cara menanam dan cara merawat rumput jepang dengan baik. Dan kalian juga bisa mempraktikan atau mengaplikasikan cara menanam dan cara merawat rumput jepang di rumah dengan mudah sesuai dengan prosedur di atas.

Demikian artikel yang dapat saya tulis yang mengulas atau menjelaskan tentang cara menanam dan cara merawat rumput jepang. Semoga kalian dapat memahami apa yang saya ulas di artikel ini dan terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel ini. Wassalamualaikum .Wr .Wb.

 

The post Cara Merawat Rumput Jepang Dan Menanamnya Dengan Mudah appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar Dan Mudah https://mesinpencacahrumput.com/cara-merawat-anak-sapi-agar-cepat-besar/ Thu, 14 Feb 2019 08:56:39 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=389 Assalamualaikum.wr.wb. Bagi kalian yang sedang mempunyai anak sapi atau yang biasanya di sebut dengan pedet, cocok sekali jika kalian membaca artikel ini yang mengulas tentang cara merawat anak sapi agar cepat besar. Pedet adalah anak sapi yang baru lahir hingga mencapai umur 8 bulan. Pedet yang baru lahir ini membutuhkan perawatan yang khusus, ketelitian, kecermatan […]

The post Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar Dan Mudah appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum.wr.wb. Bagi kalian yang sedang mempunyai anak sapi atau yang biasanya di sebut dengan pedet, cocok sekali jika kalian membaca artikel ini yang mengulas tentang cara merawat anak sapi agar cepat besar.

Pedet adalah anak sapi yang baru lahir hingga mencapai umur 8 bulan. Pedet yang baru lahir ini membutuhkan perawatan yang khusus, ketelitian, kecermatan dan juga ketekunan dibandingkan dengan pemeliharaan sapi yang sudah dewasa.

A. Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar

Pemeliharaan pedet mulai dari lahir hingga disapih merupakan bagian yang cukup penting dalam kelangsungan suatu usaha peternakan sapi.

Kesalahan dalam penanganan dan pemeliharaan pada pedet muda dengan umur sekitar 0-3 minggu bisa menyebabkan pedet mati.

Pada cara merawat anak sapi agar cepat besar yang optimal sejak lahir sangat diperlukan guna memperoleh sapi yang memiliki produksi dan produktifitas yang cukup tinggi.

Dan juga siap menggantikan sapi yang sudah tidak akan lagi berproduksi , baik sebagai induk maupun pemacek.

Pemberian hijauan kepada pedet yang masih menyusu, hanya untuk diperkenalkan saja untuk merangsang pertumbuhannya. Hijauan tersebut sebenarnya belum dapat dicerna secara sempurna dan juga belum memberi andil dalam memasok zat makanan. Perkenalkan pemberian rumput sejak pedet berumur sekitar 2 – 3 minggu.

Dengan penanganan dan perawatan yang tepat akan dapat mengoptimalakan performan pedet yang nantinya benar – benar siap menjadi replacement stock menggantikan sapi yang sudah tidak dapat berproduksi lagi.

Menurut Muljana (1996), pedet yang harus dipelihara terus setiap tahunnya untuk peremajaan adalah sekitar 30% dari jumlah populasi induk.

Untuk menghasilkan anakan sapi yang cukup kuat salah satu caranya induk sapi yang bunting sekurang – kurangnya sekitar 6 minggu sebelum beranak sudah dikeringkan dan induk sapi tersebut diberi pakan yang  kualitasnya baik untuuk kesehatan.

Setelah pedet dilahirkan, itu adalah periode yang sangat kritis. Oleh karena itu perlu mendapat perawatan yang baik

Manajemen pemelihtaraan pedet adalah salah satu bagian dari proses pendapatan bibit sapi yang bermutu. Untuk itu maka sangat diperlukan penanganan yang benar mulai dari sapi itu dilahirkan sampai mencapai pada usia sapi dara.

Berikut ini hal yang sangat perlu diperhatikan dalam pproses cara merawat anak sapi agar cepat besar diantaranya adalah :

1. Penanganan Pedet Pada Saat Lahir

Penanganan Pedet Pada Saat Lahir

Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar penanganan anak sapi atau yang sering di sebut juga dengan Pedet pada saat lahir dilakukan apabila induk tidak bisa berperan sendiri secara optimal.

Hal ini menjaga agar sifat alami atau tingkahlaku dari ternak tidak rusak. Bantuan dapat diberikan dengan langkah – langkah sesuai  dengan tingkah laku hewan ternak tersebut :

  • Pertama bersihkan semua lendir yang terdapat pada mulut dan hidung demikian pula yang ada dalam tubuhnya, menggunakan handuk atau kain lain yang bersih.
  • Buat pernapasan buatan bila pedet tidak bisa bernapas sendiri.
  • Kemudian potong tali pusarnya sepanjang 10 cm dan olesi dengan iodin untuk mencegah infeksi lalu diikat tapi jangan terlalu kencang.
  • Berikan jerami kering untuk alas. Dan jangan lupa juga beri colostrum secepatnya paling lambat 30 menit setelah lahir.

2. Pemberian Pakan

pemberian pakan

Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar pemberian Pakan Anak Sapi / Pedet diharapkan semaksimal mungkin agar mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.

Nutrisi yang baik pada saat masih pedet akan memberikan nilai positif saat sudah di sapih, dara dan siap jadi bibit yang prima. Sehingga produktivitas yang optimal itu dapat dicapai dengan baik.

Hal ini cukup penting dalam proses penggemukan anak sapi. Untuk mempercepat pertumbuhan anak sapi, anda tidak boleh hanya berpatok menggunakan bahan pakan serat hijauan. Karena itu kurang optimal dan juga prosesnya cukup lama.

Untuk saran saja, sebaiknya untuk cara agar  anak sapi atau pedet anda cepat tumbuh besar gunakan bahan pakan berupa hijauan daan konsetrat seperti ampas tahu, bekatul, kuliat kacang kedelai dan makanan buatan pabri lain dari seperti Natural Probiotik.

Sebelum menggunakan pakan hijauan, Sebaiknya berikan pakan konsetrat terlebih dahulu agar pencernaan anak sapi dalam mencerna rumput hijauan seperti rumput gajah, jerami padi, daun jagung, daun tebu, alang – alang dan rumput liar lainnya.

Takaran untuk pemberian pakan di sesuaikan dengan berat badan anak sapi atau pedet anda. Pada umunya sebanyak 25% dari berat badan anak sapi atau pedet. Anda harus memilih pakan hijauan untuk pakan anak sapi atau pedet anda yang baik dan berkualiatas tinggi.

Yang jelas pada pembuatan pakan konsetrat anda harus memperhatikan bahan yang di gunakan untuk membuatnya. Anda bisa memberikan dalam bentuk basah atau pun kering. Berikan 2 atau 3 jam sebelum kalian ingin memberikan pakan hijauan untuk anak sapi atau pedet anda.

Anda juga harus memperhatikan hal ini :

a. Proses Pencernaan Pada Sapi Pedet.

Untuk dapat melaksanakan program pemberian pakan pada anak sapi atau pedet, ada baiknya jika kita memahami terlebih dahulu susunan dan perkembangan pada alat pencernaan anak sapi. Perkembangan pada alat pencernaan ini yang akan menuntun ke bagaimana langkah – langkah pemberian pakan yang benar.

Sejak lahir anak sapi telah mempunyai 4 bagian perut, yaitu seperti: Rumen (perut handuk), Retikulum (perut jala), Omasum (perut buku) dan Abomasum (perut sejati).

Pada awalnya saat sapi itu lahir hanya abomasum yang telah berfungsi, kapasitas abomasum sekitar 60 % dan menjadi 8 %  telah dewasa.

Sebaliknya untuk rumen semula 25 % berubah menjadi 80 % saat sudah dewasa.

Ketika kecil pedet hanya akan mengkonsumsi air susu sedikit demi sedikit dengapn cara bertaha anak sapi akan mengkonsumsi konsentrat untuk awal pertumbuhan yang padat akan gizi, rendah serat kasar dan bertekstur lembut dan belajar menkonsumsi rumput.

b. Jenis-jenis Bahan Pakan Anak Sapi / Pedet

Kita harus mengetahui apa saja jenis tumbuhan yang mengandung protein. Jenis bahan pakan untuk anak sapi dapat digolongkan menjadi 2 yaitu:

1. Pakan Cair/Likuid

 Pakan Cair/Likuid

  • Kolostrum Kolostrum adalah air susu yang dikeluarkan dari ambing sapi yang baru melahirkan, berwarna kekunig-kuningan dan lebih kental dari air susu normal.
  • Milk Replacer atau Pengganti Air Susu (PAS) Pada fase pemberian susu untuk anak sapi atau pedet, air susu sapi asli bisa diganti menggunakan Milk Replacer/PAS. Milk Replacer yang baik kualitasnya dapat memberikan pertambahan bobot badan yang sama  kalau diberi air susu sampai umur 4 minggu. Milk replacer yang baik dibuat menggunakan bahan baku yang berasal dari produk air susu yang baik seperti ; susu skim, whey, lemak susu dan serealia dalam jumlah terbatas.
  • Milk replacer sebaiknya diberikan pada saat pedet sudah berusia antara 3 – 5 minggu dan jangan diberikan kepada pedet yang masih berusia kurang dari 2 minggu. Pedet yang masih berusia kurang dari 2 minggu belum bisa mencerna pati – patian dan protein selain casein (protein susu).
2. Pakan padat/kering

Pakan padat/kering

Manajemen Pemberian Pakan untuk awal atau pemula (Calf Starter) Pemberian calf starter dapat dimulai sejak pedet sudah berumur 2 – 3 minggu (fase pengenalan).

Pemberian calf starter bertujuan untuk membiasakan pedet agar bisa mengkonsumsi pakan yang padat dan dapat mempercepat proses penyapihan hingga usia sekitar 4 minggu.

Tetapi untuk sapi calon bibit dan donor penyapihan dini sangat kurang diharapkan. Penyapihan atau penghentian pemberian air susu dapat dilakukan apabila pedet telah mampu mengkonsumsi konsetrat calf starter 0.5 –  0.7 kg kg/ekor/hari atau pada bobot pedet sekitar 60 kg atau sekitar umur 1 – 2 bulan.

Tolak ukur kualitas pada calf starter yang baik yaitu bisa memberikan pertambahan bobot badan 0.5 kg/hari dalam kurun waktu hingga 8 minggu. Kualitas calf starter yang dipersyaratkan adalah: Protein Kasar 18 – 20%, TDN 75 – 80%, Ca dan P, 2 banding 1, kondisi segar, palatable, craked

Pemberian hijauan kepada pedet yang masih menyusu induknya, hanya untuk diperkenalkan saja guna merangsang pertumbuhan rumen.

Hijauan tersebut sebenarnya belum dapat dicerna secara sempurna dan belum memberi andil dalam memasok zat makanan. Perkenalan pemberian rumput sejak pedet berumur 2 – 3 minggu :

  •  Berikan rumput yang berkualitas baik dan juga mempunyai tekstur yang halus.
  •  Jangan memberikan silase kepada pedet atau anak sapi (sering berjamur), selain itu pedet belum bisa memanfaatkan asam dan NPN yang banyak yang tergantung dalam silase.
  • Konsumsi hijauan harus mulai banyak setelah memasuki fase penyapihan dengan induknya

3. Pemberian Tambahann Vitamin Untuk Penggemukan Anak Sapi

Dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar hal ini juga tidak kalah penting dari yang lain. Dalam pembuatan pakan konsetrat tambahkan juga formula tau vitamin untuk meningkatkan nafsu makan. Sudah banyak suplemen untuk anak sapi atau pedet yang di jual online maupun offline.

Misalnya Viterna, Hormonik atau Tangguh. Tangguh biasanya untuk fermentasi pakan, ssedangkan viterna, poc nasa bisa di campurkan dengan komboran atau air minum sapi . Tapi anda harus memperhatikan dosis pada obat – obatan ini. Sebaiknya baca juga aturan pemakainnya.

B. Sistem Perkandangan Dalam Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar

Pedet yang lahir dalam kondisi sehat serta induknya yang sehat di satukan dalam kandang bersama dengan induk, diberi sekat saja agar pergerakan pedet dapat terbatas. Diharapkan pedet mendapat susu secara ad libitum, sehingga nutrisinya dapat terpenuhi.

Selain itu pedet dapat mulai mengenal pakan yang dikonsumsi induk yang kelak akan menjadi pakan hariannya setelah lepas sapih.

Selama 3 – 4 hari setelah lahir pedet biasaanya belum dapat dipisahkan dari induknya, agar dapat memperolah kolostrum sepenuhnya.
Setelah itu, sebaiknya pedet di tempatkan di dalam kandang pembesaran, baik berupa jenis kandang observasi (observation pens), kandang individu (individual pens), maupun jenis kandang kelompok (group pens). Di sini pedet mulai dilatih untuk mengkonsumsi suplemen makan.
Kandang sapi di bagi menjadi dua jenis yaitu secara kelompok dan individual. Jika anda menginginkan anak sapi atau pedet anda cepat besar maka pilihlah jenis kandang yang bersifat individual. Seekor anak sapi atau pedet membutuhkan kandang sekitar 2,5 x 2,5 m.
Kelebihan dari kandang jenis individual yaitu anak sapi atau pedet tidak akan berebut pakan dengan anak sapi lain sebab hanya ada satu ekor anak sapi yang berada dalam kandangnya masing – masing. Sehngga dia akan mendapatkan asupan makanan yang cukup untuk tubuhnya dan dapat tumbuh dengan cepat.
Adapun yang sudah kita sebutkan tadi mengenai jenis kandang, ada juga kandang dengan jenis kelompok yang mempunyai resiko anak sapi atau pedet akan berebut pakan satu sama lain dan ruang gerak juga kurang bebas tidak seperti pada jenis kandang individual.
Karena mereka berebut pakan,  bisa jadi sapi yang lemah akan kekurangan pakan karena kalah dalam berebut pakan dengan sapi yang kuat dan pertumbuhannya agar cepat besar pun lama.

C. Penanganan Penyakit

1. Diare (Mencret)

Penyakit ini sering ditemui pada pedet adalah diare. Diare pedet masih cukup menakutkan karena seringkali dapat berakibat kematian. Jika pedet kehilangan lebih dari 15% cairan tubuhnya, dia akan mengalami stress yang cukup luar biasa dan bisa mengakibatkan kematian.

Dari sekian banyak sebab diare pada pedet yaitu  penanganan saat lahir, tidak adanya desinfeksi pusar dan sanitasi kandang pedet yang buruk, adalah penyebab utamanya. Pedet adalah investasi karena keuntungan para peternak itu kebanyakan hanya berasal dari penjualan pedet.

Ada beberapa langkah untuk mengatasi penyakit diare pada pedet dalam cara merawat anak sapi agar cepat besar yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Memperbaiki cairan pada tubuh pedet. Yaitu dengan memberikan cairan elektrolit/oralit dan susu secara bergantian. Dan juga mengurangi konsumsi susu karena susu bisa menstimulasi bakteri ikutan.
  • Memberikan antibiotik karena 80% diare disebabkan karena infeksi bakteri, kemudian menambahkan Vitamin C sebagai antistress. Jika pedet tidak mau makan, maka harus ditambah multivitamin dan antipiretik jika suhu badannya lebih dari 39,5 celsius.
  • Memperbaiki kondisi kandang menjadi bersih dan kering karena kandang yang buruk sanitasi berpeluang memperparah infeksi.
  • Segera pisahkan pedet yang terjangkit dengan pedet yang lain untuk mencegah penularan.
  • Mengamati setiap saat kondisinya untuk memastikan pedet tetap aktif.

2. Cacingan

Menurut Tuimin 2009, Dr Drh Setiawan Koesdarto dan Dr Drh Sri Subekti dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga dan Dr Herra Studiawan dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga menyatakan, Toxocara vitulorum, merupakan cacing askarid. Stadium dewasanya banyak dijumpai pada anak sapi (pedet).

Akibat dari penyakit cacingan (toxocariasis), sangat menekan produktivitas ternak, berarti menjadi beban ekonomi bagi peternak secara berkepanjangan jika tidak dilakukan pengendalian.

Upaya pengendaliannya menurut mereka sampai saat ini belum jelas, hal ini disebabkan belum adanya informasi tentang keadaan toxocariasis pada pedet. Tersedianya obat cacing, umumnya hanya berkhasiat terhadap stadium dewasa, kurang berkhasiat untuk stadium larva dan telur.

Hal ini karena ternak sapi sewaktu-waktu dapat dijual bila diperlukan. Kepemilikan ternak sapi selain menghasilkan daging juga pupuk, serta kulit dan tulangnya mempunyai potensi untuk dikembangkan dalam bidang industri dan kerajinan.

Walaupun demikian penyakit parasit cacing khususnya cacing saluran pencernaan pernah dilaporkan Disnak Jatim. Menurut Simon dan Syahrial serta Gunawan dan Putra penyakit yang sering dijumpai pada pedet adalah gangguan parasit usus.

Salah satu jenis parasit usus yang sering dilaporkan menyerang pedet muda adalah toxocariasis. Parasit cacing ini menimbulkan kerugian yang cukup besar, bahkan dapat mengakibatkan kematian pada pedet. Toxocariasis merupakan penyakit yang banyak ditemukan di negara tropik dengan kelembaban tinggi.

Sekian artikel yang saya tulis tentang cara merawat anak sapi agar cepat besar dan mudah. Semoga bermanfaat bagi anda yang membutuhkan wawasan tentang bagaimana cara merawat anak sapi agar cepat besar. Terimakasih sudah menyempatkan untuk membaca artikel ini. Wassalamualaikum.wr.wb

The post Cara Merawat Anak Sapi Agar Cepat Besar Dan Mudah appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Fermentasi Rumput Segar Yang Cocok Untuk Hewan Ternak https://mesinpencacahrumput.com/proses-fermentasi-rumput-segar/ Mon, 11 Feb 2019 07:31:11 +0000 https://mesinpencacahrumput.com/?p=175 Assalamualaikum. wr. wb. Teman – teman Ingin cari tau mengenai Fermentasi Rumput Segar yang Cocok Untuk Hewan Ternak kalian?..Yuk Kita Simak di Bawah ini! Untuk anda yang mempunyai peliharaan ternak ataupun yang menjalankan usaha ternak, cocok sekali jika membaca artikel ini karena kita akan membahas serta mempelajari tentang cara fermentasi rumput segar yang cocok untuk […]

The post Fermentasi Rumput Segar Yang Cocok Untuk Hewan Ternak appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>
Assalamualaikum. wr. wb. Teman – teman Ingin cari tau mengenai Fermentasi Rumput Segar yang Cocok Untuk Hewan Ternak kalian?..Yuk Kita Simak di Bawah ini!

Untuk anda yang mempunyai peliharaan ternak ataupun yang menjalankan usaha ternak, cocok sekali jika membaca artikel ini karena kita akan membahas serta mempelajari tentang cara fermentasi rumput segar yang cocok untuk hewan ternak .

Selain itu, letak peternakan yang dekat dengan sumber daya pakan hijauan membuat peterak dapat dengan mudah mendapatkan pakan sesuai dengan kebutuhan saja, sehingga ketika pakan yang disediakan habis, peternak  bisa deengan mudah mendapatkan pakan.

Berbeda dengan peternakan yang letaknya jauh dari tempat yang terdapat sumber bahan pakan yang menyebabkan peternak harus mencari bahan pakan dengan jumlah yang banyak untuk ketersediaan lalu di simpan, akan tetapi itu akan membuat pakan jadi tidak segar lagi dan nutrisi yang terkandung berkurang.

Buruknya lagi apabila hewan ternak tidak menyukai pakan yang tidak segar lalu napsu makannya turun dan banyak pakan yang tersisa sehingga menyebabkan pertumbuhan hewan ternak tidak bisa maksimal.

Namun tidak sedikit juga peternak yang tidak bisa mendirikan peternakannya di daerah yang banyak terdapat sumber pakan hijauan, sehingga sulit untuk mendapatkannya secara langsung dan harus mengeluarkan biaya yang lebih untuk mencarinya.

Tetapi tenang saja.Ada beberapa cara yang biisa dilakukan peternak untuk menjaga kualitas nutrisi pakan yang sudah di simpan dalam jangkau waktu yang cukup lama, yaitu dengan cara fermentasi rumput segar pakan ternak.Dengan cara ini, penyediaan pokok bahan pakan akan lebih efisien.

4 Cara Fermentasi Rumput Segar Yang Kandungan Nutrisinya Tinggi

Untuk anda yang mempunyai peliharaan ternak ataupun yang menjalankan usaha ternak. Cocok sekali jika membaca artikel ini karena kita akan membahas tentang cara fermentasi rumput segar yang cocok untuk hewan ternak .

Selain itu, letak peternakan yang dekat dengan sumber daya pakan hijauan membuat peternak dapat dengan mudah mendapatkan pakan sesuai dengan kebutuhan saja. Sehingga ketika pakan yang disediakan habis, peternak  bisa deengan mudah mendapatkan pakan.

Berbeda dengan peternakan yang letaknya jauh dari tempat yang terdapat sumber bahan pakan yang menyebabkan peternak harus mencari bahan pakan yang banyak. Untuk ketersediaan lalu di simpan, akan tetapi itu akan membuat pakan jadi tidak segar lagi dan nutrisi yang terkandung berkurang.

Buruknya lagi apabila hewan ternak tidak menyukai pakan yang tidak segar. Lalu napsu makannya turun dan banyak pakan yang tersisa sehingga menyebabkan pertumbuhan hewan ternak tidak bisa maksimal.

Namun tidak sedikit juga peternak yang tidak bisa mendirikan peternakannya di daerah yang banyak terdapat sumber pakan hijauan. Sehingga sulit untuk mendapatkannya secara langsung dan harus mengeluarkan biaya yang lebih untuk mencarinya.

Tetapi tenang saja. Ada beberapa cara yang biisa dilakukan peternak untuk menjaga kualitas nutrisi pakan yang sudah di simpan dalam jangkau waktu yang lama. Yaitu dengan cara fermentasi rumput segar pakan ternak. Dengan cara ini, penyediaan pokok bahan pakan akan lebih efisien.

1)Fermentasi Rumput Gajah

Salah satu jenis pakan rumput gajah ini merupakan salah satu bahan yang dapat di jadikan fermentasi rumput segar. Tumbuh ketika musim hujan sehingga petani di indonesia ketika musim hujan menanam rumput ini untuk persediaan pakan hewan peliharaan ternaknya.

Karena rumput ini adalah kesukaan hewan ternak dan juga mempunyai nutrisi yang tinggi. Akan tetapi seperti yang kita ketahui bahwa pakan hijauan tidak akan tahan lama.

Karena itu agar pakan hijauan dapat tetap digunakan sebagai bahan persediaan pakan pada musim kemarau di perlukannya pengolahan fermentasi.

Hal ini agar dapat di simpan dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa mengurangi kandungan nutrisinya.

Anda juga perlu mengetahui cara menanam rumput gajah agar bisa menanamnya di rumah sendiri.

Cara Proses Fermentasi Rumput Segar Gajah

Alat dan Bahan :
  • Rumput gajah
  • Tetes tebu 3% dari bahan
  • Dedak yang halus sekitar 5% dari bahan
  • Menir 3,5% dari bahan
  • Wadah silo dan kantong plastik
Langkah-Langkah Fermentasi Rumput segar gajah :
  1. Potong atau cacah rumput gajah kecil-kecil agar rumput gajah dapat di masukkan ke dalam silo dengan keadaan rapat dan padat.
  2. Campurkan baha-bahan yang sudah di siapkan tadi, seperti tetes tebu, dedak, menir, dll.
  3. Masukkan semua campuran ke dalam silo bersama dengan rumput yang sudah di cacah atau di potong tadi lalu padatkan hingga tidak tersisa rongga udara. Masukkan hingga melebihi permukaan wadah kantong plastik  untuk menghindari penyusutan isi.
  4. Setelah semua bahan sudah dimasukkan dan di campurkan. Berikan lapisan plastik untuk menutupi dan beri benda berat untuk menindihinya. Agar tidak ada rongga udara yang masuk.
  5. Diamkan sselama 6-8 minggu.
  6. Setelah 6-8 minggu bungkus plastiknya sudah boleh di buka dan diambil hasil fermentasinya. Jika dalam proses fermentasinya benar biasanya hasilnya dapat bertahat sampai 1 atau 2 tahun.
  7. Pakan fermentasi sudah siap di berikan hewan ternak sesuai dengan kebutuhan saja.
  8. Setelah mengambil sesuai kebutuhan tutup lagi hingga rapat agar tidak rusak.
  9. Setelah hasilnya sudah di ambil lalu angin-anginkn terlebih dahulu hasil fermenasinya sebelum di berikan untuk hewan peliharaan ternak

2)Fermentasi Rumput Segar Tebon Jagung

Pada dasarnya pengolahan hasil fermentasi menggunakan tebon jagung ini sama dengan rumput gajah. Tetapi jika di nilai dari kandungan nutrisi yang dimiliki lebih banyak jika menggunakan tebon jagung daripada menggunakan rumput gajah.

Meskipun mahal harganya, tebon jagung ini lebih banyak mengandung gizi jik dibandingkan dengan rumput gajah. Tetapi jika di daerah anda hanya tersedia rumput gajah tau harga tebon jagung yang terlalu mahal. Menggunakan rumput gajahan untuk fermentasi bahan pakan ternak pun jadi.

Untuk pengolahan fermentasi bahan pakan ternak yang menggunakan tebon jagun sebaiknya pilihlah tebon jagung yang umur panennya agak tua. Karena tebon jagung yang umur panennya sudah agak tua tidak terlalu memiliki kadar air dan bagus  dijadikan pengolahan fermentasi pakan ternak.

Pengolahan rumput maupun tebon dengan membuatnya menjadi fermentasi pakan. Salah satu tujuannya adalah untuk mengantisipasi kemarau karena seperti yang sering terjadi sepanjang tahun. Kondisi kemarau bisa berubah-ubah kadang waktunya panjang kadang waktu kemarau pendek.

Sebagai antisipasi kemarau yang panjang inilah kita butuh membuat fermentasi saat panen tebon jagung maupun rumput gajah berlimpah. Dengan penyimpanan bentuk segar berupa fermentasi ini.

Maka kualitas gizinya tidak menurun secara dratis ketika digunakan 2 – 6 bulan kemudian bahkan kita bisa menyimpan fermentasi ini sampai selama 1 tahun lebih.

Kandungan Nutrisi Yang Dimiliki Tebon Jagung

No. Jenis bahan BK(%) PK(%) LK(%) SK(%) TDN(%

1.   Tebon jagung 35-56      91,1               10,7               2,1               30,5                 59
2.   Tebon jagung 57-70      92,2                 9,9               1,9               29,6                 54,3
3.   Tebon jagung 100-112    91,3                 9,2               2,3               25,7                 49,6

3)Berikut Cara Pengolahan Fermentasi Tebon Jagung

Bahan dan Alat :

  • Tebon jagung
  • Dedak atau jika tidak ada bisa menggunakan tepung gaplek
  • Tetes tebu secukupnya
  • Arit atau sabit
  • Pengaduk(bisa menggunakan sekop)
  • Silo dan wadah kantong kresek

Proses Pembuatan Fermentasi Tebon Jagung

  1. Pertama potong tebon jagung kira kira sepanjang 5cm
  2. Setelah pemotongan tebon jagung selesai lalu campurkan bahan-bahan yang tadi sudah di siapkan seperti dedak padi atau tepung gaplek. Sedangkan untuk takaran tetes tebu adalah 2% dari berat bahan baku. Selanjutnya aduk bahan baahan tersebut secara merata.
  3. Masukkn bahan bahan yang sudah dicampur secara merata tadi ke dalam silo atau kantung plastik dan padatkan
  4. Tutup silo atau wadah tersebut dengan rapat jangan sampai ada rongga udara yang masuk. Tutup atas dan tindih dengan benda berat seperti batu atau karung yang di isi dengan tanah atau pasir. Proses ini kurang lebih 30 hari.
  5. Jika masa fermentasi sudah mencukupi maka fermentasi pakan pakan sudh bisa diberkan untuk hewan ternak. Salah satu tanda jika fermentasi tebon jagung ini berhasil tidak adanya jamur dan baunya masam.
  6. Simpan hasilnya di tempat yang benar benar kedap udara agar dapat awet ketika di simpan dalam jangka waktu kurang lebih 1 tahun. Jangan lupa perhatikan penyusutan beratnya fermentasi pakan yang sudah jadi tersebut selama masa penyimpanan. Jika penyusutan beratnya terlalu banyak maka akan menjadikannya lebih mahal dan tidak ekonomis lagi.
  7. Jika akan mengambil pakan fermentasinya harus secara cepat cepat di tutup agar udaranya tidak masuk terlalu banyak
  8. Sebaiknya fermentasi yang sudah di keluarkan dari silo segera diberikan untuk hewan ternak anda.

3)Cara Fermentasi Jerami Padi

Cara Fermentasi Jerami Padi

Jerami padi merupakan bahan pakan yang ketersediaannya cukup melimpah dan mudah di dapatkan di hampir setiap daerah. Ketika musim panen tiba banyak sekali jerami jerami yang dihasilkan.

Akan tetapi banyak di daerah lain yang belum bisa mengoptimalkan pemanfaatna jerami padi dan hanya terbuang atau mubadzir. Padahal jika bisa memanfaatkannya, jerami padi dapat di gunakan sebagai pakan dan sebagian kecil digunakan untuk pupu.

Jerami padi ini memiliki banyak kandungan nutrisi dan protein kasar yang di butuhkan oleh hewan peliharaan ternak.

Kandungan Yang Terdapat Pada Jerami Padi

No Kandungan Persentase (%)
1 Serat Kasar 32%
2 Protein Kasar 3,5%
3 Lemak 1,2%
4 BETN 41,5%
5 Abu 16,4%
6 Silicia 13,5%
7 Lignin 4,5%
8 Ca 0,25%
9 P 0,15%

Jika di lihat dari kandungan yang berada pada jerami padi di atas, jerami sangat bagus juga di gunakan untuk pupuk. Akan tetapi, jika di gunakan untuk bahan pakan ternak jerami padi masih kurang memenuhi syarat kandungannya.

Jadi sebenarnya jika jerami padi langsung di berikan untuk hewan ternak akan sia sia. Baiknya jika di berikan setelah menjalankan proses fermentasi.

Maka dari itu dibutuhkan proses fermentasi yang khusus untuk meningkatkan kualitas jerami padi. Sehingga menghasilkan pakan dengan tekstur yang baik, memperpanjang jangka waktu penyimpanan, dan menghiilangkan zat yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.

Cara Membuat Fermentasi Jerami Padi

Alat dan Bahan

  • Siapkan tempat yang aman dari sinar matahari langsung, curah hujan, dan genangan air.
  • Jerami keriing
  • Tetes tebu atau kalau tidak ada bisa di gantikan dengan gula pasir.
  • Siapkan suplemen oraganik cair
  • Air secukupnya
  • Ember atau wadah lainnya
  • Siakan plastik atau terpal yang jika di gunakan untuk memeram jerami kuat.
  • Alat penyiram air

Langkah – Langkah Membuat Fermentasi Jerami Padi

  1. Siapkan jerami yang sudah di potonng – potong. Supaya lebih praktis dan cepat kita dapat mengunakan alat mesin
  2. Isi air dengan ember lalu campurkan dengan tetes tebu atau gula pasir dan juga suplemen organik cair. Aduk hingga merata.
  3. Tata jerami yang sudah di siapkan dengan tebal 15-20 cm
  4. Semprotkan campura cairan tetes tebu atau gulapasir dan suplemen organik cair secara betul – betul merata sembari di injak.
  5. Setelah proses penyemprotan sudah selesai. Tutup jerami yang suda di semprot tadi dengan plastik tebal atau terpal.
  6. Ikat dengan kuat dan rapat agar tidak ada udara yang masuk
  7. Diamkan tumpukan jerami selama 12 atau 15 hari agar proses penguraian jerami dapat terurai secara ilmiah. Pada proses ini memang membutuhkan waktu yang agak lama supaya jerami padi benar – benar lapuk dan nutrisinya bertambah.
  8. Setelah memenuhi 12-15 hari. Sebaiknya fermentasi tersebut di angin – anginkan terlebih dahulu sebelum di berikan untuk pakan hewan peliharaan ternak anda.
  9. Setelah beberapa saat di angin – anginkan, fermentasi jerami ini langsung bisa di berikan untuk hewan peliharaan ternak. Dengan secara rutin setiap hari pada pagi hari dan sore hari agar hasilnya baik

4)Fermentasi Em4 dan Turi

Fermentasi Em4 dan Turi

Daun turi suka pada musim kemarau disaat rumput cukup sulit ditemukan untuk sumber pakan kambing

Daun turi ini mempunyai lebih banyak zat seperti untuk kambing yang sedang hamil, saat menyusui dan juga cempe. Pada masa pertumbuhan yang cocok digunakan dalam cara berternak kambi etawa.

Turi tidak tersedia di sepanjang musim sebab hanya bisa tumbuh subur ketika musim kemarau. Membuat pakan fermentasi dari daun turi ini dengan cara terbaik agar bisa mencukupi kebutuhan pakan kambing dan lebih awet

  • Pertama potong daun turi lalu tambahkan molases atau tetes tebu yang bisa diganti dengan air gula, garam dapur, dedak, onggok.
  • Masukkan dalam wadah kemudian padatkan dan tutup dengan rapat.
  • Diamkan selama 3 sampai 4 minggu agar fermentasi dapat berjalan dengan bau harum serta manis.
  • Pakan inibisa bertahan antara 4 samapi 6 bulan dan juga bisa untuk pakan kambing selama 3 sampai 4 minggu.

Dari proses fermentasi rumput segar di atas jika dilakukan dengan baik dan di berikan secara rutin setiap hari pada pagi dan sore. Ini akan membantu atau mempercepat pertumbuhan hewan peliharaan ternak sehingga dapat menghasilkan hasil yang memuaskkan.

Tidak hanya itu, banyak juga manfaat dari fermentasi rumput segar untuk pakan hewwan ternak.

 

Manfaat Fermentasi Rumput Segar Untuk Hewan Ternak

  • Dapat mempertahankan pakan tanpa harus mengurangi nutrisi yang dikandungnya.
  • Dapat membantu dan menjaga sistem pertumbuhan hewan peliharahaan ternak.
  • Menambah napsu makan hewan ternak sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhannya.
  • Bobot hewan peliharaan ternak akan bertumbuh secara alami, gemuk, dan sehat.
  • Mengurangi efek samping dari pakan hijauan yang mengandung terlalu banyak air yang dapat menyebabkan hewan ternak peliharaan menjadi kembung dan mencret.
  • Dapat mengurangi stres hewan peliharaan ternak.
  • Hewan ternak akan tidak mudah sakit karena pakan ternak yang di fermentasikan bisa menjaga kekebalan tubuh hewan ternak.
  • Mengurangi bau kotoran hewan ternak yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.
  • Khusus hewan ternak kambing dapat membuat daging yang dihasilkan tidak prengus, rendah kolestrol, dan lebih berisi.
  • Khusus hewan ternak kambing jenis etawa dapat meningkatkan produksi susu yang dihasilkan.
  • Meningkatkan kualitas limbah kotoran dan urine hewan ternak yang di hasilkan sehingga dapat di gunakan untuk pupuk.
  • Mengurangi adanya cacing atau telur cacing yang terdapat pada pakan karena pada proses fermentasi dia akan mati.
  • Menghemat tenaga dan biaya karena bahan pakan dapat dibuat dari serat apa saja yang aman tidak beracun untuk diberikan hewan ternak.
  • Menghemat waktu peternak karena pakan fermentasi dapat di simpan dalam jangka waktu cukup lama.

Untuk saran saja untuk anda yang menjalankan usaha atau bisnis ternak sapi atau kambing atau yang lainnya. Anda harus memerhatikan jalannya perkembangan peternaan anda seperti kebutuhan pakan yang harus di berikan.

Kebersihan tempat atau kandang, dan juga keutuhan tambahan nutrisi bagi pertumbuhan hewan peliharaan ternak tersebut.

Dan sebaiknya jika mendirikan peternakan cari lokasi yang dekat dengan penghasil sumber daya pakan seperti hijauan agar lebih banyak mendapatkan pakan dengan mudah. Tanpa harus mencari dengan susah payah dan mengurangi biaya untuk membelinya jika menanamnya sendiri.

Sekian yang dapat saya tulis semoga bermanfaat bagi anda yang menjalankan bisinis atau usaha ternak dan sukses selalu. Wassalamualaikum.wr.wb.

 

The post Fermentasi Rumput Segar Yang Cocok Untuk Hewan Ternak appeared first on Mesin Pencacah Rumput.

]]>